Pinjol Lumbung Dana Menagih dan Meneror Sebelum Jatuh Tempo
Terima kasih kepada Media Konsumen, yang telah menyediakan wadah untuk menyampaikan komplain keras saya kepada pinjol Lumbung Dana. Kronologinya, pada...
Baca Selengkapnya
Jakarta, 13 Mei 2025
Nomor: SK-LDI/N/V/2025/238
Lampiran: 1 (satu) Set Hasil Investigasi
Perihal: Surat Tanggapan atas Pengaduan Penerima Dana
Kepada Yth.
Bapak Yoga S***** *******
Di tempat
Sebelumnya kami sampaikan permohonan maaf atas pengalaman tidak menyenangkan yang telah Bapak sampaikan di website Mediakonsumen.com pada tanggal 04 April 2025 dengan judul “Pinjol Lumbung Dana Menagih dan Meneror Sebelum Jatuh Tempo”. Berikut kami informasikan beberapa hal :
Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Bapak Yoga S***** *******. Lumbung Dana Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memperketat penerapan protokol penagihan guna memastikan kepatuhan terhadap kode etik dan peraturan yang berlaku.
Demikian konfirmasi dan penyelesaian atas pengaduan Bapak Yoga S***** *******, semoga dapat diterima dan dimaklumi. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, atas kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.
Penerima dana dapat menghubungi Customer Service Lumbung Dana Indonesia dengan kontak dibawah ini. Tim kami siap membantu selama 7 hari dalam seminggu, Senin-Minggu : 09.00-18.00 WIB.
Kontak:
Live chat: Layanan Pelanggan Saya
Email: cs@lumbungdana.co.id
Hormat kami,
Customer Service Lumbung Dana
PT. Lumbung Dana Indonesia
Ruko Victoria Lane No.15 Jl. Lingkar Barat, RT.003/RW.004, Panunggangan, Kecamatan Pinang
Kota Tangerang, Banten 15143 – Indonesia
Terima kasih kepada Media Konsumen, yang telah menyediakan wadah untuk menyampaikan komplain keras saya kepada pinjol Lumbung Dana. Kronologinya, pada...
Baca Selengkapnya
Komentar
Di harian media online Fajar hari ini ada pendapat dari mantan menteri KKP ibu Susi Pudjiastuti bahwa judol dan pinjol sama bahayanya bagi masyarakat
Pemerintah seharusnya membekukan keduanya karena biang kerusakan di masyarakat ibarat dia sisi mata uang
Judi online dan pinjaman online adalah penyakit masyarakat yang akut, kenapa pemerintah takut memberantas keduanya?
Judi online dan pinjaman online adalah sama haram hukumnya, kerusakan dimuka bumi karena menggunakan produk riba dan haram
Terkait pinjol OJK sebagai regulator adalah yang paling bertanggung jawab dunia dan akhirat, dampak orang pakai pinjol sampai bikin susah hidup para pengambil kebijakan di OJK harus siap bertanggung jawab dunia dan akhirat
Dampak sekeluarga bunuh diri massal, akibat pinjol keluarga jadi berantakan semua efeknya OJK harus tanggung jawab
Dunia hanya sebentar tapi dengan kebijakan yang merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara akan diminta tanggung jawab
Selama ini pinjol ilegal yang dikejar terus padahal yang resmi sama saja penerapan di kehidupan masyarakat
Yg ngakunya LEGAL/RESMI pun beranak pinak bikin perusahaan/nama lain utk jalankan ops ILEGAL. Keluarga sy seorg senior di perbankan beliau paham betul cara mainnya pinjol2 ini, termasuk sumber dananya.
Pinjol sekarang dominan tenor 2 minggu, minta pengembalian nyaris 90% pokok. Banyak dikeluhkan di berbagai sosmed, dan juga penagihan anonim yg isinya condong ke ancaman, caci maki, penyebarluasan data dsb . Lebih gila dari rentenir darat. Belum lagi bungga keseluruhan bisa mencapai 30%. Hancurkan semua pinjol2 sesat ini semua. Ambil sebanyak2nya dan jangan pernah di bayar sepeserpun!!!!
NGELES AJA NIH RENTENIR
OJK seharus responsif terhadap kasus Pinjol yg makin hari bukannya makin sesuai POJK makin menyimpang. Sudah jelas jelas screenshot Ancaman dan intimidasi dari Debt Collector. Masih saja ngeles. Coba itu level Manager atau Head suruh sodaranya test ambil Pinjol. Biar tahu apa sebenarnya yg terjadi. Ini bukan hoax berita seperti ini sudah ribuan yg melapor tp gak ada tanggapan serius dr Regulator
Seperti nya kita harus membiasakan diri kembali ke jaman sebelum ada pinjol, kalo ada kebutuhan mendadak kita pinjam teman atau saudara, pinjam urunan keluarga dan lain lain. Sekarang jaman ada pinjol pinjam nya memang mudah tapi resiko nya juga tinggi menggerus ekonomi karena bunga tinggi dan penagihan yang arogan macam gak ada asuransi dan denda nya aja.
Lumbung dana mengancam penyebaran nomer palsu
Ga usah ngeles b4ngsat...
Bener banget nih, memang bisanya ngeles doang nih aplikasi. DC udh kurang ajar bahkan sampe ambil kontak di Google segala, kata kata kasar makian, ancaman...beuh udh kayak paling hebat DC nya, laporan ke CS aplikasi jawaban nya ya sama ga valid. Gimana mau valid, DC nya pengecut sengaja ga bilang dari mana, padahal jelas2 yg jatuh tempo cuma aplikasi LD ini.