Kecewa dengan Pelayanan Customer Service IKEA

Saya mau berbagi pengalaman layanan purnajual dari IKEA yang diperlihatkan Customer Service IKEA.

Kemarin, Sabtu, 11 Maret 2017, saya dan isteri ke IKEA dengan tujuan untuk membeli part dari Lemari Dua Pintu model TRYSIL yang rusak. Part yang rusak adalah semacam bagian penyangga untuk gantungan baju. Dengan harapan positif bisa membeli part pengganti saya dan isteri datang ke IKEA, karena pada awal pembelian, kami mendapat penjelasan bahwa apabila ada kerusakan part pengganti bisa dibeli/didapatkan di IKEA (secara yang dibeli adalah produk IKEA).

Kami menanyakan apakah ada part pengganti (dengan membawa contoh) ke petugas yang ada di bagian lemari baju. Kami kemudian diarahkan menuju ke Customer Service yang ada di bagian luar. Sesampainya di Customer Service, ambil nomor antrian, kami dilayani oleh petugas bernama Diana atau Dina (saya agak lupa) di loket 15. Kami menghampiri petugas tersebut setelah nomor antrian dipanggil. Setelah menyampaikan keinginan untuk mencari/membeli part pengganti, petugas menjelaskan bahwa part tersebut kosong dan sedang dipesan lagi ke pabrikan di Cina. Petugas menjelaskan tidak tahu kapan part pengganti tersebut akan tiba di IKEA. Saya kemudian disodorkan kertas untuk meninggalkan nama dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Petugas menyampaikan kalau sudah ada juga pelanggan yang mencari part yang sama.

Kecewa dengan mendapatkan jawaban tersebut, saya menanyakan “Jadi bagaimana dengan lemari saya Mba? Apa tidak ada pengganti atau part lain yang bisa membantu agar lemari bisa digunakan?” Petugas dengan tidak ramahnya membalas dengan menyampaikan “Bapak silahkan isi saja nama dan nomor telepon” kemudian beralih mengerjakan pekerjaannya. Saya kaget dan kecewa dengan cara pelayanan petugas Customer Service ini. Cukup lama saya berdiri di depan loket petugas ini, menunggu respon lain namun petugas Diana/Dina ini ngeloyor pergi ke bagian lain mengerjakan hal lain.

Tidak terima dengan cara petugas Customer Service ini, saya pun berbalik untuk duduk di kursi yang tersedia di depan loket petugas. Tidak puas dengan jawaban petugas, saya mengulang mengambil lagi antrian dan dilayani petugas berbeda di loket yang sama. Kali ini petugas berusaha untuk melakukan pengecekan ulang part tersebut dan diskusi dengan tim lain. Setelah dilakukan pengecekan, saya akhirnya memperoleh part pengganti secara gratis. Petugas menyampaikan part tersebut gratis. Saya tidak tahu apakah ini benar gratis dari kebijakan IKEA atau tidak , namun kalau pun bayar saya akan beli part tersebut karena tanpa part kecil tersebut gantungan baju lemari tidak berfungsi.

Dua hal yang mengecewakan dari kunjungan ke IKEA kemarin:

1. Buruknya cara pelayanan petugas Customer Service sebagai barisan depan yang melayani pelanggan. Sebagai sebuah perusahaan besar yang punya nama secara internasional seharusnya IKEA memiliki standar layanan pelanggan yang jauh lebih baik. Apabila permasalah ada di petugas dan tidak cocok dengan cara bekerja sebagai Customer Service, ada baiknya ditempatkan dibagian yang tidak berhadapan langsung dengan pelanggan.

2. IKEA tidak konsisten dengan layanan purnajual untuk ketersediaan part pengganti atas kerusakan barang yang dijual IKEA. Part yang saya cari adalah part kecil sebagai penyangga besi gantungan baju yang fungsinya besar untuk lemari tersebut. Tanpa part tersebut, baju tidak bisa digantung.

Mohon pengalaman yang saya sampaikan di atas dapat menjadi masukan yang baik untuk IKEA dan tim.

Regards,

Ephraim
Serpong Utara
Tangerang Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai IKEA Indonesia:
[Total:2    Rata-Rata: 5/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

Satu komentar untuk “Kecewa dengan Pelayanan Customer Service IKEA

  • 31 Mei 2020 - (12:31 WIB)
    Permalink

    Siang pak Epharaim. Saya mengalami kondisi yg sama dengan Bapak. Lemari yg sama tipe Trysil dan rusak pada salah satu penyangga untuk gantungan baju. Lemari yg sy beli ini belum berumur 1 tahun, dan sudah rusak. Sy pun sudah menyampaikan keluhan ini via email maupun WA. Tp responnya sangat lama, sampai sekarang sudah 2 minggu dan tidak ada solusi.
    Saya juga sangat kecewa dgn Ikea. Pelayanan customer care-nya benar2 pada level yang parah sekali. Saya pun sudah baca2 dan memang byk yg mengeluhkan layanan dari customer care nya. Hanya utk sparepart yg sederhana, namun sampai skrg sudah 14 x 24 jam juga tdk ada solusi. Padahal lemari tipe tersebut sampai saat ini masih dijual. Awalnya CS nya bilang sudah discontinue, dan tdk ada sparepartnya. Dan sy kirimkan link di website nya bahwa produk ini masih dijual. Masa dia tidak tau klo produknya masih dijual? Bagaimana mereka menjadi CS? Dari jawaban CS nya seperti hanya melemparkan masalah dan tidak menyelesaikan masalah. Tapi klo saya tanya kiriman, respon CS nya cepat. Sepertinya hanya mengutamakan penjualan, dan keluhan customer tdk ditanggapi. Seperti suara konsumen ini banyak yang tidak ditanggapi pihak IKEA.

 Apa Komentar Anda mengenai IKEA Indonesia?

Ada 1 komentar sampai saat ini..

Kecewa dengan Pelayanan Customer Service IKEA

oleh Ephraim dibaca dalam: 2 menit
1