Kecewa dengan Tawaran Top Up KTA CIMB Niaga

Dear CIMB Niaga,

Saya ingin lapor kekecewaan saya terdalam terhadap Bank CIMB Niaga ini. Sebelumnya tanggal 03 Mei 2019 saya ditawari Top up KTA oleh telemarketing CIMB Niaga a.n Keke, dia bilang kalau saya bisa di-Top up 61 juta dengan cicilan tetap, tenor 5 tahun sebulan 1,6 juta. Apalagi saya Payroll CIMB dan perusahaan sudah PKS dengan CIMB. Sehingga bulan ini saya dibebaskan untuk pembayaran cicilan yang biasanya 1,5 juta dan baru bulan depan 1,6 juta itu.

Saya diinformasikan merupakan nasabah terundang dari Bank CIMB Niaga, dan semua data yang diminta adalah hanya formalitas, tidak ada pengecekkan ke kantor dll. Sayapun diminta masukan kode OTP melalui SMS dan dinyatakan benar. Namun kecewanya saya hal yang dijanjikan 3 hari cair, diberitahukan oleh Call Center 14041 penawaran KTA saya gagal per tanggal 08 Mei 2019 ditolak bagian analis tanpa alasan dan tidak ada kejelasan.

Saya amat kecewa dengan CIMB Niaga tidak menepati janji bahwa sesuai dengan pembicaraan by phone pasti disetujui dan ini adalah privilage untuk nasabah terundang. Ternyata semua bohong. Saya kecewa sama CIMB. Selama ini bayar cicilan KTA gak pernah telat, CC CIMB tagihan selalu saya Full Payment tidak pernah ngutang, tetapi saya malah diperlakukan begini ditolak. Sungguh sangat kecewa dengan Bank CIMB Niaga.

Mohon kedepannya harap menjadi perhatian untuk Bank CIMB Niaga agar tidak terjadi hal-hal seperti ini

Salam,

Mega
Jakarta Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Bank CIMB Niaga:
[Total:9    Rata-Rata: 2/5]
Tanggapan CIMB Niaga atas Surat Ibu Mega

Dengan hormat, Sehubungan dengan surat Ibu Mega yang berjudul: “Kecewa dengan Tawaran Top Up KTA CIMB Niaga” (Mediakonsumen.com, 10 Mei...
Baca Selengkapnya

Loading...

2 komentar untuk “Kecewa dengan Tawaran Top Up KTA CIMB Niaga

 Apa Komentar Anda mengenai Bank CIMB Niaga?

Ada 2 komentar sampai saat ini..

Kecewa dengan Tawaran Top Up KTA CIMB Niaga

oleh Mega Mega dibaca dalam: 1 min
2