Bukan Nasabah tapi Terus Ditagih Kolektor Bank Mega

Pada 20 Desember 2017 saya mendapat telepon dari orang yang mengaku dari Bank Mega menanyakan ipar saya bekerja di mana. Karena saya masih di acara workshop dan suara tidak jelas maka saya minta di-sms saja. Dan sms dari nomor 0812852403** mengatakan bahwa ipar saya harus menghubungi ibu Vi** di no 0822082221** untuk mendapatkan diskon. Saya tentu kebingungan karena tidak tahu permasalahannya dan menjawab akan menghubungi Bank Mega (di nomor kantor bukan nomor hp).

Setelah itu mulailah beberapa telepon dari orang bernama Ibu La** yang mengatakan kerabat saya mempunyai tunggakan kartu kredit yang saya konfirmasikan ke kerabat saya yang kebingungan karena kartu kredit yang dimaksud telah ditutup sekitar 3 tahun yang lalu. Semenjak itu mulailah teror telepon ke kantor saya oleh Ibu La** yang selalu ngotot untuk berbicara dengan saya padahal saya tentunya tidak pernah ada di kantor.

Saya mengajukan keluhan sebanyak 2 kali ke call center tentang gangguan tersebut dan mengatakan rincian tagihan sudah dialihkan ke bagian penagihan dan tidak bisa diinfokan. Dijanjikan keluhan saya akan ditindaklanjuti. Selain kantor, handphone saya berkali-kali ditelepon dengan nomor yang berbeda-beda (rata-rata dengan no 0811 di awalan).

Ibu La** sudah saya berikan kontak langsung dengan yang bersangkutan dan sudah berkomunikasi via whatsapp. Kerabat saya yang kebetulan masih bertugas cukup lama di luar negeri masih berusaha menelusuri asal usul tagihan tersebut, sementara telepon dari Ibu Lala kembali masuk ke handphone saya dan kadang hanya telepon yang bila diangkat tidak ada suaranya.

Pada 28 Desember 2017 pukul 20.01 WITA, Ibu La** (081181036**) kembali menelepon saya dan mengancam akan kembali menelepon terus apabila kerabat saya belum membayar tagihan. Saya mengatakan silahkan berkomunikasi langsung dengan nasabah ybs dan dirincikan bagaimana history tagihan tsb.

Saya sangat menyayangkan sikap tidak transparan dari Bank Mega dan tentunya sangat tidak sopan meneror kantor orang yang tidak tahu duduk permasalahan meskipun nama saya dimasukkan dalam kontak nasabah.

Belum ada transparansi dari Bank Mega untuk kasus tersebut dan saya mempersilahkan Bank Mega untuk mengontak nasabah yang berhubungan langsung dengan tagihan tersebut. Bukannya mengancam akan meneror melalui telepon kantor saya yang sangat mengganggu aktivitas kantor dan profesionalitas.

Putri Wilda Kirana
Wangi-Wangi, Wakatobi
Sulawesi Tenggara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan Bank Mega atas Surat Ibu Putri Wilda Kirana

Kepada Yth Redaksi mediakonsumen.com. Sehubungan dengan surat Ibu Putri Wilda Kirana di mediakonsumen.com (28/12), “Bukan Nasabah Tapi Terus Ditagih Kolektor Bank...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Selamat sore

    Saya juga mengalami hal yang sama, tgl 27 desember 2019 ada panggilan masuk di hp saya,dia mengaku sebagai penagih hutang ,dan menyebut nama lengkap saya dengan salah kaprah dan si penelpon meminta saya untuk menyuruh orang lain yang menurut si penelpon adalah mertua saya untuk segera melunasi hutangnya,padahal saya belum menikah dan belum memiliki mertua,si penelpon meyakinkan saya bahwa saya adalah orang yg dia maksud dengan menyebut nama keluarga saya juga dengan salah kaprah ,dr awal sudah saya infokan klo orang yg si penelpon maksud adalah bukan saya , saya berulang kali menyebutkan bahwa saya bukan org yg dimaksud si penelpon penagih hutang ,akan tetapi si penelpon tetap ngotot ,sampai nomor nomr telp tsb saya blokir ,dan bsoknya nomor kantor saya ditelp oleh nomor nomr yg saya blokir mencari saya, mungkin saja no kantor saya bisa di cari lewat google, sudah berhari2 ini si penelpon tsb menelpon saya di no hp dengan nomor nomor telpon yang bermacam macam.saya termasuk salah satu nasabah bank dan pembayaran saya tidak pernah telat.
    Berikut nomor nomor telp yang berkali kali menelpon saya :
    02130497030
    02130497020
    02130497031
    02130497049
    02130497031
    02130497037
    02130497023
    02130022877
    02130055588
    02130022867
    081430110630
    081430110689
    081430110622
    081430110604
    Saya sudah tegaskan bahwa saya bukan orang di maksud berkali kali tetapi tetap ngotot , menurut peraturan bank indonesia bahwa penagihan dilarang dilakukan kepada pihak selain pemegang kartu kredit ,saya juga bukan emergency contact yg si penagih maksud dan pemegang kartu karena saya sama sekali tidak kenal orng yg dimaksud ,yang hutang siapa yang diteror org lain.mohon ditindak lanjuti krn sangat sangat meresahkan.terima kasih