Kecewa dengan Bank DBS, Itikad Baik untuk Bayar tapi Tidak Diberi Keringanan

Nama saya Intan, saya mempunyai 2 kartu DBS dengan nomor kartu: 5102496600****** dan 4587690000******. Yang pertama awalnya kartu ANZ lalu diubah menjadi DBS dan di saat yang bersamaan dikirimkan kartu cashline tanpa saya mengajukan.

Awal mula permasalahan dikarenakan saya sudah di-PHK dan juga kondisi jualan online saya yang naik turun. Di kartu DBS cashline saya awalnya memiliki 1 cicilan yaitu Rp51 juta dengan cicilan Rp1,8 juta/bulan dan sudah mencicil kira-kira 20 bulan sebelum saya benar-benar telat bayar.

Sebelumnya di bulan Oktober 2019 saya pun telat bayar dan sudah didatangi collector DBS. Saya bicara dan terima dia baik-baik. Namun seakan-akan DBS ini tidak mempunyai keringanan untuk masalah nasabahnya. Padahal saat saya lancar pembayaran, setiap hari ditelepon DBS untuk mengambil pencairan dan dicicil, bahkan tidak jarang yang meminta tolong agar saya mengambil pencairan walau kecil agar dia memenuhi target. Kalau saya gak mau, setiap hari bahkan setiap sejam sekali akan ditelpon terus. Yang akhirnya kadang saya mengiyakan. Malah ada kalau saya bilang saya pikir-pikir dulu, lalu meminta tolong dengan menjawab iya dan kalau setelah cair saya mau batalkan, bisa.

Namun saat saya sedang keadaan seperti ini pihak DBS seakan gak mau tahu. Bahkan pas di Oktober -November 2019 akhirnya karena desakan DC saya menjual motor, cincin kawin, laptop dan sofa saya karena untuk kedua kartu itu saya harus membayar Rp20 juta. Namun dari hasil penjualan, cuma terkumpul Rp16 juta. Saya kira dengan membayar segitu hutang saya akan berkurang. Pada saat saya telepon call center, saya bertanya untuk sisa pokok cashline yang pencairan Rp51 juta itu dan ternyata hanya berkurang 2 juta.

Bayangkan saja, 20 bulan membayar dan pokok hanya berkurang kisaran 2 jutaan. Dan per Februari 2020 ini tagihan saya yang cashline menjadi 11 juta dan yang Visa minimum payment-nya Rp19 jutaan.

Bulan Januari saya sudah datang untuk menunjukan itikad baik saya ke kantor DBS, tapi nihil yang didapat. Minggu lalu didatangi lagi oleh collector yang sama, walaupun dia berbicara tegas ada hal yang saya kurang nyaman yaitu ketika dia berbicara menyarankan menjual mobil, dimana mobil tsb adalah mobil keluarga saya. Saya jawab tidak mungkin karena masih menggadaikan BPKB di leasing. Apakah pantas ya seorang collector bank besar berbicara menyarankan seperti itu??

Saat ini saya selalu meminta reschedule atau restruktur tapi katanya gak pernah ada program tsb. Aneh, di saat bank yang lain ketika sudah telat 2 bulan langsung menawarkan keringanan. Di sini saya beritikad baik membayar sesuai kemampuan saya, tapi kok malah dipersulit? Giliran dulu pembayaran lancar, saya dipaksa dan diteror terus untuk mengambil pencairan. Giliran telat, pihak desk coll menelepon dengan nada tinggi tidak sopan dan pihak DC berbicara seperti itu.

Intan Hendrinna
Depok, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Bank DBS Indonesia:
[Total:32    Rata-Rata: 1.8/5]
Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdri. Intan Hendrinna

Redaksi Surat Pembaca Mediakonsumen.com Yth., Pertama-tama, kami ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Mediakonsumen.com. Melalui surat ini, kami...
Baca Selengkapnya

Loading...

4 komentar untuk “Kecewa dengan Bank DBS, Itikad Baik untuk Bayar tapi Tidak Diberi Keringanan

  • 6 Februari 2020 - (09:47 WIB)
    Permalink

    Ya mba saya pun nasabah DBS yg KTA klo saya. Saya saja nanya sisa pokok jawabannya jauh berbeda sama hitungan saya. makanya saya selalu print out rek koran pembayaran saya. jadi saya msh tetap mencicil wlpun dengan nominal yang tidak sesuai. tapi saya terus cicil saja. saya juga d telp DC mulu mba. tp mau gmn lagi. kemampuan saya bayar hanya 3 juta perbulan, dari yg seharusnya 4.800.000 an

  • 10 Februari 2020 - (20:06 WIB)
    Permalink

    Mohon maav pembaca mediakonsumen sedikit sanggahan setelah sy bertanya dengan teliti kepada callcenter bahwa di bulan november itu adalah cicilan yg ke 16. Berarti selama 16bulan yg sdh sy bayarkan. Berarti sy stuck di cicilan ke 17 sampai bulan februari ini. Sampai saat ini sy memberikan komentar ini, sdh ada telepon dari pihak DBS dan email juga yg katanya akan membolehkan untuk mengisi form pengajuan keringanan. Untuk kelanjutannya berapakah nominal keringanan nya sy belum mendapatkan kepastian. Tapi sy harapkan sy mendapatkan nominal yg bisa terjangkau oleh sy dikarenakan memang saat ini sedang penurunan masalah ekonomi. Terimakasih

    • 13 Februari 2020 - (09:23 WIB)
      Permalink

      Alhamdulillah ya mba intan. smoga smua dilancarkan ya mba. saya malah belum dapat program nya mba.

  • 10 Februari 2020 - (21:24 WIB)
    Permalink

    Sanggahan lagi untuk perbulannya cicilan yg 51jt itu adalah 1.717.000 (memastikan lg ke cc). Ini baru satu cicilan dan masi ada cicilan yg lain. Maka dari itu sy mohon keringanan yg sesuai kemampuan sy saat ini. Terimakasih.

 Apa Komentar Anda mengenai Bank DBS Indonesia?

Ada 4 komentar sampai saat ini..

Kecewa dengan Bank DBS, Itikad Baik untuk Bayar tapi Tidak Diberi Keri…

oleh intan hendrinna dibaca dalam: 2 min
4