Kepada Media Konsumen,
Saya adalah pengguna setia Tokopedia yang telah lama mempercayai platform ini untuk kebutuhan belanja online. Namun, saya mengalami kejadian yang sangat mengecewakan terkait peretasan akun saya. Berikut adalah kronologi dan poin-poin permasalahan yang saya alami:
1. 5 Desember 2024
Saya menerima notifikasi melalui aplikasi Tokopedia bahwa pembelanjaan saya berhasil. Saat itu, saya sedang berada di luar kota untuk urusan pekerjaan. Ketika mencoba mengakses aplikasi Tokopedia, saya mendapati akun saya telah logout. Karena situasi yang mendesak, saya tidak sempat memeriksa lebih lanjut.
2. 16 Desember 2024
Setelah kembali dan melakukan reset ulang password, saya mendapati adanya 4 transaksi yang tidak pernah saya lakukan dengan total kerugian hampir Rp19 juta.
Hal yang sangat saya sesalkan adalah:
Berdasarkan poin-poin di atas, peretasan yang saya alami bukanlah akibat kelalaian saya sebagai pengguna, melainkan kelemahan sistem keamanan Tokopedia yang gagal melindungi akun saya dari akses tidak sah.
Saya telah berulang kali menghubungi Tokopedia melalui email untuk meminta bantuan. Namun, Tokopedia hanya menyarankan saya untuk melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian, tanpa menunjukkan itikad baik untuk bertanggung jawab atas kerugian saya.
Sebagai pelanggan, saya merasa sangat dirugikan baik secara moral maupun material. Tokopedia, sebagai perusahaan besar, seharusnya memiliki sistem keamanan yang lebih baik untuk melindungi akun pengguna. Saya berharap:
Masalah ini saya publikasikan agar para pengguna Tokopedia lainnya dapat lebih waspada terhadap potensi celah keamanan yang ada.
Terima kasih.
Robert
Depok, Jawa Barat
Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:
Komentar
Jangan asal bicara loh. Sebagai seorang IT. Password itu, dienkripsi oleh sistem. Apalagi tokopedia itu sistem, sangat kuat. Orang dalam sekalipun gak bisa lihat tersebut. Mereka hanya bisa merawat sistem, seperti sistem server ,bugs dll. Ini kemungkinan penggunaan yang lalai. Karena saya juga hampir pernah kebobolan dan sempat kebobolan di bukalapak dulu kena phising. Tokopedia ada notifikasi, cuma kemungkinan penggunaan setting untuk on/off.
Kenyataannya ini dibobol. Artinya sistem nya bukan sangat kuat, tapi kebalikannya sangat lemah
Disini bisa saja pengguna lalai. Aku aja dulu dibukalapak tahun 2019 an, Investasi emasku kena bobol padahal aku sudah sangat was was waktu itu, ada otp masuk suruh login saya input, ternyata itu hacker menggunakan dua website, yg satu untuk menampung password dan otp yang dikirimkan.
Sejak itu saya gak sembarangan lagi. Baru minggu lalu ada penipu wa mengatasnamakan dr Dirjen pajak untuk pengkinian data alih2 hanya kenakan biaya materai 10 ribu. Sipenipu suruh instan Apk/Aplikasi dikuasai playstore saya, langsung curiga. Waktu itu Sipenipu minta video call ala miroring/seperti screen recording tapi melalui wa. Untung saja saya langsung sadar dan saya matikan dan wa balik kalau penipuan. Eh malah marah2.
Jangan pernah menautkan akun market place dengan sistem pembayaran. Karena keamanan data di Indonesia masih lemah. Saya sendiri pernah kejadian mungkin karena menautkan no debit visa btn ke shopee, nggak lama rekening btn syariah tiba-tiba terdebet tanpa notifikasi. Hati-hati.
Yg sangat disesalkan kenapa menunggu hingga 16 Des (setelah 11 hari) setelah kejadian. Mau ada urusan mendesak atau apapun itu setidaknya bisa menyempatkan waktu sebentar daripada menyesal. Padahal kalau langsung tgl 5 reset password kemungkinan masih sempat membatalkan transaksi pembelian smartphone tersebut.
Dari kronologi ada selisih 11 hari.
No coment deh 🤷
wew ana mah
Saran dari saya agar kedepannya terhindar dari hal tersebut, bagi yang sudah atau tidak pada tindak kejahatan tersebut. buka aplikasi Gopay, lihat perangkat terhubung, lalu putus-kan akun tertaut
Dan terjadi lagi . . . .
Saya pengalaman klo tokopedia ini rapuh dalam hal keamanan, saya juga korban tokopedia 27 oktober 2024 saya kebobolan dengan transaksi 3juta lewat aplikasi mitra tokopedia padahal saya tidak klik link atau apapun. Kejadiannya lg mainan hp tiba" ada notif pembelian gopay, gopay, pulsa, pulsa itupun tidak ada notif masuk atau otp dan solusi yg di berikan hanya blokir akun agar tidak ada pembayaran lagi dan lapor ladusing, saya hanya bisa merelakan saja.
Saya pikir mungkin di hack atau gmn tetapi selang 1hari 28 oktober 2024 ada postingan di media konsumen ini kasusnya hampir sama, dari situ saya simpulkan kemungkinan keamanan tokopedia sangat rapuh atau memang ada oknum.
Setelah melihat postingan itu saya bulatkan untuk tutup akun tokopedia, mitra, gopay, gopay later, dsb. Sekarang punya akun tokopedia yg tidak verifikasi karena tokopedia hanya bisa verifikasi ktp untuk satu akun saja berbeda dengan yang lain.
Aku bisa lacak alamat yang punya 2 Id Token itu klo mau biar saya kasih alamat yang punya token , nanti tinggal tanyai aja
@Komunikasi Politic
Kasih aja , lumayan loh sedekah itu nambahin pahala.
Masalahnya ga bisa kirim gambar disini
Klo bisa saya kirim ss nya semua
Halo Robert, izin menanggapi juga, bagaimana terkait kasusnya? Apakah sudah terselesaikan oleh Tokopedia?