KPR Ditolak, Pengembalian Down Payment Perumahan Citoh Cibungbulang Menunggu Unit Terjual Kembali

Terkait proses pembelian rumah anak saya bernama Rizky Putra, yang berniat mengambil perumahan di salah satu pengembang PT Trimitra Prawara Goldland, berikut kronologinya:

Sekitar akhir bulan Agustus anak saya tertarik mengambil perumahan di kawasan Citoh Cibungbulang Kab Bogor karena sesuai dengan kemampuan untuk bulanan dan pembayaran down payment. Dengan perjanjian booking fee hilang jika KPR ditolak sedangkan downpayment akan dikembalikan 100% terhitung 30 hari setelah unit diakadkan KPR ke pemesan yang baru.

Dan bulan Juli tanggal 4, anak saya melakukan pembayaran booking fee sebesar Rp. 1.000.000,-, lalu berlanjut dalam batas 1 minggu bertahap harus melunasi down payment sebesar Rp12.725.000 dengan rincian sebagai berikut (di luar booking fee);

Rp3.000.000
Rp4.750.000
Rp4.775.000
Rp200.000

Setelah semua proses pembayaran down payment terpenuhi, Rizky diminta memenuhi semua persayaratan pengajuan KPR. Dan setelah syarat KPR yang diminta oleh pengembang untuk diteruskan ke pihak Bank BTN selesai (menurut mereka sudah diajukan) satu bulan kemudian ada pemberitahuan bahwa KPR Rizky ditolak tanpa ada konfirmasi tertulis baik dari pihak bank maupun pengembang. Itupun saya mengetahui karena membantu Rizky menanyakan ke pihak pengembang yaitu PT Trimitra Prawara Goldland berkantor pusat di Taman Yasmin Bogor.

Setelah diberitahukan oleh kantor pusat yang kebetulan waktu itu ditangani informasinya oleh salah satu karyawati bernama Amanda dan Kartika, bahwa pengajuan KPR atas nama Muhamad Rizky Putra M. ditolak oleh pihak bank dan seharusnya pihak kami sudah menginformasikan kepada pemesan. Untuk itu saya perwakilan dari Rizky diminta menghubungi Bp. Dodi atau Ibu Rubi untuk lebih jelasnya.

Setelah saya menghubungi Ibu Rubi dan diarahkan untuk datang ke kantor di Citoh Cibungbulang dan mengisi formulir pengembalian (refund) atas down payment yang telah dibayarkan. Maka pada tanggal 14 Oktober 2019, saya menemani Rizky, mendatangi kantor Ci-care di perumahan Citoh Cibungbulang bertemu dengan staff Irmayani. Setelah semua persyaratan dan dokumen diisi, saya tidak diberikan bukti tanda terima bahwa berkas dan form refund sudah mereka terima. Pada saat itu saya berinisiatif meminta mbak Irmayani untuk menulis dengan tangan berkas yang sudah diterima (sesuai dengan permintaan developer) untuk syarat pengembalian down payment.

Staf Irma menginformasikan akan dilakukan pengembalian dana lebih kurang 30 hari kerja, dan saya pun diberikan nomor telepon (WA) C-care di nomor 0859-3533-4***.

Selang satu minggu ada pemberitahuan bahwa unit yang kami pilih yaitu di Krakatau –F005 sudah ada penggantinya. Logikanya bahwa jika sudah ada pengganti konsumen artinya konsumen baru sudah melalui tahap booking fee dan down payment, besarannya kurang lebih seperti yang kami setorkan juga, seharusnya pihak pengembang sudah dapat mengembalikan uang kami (down payment). Tapi staf Irma melalui WA menerangkan bahwa akan dikembalikan setelah konsumen baru akad kreditnya disetujui oleh Bank.

Dari hal tersebut terdapat beberapa keganjilan dan pertanyaan;

  1. Darimana kami bisa mengetahui konsumen baru disetujui KPR-nya oleh pihak bank? Yang artinya batasan waktu tersebut tidak bisa diukur.
  2. Pihak pengembang membuat pasal karet, yang menyatakan hal down payment akan dikembalikan 30 hari kerja jika konsumen sudah di akad kredit kan oleh pihak bank, padahal uang down payment dari pihak pengganti sudah masuk, bagaimana jika pihak pengganti juga di tolak KPRnya oleh bank, maka pengembang memberlakukan hal yang sama dan menumpuk uang konsumen dengan menggunakan kalimat dari pasal tersebut.

Untuk itu saya dan anak saya Rizky merasa dirugikan karena ketidakjelasan dan mengharapkan itikad baik dari pengembang PT Trimitra Prawara Goldland untuk pengembalian (refund) dari down payment kami sebesar Rp12.725.000 dimana uang itu hasil jerih payah anak kami yang hanya berprofesi sebagai penerima jasa potong rambut, bisa dibayangkan kerasnya dia menabung untuk mendapatkan uang tersebut.

Akhir kata saya melalui media konsumen ini semoga pihak pengembang dapat membaca langsung tulisan saya.

Terima kasih.

Apriyani Hadi Puspita
Citeureup, Bogor
Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai PT Trimitra Prawara Goldland:
[Total:7    Rata-Rata: 2.7/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

23 komentar untuk “KPR Ditolak, Pengembalian Down Payment Perumahan Citoh Cibungbulang Menunggu Unit Terjual Kembali

  • 7 Desember 2019 - (09:40 WIB)
    Permalink

    koq saya sering ikut merasa ngeri sendiri kalo ada orang yang pengajuan KPR.
    jangka waktunya panjang sekali.

    bayar angsurannya sudah pasti, tapi rejeki itu rahasia Tuhan. kalo sampai tidak bisa bayar angsuran trus rumah disita bank, kasihan sekali.

    tapi ya sudahlah..
    banyak orang yang berprinsip, “kalo tidak KPR, tidak akan bisa punya rumah”. karena harga rumah dan tanah terus naik dan semakin mahal.

    • 7 Desember 2019 - (13:12 WIB)
      Permalink

      betul sekali pak samuel, ketika harus memenuhi downpayment yg diminta saja waktunya sangat tight.. Padahal wujud rumahnya saja belum tahu, dan saya jadi berpikir negatif, ini pengajuannya beneran di kirim ke BTN apa gak, kok tidak ada alasan tertulis dari bank BTN krn alasan apa ditolak KPRnya agar kedepannya anak saya bisa melengkapi atau belajar dari kekurangan, ketika saya tanyapun pihak ci care tidak tahu apa alasannya di tolak.
      Bikin kapok konsumen kalo begini modelnya ya, kasian buat para pengembang yg benar-benar menjalankan amanah dan bonafid menjalankan bisnisnya, culas sekali mereka menjalankan bisnis dengan cara menahan uang konsumen.

    • 7 Desember 2019 - (13:15 WIB)
      Permalink

      Iya pak Anton, semoga kita semua dimudahkan untuk memperoleh rezeky yg halal dan bisa membeli apapun kebutuhan hidup tanpa harus mencicil ya.. Aamiin YRA

  • 7 Desember 2019 - (11:50 WIB)
    Permalink

    Seperti biasa, korporasi dengan tidak malu2 menunjukkan betapa doyannya dia dengan duit dari konsumen, bahkan ketika sebetulnya duit tersebut (karena berbagai sebab) harusnya dikembalikan ke pihak konsumen.

    Setiap deadline buat konsumen dianggap harga mati, lengkap dengan ancaman + konsekuensi yang nyata buat konsumen (dipermalukan, diteror DC dsb.)
    Sebaliknya setiap deadline buat korporasi hanya sekedar angka2 saja yang sejatinya lebih baik dianggap saja: tidak ada deadline. “Peraturan” (yang notabene dibuat sendiri secara sepihak, di mana konsumen memang mau tidak mau harus setuju) bisa diganti sendiri sewaktu-waktu, tanpa ada konsekuensi apa pun maupun kompensasi ke pihak konsumen.

    Entar KALAU PUN duit akhirnya diserahkan ke konsumen, entah sudah berapa lama waktu berjalan dari tanggal awal perjanjiannya, sehingga nilai uang tersebut jelas sudah berkurang (prinsip time value of money). Di samping tentunya sudah nyata & jelas bahwa sementara uang tersebut belum dipegang konsumen, pasti uang tersebut sudah berbunga ataupun berproduktivitas (tidak mungkin oleh korporasi duit tersebut disimpan di bawah kasur kan).

    & yang pasti, tidak ada kompensasi apa pun atas segala waktu, tenaga, pikiran yang harus dicurahkan oleh konsumen sepanjang “menagih-nagih uang sendiri” tersebut. Paling banter kompensasinya adalah kata2 “maaf atas ketidak-nyamanan,” itu pun belum tentu sungguh tulus & kemungkinan besar hanya sekedar copas template.

  • 10 Desember 2019 - (23:56 WIB)
    Permalink

    Iya sama saya juga kecewa sm pihak developer trsebut,cuma saya kpr nya di terima. Hanya saja lama kecewa pelayanan stlh pembayaran dp dan marketing juga lepas tangan terkesan lempar sana sini stlh pembayaran dp.utk dpt sp3k sj sy hr minta sndri ke slh stu org pusat dsna. Marketing mah diem2 aja.skrg swktu mau mundur jg marketing sy ga da respon utk mempertahankan dan bodo amat. Lalu utk pengembalian dp sy yg separuh 50% dr sluruh yg udh dibayar dikurangi uang bf tdk ada kejelasan kapannya. Hny dibilang mohob menunggu smpai blok yg sy pilih dahulu terakad oleh pemilik baru .

    • 13 Desember 2019 - (21:15 WIB)
      Permalink

      Nah kan.. Mbak kprnya di setujui aja responnya kyk gitu.. Lah kami yg gak disetujui dan gada informasi kenapa gak di setujui harusnya uang itu gak boleh mereka pakai dulu wong gak bisa jamin kami dpt kprnya kok, enak banget ya cari uang mudahnya dengan nahan uang konsumen tanpa bunga.. Gak bonafid bgt deh pengembangnya.. Dari awal saya liat anak kasih liat kwitansi sama berkas perjanjian aja kayaknya saya udah pesimis, kwitansi dan kertasnya aja mengunakan kertas yg gak proper apalagi cetakan printernya..dusun banget deh.. Kemarin kami datangi tuh kantor pusatnya hmm sampe kering ngomong musti ulang-ulang cerita sampe ke 3 orang..saya anjurkan buat yg mau kesana menuntut uangnya kembali, baiknya cerita kronologis di rekam aja, jadi kalo orang disana nanya, ada apa, ada yg bisa kami bantu.. Akan terulang pertanyaan yg sama dari 3 orang berbeda.. Orang pertama diceritakan duduk perkara, gak bisa menyelesaikan, datang 1 lagi mengulang pertanyaan, gak bisa kasih solusi, datang lagi dengan pertanyaan yg sama.. Benar2 tidak profesional…

      • 14 Desember 2019 - (13:02 WIB)
        Permalink

        Iya mba..trs gmn mba belum ada kejelasannya ?? Iya suami saya emg blm kesana lagi.kmrn mbanya dtg lgsg ke kantor pusat ya bukan di marketing galery itu ? Dmn lokasi kantor pusat kl dari marketing galery ? Minta share loc .kl ga keberatan , mba boleh DM di IG saya. @Nafira_agustyana. Thnks

        • 14 Desember 2019 - (21:57 WIB)
          Permalink

          Oke nanti saya DM.ya, emang alamat dikwitansi rada gak jelas, burem2 gitu ya.. Tapi kalo orang bogor mah insha Allah gampang nemunya.

          • 14 Desember 2019 - (22:03 WIB)
            Permalink

            Maaf sy bkn org bogor jd kurang tau daerah dsna. Dan kwitansi udh smua diksh

      • 15 Desember 2019 - (08:57 WIB)
        Permalink

        iya mbak.. Kalo saya berkas semua komplit di scan jadi masih punya bukti2, dan minta tandaterima pada saat isi form refund, padahal mereka gak memberikan tandaterima, saya minta tulis tangan, kalo administrasinya baik harusnya semua berkas keluar masuk di catat keduabelah pihak, mereka sendiri yg bilang gak pernah kasih tandaterima berkas, wah bener-bener gak prof banget.. Bisa kasian kalo orang yg gak punya berkas copyan..bisa ngeles terus..kalo dimintain pertanggungjawaban bukti dah gak ada soalnya

  • 20 Desember 2019 - (06:35 WIB)
    Permalink

    Saya memiliki masalah yg sama, bahkan saya tidak tahu harus kemana dan kontak ke siapa untuk pengembalian dana DP ini.
    Sudah berbulan bulan saya tunggu tidak ada ada update.
    Boleh minta info lokasi kantor pusat nya yg d bogor dan kontak telpon atau WA yg bsa d hubu ngi?
    My fb sadunci@yahoo.co.id

  • 24 Desember 2019 - (17:17 WIB)
    Permalink

    Jangan sekali kali bayar DP sebelum di setujui pihak bank!

    Kalau sudah gini makan waktu, energi, pikiran dan duit untuk minta kebali DP

    Punya BI check list bermasalah atau ngga ?kalau punya masalah, wajar sebelum diinterview bank langsung ditolak.

    Tapi….
    Kalau emang gk punya masalah BI Check list…..datengin aja kantor BTNnya…cek betul apa ngga ada pengajuan KPR atas namanya yg bersangkutan, karena harusnya kalau BI Checking gk bermasalah..harusnya ditolak setelah ada interview minimal di telfon pihak bank.

    • 26 Desember 2019 - (09:28 WIB)
      Permalink

      Gak punya mas, anak saya belum punya hutang dimana2 sama bank.. Ini baru pertama kali dia berhub sama urusan pembelian dan bankpun di syaratkan dari pihak pengembang..
      Pelajaran buat semua untuk tdk membayar DP jika berniat ambil perumahan, baiknya memang mencari bank sendiri ajukan kpr baru pilih pengembang sesuai dengan plafon yg disetujui bank.. Maklum anak saya baru 2th bekerja dan berniat mandiri tidak konsul orangtua, untuk itu makanya saya bertindak atas nama orangtua menshare pengalaman saya agar yg lain lebih berhati2 mengambil kpr langsung dari pengembang.

  • 4 Januari 2020 - (21:52 WIB)
    Permalink

    Alhamdulillah hari ini uang refund sudah di transfer kembali, bukan karena saya menulis di media konsumen ini, tapi juga melakukan pendekatan langsung ke pihak pengembang.
    Semoga kedepan nya para pengembang perumahan lebih bisa menjaga amanah dengan pengembalian ontime tanpa berbelit-belit jika memang konsumen tidak memenuhi persyaratan kpr , sehingga masyarakat belajar untuk mempercayai suatu program entah itu pengembang perumahan maupun lembaga lainnya, karena konsumenpun pada saat melakukan perjanjian saya yakin sangat menginginkan untuk mendapatkan perumahan tersebut, dan merekapun melakukan pembayaran downpayment dengan diberi batas wkt, kita tidak pernah tau susahnya mereka mengumpulkan uang itu, atau mungkin juga dapat meminjam, bisa terbayang berapa kerugian yg dia tanggung jika uang hasil meminjam yg tentu saja ada bunga nya, di hold oleh pihak pengembang. Untuk itu mari kita saling menghargai dan mencerdaskan masyarakat untuk suatu proses penghidupan yg lebih baik lagi dikemudian hari.
    Semoga pengalaman kami bisa menjadi pembelajaran untuk semua.
    Terima kasih.

    • 7 Januari 2020 - (08:14 WIB)
      Permalink

      Maaf mba ita.. Gmn caranya supaya DP Kita cepet d kembaliin.. Saya booking fee sekitar bulan puasa tahun kmrn.. Penolakannya 3 bulan lalu..

  • 7 Januari 2020 - (14:31 WIB)
    Permalink

    pak Don, baiknya berkas2 yg bapak serahkan pada saat permintaan refund di bawa ke kantor pusatnya alamat kantor bisa di lihat di lembar kwitansi.
    sampaikan baik-baik permintaan bapak untuk pengembalian refund untuk di follow up atau tanyakan baik-baik kapan kiranya refund akan di proses.
    jangan putus asa ya pak, itu hak bapak untuk menanyakan hal-hal terkait pengembalian downpayment yang tidak disetujui KPRnya.
    semoga cepat terselesaikan masalahnya.
    salam,

  • 9 Januari 2020 - (09:12 WIB)
    Permalink

    saya juga pernah proses pengembalian dp di perumahan citoh ini, alhamdulillah sudah di kembalikan, lumayan sekitar 2 bulan karna harus mengikuti prosedur yang ada di dalam surat yang sudah saya tanda tangani, saran saja dari saya citoh ini bisa dibilang bukan penipuan karna saya sudah lihat banyak sekali yang menempati rumah dan sudah berkembang besar, hanya saja di dalam hal seperti pengembalian dp ini yang sedikit rumit ,saran dari saya karna saya juga mengalami hal yang sama pintar pintar lah kita sendiri untuk mengetahui isi di dalam brosur citoh ini , dan surat yang nanti akan kita tanda tangani di atas materai. kita harus bawel ke marketing sales minta penjelasan yang lebih detail dan jangan lupa membaca brosurnya, saya masih pegang brosur nya memang disitu ada penjelasan soal pengembalian dp . jadi kita juga harus teliti biar tidak terjebak , karna saya juga merasa terjebak pada saat itu. pada awalnya harus kita yang teliti dan pintar sebelum booking atau bayar dp.

    • 10 Januari 2020 - (09:39 WIB)
      Permalink

      iya betul pak ahmad cahyadi, alhamdulillah bisa dikembalikan juga dalam kurun waktu 2 bulanan, Komen bapak sama dengan yg saya rasakan dan cocok sekali situasinya.

        • 12 Januari 2020 - (11:51 WIB)
          Permalink

          oh iya pak pasti masih ada disini tulisannya kan memang tidak bisa di hapus, ini kan saya buatnya sebelum proses pengembalian yang seperti bapak sampaikan juga.. jadi ini media sharing komunikasi untuk pembelajaran semua masyarakat untuk masalah serupa yang dialami.
          sama hal nya yang dirasakan bapak dan saya (ibu) seperti kutipan komen bapak “hanya saja di dalam hal seperti pengembalian dp ini yang sedikit rumit”, penekanannya disini ya pak.. padahal kan wkt kita bayar DP kita gak rumit karena ada batas wkt 2 minggu itu.. kurang lebihnya seperti itu pak, tulisan disini hanya sebagai bentuk kekecewaan atas ‘kerumitan’ pada saat pengembalian downpayment. Kalo kita gak rewel dan bawel, kemungkinan bisa wassalamualaikum (wallahu a’lam bis-shawab). Demikian semoga bisa di pahami.

  • 9 Januari 2020 - (09:20 WIB)
    Permalink

    kalau soal proses dp sudah sampai mana saya sering komunikasi menanyakan sudah sampai mana ke bagian marketingnya atau yg ada dikantornya, mereka biasanya memberi tahu perkembangnnya dan dengan bukti.

 Apa Komentar Anda mengenai PT Trimitra Prawara Goldland?

Ada 23 komentar sampai saat ini..

KPR Ditolak, Pengembalian Down Payment Perumahan Citoh Cibungbulang Me…

oleh ita puspita dibaca dalam: 2 min
23