Tanggapan Bank Mega atas Surat Bapak Arivan

Redaksi yang terhormat,

Sehubungan dengan surat Bapak Arivan di mediakonsumen.com (15/11), “Tentang “Rescheduling” Pembayaran Kartu Kredit Bank Mega”, kami telah menghubungi beliau untuk menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami dan memberikan penjelasan terkait keluhannya.

Demikian kami sampaikan. Terima kasih atas perhatian dan kerja mediakonsumen.com untuk memuat tanggapan kami.

PT. Bank Mega, Tbk.
Kantor Pusat,

Christiana M. Damanik
Corporate Secretary

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Bank Mega:
[Total:2    Rata-Rata: 2.5/5]
Bank Mega Tidak Mau Membantu Nasabahnya

Saya adalah pengguna kartu kredit Bank Mega sudah bertahun-tahun terutama Mega Carrefour dan Mega Visa. Memang selama ini tidak bermasalah...
Baca Selengkapnya

Loading...

3 komentar untuk “Tanggapan Bank Mega atas Surat Bapak Arivan

  • 16 Desember 2016 - (21:58 WIB)
    Permalink

    kami berbicara dengan akrab di suatu ruangan yang nyaman, di gedung yang megah,bau wangi semerbak parfum mahal dari Ibu saat berbincang tercium di seantero ruangan,teh hangat dan snack tersaji yaitu singkong coklat keju…hmmm…perpaduan tradisional dan barat,sementara saya menyantap singkong tsb,Ibu meninggalkan saya di ruangan tsb,derap langkahnya dari sepatu berhak sedang berkilat meninggalkan diri saya
    sesaat pintu terbuka sesosok lelaki dan beberapa orang berkelebat dibelakangnya,
    lelaki pertama berambut keriting dengan logat Indonesia timur berkata : “cukup,kembalikan yang kau pakai!!” tenggorokanku tercekat,singkong yang saya santap telah meluncur ke lambungku,siapa kau? tanyaku bergetar…
    “aku Jon dunner tak peduli bagaimana caranya kembalikan apa yg kau pakai,perusahaan ini bukan punya moyang kau!!!”
    kucium bau busuk dari mulutnya laksana sulfur neraka,dan kengerian menyergapku
    seluruh tulang dan sendi ku serasa terlolos dari tubuhku ,dia berteriak lagi : “oke,kalau aku belum cukup kau segani,masih banyak kawan kawanku menunggu kau dibelakangku” inikah akhir hidupku? menyesal sudah tidak bisa mengubah nasibku,sungguh terasa merasakan neraka saat berurusan dengan kolusi sistematis yang mengerikan seperti ini

  • 23 Desember 2016 - (04:03 WIB)
    Permalink

    Bank mega sampai saat ini belum mau memberikan bantuan atau jalan terbaik buat saya yang mengajukan reschedule yang berkata belum ada program dll.padahal saya sudah menjelaskan keadaan saya sudah 4 kali saya kirim email kepada Bank mega dan alamat email itu diberikan oleh BI..disini apa harus nasabah menunggu sampai menjadi berurusan dengan dc…dan apakah dc memang kegemaran bank mega untuk memaksa nasabahnya ? Apakah BI atau OJK akan berdiam diri terus atau karena ada main sehingga diam saja….sudah berapa banyak yang berkeluh kesah bank mega..apa BI dan OJK ingin ada korban lagi..kenapa diam saja ?

  • 19 Februari 2017 - (22:36 WIB)
    Permalink

    tuuu Bu @chris damanik,kliennya belum puas,masak didiamkan saja,kasihan beliau Bu,tanggepin lagi dunk,beliau tidak bisa menerima penjelasan yang diberikan,buktinya masih berlanjut,tuuu komennya diatas komen saya ini

 Apa Komentar Anda mengenai Bank Mega?

Ada 3 komentar sampai saat ini..

Tanggapan Bank Mega atas Surat Bapak Arivan

oleh Bank Mega dibaca dalam: <1 min
3