Masih Ditagih oleh Home Credit Indonesia dengan Nilai Tagihan Tidak Wajar, Padahal Sudah Lunas

Kepada pihak HCI,

On behalf of Juwita Situmorang,

Saya sangat kecewa dengan kebijakan Home Credit Indonesia. Saya ingin sudah membayar lunas angsuran terakhir pada bulan November dengan nomor kontrak: 3903020396 sejumlah Rp3.551.000. Namun per hari ini saya masih mendapatkan telepon dari HCI dimana saya diminta untuk melakukan pembayaran.

Saya sangat terkejut, padahal seharusnya saya sudah lunas dan saya cek tagihan saya di Tokopedia, tagihan saya masih muncul dengan nominal yang harus saya bayarkan menjadi sebesar Rp7.047.000. Padahal saya selama pembayaran tidak pernah telat.

Kenapa tiba-tiba saya masih ditagih dan nominalnya menjadi tak wajar? Saya mohon kepada pihak HCI agar bisa mengatasi untuk pembayaran saya, karena selama ini saya tidak pernah telat. Mohon bantuannya untuk mengubah status pinjaman menjadi lunas.

Terima kasih.

Diandra
Depok

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Home Credit Indonesia:
[Total:149    Rata-Rata: 1.6/5]
Tanggapan Home Credit atas Surat Ibu Diandra

Yth. Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com, Sehubungan dengan keluhan dari Ibu Diandra yang mewakili Ibu Juwita Situmorang di MediaKonsumen.com pada 6...
Baca Selengkapnya

14 komentar untuk “Masih Ditagih oleh Home Credit Indonesia dengan Nilai Tagihan Tidak Wajar, Padahal Sudah Lunas

    • 6 Desember 2020 - (18:59 WIB)
      Permalink

      Itu pasti karena tidak upload kuitansi..aq pernah juga kena seperti itu..dan peraturan nya tidak secara gamblang di jelaskan di inti perjanjian..padahal itu poin penting buat pelanggan
      Peraturan paling aneh..padahal udah ada sistem di aplikasi

      • 6 Desember 2020 - (21:01 WIB)
        Permalink

        Lagi lagi home credit,ko masih banyak yg mau pki home credit hati2,gk pernah beres ini home credit.

        • 6 Desember 2020 - (22:43 WIB)
          Permalink

          @Septi

          Yang tadinya yakin Lunas ternyata masih ada tagihan 7 jutaan. Itu juga tahu ada tagihan karena ditagih.

          Tahu masih ada tagihan karena ada orang yang nagih. Kok bisa.?

          Kalau gak ditagih ya mungkin anteng aja.

          Tapi masa’ iya, bisa begitu.?

          Biasanya kalau mau lunasin tagihan terakhir, bagi nasabah bagaikan merayakan hari kemerdekaannya.

          Merdeka…..!!!!
          Hore sudah Lunas…..!!!!

          Masa’ iya setelah bayar cicilan terakhir tidak di cek lagi apakah memang benar benar Lunas.

          Masa’ iya nasabah tidak penasaran, Tanda Lunasnya apa.? apa yang terjadi ketika Lunas.?

          Apakah ada ucapan selamat dari pegawai HCI.
          Selamat ya pak….!!!
          Anda telah kami bebaskan….!

          Kalau memang yakin Lunas, pasti di cek dan langsung ketahuan jika belum Lunas. Bukan ketahuan nya karena ditagih.

          Kalau kenyataannya bisa seperti ini ya, tidak bisa di cerna oleh akal sehat deh. Masa’ iya sudah Lunas tahu tahu masih sisa 7 jutaan.

          Kalaupun karena kuitansi ya harusnya cuma denda 1 x angsuran aja. Artinya cukup bayar lagi 3.551.000 bukan 7 juta.

          Tidak bisa di cerna nih bingung.

          1
          2
          • 6 Desember 2020 - (22:16 WIB)
            Permalink

            Nah, soalnya di awal saya ga diinfo ttg kwitansi dsb nya pak. Ketika baca lg kontraknya, ngga ada poin mengenai kwitansi..

      • 7 Desember 2020 - (05:59 WIB)
        Permalink

        Abaikan aja kl memang sdh lunas. Kl memang anda yakin dan benar sdh lunas ajak pihak setan kredit utk ketemu anda dan tunjukan smua kwitansi dari awal sampai akhir. Kl dia msh meminta anda utk tetap melakukan pmbyran anda hrs tetap dgn pendirian anda utk tdk mmbyr. Kl sdh slsai ucapkan GOOD BY kpd setan kredit…smga ada jln keluar buat anda

 Apa Komentar Anda mengenai Home Credit Indonesia?

Ada 14 komentar sampai saat ini..

Masih Ditagih oleh Home Credit Indonesia dengan Nilai Tagihan Tidak Wa…

oleh Diandra Gita Laksita dibaca dalam: <1 menit
14