Pemasaran Rukita Menyesatkan dan Diskriminatif Terhadap Penyewa Lama

Saya adalah penyewa salah satu kamar di unit Rukita Alpine Jati Padang/Pejaten sejak November 2021, dan telah menjadi penyewa tetap di Rukita sejak Oktober 2020. Saya telah menyampaikan artikel ini ke laman mediakonsumen pada 4 Oktober 2022, namun tidak kunjung diunggah oleh Admin sampai saat artikel ini kembali diunggah pada 16 Desember 2022.

Pada September 2022, Rukita meningkatkan harga sewa yang tidak transparan dan rinci peruntukannya, dan meminta penyewa lama/ eksisting membayar lebih mahal dibanding penghuni baru. Selain itu melalui aplikasi selulernya, Rukita memberikan informasi yang keliru perihal ketersediaan kamar di unit Rukita Breeze Pasar Minggu. Adapun kronologi kejadiannya ialah sebagai berikut:

Saya mengirim bukti transfer pembayaran sewa C26 di unit Alpine untuk masa sewa 1 Oktober sd 30 Desember 2022 pada Kamis (29/9) pukul 10:08 WIB. Pada jam 12:38 WIB saya diinformasikan Voldy bahwa saya perlu kembali membayar Rp750.001,00, di luar yang saya telah transfer.

Sebelumnya, pada 5 September 2022 nomor 0812-8195-5138 yang mewakili Rukita mengirim pesan massal kepada penyewa perihal kenaikan harga sewa. Dalam pesan tersebut, *pihak Rukita tidak memberikan informasi rinci dan transparan mengenai besaran biaya dan peruntukan (kegunaan) nominal tambahan yang diminta dari penyewa.

Pesan massal tersebut juga secara eksplisit menyebut bahwa kenaikan harga tidak besar dan tetap di bawah harga terbaru di situs rukita.co

Percakapan kemudian berlanjut sampai pada jam 12:58 saya menanyakan apakah saya dapat pindah ke Rukita Breeze.

Voldy baru kembali membalas pada pukul 14:24 WIB dan mengonfirmasi bahwa saya dapat melakukannya. Pada 14:27, hanya 3 menit setelah Voldy mengirimkan balasan tsb, saya kembali mengonfirmasi apakah saya tidak akan dikenakan biaya Rp750.000,00 untuk sewa 1 kamar di Rukita Breeze pada Oktober sd Desember 2022.

Sayangnya, Voldy tidak kunjung membalas pesan saya. Pada 14:41 WIB saya kembali mengirim pertanyaan perihal pihak/individu yang bisa saya temui di unit Breeze. Saat itu saya hanya ingin dapat segera cek unit yang saya tuju di unit Breeze karena saya tidak ingin tersalip oleh orang lain yang bergerak lebih cepat

Voldy tidak kunjung merespon pesan saya sampai 1 jam setelahnya. Akhirnya, pada 15:47 WIB saya memutuskan untuk mengunjungi unit Breeze karena kekhawatiran saya tadi, meski tanpa respon sama sekali dari Voldy atau individu lainnya yang mewakili Rukita sampai saya tiba di unit Breeze jelang jam 16:00 WIB.

Di unit Breeze, saya menemui Sdri Wendy (pramubakti di unit Rukita Breeze) yang mengantar saya ke kamar-kamar yang tersedia di unit Breeze.

Dalam pertemuan kami, saya menanyakan unit Compact Queen B, yang mana oleh ybs saya diinformasikan bahwa kamar tersebut tidak tersedia. Saya kemudian menunjukkan informasi yang ditampilkan di aplikasi Rukita bahwa kamar tersebut tersedia, berlainan dengan informasi yang disampaikan mbak Wendy.

Mbak Wendy kemudian meminta izin kepada saya untuk melaporkan kunjungan saya via grup WA. Di saat yang bersamaan, saya mengontak no WA Nikita untuk mengonfirmasi ketersediaan unit. Saya dan Nikita bertukar pesan WA perihal ketersediaan unit sampai pukul 16:06 WIB

Saya kemudian mendapati bahwa ternyata harga sewa setelah tambahan Rp750.001,00 lebih mahal daripada harga non-promo bagi (calon) penyewa baru. Informasi ini jelas mengecewakan saya, karena semestinya saya dikenai harga sewa yang lebih murah ketimbang calon penyewa baru, berhubung saya telah menempati Rukita sejak Oktober 2020.

Saya mengirim WA ke Community Associate Rukita Alpine pada jam 16:19 WIB untuk mengonfirmasi ketersediaan unit. Pada 16:26 WIB, Community Associate Rukita Alpine mengonfirmasi yang disampaikan mbak Wendy dan Nikita. Voldy baru membalas pesan saya pada pukul 16:23 WIB, atau hampir 2 jam setelah saya bertanya.

Sampai Jumat (30/9) pukul 19:51 WIB, saya masih bertukar pesan dengan CS Rukita tanpa ada upaya dari pihak Rukita untuk mau mencari solusi win-win antara saya selaku penyewa dengan pihak Rukita. Berdasarkan kejadian buruk yang saya alami, saya meminta Rukita untuk:

1) Membatalkan tambahan biaya sewa yang tidak jelas, rinci dan valid peruntukannya, dan yang membuat saya harus membayar lebih mahal dibanding penghuni baru. Penyewa berhak atas informasi yang transparan dan rinci mengenai peruntukan biaya sewa, termasuk kenaikan biaya. Selaku penyewa lama/ eksisting di Rukita, saya meminta Rukita untuk tidak meminta saya membayar lebih, dan memberikan apresiasi terhadap seluruh penyewa khususnya penyewa lama/eksisting

2) Mengeliminasi SELURUH praktik pemasaran dan penjualan yang menyesatkan. Saya mendapat informasi yang menyesatkan di aplikasi mengenai ketersediaan kamar Compact Queen B di unit Rukita Breeze, dan CS Rukita gagal merespon kebutuhan saya akan informasi yang cepat. Saya rugi waktu, uang dan tenaga untuk hal yang sia-sia

3) Mengevaluasi dan melakukan segala upaya yang dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja komunikasi CS Rukita dengan pelanggan dan koordinasi internal antara tim CS Rukita, Nikita, Community Associate (CA) dan Supervisor CA

Siti Aisyah
Jakarta Selatan 12540

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:8    Rata-Rata: 3.6/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

2 komentar untuk “Pemasaran Rukita Menyesatkan dan Diskriminatif Terhadap Penyewa Lama

  • 18 Desember 2022 - (16:45 WIB)
    Permalink

    Admin Media Konsumen ternyata bisa kepleset juga. Artikel ditulis 4 Oktober tapi baru dimuat 16 Desember. Untung sejauh ini belum ada komplain yang dimuat di Media Konsumen berkenaan dengan admin Media Konsumen. 😂

    Untuk TS semoga masalahnya sudah selesai jauh-jauh hari, meskipun suratnya baru tayang sekarang.

 Apa Komentar Anda?

Ada 2 komentar sampai saat ini..

Pemasaran Rukita Menyesatkan dan Diskriminatif Terhadap Penyewa Lama

oleh Aisyah Novanarima dibaca dalam: 3 menit
2