Mengenal Pap Smear

Oleh dr. Fathul Djannah, Sp.PA.

Kanker mulut rahim atau serviks adalah keganasan pada bidang ginekologi yang pencegahannya dapat dilakukan sejak dini melalui deteksi dengan screening pap smear secara rutin. Pap smear berasal dari kata papaniculou dan smear. Papanicolaou adalah pengecatan sediaan serviks dan Smear adalah hasil sampel dari serviks yang kemudian diratakan ke object glass (kaca objek).

Pap smear sangat disarankan dilakukan bagi wanita yang melakukan hubungan seksual aktif. Pap smear sebagai screening untuk melihat adanya perubahan sel prakanker dari serviks atau adanya infeksi dari virus Human Papilloma Virus (HPV) dilakukan setiap setahun sekali bila tanpa keluhan. Bila ada keluhan maka waktu untuk mengulang pap smear bisa 3 sampai 6 bulan bahkan dapat dilanjutkan dengan pemeriksaan kolposkopi dan atau biopsi pada serviks. Pap smear dapat dilakukan oleh bidan atau dokter.

Gambaran Mikroskopis pap smear

Pada saat pap smear, akan didahului dengan anamnesa apakah hamil atau tidak, adanya penggunaan alat kontrasepsi kemudian diminta untuk BAK terlebih dahulu lalu berbaring di atas tempat tidur khusus untuk melaksanakan pap smear. Alat yang akan digunakan adalah speculum/cocor bebek yang terbuat dari plastik atau metal sehingga dapat dengan mudah mengambil sampel dari serviks.

Disebut pap smear konvensional bila masih di-smear di atas object glass dengan harga yang masih terjangkau. Metoda lain adalah yang menggunakan liquid based dengan harga lebih mahal dan hasil yang lebih memuaskan serta dapat digunakan juga untuk pemeriksaan HPV DNA untuk mengetahui pemeriksaan adanya infeksi HPV atau tidak.

Perbedaan metoda Pap Smear (topranilabs.com)

Pap smear dilakukan pada saat tidak haid dan persiapan sebelum pap smear yang perlu diperhatikan 2 hari sebelumnya antara lain adalah:

1. Jangan doche/mencuci dalam vagina baik dengan air ataupun cairan lainnya
2. Jangan berhubungan seksual.
3. Jangan menggunakan alat kontrasepsi seperti foam atau jelly.
4. Jangan memasukkan obat-obatan ke dalam vagina.

Sampel yang telah diambil akan dilakukan pengecatan Papanicolaou dan dibaca di bawah mikroskop untuk menentukan apakah normal atau tidak, adanya infeksi, ada perubahan sel lesi prakanker atau bahkan adanya sel yang ganas.

Hasil pemeriksaan pap smear dapat diterima 1-3 hari tergantung ada atau tidak dokter spesialis patologi anatomi yang membaca dan tingkat kesulitan dari sampel.

Virus HPV

Sangat dianjurkan untuk datang mengambil hasil dan menerima penjelasan dari bidan atau dokter serta advis terapi atau tindakan selanjutnya.

Sebagai tindakan preventif yang sangat tinggi efeknya sebagai screening untuk menemukan lesi pre kanker sehingga tindakannya tidak lebih invasif serta ketahanan hidup yang lebih tinggi dibandingkan bila ditemukan dalam keadaan yang lebih berat maka pap smear layak untuk ditandai sebagai tindakan rutin setiap tahun, saling mengingatkan sesama wanita di komunitas apapun dan dilakukan dengan fun dan happy.

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Artikel ini:
[Penilaian Rata-rata: 5]
Tentang Penulis
Fathul Djannah  

dr. Fathul Djannah, Sp.PA. Alumni FK Universitas Hang Tuah Surabaya dan PPDS Patologi Anatomi Universitas Airlangga Surabaya. - Dosen FK Universitas Mataram, NTB sejak 2003. - Kepala Instalasi Laboratorium Patologi Anatomi RSUP NTB sejak 2010.

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Mengenal Pap Smear

Fathul Djannah 2 menit
0