Bank DBS Tanpa Program Keringanan untuk Nasabah

Saya adalah nasabah bank DBS nomor 77020214** (nomor lengkap ada pada redaksi). Awal mulai mengambil KTA karena tawaran yang bertubi-tubi dari pihak marketing dengan iming-iming bunga rendah. Dan disetujui tetapi ternyata bunga yang diberikan tidak sesuai dengan bunga yang ditawarkan pertama kali karena jumlah pinjaman yang disetujui dibawah dari yang diajukan. Pada saat proses, pihak marketing-nya tidak memberikan informasi mengenai hal ini.

Setelah beberapa lama berjalan saya memgalami masalah finansial, pembayaran saya terlambat. Debt collector menghubungi saya terus menerus, saat saya tidak bisa menghubungi, mereka menghubungi saudara terdekat secara terus menerus.

Saya beberapa kali menanyakan informasi mengenai program rescheduling atau keringanan untuk nasabah kepada bagian collection dan jawabannya selalu sama dari dulu tidak ada program seperti itu atau keringanan apapun untuk nasabah karena ini tanpa jaminan.

Apakah memang tidak ada keringanan sama sekali dari Bank DBS dan negosiasi untuk nasabah? Apakah untuk pengajuan kta yang mudah memang konsekuensinya seperti terhadap nasabahnya? Karena dari bank yang lain mereka memberikan keringanan dan program untuk ini. Seharusnya niat baik jadi pertimbangan bank untuk bisa memberikan keringanan, bukan dengan debt collector yang meneror nasabah yang mengalami kesulitan.

Rina Gunawan
Depok – Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Bank DBS:
[Total:31    Rata-Rata: 1.5/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

35 komentar untuk “Bank DBS Tanpa Program Keringanan untuk Nasabah

  • 25 Oktober 2017 - (23:10 WIB)
    Permalink

    Bu Rina. Bisa laporkan ke OJK Dan YLKI. KTA bank DBS juga gak Ada perincian transaksi akan sulit minta keringanan. Seharusnya penagih tidak boleh menagih keluarga kecuali Sana yang berhutang. Kasus ibu sama seperti yang teman saya alami.Teman saya sudah nego via tlp dan memberitahukan adanya Peraturan OJK Dan Bank BI tentang Restrukturisasi (Keringanan pembayaran) Banknya bilang peraturan yang mana seolah-olah gak tahu. katanya Bank DBS d awasi oleh OJK masa berbicara begitu.Parahnya sampai SMS ke ibunya teman saya bilang sisa hutang yg gak sesuai gak tahu d hitung dari mana. teman saya minta keringanan krn Sudah 1tahun gak kerja akibat seringg skit asma, terinfeksi bakteri,dll.Tetap aja Bank gak peduli. Sekarang dia lapor K OJk dan team OJk sdg menyelidiki. Semis bermanfaat

  • 25 Oktober 2017 - (23:15 WIB)
    Permalink

    Oh ya teman saya sampai buat surat yang diinformasikan olej OJK melalui email Dan datang ke kantor Bank DBS ternyata gak d respon.. Bukannya merespon suratnya malah Penagihnya makin menyerang sampai SMS K ibunya. Ibunya dan bapaknya juga gak akan bisa bayar krn sdh 60tahun gak kerja.Teman saya lagi proses lagi ke OJK. Parah deh Bank DBs

  • 12 Februari 2018 - (14:16 WIB)
    Permalink

    Iya bu, keringanan yang ditawarkan hanya hapus bunga dan penalty dan Cicil 8x. Pokok pinjamannya masih besar, Karena cicilan yg masuk bunganya besar. Untuk yang sekarang saja Cicilan perbulannya besar, apalagi harus 8x. Boro2 sesuai dengan kemampuan, dan tidak bisa negosiasi.

    • 21 Maret 2018 - (19:47 WIB)
      Permalink

      Bu rina, maksudnya keringanan yang d tawarkan hanya hapus bunga dan pinalti, dan sisa pinjaman d bayar 8x, brarti misal sisa hutang tinggal 10juta, brarti 10juta itu harus d bayar 8x, mksdnya begitu bukan bu

  • 24 Februari 2018 - (10:24 WIB)
    Permalink

    Saya juga ada kta di dbs dan sudah telat mau 2 bln, terus2n pihak debt col telepon saya dari pagj hingga malam hari dengan nada menekan dan memaksa, mereka teleepon menggunakan nkmor pribadi keseringan. Saya nego kepihak bank dbs dan debt colector untuk keringanan selalu di bilang ya tidak ada dan dbs tau y saya harus bayar utang.

    • 15 Mei 2018 - (11:38 WIB)
      Permalink

      betul sekali..kaya nya DBS HARUS PERBAIKI SISTEM..kita nasabah bukannya mau kabur qo..mau melunasi hutang dengan cara reschedule atau pelunasan dengan diskon bukannya di persulit..

  • 27 Februari 2018 - (19:09 WIB)
    Permalink

    Bu Rina dan Evrida Bank DVD itu agak beda dengan yg lain.Call centrenya aja kurang pintar menjelaskan seperti kayak gak d training.Coba aja minta perincian transaksi pembayaran KTA ke pihak Bank DBS pasti gak bs kasih tertulis krn teman saya ad yg punya pengalaman begitu bilangnya perincian hutang gak bs tertulis bisanya telepon.Lapor ke OJK aja email konsumen@ojk.go.id.OJK juga menyediakan jasa penyelesaian hutang namanaya LAPSPI (Lembaga Alternatif Sengketa Perbankan Indonesia).Semoga bermanfaat.

  • 20 Maret 2018 - (14:44 WIB)
    Permalink

    saya juga punya KTA d DBS baru pembayaran 10 bln sisa 14 bln,saya tadinya ingin minta keringanan angsuran krn skrg sdh tidak bekerja.bisa apa ga ya.saya mau tlp call centernya.bagaimana dgn yg lain apa sudah ada yg terselesaikan

  • 21 Maret 2018 - (09:38 WIB)
    Permalink

    Sulit mbak Ayu, Karena keringanan yang ditawarkan tidak meringankan sama sekali. Pilihan permohonan keringanan untuk pelunasan dipercepat hanya hapus bunga berjalan Dan pinalty, jadi sebenarnya hampir sama aja dengan apabila kita mengajukan pelunasan dipercepat. Atau alternative lain, pokok pinjaman dicicil selama 8 bulan. Dimana perbulannya menjadi jauh Lebih besar dari cicilan sebelumnya. Harus lebih berhati-hati dalam memilih pinjaman, tidak hanya yang mudah memberikan pinjaman, tetapi juga yang bisa memberikan penyelesaian yang mempermudah nasabahnya.

    • 17 April 2018 - (10:36 WIB)
      Permalink

      mba rina, smpai skrg blom lunas dbs nya? blom di ksh solusi keringanan? cuma pot bunga dan denda dan dicicil 8x? gmana nasabah bs beres kalau ga diksh keringanan ya?

  • 21 Maret 2018 - (19:41 WIB)
    Permalink

    Saya juga berencana, sisa pinjaman saya di updet lagi untuk merubah tenor menjadi 24 bln, kira” bs d setujui tidak ya oleh bank dbs, rencana bsok jum’at mau ke kantor bank dbs untuk mengajukan hal itu, krna sy bnr” kerepotan, angsuran terbayarkan tp saya tidak kebagian untuk kebutuhan bulanannya

  • 22 Maret 2018 - (11:03 WIB)
    Permalink

    Kalau merubah tenor jadi memperpanjang gak bisa mbak, saya sebelumnya coba gak ada program seperti itu kata collectionnya. Jadi mereka tidak ada program restrukturisasi, adanya hanya pelunasan dipercepat. Atau stop bunga dengan cicilan 8x pembayaran.

  • 26 Maret 2018 - (11:06 WIB)
    Permalink

    Saya juga sudah menunggak 2 minggu kta dbs, kemarin baru trs 500 ribu dan masih kurang. Saya lagi mau meminta keringanan karena udhbgk sanggup bayar apa lagi saya juga lagi menunggak di cimb niaga. Mohon solusi, harus berapa lama nunggak baru bisa dpt keringanan. Apa perlu saya ke bank DBS langsung?

  • 23 April 2018 - (15:17 WIB)
    Permalink

    Sy jg ada KTA DBS, dan sudah tunggak 1 bulan masuk bln ke2. Iya, debt kolektor dbs teror terus by tlp dan menekan utk byr. Sy sudah benar2 ngak sanggup membayarnya, pingin menelepon ke banknya utk meringankan. Tapi sy baca komentar2 diatas bahwa dbs tdk ada program keringanan, wah sy jd ngak berani tlp nih…. gimana yah? Ada yg bisa bantu utk solusinya? Terimakasih…

  • 25 April 2018 - (10:08 WIB)
    Permalink

    saya juga sudah menunggak 1 bulan, karena pada niat awalnya saya mau melunasi saja kta DBS ini (setelah menjual simpanan dan pinjaman BPJSTK kk saya), karna jujur sangat menyiksa, belum lagi denda keterlambatan yg harus dibayar sebesar Rp 250.000,-
    saya sudah coba meminta keringanan (bagian collection di pasar minggu) untuk pelunasan khusus, tapi tidak bisa dan bunga yg harus saya bayar juga berubah2. mereka hanya bisa menghapus finalty 8% dr sisa pinjaman dan bunga berjalan, bahkan ketika saya sudah mengajukan pelunasan khusus krn tidak bekerja lagi pihak collection tidak pernah menghubungi saya kembali perihal di approve atau tidaknya pengajuan saya, hanya pihak Debt. Collector yg menguhubungi saya dan memaksa saya utk membayar cicilan dan mengatakan saya harus tetap bayar sisa pinjaman saya..

    dan menurut cerita yang sudah beredar di internet memang DBS tidak akan memberikan fasilitas seperti itu, kemarin teman saya bahkan di ancam DC dan DC akan datang kekantor dengan nada mengancam, cuma di ancam balik oleh teman saya jika sampai membuat kegaduhan akan dilaporkan ke polisi, DC tidak datang lagi..

    ohiya informasi dari CS mengenai nomer telfon Collection (pasar minggu) nomer itu tidak pernah bisa dihubungi dan menurut saya permainan dari management DBS sendiri..

    • 15 Mei 2018 - (11:45 WIB)
      Permalink

      betul mba nura..saya juga di telpon ini bulan ke 2..karna bulan ke satu saya bru bayar stgh nya saja..dan bulan ke 2 saya belum bayar sama sekali..setiap kali di telpon sama collector yang di psar minggu, ga pernah sopan sama sekali..saya coba hub nomor telepon collection saya di oper ke call center katanya pelunasan melalui call center..saya telepon call center blg nya pelunasan melalui collection..logh jadi yg bner yg mana nih DBS???

      Apakah yang lainnya sudah ada yang berhasil??

    • 17 Mei 2018 - (11:03 WIB)
      Permalink

      hari senin rencana nya sy mau dtg ke dbs pasar minggu itu patokannya dmna ya sama suami sy jg nunggak 2 bln ddtengin DC
      pinjaman dr anz jd ke dbs
      mnjem 48 jt angs 1.915.000 slma 4 tahun mulai ga kuat qt mau ksna mnta solusi

  • 17 Mei 2018 - (10:56 WIB)
    Permalink

    suami sy punya kta anz yg beralih ke dbs karna masalah ekonomi kami nunggak 2 bln..bln ke DC dtg ke tmpt kerja suami sy..
    yg sy bca2 dbs ga ngsh program keringanan niat sy hr senin mw ke dbs pasar mngg ada yg tw patokannya dmna klw naik krrtaaa ..

  • 17 Mei 2018 - (12:20 WIB)
    Permalink

    Jadi ikutan was was juga. Karena beberapa minggu yang lalu suami saya meninggal dunia, dan saya istri sebagai ahli waris mesti melunasi kartu kredit almarhum. Melalui telepon saya mengajukan keringanan pembayaran/tarif flat/reschedulling atau apalah istilahnya – tapi menurut pihak collection bank DBS yang berlokasi di Jln Juanda mereka nyatakan tak ada program itu. Hanya ada program cicilan dan diskon kurang lebih sekitar 20%.

  • 7 Juni 2018 - (06:11 WIB)
    Permalink

    Perihal yg sama juga terjadi dengan saya saat ini. Saya jg memiliki KTA DBS namun sudah jatuh tempo per tgl 20/10/2017. Kondisi yg saya alami, saya sudah menyelesaikan cicilan bulanan sampai dgn tgl jatuh tempo (jangka waktu 3 tahun) dan setiap tahun nya juga ada membayar iuran tahunan. Dibulan Agustus 2017 saya menghubungi cs utk menanyakan sisa angsuran saya dan memastikan kembali kpn slesai angsuran KTA, dan saat itu cs menginformasikan sisa angsuran sbsr Rp 2,4 jt (kurang lebih) jto tgl 20/10/17 (tdk ada diinformasikan atau diingatkan hal yg lain, baik itu denda keterlambatan atau hal lainnya). Setelah dpt informasi trsbt saya tetap membayar sbsr sisa angsuran sampai tgl jto. Setelah lewat tgl jto, saya berpikir fas KTA tersbt sdh lunas (sesuai info dr cs). Sampai pd bulan Mei 2018 yg lalu (awal bulan), tiba2 saya dihubungi oleh pihak penagihan KTA DBS (mengaku nama nya Franklin) menyampaikam bahwa saya msh ada tunggakan pembayaran KTA DBS. Saat itu saya kaget, krna setau saya sdh slesai sesuai dgn jto. Jdi singkat cerita sya tnya kembali, mmg nya brp tunggakan yg blm saya bayar? Katanya sbsr 1,8 jt.. Sya tnya knp bisa sampai sbsr itu, krna sya sdh menyelesaikan angsuran sampai dgn jto dan td pernah kurang nominal angsuran nya. Saya minta penjelasan detail dia tdk bs memberikan, malah saya dsuruh harus bayar tunggakan trsbt. Setelah itu sya cba hubngi cs konfirmasi perihal itu, cs sampaikan account KTA sya sdh dibagian penagihan krna ada tunggakan. Malah sya sprti dipojokkan, seharusnya stelah slesai jto konfirmasi utk surat lunas nya. Mmg mgkn kesalahan sya pd saat slesai jto, tdk lgsg menanyakan surat lunas (namun mmg krna kondisi, saat itu sdg persiapan istri melahirkan shingga sya lupa). Namun yg sya sesalkan tdk ada peringatan/informasi dr pihak KTA DBS (baik melalui telpon/sms/email) mulai dr bulan Nov’17 sampai dgn Apr’18, sampai tiba2 pihak penagihan menghubngi sya. Jdi sampai saat ini pihak penagihan terus menghubngi sya utk melunasi. Sya tdk bersedia melunasi krna tdk ada transparan sisa tunggakan sya itu krna hal apa. Apakah jg ada yg prnh mengalami sprti yg saya alami?

  • 21 Juni 2018 - (13:53 WIB)
    Permalink

    kejadian yang sama dgn saya itu, saya berpikir kta dbs saya sudah lunas awal juni ini dan konf ke cs untuk minta surat lunas, tapi apa info yg didapat sangat mengecewakan dibilangnya msh ada tunggakan denda sebesar 3 juta, krn sy gak terima dan minta rinciannya knp bs sebesar itu pdhl saya tidak pernah gagal bayar meskipun ada pernah telat bbrp hari saya juga membayar berikut dendanya dan tdk pernah lewat bulan, ini info sistem sekian juta. kacau sekali sistem DBS saya keberatan dan cs menghitung secara manual kemudian sorenya tlp saya kembali dan menurut cs denda yg harus dibayarkan 1.75 juta. Berarti ada 7x denda yg terlewat bayar menurut mereka. saya minta rincian kapan saja dia blgnya ini akumulasi selama 3 tahun. Bank yg sangat memeras nasabahnya, gak jelas perhitungannya, krn saya gk mau ada urusan dgn bank ini saya akhirnya membayar 1.75 sesuai yg diinfokan. Tapi hari ini sy telp kembali ke Cs minta surat pelunasan mereka blg data saya sdh dialihkan ke bagian penagihan dan harap tunggu telp dari collection. Keterlaluan sekali bank ini saya tidak menunggak tapi dialihkan mau minta berapa lagi dari saya, saya cuma ingin tutup dan dibuat surat Lunas, tapi nihil yg didapat. Skrg ini saya sedang tgu konf telp dari penagihan info dari cs ditunggu 2-3 hari kerja, klo dia berani minta uang yg gak jelas lagi saya harus lapor kemana.. apa ada solusinya?? klo dibiarkan pasti ada jumlah uang yg gak jelas mereka minta untuk dibayar, padahal saya sdh membayar sesuai informasi perhitungan manual dari Cs DBs

  • 2 Agustus 2018 - (19:57 WIB)
    Permalink

    Kejadian serupa juga sama saya, Karna masalah ekonomi saya menurun warung saya tutup, dan cuman bekerja sebagai seorang karyawan biasa dengan hutang yg banyak, terpaksa saya harus menunda pembayaran ketiga kartu kredit saya dan KTA ANZ yg d akuisi ke DBS. cuman sisa 3 kali pembayaran saja cuman sudah tidak bisa bayar lagi, minjem ke teman juga gk ada yg mau karna sdh sering pinjam, kluarga saya juga gk punya, ortu sdh gk ad. sdh ad setaun saya gali tutup lubang, terpaksa harus saya stop, hari ini debt collection tlp saya memaksa saya harus bayar. saya tau wajib bayar apalagi sisa 3 kali saja sayang juga. tapi mau kemana cari dana. terus aj teriak teriak DC nya. bikin emosi sekali. emangnya gk bisa sopan dikit ngomongnya. tlp call cnter di bilang sdh d buatin laporan nanti d tlp lagi ternyata gk ad yg nlp. baca baca koment d atas ternyata gk ad progam keringanan. gimana sich DBS ini. kok caranya hampir kayak fintech yg kasusnya lagi nyebar kemana mana. mohon di perbaikin systemnya. saya yakin semua org yg punya hutang pasti ingin menyelesaikan hutangnya cuman belum ada rejeki.

  • 13 Agustus 2018 - (17:50 WIB)
    Permalink

    Hal ini baru saja sore ini saya alami. Dari bulan Desember 2017, saya sudah coba menelfon pihak Bank DBS untuk menanyakan perihal sisa tagihan Kta dan totalnya. CS DBS tidak mengetahui jumlahnya dan menyuruh saya untuk menelefon bagian penagihan, kemudian saya pun menelfon bagian penagihan tersebut. Pada saat itu, pihak penagih mengatakan bahwa KTA saya akan lunas dibulan Maret, dan tidak satupun kata keluar bahwa saya memiliki denda.
    Singkat cerita, di bulan maret saya lun kembali menelpon pihk penagih dari Bank DBS, kembali menanyakan jumlah total sis a pinjaman KTA dan juga meyakinkan bahwa bulan Maret itu saya sudah lunas. Namun, lagi-lagi pihak penagih DBS mengatakan bahwa lunas dibulan Juni karena ada tunggakan tanpa memberitahu total sisa KTA. Saya pun agak terkejut karena jika telat saya Tau Diri untuk membayar dendanya juga.
    Nah, bulan Juni berakhir, tetibanya sore ini saya ditelfon penagih DBS yg mengatakan bahwa saya masih mempunyai jumlah tunggakan sebesar 4jt. HAH… Gila banget ini, apa DBS sistemnya selalu memeras ya??? Ketika saya minta catatan atau totalnya dikirimkan via email atau pos mereka malah bilang tidak ada sistem sperti itu. Kalo sudah kaya begini, apa kita harus betul-betul bayar sejumlah yang dikatakan??? Ada yang bisa kasih solusi?

  • 30 Agustus 2018 - (15:29 WIB)
    Permalink

    ternyata yang mengalami hal ini banyak juga ya, saya pengguna kta dbs dari des 2014 dengan tenor 36 bulan sehingga seharusnya lunas di akhir 2017 tetapi masih menggantung sampai sekarang tanpa penyelesaian jelas, saat akhir cicilan saya memang dalam keadaan sering kurang bayar, sehingga menurut mereka masih ada kekurangan sebesar 16jt padahal cicilan saya hanya 993rb/bulan dengan pinjaman 20jt…akhirnya saya coba nego menjadi 8jt karena saat itu saya ada uang setelah jual rumah, mereka hanya mau turunkan sebesar 14jt, benar2 aneh ini sistem dbs, saya minta rincian tagihan tidak pernah dikasih…sampai sekarang belum jelas penyelesaiannya…kapok saya pake dbs

  • 30 Oktober 2018 - (12:04 WIB)
    Permalink

    Sama kejadian dengan suami saya meminta keringanan pembayaran KTA DBS dan selalu blng ga ada programnya,hampir stiap hari tlp dan jg dtg k rmh ibu saya,sampai skrg ga ada keringanan suami saya ga kabur,mau tanggung jawab tp apa lah daya keadaan ekonomi,sudah menunggak 5bln jd bingung solusinhra gimana lg

  • 26 Desember 2018 - (14:19 WIB)
    Permalink

    bisa ga kita join ke ojk bareng2 klo permasalahannya trs seperti ini.klo pihak dbs tdk mau memberi keringanan

  • 13 Februari 2019 - (18:19 WIB)
    Permalink

    Mohon Info.. apakah ada yg sudah Berhasil melakukan Keringanan..?
    Kemudian mendapatkan Surat LUNAS nya…??
    karena dari AWAL sampai AKHIR saya baca keluhan nya SAMA dan tidak ada Solusi Terbaik yg ditemui..

  • 18 Februari 2019 - (12:36 WIB)
    Permalink

    Hari ini saya di email oleh melisasianturi99@gmail.com dengan men cc khan seluruh lini manajer saya termasuk direktur terkait. Apakah memang etika penagihan seperti ini. Dan saya sudah mendapatkan teguran atas hal ini dari atasan saya. Apakah pihak bank mau menangung biaya hidup keluarga saya saat saya dikeluarkan dari perusahaan. Apakah penagihan seperti ini memang yang diatur oleh OJK. Mohon konsumen@ojk.go.id untuk bantuannya. Saya sudah menjelaskan pula kondisi saya dan sampai sejauh mana kemampuan saya. Tapi apabila saya dikeluarkan dari pekerjaan saya, dengan apa saya harus membayar. Siapa yg akan menangung 2 anak yg masih kecil.

    • 7 Oktober 2019 - (10:41 WIB)
      Permalink

      mba rina gunawan apa sudah selsaikah mslhnya dgn kta dbssoalnya sy juga ada kta dbs sudah cicil 5 bulan dan bulan ke 6 tidak bisa bayara karena gali lobang tutup lobang,jadi pasrah aja dan saya sudah telpon dbs tapi katanya tidak ada program reschedule

 Apa Komentar Anda mengenai Bank DBS?

Ada 35 komentar sampai saat ini..

Bank DBS Tanpa Program Keringanan untuk Nasabah

oleh Rina Gunawan dibaca dalam: 1 min
35