Kehilangan HP Samsung Note 8 di Pesawat Garuda GA818

Selamat pagi,

Saya akhirnya menyampaikan ke surat pembaca tentang kejadian yang menimpa saya di awal tahun 2018 tepatnya 5 Januari 2018 kehilangan 1 unit hp di dalam penerbangan Garuda GA 818 dari Jakarta (CGK, Soekarno-Hatta) menuju Kuala Lumpur, Malaysia. Ketidakpuasan saya karena lambatnya dan tiada tindakan sigap dari semua kru maskapai senior ini dalam menghadapi kondisi dan keadaan yang saya alami.

Kronologi:

Saya berangkat ke Malaysia pada Jumat sore dari Bandara Soetta bersama mertua, istri dan keponakan. untuk melakukan pengecekan pasca operasi yang dilakukan mertua saya di Malaysia. Posisi duduk saya di dalam pesawat karena melakukan check in by internet, posisi ternyata penuh. Saat di dalam pesawat, setelah pintu pesawat ditutup dan siap take off, saya meminta izin kepada kru yang bertugas untuk pindah ke kursi emergensi yang berada 2 baris di belakang saya dan dalam keadaan kosong. Setelah diizinkan saya langsung pindah ke lokasi di dekat jendela.

Saat pengecekan terakhir pramugari mengingatkan kembali ke saya untuk menempatkan tas pinggang saya di atas kabin karena untuk jalur evakuasi mesti tidak ada barang apapun. Saya dengan terburu-buru meletakkan tas pinggang saya yang berisi dompet dan paspor ke atas kabin (hp saya pegang).

Saat landing di Kuala Lumpur, saat pesawat telah benar-benar telah berhenti, semua orang langsung berdiri dan antri di lorong untuk keluar. Saya masih duduk dan saat pintu pintu bagasi kabin mulai dibuka saya segera berdiri dengan meletakkan buku dan hp saya di kursi tengah di samping saya. Lalu saya berjalan ke lorong masih di depan barisan kursi saya, setelah saya mengambil tas pinggang dari bagasi kabin, hp di atas buku sudah HILANG. Hanya 2 langkah dari saya dan hilang.

Saya segera mencari di bawah kursi penumpang dan segera mengangkat tangan memanggil pramugari yang ada beberapa meter dari posisi saya untuk melaporkan bahwa hp saya hilang.

Pramugari segera datang untuk mencari di kolong dan di bawah kursi. Saya langsung bilang kalau sudah saya cari dan saya BUTUH tindakan cepat untuk antisipasi dengan menyetop semua penumpang dan melakukan pengecekan. Namun itu tidak dilakukan. Saya tidak ada wewenang untuk menyetop dan memeriksa penumpang karena wewenang itu ada pada kru pesawat.

Sampai akhirnya semua penumpang keluar dan saya keluar paling akhir, saat itu pukul 20.30 waktu Malaysia. Saya dianjurkan untuk ke kantor dan melaporkan kehilangan. Saya tanya apakah yang akan dilakukan pihak Garuda? Mengganti hp yg hilang atau bagaimana?

Jawabannya sangat mengecewakan, “kalau ketemu akan kita hubungi Pak…”

Saya bilang kepada mereka, “Ini bukan jatuh, hp saya letakkan saat pesawat benar-benar landed dan saat pintu kabin bagasi di atas saya dibuka dan saya mesti buru buru ambil tas pinggang saya yang berisi paspor dan dompet.”

Saya pikir ini semestinya ada SOP yang seharusnya dijalankan oleh kru dengan setingkat penerbangan Garuda (penerbangan internasional pula).

Sampai saat ini tidak ada kelanjutan dari pihak Garuda kepada saya. Saat itu banyak kendala yang saya hadapi karena kehilangan hp itu. Kekhawatiran nomor saya digunakan pihak yang tidak bertanggung jawab dengan menghubungi kontak-kontak yang ada di hp saya bisa sangat mudah terjadi.

Tujuan saya ke Malaysia untuk berobat sehingga akhirnya saya putuskan untuk mengurus semua kartu saat saya pulang ke Jakarta pada Senin malam dengan Garuda juga yang telah saya issued tiket PP-nya.

Mohon ini ditindaklanjuti oleh pihak Garuda Indonesia dan sebagai pelajaran untuk menjadikan kita sebagai penumpang agar selalu waspada. Terima kasih.

Hormat saya,

Hengki
Perum Vila Serpong
Tangerang Selatan, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Garuda Indonesia:
[Penilaian Rata-rata: 2.6]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

3 komentar untuk “Kehilangan HP Samsung Note 8 di Pesawat Garuda GA818

    • 23 Februari 2018 - (14:15 WIB)
      terimakasih untuk reply yang telah diberikan
      saat itu saya ke bagian depan counter persis setelah kita keluar dari lorong pesawat, dan disana nama saya di tulis beserta nomer telp yang saat itu karena hp saya hilang..saya berikan nomer telp istri saya.
      saya tidak ke bagian lost and found lagi karena saya sudah sangat kecewa dengan jawabannya yang NOTHING TO LOSE, apa responsible dari pihak garuda? jawabannya “bila bertemu, akan di hubungi” dan itu sudah jelas omongkosong…saya mesti prosedural mengurusin itu dan dengan harapan Nol besar,
      lebih baik saya kembali segera menyusul keluarga saya yang menunggu dengan khawatir di pintu keluar dan hari sudah malam (karena yang mengurus keberangkatan dan akomodasinya saya…jadi kalo saya kelamaan mengurusi ini…bisa dibayangkan mereka bingung dan khawatir)
      prioritas saya untuk berobat bisa jadi terbengkalai..
      saat pulang di tanggal 8 malam..di counter check in garuda sempat saya tanyakan apakah ada informasi mengenai kehilangan saya…di check kembali dan ternyata tidak ada kabar apapun dan tidak ada kata MAAF dari garuda…
      sangat mengecewakan…
      terimakasih
    • 23 Februari 2018 - (14:17 WIB)
      mestinya bagian garuda bisa mengecek ulang apakah benar di tanggal 5 januari 2018 ada laporan kehilangan..
      dengan sistem garuda yang sudah sangat valid..mestinya informasi kejadian apapun yang terjadi di dalam pesawat ada report dan evaluasinya

 Apa Komentar Anda mengenai Garuda Indonesia?

Ada 3 komentar sampai saat ini..

Kehilangan HP Samsung Note 8 di Pesawat Garuda GA818

hengki 2 menit
3