Surat Pembaca

Isi Paket Hilang, Klaim Dipersulit oleh Karyawan Cabang J&T Express Karangawen

Tanggal 30 September 2025 saya kirim barang 1 unit handphone Samsung Galaxy S25 Ultra dengan tujuan ke Kab. Semarang, Ungaran Barat, dengan nomor pengiriman JD0495818668. Setibanya di lokasi dan diterima oleh saudara saya, paket yang seharusnya berisi handphone berubah menjadi batu bata.

Bukti resi pengiriman dengan nomor:

Resi Pengiriman J&T

Di kemasan juga terdapat bekas sayatan pisau yang kemudian diisolasi ulang oleh oknum ekspedisi menggunakan isolasi berlabelkan J&T Express.

Saya sudah melapor ke pusat call center J&T Express Indonesia pada tanggal 31, di hari yang sama saat paket diterima penerima, untuk dilakukan investigasi dan pergantian karena saya menggunakan layanan andalan J&T Super.

Senin pagi, tanggal 7 September 2025, saya menanyakan lagi terkait proses investigasi dan penggantian dari pusat call center (via telepon). Dinyatakan bahwa proses investigasi sudah ditutup dan paket saya dinyatakan hilang, serta untuk proses penggantian saya harus ke cabang tempat saya melakukan pengiriman.

Siang harinya, tanggal 7 September pukul 11.35, saya ke cabang J&T Express dan menanyakan proses penggantian. Setelah sampai di cabang, saya bertemu supervisornya dan mendapat pernyataan bahwa investigasi belum selesai, sedangkan dari pusat call center menyatakan paket saya sudah dinyatakan hilang.

Bukti chat WhatsApp dengan karyawan J&T:

Bukti Chat Dengan Salah Satu Karyawan Ekspedisi J&T

Sampai saat ini, saat saya menulis artikel pada tanggal 26 September 2025, tidak ada itikad baik dari cabang J&T Karangawen untuk memproses ganti rugi yang jelas merupakan hak saya jika ada kendala kerusakan atau kehilangan paket.

Saya sangat kecewa dengan pelayanan cabang Karangawen yang bukannya membantu justru seakan enggan memproses klaim saya dengan alasan IMEI HP di nota tidak lengkap.

Sebegitu buruknya kah sistem J&T jika ada customer yang dirugikan oleh oknum ekspedisi, atau memang pihak ekspedisi enggan bertanggung jawab dan mencari kesalahan customer (pengirim) supaya tidak dapat ganti rugi?

Saya berharap pihak J&T Express sebagai perusahaan logistik ternama di Indonesia segera menyelesaikan kasus saya karena sudah berlarut, terlalu lama, dan dipersulit oleh karyawan cabang J&T Karangawen.

Surat terbuka ini saya sampaikan kepada pimpinan ekspedisi J&T Express (Global Jet Express). Jika dalam 3×24 jam tidak ada titik temu, dengan terpaksa saya akan menempuh proses hukum yang berlaku.

Salam hangat,

Nur Rohmani
Demak, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • itu keterangan imei disampaikan tidak waktu abang beli asuransi kurir?
    informasi yang perlu dilampirkan untuk asuransi tanggung jawab kurir.
    jangan mau diputar balik tanggung jawab

  • "Tidak ada keharusan untuk menyertakan nomor IMEI saat mengirim ponsel melalui J&T Express, namun
    wajib mencantumkan data pengirim dan penerima dengan akurat, serta deskripsi barang yang lengkap dan jujur sesuai kebijakan J&T Express."
    sumber : mbah google

    suruh si supervisor tunjukkan dimana aturan JNT yg menyatakan pengiriman harus menyertakan nomor imei

  • Emang kurir ini problematik kalo disini kurir gak ada etika main lempar gak mau teriak paket dulu mentang gak bisa kasih review kurir di kolorijo jd kerja sesuka hati bener ampas semoga segera tutup biar MP gak ada kerja sama lagi

  • Bangke emang ini ekspedisi mafia J&T. Ga tau diri J&T mau non aktifin di tiktok ga juga padahal sudah disetujui kata cs tiktok. 1 bulan urusin non aktifin J&T di tiktok bolak balik cs.

  • Mana ada minta IMEI, ngaco banget itu agen JnT biar makin susah diclaim.
    Coba baca aja TnC dari Asuransi di aplikasi, syarat2nya apa aja.
    JnT agen banyak juga yang tutup, salah satunya karena nilai claimnya ditanggung sama mereka, sementara oknum tikus2 didalamnya nikmat bermain,