Penagihan Kartu Kredit Bank Mega Merusak Reputasi Nasabah

Kepada Yth Bank Mega,

Saya adalah mantan nasabah CC Bank Mega Visa Platinum No 4201 94** **** 7304 (balance Rp30 juta) dan No KTP 327 101 5206 ****XX . Langsung saja, sehubungan dengan kondisi bisnis saya yang sedang terkendala sehingga saya beberapa bulan menunda pembayaran CC Mega.

Pertengahan 2017, pihak bank meminta saya membayar minimum Rp3.500.000/bulan (saya turuti). Tidak ada saran dan masukan dari Bank Mega untuk melakukan cicilan (kartu sudah tidak pernah saya gunakan). Sejak kuartal 3 di tahun 2017 saya sudah berusaha menelepon pihak call center untuk meminta keringanan pembayaran/pembayaran dengan cara instalment (pokok saja tanpa bunga). Namun pihak call center sangat tidak profesional. Mereka memaki saya dengan kata-kata yang tidak pantas. Selain itu mereka juga menelepon memaki orang tua saya.

Saya memerlukan waktu hampir 7 bulan untuk bernegosiasi dengan telemarketer Bank Mega yang tidak profesional. Mereka hanya mengirimkan draft excel (dikirim via WA). Pihak bank hanya memberikan info untuk lunas dengan 3 kali pembayaran. Saya sudah jelaskan berkali-kali bahwa itu tidak mungkin karena dapat mengganggu cash flow saya.

Awal Februari staff Bank Mega datang ke rumah saya dan mengirimkan draft pelunasan (Bapak Kuncoro +62 81585542033) beliau sopan menjelaskan dengan detail. Namun saya keberatan dengan due date yang diberikan hanya 2 minggu. Setelah itu memasuki awal Maret 2018, mulailah teror dimulai. Pihak ketiga Bank Mega (PT Rajawali) meneror rekan kantor saya. Dalam 1 hari orang ini menelpon staff saya bergantian dengan tidak beretika, mengatakan bahasa binatang, memaki resepsionis saya yang sedang hamil tua. Selain itu mencari pimpinan tempat saya berkerja (yang berhutang saya, apa hubungan dengan pimpinan saya?).

Apa yang dilakukan oknum PT. Rajawali ini sangat tidak beretika dan menjatuhkan nama baik saya di kantor. Bukan hanya itu, oknum ini menelepon 2 orang rekan saya (mereka search di sosial media/Facebook) secara random. Oknum ini menelpon rekan saya (yang saya jarang berinteraksi) mengatakan saya memiliki hutang sampai Rp1 milyar di seluruh Bank di Indonesia (kira-kira kalau fitnah om!). Jadi oknum pihak ketiga Bank Mega ini intinya benar-benar ingin mempermalukan saya sebagai nasabah! Rekan saya tidak tahu menahu dengan hutang CC saya, mengapa oknum tersebut menghubungi rekan saya?

Tanggal 5 Maret 2018 (setelah dealing dengan oknum pihak ketiga Bank Mega/PT Rajawali ) saya mendatangi kantor Bank Mega di Kuningan – Setia Budi. Saya masuk ruangan P1 (ruangan khusus tempat nasabah CC bermasalah). Bertemu dengan Staff an. Bapak Johan. Hari itu juga saya menyetujui membayar DP Rp5.000.000, kemudian tanggal 28 Maret saya melunasi sisanya Rp20.000.000.

Negosiasi dengan oknum staff ini juga berlangsung alot. Beliau memegang dokumen confidential saya (yang beliau dapat di OJK). Terus terang tindakan tersebut sangat tidak profesional. Sebagai nasabah di beberapa bank yang memiliki CC dan outstanding KPR (bank plat merah) hal yang dilakukan oknum ini sangat tidak pantas. Oknum ini berkomentar “Di bank lain, mbak lancar. ‘Mengapa di Bank Mega tidak ?” Saya jelaskan, 12 bulan lalu saya menutup CC Bank Niaga, pihak CS Bank Niaga sangat sopan dan memberikan solusi sesuai logika dengan kondisi finansial yang saya hadapi (begitulah seharusnya bank melayani nasabahnya, jangan waktu closing mengejar komisi anda manis-manis dengan nasabah!). Saya hanya membutuhkan waktu dealing penutupan CC Niaga hanya 10 menit. Tidak seperti Bank Mega hingga berbulan-bulan dengan prosedur yang tidak profesional!

Kembali lagi, hari ini 23 Maret 2018 saya datang ke Bank Mega Kuningan – Setiabudi, untuk melunasi di awal sisa Rp20.000.000. Setelah itu saat saya masuk ke ruang P1 untuk meminta dokumen lunas. Oknum staff memaki saya kembali dengan mengatakan dokumen lunas bisa diambil hari Senin tanggal 26 Maret 2018. Saya masih sopan dan mengucapkan terima kasih kepada oknum staff tersebut. Hingga saya menulis surat ini dokumen lunas belum saya dapatkan.

Saya berbagi ini agar tidak ada rekan-rekan yang mengalami hal seperti saya. Cukup kali ini saya berhubungan dengan pihak Bank Mega. Selama bertahun-tahun saya berhubungan dengan beberapa bank, hanya bank ini yang benar-benar merugikan saya secara imateriil.

Semoga Bank Mega sukses, jaya selalu di masa mendatang dan semua staff, beserta pihak ketiga hidupnya semakin makmur.

Hena Susanty
Bogor, Jawa Barat

Catatan redaksi: Redaksi menerima salinan kesepakatan restrukturisasi hutang, slip transfer pelunasan, dan foto kartu kredit yang telah digunting.

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Kartu Kredit Bank Mega:
[Penilaian Rata-rata: 1.7]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

12 komentar untuk “Penagihan Kartu Kredit Bank Mega Merusak Reputasi Nasabah

  • 25 Maret 2018 - (12:00 WIB)
    Saya juga alami hal yang sama mbak. Sebagai emergency contact, saya habis habisan diteror lewat sosial media dll.

    Saya akan lanjutkan ini ke ranah hukum kok nanti nya. Sementara pihak bank mega belum menanggapi sama sekali. Saya sedang menunggu tanggapannya dan kalau teror masih terjadi, saya gak akan segan segan lanjutkan ini ke ranah hukum.

    • 25 Maret 2018 - (14:01 WIB)
      saya menerima dokumen lunas via email (Sabtu sekitar pukul 19.50). Namun besok hari senin saya akan datangi lagi staff Mega di Setia Budi, karena saya perlu dokumen asli. Saya pribadi tidak akan melaporkan kepada pihak berwenang. Cukup dengan tidak menggunakan produk Bank ini sudah membuat kami aman. Semoga manajemen Bank ini sehat dan sejahtera selalu ..
    • 6 Juli 2018 - (15:37 WIB)
      Iya nih, saya dan istri sama sekali tidak punya hutang kepada Bank Mega, tapi juga diterror. ditelepon di rumah, HP, rekan2 kantor kami dimaki2. Padahal istri saya cuma sebagai emergency call saja, bukan pihak yang punya hutang. Sebaiknay alpor ke mana ya? pihak sana tidak mau menyebutkan nama dan isntansinya, hanya bahasa binatang dan maki-maki secara tidak jelas. Bayangkan.. seluruh kantor tahu kalau kami dicari debt collector, padahal kami tidak punya hutang.
  • 26 Maret 2018 - (22:45 WIB)
    Memang parah bank mega, sangat2 tidak recomended untuk produk CCnya, cara menagihnya ngga ngenakin, dan nyari teman via medsos dan di teror. Yg ngutang siapa yg di teror siapa? Sangat tidak profesional. Menyesal saya punya kartu kredit bank mega.
    • 28 Maret 2018 - (15:22 WIB)
      Demikianlah Pak, dan hingga saat ini dokumen lunas (original) belum saya terima. Pihak Mega masih rajin menelpon menanyakan pembayaran CC, tidak saya respon. Saat ini karena saya masih ada kesibukan, jadi belum bisa langsung ke Kantor mereka di Kuningan.
  • 2 April 2018 - (03:23 WIB)
    Padahal di Tanah Grogot ada Bank Mega, rencana mau buka rekening dan CC. tapi lihat ini dan surat pembaca banyak soal Bank ini, ya sudah, tetap bank plat merah Saya pake (Mandiri, BRI)
    • 5 April 2018 - (18:02 WIB)
      memang lebih baik bank plat merah, SOP mereka mengikuti standar yang di tetapkan Bank Central.
    • 5 April 2018 - (18:34 WIB)
      Hingga saat ini saya belum menerima dokumen lunas original atas pelunasan CC Mega Visa yang saya lakukan di bulan maret2018 . Staff mereka menyuruh saya mengirimkan kurir beserta dokumen surat kuasa untuk mengambil dokumen yang merupakan hak saya sebagai nasabah. Benar- benar saya sangat kecewa dengan perlakuan Bank Mega. ini yang namanya Bad Customer experiences” yang saya alami. Sudah melakukan pelunasan, dokumen asli lunas belum saya kirim. Silahkan Bapak lihat surat yang hari ini saya kirimkan ke media konsumen. Cukup sudah saya berurusan dengan Bank Mega yang tidak profesional & tidak berkelas dalam memberikan pelayanan kepada MANTAN ” nasabah !
      • 14 September 2018 - (02:04 WIB)
        Ibu hena saya mau menanyakan…berapa lama surat lunas yg asli ibu terima secara langsung? Karena saya butuh info supaya saya tidak di permainkan sama pihak dc bank mega? Mohon segera membalas pesan ini… Terima kasih sebelumnya
  • 13 September 2018 - (21:19 WIB)
    Jangan pernah mau memiliki kartu mega karena tidak bonafit…. Lebih baik tidak pernah berurusan sama bank mega… Baik menabung atau pinjaman kta ataupun kartu kredit… Kalo ada yg punya kartu kredit bank mega akan mimpi buruk…. Masuk ke dalam neraka
  • 2 November 2018 - (10:31 WIB)
    Dear mbak Hena dan teman-teman yang lain,
    saya juga mengalami hal yang sama, terutama beberapa hari belakangan ini. Saya ditelfon berulang-ulang mengenai penagihan kartu kredit ibu saya yang jujur saya juga tidak tahu menahu seperti apa. Bahkan debt collector tersebut sudah sampai menelfon ke kantor saya, yang bahkan saya juga tidak tahu bagaimana mereka dapat tahu saya bekerja dimana.

    Untuk mbak Hena sendiri apakah sudah mendapatkan bukti pelunasannya? Melihat pengalaman teman-teman, sepertinya banyak yang sudah melakukan pelunasan tetapi tetap ditagih, ya.

    Bolehkah saya meminta kontak mbak Hena atau rekan-rekan yang lain yang mengalami hal serupa? Agar bisa sharing dan saling bertukar pengalaman. Atau adakah grup WA teman-teman yang mengalami hal serupa?

    Silakan untuk dapat menghubungi saya via email atau langsung japri whatsapp atau balas komentar ini, ya.

    Terima kasih sekali untuk bantuannya.

    • 13 Juni 2019 - (16:51 WIB)
      Hi, maaf saya baru respon. Saya sudah mendapatkan hard copy pelunasan. Tentunya dengan melalui perjuangan yang alot. Yang saya tidak habis mengerti kantor saya di Sudirman, kantor mereka [ card center] di Setia Budi, susah sekali untuk mereka mengirimkan kurir mengantarkan dokumen hard copy tersebut. Padahal saya sudah telpon mengatakan, biaya transport saya yang cover. See ? Pengalaman yang buruk sebagai ‘Mantan nasabah’. Entah bagaimana endingnya mereka mengirimkan juga dokumen tersebut ke kantor saya. [ jarak tempuh hanya 1 km]. Saya tetap mengucapkan terima kasih via email & WA kepada pihak CS. Kejadian ini sudah setahun lalu. Namun tidak pernah saya lupakan seumur hidup. Saya sudah memaafkan perlakuan kasar DC – BM beserta CS yang tidak profesional, namun saya tidak akan menggunakan semua produk Bank tersebut. Semoga jawaban saya bisa membantu rekan-rekan semua. Bila anda mengalami kesulitan keuangan saran saya : segera hubungi card center, minta restrukturisasi hutang , buat permintaan tersebut dalam format resmi, jangan melakukan dealing via verbal/ telpon / WA , lakukan semua hitam di atas putih. Karena bila tidak ada bukti, posisi kita sebagai konsumen sangat lemah. Tetap waspada, dan sebisa mungkin hindari semua produk Bank bersangkutan, mohon maaf bukan saya mau menggiring opini rekan-rekan semua. Karena sepanjang pengalaman saya menggunakan produk Bank ini, pihak CS sangat tidak profesional dalam melayani saya sebagai nasabah.

 Apa Komentar Anda mengenai Kartu Kredit Bank Mega?

Ada 12 komentar sampai saat ini..

Penagihan Kartu Kredit Bank Mega Merusak Reputasi Nasabah

H Susanty 3 menit
12