Hasil Provisa Syariah AIA Tidak Sesuai yang Dijanjikan oleh Staf Bank BCA

Assalammualaikum,

Saya sudah menjadi nasabah Bank BCA selama puluhan tahun, dan selama puluhan tahun pula menjalin kepercayaan dan rasa aman. Namun pada tahun 2013, seorang staf BCA Cabang Bandung Tulungagung Jawa Timur yang bernama Tri*** Ra***u menawarkan Produk AIA “Investasi Bonus Asuransi Jiwa” dengan nama Provisa Syariah. Nomor Polis: 29171108, Premi: Rp6 juta per tahun.

Saudari Tri*** Ra***u memberikan janji/iming-iming sebagai berikut: “Kalau mau investasi di AIA saja pak. Ini produk Investasi; Bonus Asuransi Jiwa + Bunganya lebih besar daripada Deposito; Pembayarannya hanya 7 Tahun. Dengan gambaran ikut selama 7 tahun semula investasi kita atau modal 6 juta x 7 = Rp42.000.000 menjadi sekitar Rp46.819.000”. Siapa yang gak terpincut dengan iming-iming tingkat investasi tinggi tersebut? Tanpa diberitahu adanya biaya bulanan, risiko, dll.

Singkat cerita, banyak beredar kabar tipu daya AIA. Pada hari Rabu, 25 September 2019, saya mendatangi kantor BCA Cabang Bandung Tulungagung dan menanyakan saldo AIA saya ada berapa. Saya dihubungkan langsung dengan customer service AIA Pusat. BETAPA TERKEJUTNYA SAYA, saldo saya cuma 32 jutaan dari total investasi saya sekitar 39.500.000. Sampai detik ini saya merasa dirugikan sekitar 7.5 juta rupiah. Terus saya bilang sama pegawai AIA dengan nada sedikit tinggi (maklum menyisihkan uang sedikit demi sedikit buat bayar asuransi) :

Saya : Kalau begitu saya berhenti saat ini juga bu !!

AIA : Iya, bisa bapak, tapi Bapak kena pinalti
sebesar 5% dan bapak akan menerima sekitar
30 juta.

Saya : Lho kok bisa begitu bu, saya malah merugi 9
jutaan. Ibarat orang dagang selama 6 tahun
bukannya untung malah merugi,
modal awal saja tidak kembali apalagi untung.

AIA : Kalau tidak ingin kena pinalti bapak harus mutus
tahun depan, tepatnya Februari 2020.

Saya : Apakah kalau sudah jatuh tempo 7 tahun modal
saya bisa kembali utuh 42.000.000,- ?

AIA : TIDAK BISA, bapak harus meneruskan hingga 10
tahun, dan perbulannya masih di potong. Kalau
ingin modal awalnya kembali.

Dari sini saya merasa didzolimi sama pegawai AIA yang ada di bank BCA Bandung Tulungagung atas nama Tri*** Ra***u, dengan segala tipu rayuan marketingnya. Ibarat maju ketiban tangga mundur hancur. Penjelasannya serta tipu dayanya tidak sesuai dengan realita yang ada. Dengan tulisan saya ini saya berharap kepada AIA Pusat Jakarta, KEMBALIKAN UANG SAYA, KEMBALIKAN UTUH MODAL SAYA!!

Sebagai nasabah saya sangat dirugikan, bukan hanya materi tapi juga waktu selama 6,5 tahun karena tidak diberikan informasi yang lengkap. Saya merasa tertipu, terperdaya, dan dimanfaatkan. Sedangkan pelaku? Menurut informasi MENGHILANG dari kantor BCA Bandung Tulungagung, entah dimutasi ke mana atau sudah dipecat setelah menawarkan produk asuransi berkedok investasi ini.

Apakah seperti ini mental pegawai-pegawai di BCA Khususnya Cabang Bandung Tulungagung dan AIA? Hanya demi untung sampai berbuat seperti ini? Di mana keadilan? Saya sudah memberi waktu cukup lama sampai surat ini ditulis. Saya akan melapor ke pihak berwajib kalau tidak ada pertanggungjawaban dari AIA dan BCA.

Slamet Setiawan
Tulungagung, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Asuransi AIA dan Bank BCA:
[Total:51    Rata-Rata: 2.3/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

55 komentar untuk “Hasil Provisa Syariah AIA Tidak Sesuai yang Dijanjikan oleh Staf Bank BCA

  • 27 September 2019 - (14:09 WIB)
    Permalink

    Satu lagi mangsa produk asuransi + “investasi”…

    Asuransinya mungkin benar2 asuransi (walaupun tetap menjadi tanda tanya: nge-klaim nya mudah atau dibikin ribet), tapi kalau “investasi” nya memang sengaja saya kasih tanda kutip, karena yang beginian ini (“asuransi + investasi”) hampir pasti/mayoritas sulit mendapatkan jawaban pertanyaan: investasi kok malah tekor/duit berkurang?
    & pasti jawaban yang diberikan hanya semacam begini: flutuasi pasar/nilai mata uang/dll, imbal hasil tidak dijamin, performa masa lalu tidak menjamin performa masa depan (lah tapi kan sebelum deal calon mangsa dikasih gambaran performa masa lalu… itu lalu logikanya di mana).

    Silakan dipertimbangkan & di-hitung2 (walaupun perhitungan pasti juga tidak akan fixed 100%), mending cut loss sekarang atau nunggu dulu. Kalau mau 100% duit masuk = 100% duit keluar, rasanya agak susah.

    Kalau memang ada perasaan merasa “ditipu,” monggo dicoba lapor ke pihak berwajib. Walaupun dalam hemat saya sih gak akan bakalan menang kasus melawan perusahaan asuransi super gede macam begini, yang ada malah habis lebih banyak uang (asumsi saya sih uang Anda lebih sedikit daripada uang mereka, harap dimaafkan kalau saya salah), di samping juga habis waktu, habis tenaga & pikiran.

    • 27 September 2019 - (14:14 WIB)
      Permalink

      Btw, perusahaan asuransi zaman now juga sudah mulai sadar, bahwa model produk macam begini sudah mulai sulit diterima calon mangsa (baca: konsumen), entah karena mereka sudah semakin paham ataupun karena sudah semakin banyaknya pilihan macam investasi yang lebih kekinian.
      Sehingga sekarang mulai banyak yang memberikan jaminan nilai minimum yang dipastikan akan diterima konsumen di akhir periode (jadi dijamin pengembalian dana tidak akan lebih sedikit dari yang sudah disetor selama periode).
      Cuma memang tahun 2013 yah masih marak2nya yang model jadul.

      • 11 April 2020 - (02:30 WIB)
        Permalink

        Mas/mbak bikin group aja di facebook biar viral.mungkin dg cara ini mrk akan bangkrut krn ga ada nasabah.seperti axa mandiri skrg lagi bom comentar ama nasabahnya krn merasa ditipu.saya yakin akan jadi bom waktu buat aia.

    • 13 Maret 2020 - (01:40 WIB)
      Permalink

      sama seperti saya, sebagai orang awam, saya ingin menabung dengan alih alih uang tabungan bisa terkumpul sesuai dengan yang di debet tanpa ada potongan tiap bulannya(info CSnya) . info CS nya bisa diambil 5 tahun dengan potongan tapi hanya beberapa %. dan kalau lanjut sampai 7tahun bisa terkumpul full dan diambil. nyatanya sekarang saya menepati tahun ke 5.
      650.000x12x5 = 39.000.000. kenyataan yang saya peroleh, info dari petugasnya bila saya mengambil di tahun ke 5. uang yg saya peroleh 25jt sekian dipotong 10% jadi 23jt. halooo duit 16jt kemana…. saat saya tanyakan ke CS alih alih potongan biaya ini itu dll. jadinya dapat segitu. skali lagi, jangan memberikan alih alih kalau itu brupa tabungan. sampaikan saja ke customer kalau investasi jangka panjang atau apalah.. bukan tabungan yang ujung ujungnya bikin orang merugi. terimakasih telah menipu banyak konsumen

    • 11 Juni 2020 - (16:35 WIB)
      Permalink

      ISTRI SAYA NASABAH AIA SUDAH 7 TAHUN MEMBAYAR IURAN AIA.500RIBU SETAHUN UDH SELESAI MEMBAYAR 84BULAN DIKALI 500RIBU HASILNYA=42.000.000 MAU DIKLAIM TAPI CUMA DAPET 29.000.000.DISURUH PEMBATALAN DEBET TAPI KENA BIAYA.ALASAN MEREKA HARGA SAHAMNYA JATUH.APA URUSANNYA SAMA NASABAH??

  • 2 November 2019 - (08:29 WIB)
    Permalink

    Minta pendapatnya saya ikut aia jln 3 th dgn polis 6 jt/th baiknya dilanjutkan apa ditutup saja ya?

    • 14 November 2019 - (15:09 WIB)
      Permalink

      Kasus saya sama seperti Bapak Slamet Setiawan .di Tulungagung. Saya jg domisili di Tulungagung, buka AIA provisa syariah lewat BCA KCU Tulungagung, pertahun saya bayar 12jt tp hari ini tgl 14 November 2019 saya tanya saldo saya cuma 70jt, padahal saya udah setor total 84jt …dulu janji petugas AIAnya setelah 7thn setor kita bisa tarik thn ke 8 dengan nilai minimal ( rendah ) 90jt tp kenyataanya kok modalnya malah kepotong 14jt…terus kita harus komplain dimana ini. Modus investasi apa ini.Tolong kalau ada tau agar modal kita bisa kembali penuh kita harus komplain dimana?

      • 9 April 2020 - (23:20 WIB)
        Permalink

        Tanggal 15 des 2019 sy genap 5 tahun.auto debet 1 jt.kata salesnya pas nawarin bs dpt untung.tp ternyata saya rugi 12 jt dan kena pinalti 10%.(lupa kurlebnya).krn saat ini benar2 membutuhkan saya stop polis perpanjang 4 bulan.bukanny tambah naik.malah makin besar kerugiannya.sy rugi 27 jt. Masih di rayu2 tp ttp saya stop aja.apalagi keadaan ekonomi lagi carut marut.klo terus dilanjutkan.makin tenggelam kita dalam permainan mrk.mau ngadu jg ke siapa.kita cuma orang awam yg ga tau uu asuransi

        • 11 Juni 2020 - (16:38 WIB)
          Permalink

          Bro ada grup nya engak mantan NASABAH AIA.??AYO BUAT GRUP DONG PLEASE AGAR ORANG LAIN ENGAK KETIPU ASURANSI AIA KITA AJUKAN KE OJK DAN BADAN2 YG LAIN SAYA RUGI 13JT

    • 11 Desember 2019 - (14:17 WIB)
      Permalink

      Salam kenal Bu Ertha, kalo menurut sy lebih baik tutup sebelum lebih banyak ruginya. Mending kena penalti dibanding resiko nyetor masih 4th lagi. Pengalaman sy pribadi ikut AIA Syariah sejak 20 Nov 2012 dengan premi 14jt/th, sangat menyesal tidak langsung tutup, setelah 3 thn berjalan dan merugi. Premi yang sudah terbayar total 98 juta. Tiap kali mau tutup orang AIA bilang penalti nya besar, jadi sy berharap saat nutup tidak kena penalti. Setelah menanti 7th sy mengajukan penutupan polis sejak Oktober 2019 sebelum terdebet otomatis. Proses penutupan katanya H+7 harusnya sy terima di 27Nov. Sy kecewa sekali karena hanya menerima 69.8jt di tgl 4 Desember 2019 dimana investasi total 98 jt selama 7th malah rugi 28.2jt. Jangankan nasabah, staff BCA pun banyak yang beli dan rugi, konon produk AIA Syariah ini yang paling parah, produk gagal tapi tetep dipasarin. Semoga tidak banyak lagi yang tertipu, karena 1001 alasan yang akan dikemukakan seperti fluktuasi harga pasar, dll. Sy juga berharap lain kali kalo mau gandeng asuransi jangan sembarangan, karena kalo bukan gandeng BCA sy juga ga mungkin ikutan. Yang jualan kan sepaket (orang BCA nawar2in bawa org asuransinya). Semua pasti rugi yang ikutan asuransi ini.

      • 6 Juli 2020 - (12:45 WIB)
        Permalink

        Saya nasabah AIA selama 7th 5jt/th uang sy harusnya 35jt terakhir juli 2020 ternyata begitu mau tutup polis kenapa hanya 17juta uang yg bisa dicairkan kemana 50%uang sy diawal ga ad perjanjian seperti ini
        Minta saran sy harus lapor kemana yak supaya bisa kembali

    • 30 April 2020 - (20:45 WIB)
      Permalink

      saya sarankan untuk ditutup saja karena tidak akan pernah dana 100% mba akan balik, saya sudah 7 tahun ikutan investasi AIA kerugian saya 50 % dari total investasi saya.

      • 22 Mei 2020 - (23:16 WIB)
        Permalink

        Mau nanya ,aku awal pembukaan polis aia
        Dan udah pengajuan pembatalan polis,tapi kata nya salesnya masih molor proses 30 hari,dan saldo di potong 50k untuk pembuatan buku polis,sales bilang suruh ngosongin saldo takutnya kedebet ketika jatuh tempo,sdngkan saya gajian lewat rekening yg terdaftar di aia,jika saldo saya terpotong maka uang tdk bisa kembali,haloo kok bisaa mksdnya apa an ya,makan uang haram gini,yg paling tdk menyenangkan pelayanan nya sgt buruk ,ketika saya daftar awal² sangat manis,tapi ketika saya membatalkan polis,dri cara ngomongnya saja sgt tdk menyenangkan,udah sabar iyaa,dan aku nanya baik² ttg pemahamanku pembatalan polis ke salesnya jwbnya jutek banget,dan wa saya skrg di blok,sangat mengecewakan,
        Apakah saldo saya bisa kenbali ya?ada yg tau?

  • 20 November 2019 - (16:34 WIB)
    Permalink

    orang tua saya sudah 7 tahun hari ini 19 November 2019, genap 7 tahun punya ortu saya, dan kami berniat mencairkan, dan petugas AIA màlah meminta kita untuk telpon dulu ke CS, dan menanyakan saldo kita,
    Betapa sakitnya hati saya ketika tahu saldo orangtua saya yg harusnya 42jt, dan katanya saldo kami tinggal 28jt saja, kami menanyakan kemana saldo kami, mereka cuma jawab investasi turun dan AIA syariah sudah di tutup di aia
    Masyaallah, uang kami di kemanakan, marah dan sakit hati kami, ya Allah,

  • 24 November 2019 - (04:59 WIB)
    Permalink

    saya juga mengalami hal serupa, pernah bertanya ke CS-nya AIA pusat, malah diputar-putar jawabnya yang intinya harus ke BCA cabang Malang untuk mendengarkan rekaman telfn saat dikonfirmasi, padahal saya di Pare-Kediri- dan saat ke BCA si marketing memberikan estimasi dan menggambarkan dengan jelas nominal dana investasi. mereka sepertinya memang sering kali berkedok “INVESTASI bonus ASURANSI JIWA”, namun pada akhirnya setelh 5 tahun saya membayar premi dana saya berkurang 8 juta- memang kalau mengambil sekarang kena pinalti 5%, menurut keterangan CS AIA di Yogyakarta- tidak semua polis AIA untung, namun jika ingin kembali modal sesuai harus menginvestasikan dana tersebut lebh lama dibanding sebelumnya (lah kalau tau begini, mending dibuat usaha). Jadi, saya merasa sangat kecewa- sekelas AIA- merecrut marketing2 tukang tipu, memperdaya masyarakat terutama yang tidak begitu faham soal asuransi. terimkasih.

  • 23 Desember 2019 - (14:18 WIB)
    Permalink

    kejadian yg saya alami 2014 sperti cerita di atas, merasa ditipu bahkan saya hanya diinfokan investasi, bukan asuransi, seminggu kemudian datang polis disitulah saya kaget, sekarng serba salah mau dicut hilang banyak dari dana yang masuk 30.500.000 tapi yg terlihat diakun hanya 20.3 jutaan (belum dikurangi 10% klu dicut) hanya bisa dicairan 18 jutaan jadi klu saya cut rugi 12 jutaan, cara jitu untuk mencari keuntungan dengan cara tidak jujur kasarnya menipu memperdaya customer hanya ingin mendapatkan bonus atau komisi, apakah cara2 seperti itu AIA memberikan pelajaran ke marketing2nya?, mohon pihak BCApun tahu masalah ini karena marketing2 AIA bekerja di kntor BCA .. dirugikan atau tidak, krn menyangkut nama baik perusahaannya.

    • 27 Maret 2020 - (12:36 WIB)
      Permalink

      Saya pak hari nasabah BCA t.agung merasa ditipu oleh AIA.
      Ayo yang merasa ditipu kita bersama mengajukan komplain.

      • 11 April 2020 - (02:29 WIB)
        Permalink

        Mas/mbak bikin group aja di facebook biar viral.mungkin dg cara ini mrk akan bangkrut krn ga ada nasabah.seperti axa mandiri skrg lagi bom comentar ama nasabahnya krn merasa ditipu.saya yakin akan jadi bom waktu buat aia.

  • 20 Januari 2020 - (14:47 WIB)
    Permalink

    Bulan ini tepat 7 tahun saya ikut di provisa syariah. Bingung mau lanjut sampe 10tahun atau stop disini. Kalaupun di stop saya rugi 10jutaan. Andaikan di lanjutkan apa ada kemungkinan investasi ini akan naik?? Mohon bantuan para pakar untuk masukannya. Terimakasih

    • 11 Februari 2020 - (18:00 WIB)
      Permalink

      Sama bos, saya februari ini juga 7 tahun, apakah sdh ada keputusan lanjut atau tdk bos, kalo tdk rugi brpa bos

      • 28 Maret 2020 - (23:20 WIB)
        Permalink

        Saya putuskan untuk di lanjutkan aja mas. Seandainya di stop juga sudah rugi. Apalagi di tambah kasus covid-19 ini tambah anjlok. Skrg harga nya sudah 700. Bismillah aja tetep lanjut 400rb/bln sembari mantau di akun MyAIA nya. Kalo di liat memang butuh waktu 10tahun lebih untuk naik 5-15% . Coba diliat aja di laporan kinerja bulan februari 2020 mas. Mudah-mudahan naik. Aamiin

      • 21 Mei 2020 - (10:07 WIB)
        Permalink

        Saya juga merasa ditipu oleh BCA krn sejak mei 2013 waktu itu sy ditawari ikut program yg lebih menguntungkan drpd deposito dan
        program itu adlh produk BCA. Setelah sy daftar dan setor, krg lbh 1 bln sy terima polis AIA. Tp krn sy tdk berpikir lain2 anggap sj sy nabung tanpa mengharap keuntungan. Dan sy susah payah mengumpulkan dana utk bayar tiap tahun 5jt. Tgl 20 mei 2020 genap 7thn dan sy tlp utk tarik dana. Kaget, kecewa dan marah dana sy hanya bs diambil 17jt sekian….lalu sisanya kmn ?? Uang yg sy kumpulkan 7th dg susah payah…. Knp tega sekali mereka jd marketing dg merugikan org lain spt ini ? Lalu bgmn dg OJK yg katanya mengawasi keuangan dan perbankan. Baru sy ngeh .. ternyata byk korban. Apa kita ga bs berbuat apa2 ? Mohon pencerahan krn disaat pandemi spt ini uang tsb sgt sy harapkan dan sy butuhkan. Walaupun sy ortu tunggal dg 3 anak dan dirumahkan dr persh, sy tdk minta bantuan apapun. Hanya tabungan ini yg sgt sy harapkan utk membiayai sekolah dan menyambung hidup….smg ada pihak yg peduli dan bs membantu. Amin.

    • 30 April 2020 - (20:55 WIB)
      Permalink

      saya sudah pernah menyakan ke CS AIA by phone, mereka juga tidak yakin uang saya bisa balik 100 % jika investasi saya dilanjutkan sampai dengan 10 tahun tetapi hanya bisa memastikan ditahun ke 10 akan memberikan bunga minimal 5%.pa.

  • 14 Februari 2020 - (09:10 WIB)
    Permalink

    Berbagi pengalaman sesama nasabah apes AIA, tepatnya Juni 2013 saya tidak sengaja tergabung dalam AIA Provisa Syariah dengan premi tahunan sebesar 6 juta rupiah, waktu itu saya mahasiswa semester akhir datang ke BCA Cabang Jember untuk menanyakan deposito, oleh CS dijelaskan waktu itu rate depo tertinggi 6% , lanjut si CS menawarkan investasi syariah saja bisa dapat profit 10-15% namanya juga orang awam sehabis dijelasakan estimasi tabel invest 7 tahun 42juta bisa mendapat pengembalian hingga 46-48juta langsung saya tergiur tanpa mempertimbangkan untung ruginya. Beberapa minggu kemudian polis turun, ketika saya baca klausulnya isinya merugikan nasabah apes seperti kita semua, akhirnya mau saya cancel dari dana 6jt hanya terima 500rb, dengan pertimbangan dari orang tua saya tetap melanjutkan hingga kini di tahun ke 6 lebih 8 bulan dari invest 40jt nilainya tinggal 27jt an. Rencananya besok Juni 2020 saya akan claimkan polis tersebut semoga prosesnya mudah. Rugi? Pastinya! Mau menyalahkan AIA tapi nasi sudah menjadi bubur, saya anggap kerugian sekian juta tersebut sebagai ilmu pembelajaran, kalau nilai tersebut kita hitung nilai uangnya bakalan jadi sakit hati.

    Dari sini saya mau memberikan kesimpulan dari sudut pandang banker sebagai berikut :
    1. Investasi bisa untung dan rugi, high risk high return
    2. Pikirkan plus minusnya sebelum melangkah
    3. Saya menyarakan kepada saudara semua untuk membuka tabungan lebih dari 1 akun untuk kebutuhan bulanan, pendidikan, kesehatan, rekreasi dan dana darurat daripada tergiur dengan iming2 profit yang tinggi dari orang yang tidak bertanggung jawab.

    Semoga tulisan ini dibaca oleh calon nasabah prospek AIA agar tidak terjerumus dengan iming-iming manis di awal dan berujung penyesalan di akhir.

    Derro M.T

  • 4 Maret 2020 - (10:51 WIB)
    Permalink

    saya mau share juga
    saya baru lakukan penarikan setelah 7 tahun join,
    awal mula join AIA provisa syariah pada desember 2012 di kantor Capem BCA di Banda Aceh saya diiming-imingi bahwa investasi bodong ini..
    ditawari produk ini kata marketingnya ini sama seperti kita menabung , dalam 7 tahun lakukan penarikan maka saldo akan senilai sekian .. saya ditunjukkin tabel nilai investasinya.
    kemudian setelah join saya rutin melakukan penyetoran sebesar 500rb setiap bulan.

    pada saat melakukan penarikan saya terkejut , saldo saya hanya 28.300rb, padahal seharusnya setelah 7 tahun x 12 x 500rb = 42jt.
    customer care AIA mengatakan bahwa setiap bulan ada biaya yang dipotong dari saldo untuk pemeliharaan akun.
    oke akhirnya saya claim kirim dokumen dan form sampai pada tanggal 27 februari 2020 di AIA, pada tanggal 27 saya hubungi AIA bahwa karena investasi saldo saya hanya sebesar 26.041.587 <<< WHAT?

    keesokan harinya saya hubungi lagi saya tanya berapa yang masuk rekening , kemudian dikonfirmasi yang masuk saldo posisi 27 februari 2020 sebesar 26.041,587.

    haris senin tanggal 2 maret 2020 saya hubungi aia tanya lagi berapa masuk rekening dan sudah sampai mana proses , jawaban masih sama sedang dalam proses tim finance dengan angka 26 sekian (posisi tanggal 27)

    hari rabu tanggal 4 maret 2020 saya hubungi aia dan tanya lagi , kali ini jawabannya beda . dana yang dicairkan posisi 28 februari 2020 …????? alasannya karena proses pencairan baru sukses pada tanggal 28 februari 2020. jadi dana yang bisa dicairkan hanya 25.450rb

    terima kasih AIA, kalian memang betul2 ASUransi Sejati yang menipu nasabahnya..

    yang masih ada saldo saya sarankan tarik segera, sebelum anda rugi .

    yang mau join saya sarankan jangan join sebelum anda rugi.

    kayaknya mau bangkrut ni perusahaan.

    • 9 April 2020 - (20:14 WIB)
      Permalink

      Ya Allah bnyak bnget yg ketipu,,kasihan bapak aku yg ikut juga,udah sneng2 mau ambil uang dri BCA yg ditabung 7thun ikut AiA ini, ternyata oh ternyata dari situ katanya,,saham lagi turun ,,uang yg dijanjikan 7thun jdi 48jt cuma bisa cair 22juta ,, astagfirullahhalazim bner2 gk iklas aq sekeluarga,,mereka menipu org tua dengan halus ,bner2 minta dibom perusahaan AiA ini,,knp teroris2 itu gak ngebom perusahaan AiA ini,, bner2 kurang ajar

      • 9 April 2020 - (21:40 WIB)
        Permalink

        Saya stop tgl 9 april 2010 rugi 27 juta.benar2 riba yg sangat biadab.dulu sy tergiur krn omongan sales sangat bombastis

    • 4 Mei 2020 - (05:41 WIB)
      Permalink

      dengan membaca komentar dr temen2,,,sekarang saya sadar klo deposit kya gni bodong,,,saya sudah jalan 5thn 9bulan,,karena saya ada d luar negeri saya tdak tahu info tentang bodongnya AIA hri inipun saya akan langsung setop asuransi,,,modal sya 5thn 9 bulan dgan 500rb per bulan jadi sekitar 34,5jt,,,dgn per saat ini saldo akhir sya hanya 22jt

  • 10 Maret 2020 - (17:08 WIB)
    Permalink

    Saya pelanggan AIA dari 2013 , saya per tahun bayar 5 juta selama 7 tahun. Bulan pencairan, tapi saldo nya cuma 18 juta. Rugiii berapa juta guysss. Terakhir saldo nya, 21 juta, yang sebelum nya 23 juta. Kata nya nilai investasi nya turun karena virus Corona. Dulu waktu mau rekruut nasabah, gak di jelasin kalau ada potongan dan sesuai nilai investasi. Ngmong nya maniss banget, kata nya di tahun ke 8 dapat 42 juta. Seperti di sambar petir.. mau berontak juga percuma, jawaban nya semua sudah sesuai prosedur..

  • 12 Maret 2020 - (19:26 WIB)
    Permalink

    Aku juga merasa tertipu ikut asuransi jiwa syariah Polis ,sudah 6,5 thn.,aku menyisihkan uang tiap bulan, 500 rb.langsung dipotong dibuku tabungan tiap bulan ,uang segitu bagi aku sangat besar dan berharga,tapi apa yg.terjadi setelah pagi tadi tgl.12 -03-2020 ,sekitar pukul 11.00 wib, saya ke BCA menemui pihak AIA di BCA terus dihubungkan langsung lewat telpon ke kantor pusat Jakarta,saya tanya mau tak cairkan uangnya,terus dicek saldonya ada Rp 21juta…….bagaikan disambar petir disiang bolong,seharusnya minimal Rp 39 juta ,itu kembali modal,tapi apa kenyataannya pencairannya masih dipotong 5%,ini benar2 investasi AIA gila,aku juga merasa tertipu oleh salesnya AIA waktu menjajakan dikantor BCA dulu,yang menjanjikan uang nya kembali utuh dan ditambah keuntungan bisa 50 sampai 60 jt total dgn.modalnya. ini apa AIA bobrok atau bangkrut,apa penipuan berkedok INVESTASI SYARIAH masak investasi kok rugi hampir 50%,,saya harus bagaimana ini tolong kalau ada solusi yg.karena saya sangat kecewa berat kepada AIA.Tulisan dan tanggapan saya ini saya buat untuk ingin tahu solusinya dari saudara2ku media kosumen yang.membaca ini.

  • 13 Maret 2020 - (01:44 WIB)
    Permalink

    sama seperti saya, sebagai orang awam, saya ingin menabung dengan alih alih uang tabungan bisa terkumpul sesuai dengan yang di debet tanpa ada potongan tiap bulannya. info CS nya bisa diambil 5 tahun dengan potongan tapi hanya beberapa %. dan kalau lanjut sampai 7tahun bisa terkumpul full dan diambil. nyatanya sekarang saya menepati tahun ke 5.
    650.000x12x5 = 39.000.000. kenyataan yang saya peroleh, info dari petugasnya bila saya mengambil di tahun ke 5. uang yg saya peroleh 25jt sekian dipotong 10% jadi 23jt. halooo duit 16jt kemana…. saat saya tanyakan ke CS alih alih potongan biaya ini itu dll. jadinya dapat segitu. skali lagi, jangan memberikan alih alih kalau itu brupa tabungan. sampaikan saja ke customer kalau investasi jangka panjang atau apalah.. bukan tabungan yang ujung ujungnya merugi. yang menipu orang banyak.

  • 18 Maret 2020 - (13:49 WIB)
    Permalink

    Hari ini pencairan dana dr asuransi yg mngatas namakan syariah ternyata tidak sesuai dgn nama nya saya masuk pada jan 2013 selesai d 7 thn jan 2020 dgfn nilai tebus 23 juta itu saya sudah merasa kemalingan sangat ya dan ternyata yg cair hanya 18 jt yg d info kan dr pusan krn lagi turin investasi bisa saya terima 20juta,kebayang kan brp bnyk uang yg hilang dgn atas nama investasi padahal awal nya mrk imingi2 asuransi ini hampir sama dgn deposito tapi dgn cara menabung dan d debet lgnsg yg keuntungan nya bs d terima 7 thn tanpa biaya finalty,siapa yg tidak tergiur meskipun cuma d debet 400rb/bln tp kenyataan nya AIA seperti rampok yg mngambil dana nasabah se enak nya,yg dr awal tdk pernah ada penjelasa uang kita d investasi kan,bagi yg sudah terjebak asuransi ini keluar saja krn tidak ada untung nya sama sekali jgn pernah menunggu smpe 7thn ga ada untung nya sama sekali,terima kasih AIA provisa syariah atas pembodohan nya

  • 20 Mei 2020 - (12:19 WIB)
    Permalink

    Sama, saya juga kecewa banget dengan AIA, iming-iming investasi provisa syariah ujung2nya malah kita yang dibuat rugi, dari tahun 2013 setiap bulan auto debet Rp. 500.000, selama 7 tahun penantian uang kita bukannya bertambah malah berkurang lebih dari 50% diinvestasikan kemana dari AIA pun gak jelas uang kita, harusnya bila menabung biasa Rp. 500.000 x 12 x 7 = Rp. 42 juta, yang buat saya sangat kecewa setelah penantian 7 tahun dibulan Mei 2020 di AIA uang yang saya terima hanya Rp. 20.300.000, ini adalah “PENIPUAN” berkedok syariah dan embel-embel nama besar AIA, lebih kejam dari rentenir, bayangkan uang anda akan habis 50% lebih setelah penantian minimal 7 tahun, bila sebelum 7 tahun bisa kena potong lagi lebih besar. Kita dibuat “MISKIN” oleh AIA, ini adalah pelajaran buat saya pribadi dan buat teman-teman yang baca artikel ini jangan pernah mau ikut iming-iming asuransi atau modus investasi syariah, ujung2nya ini riba, disini sangat jelas mangsa atau konsumen sangat dirugikan, yang sudah terlanjur ikut asuransi atau provisa syariah bisa dipikirkan lagi baik-baik, ingat semakin lama uang ada mengendap di AIA maka uang anda akan semakin berkurang dan mereka yang “makan” uang anda lebih dari 50%. Saya tidak akan mau ikut lagi iming-iming asuransi atau modus provisa syariah dari AIA atau dari perusahaan lainnya, disatu sisi itu Riba dan lebih baik investasikan uang anda di emas atau properti agar lebih aman dan stabil. Saya sangat kecewa dengan AIA !!!

  • 28 Mei 2020 - (13:58 WIB)
    Permalink

    Sama nih saya juga ketipu,, benar-benar merasa bodoh.
    pas tau nilai uang saya hanya setengah dari apa yang sudah saya bayarkan, saya fikir,,
    1. mungkin saya yg emang ga notice klo ternyata ini bukan investasi tapi asuransi
    2. mungkin memang nilainya hanya bisa segitu
    3. mungkin bisa naik lagi dikit nanti pas aku ambil bulan juli

    tp pas lihat pengalaman-pengalaman yang lain juga ternyata tertipu,, wahhh,,, kacau juga ya,,
    kebetulan saya bekerja di agency dimana saya sering berkomunikiasi sama media. mungkin saya mau bikin “curhatan” terkait pengalaman saya dengan AIA ini, dan mungkin ada media yang mau menerbitkan.
    sungguh kecewa banget nilep uang orang yang sudah dikumpulkan bertahun-tahun,,

    pantes 2x saya nelpon AIA, 22nya customernya sangat tidak bersahabat,, nada jutek dan maunya cepet-cepet menyelesaikan percakapan.

    AIA,, u r suck!!

  • 2 Juli 2020 - (13:30 WIB)
    Permalink

    Gimana dengan sy yg udah jalan 5thn ,tiap bulan 400rb ,seharusnya amanah pijak AIA,kita nasabah sudah percaya skrg mau nipu gimana coba…

  • 3 Juli 2020 - (20:05 WIB)
    Permalink

    Saya juga sangat kecewa dengan AIA provisa syariah,saya sudah bayar 7 thn x14juta ,waktu mau saya cairkan cuma terima 48jt ,kemana yg 50 juta? Menabung aja ada bunga ,meskipun kecil .Ini kok ruginya segitu besar. Bagaimana BCA bisa bekerjasama dengan AIA yg sangat merugikan nasabahnya?

 Apa Komentar Anda mengenai Asuransi AIA dan Bank BCA?

Ada 55 komentar sampai saat ini..

Hasil Provisa Syariah AIA Tidak Sesuai yang Dijanjikan oleh Staf Bank …

oleh franky_angkasa dibaca dalam: 2 min
55