Debt Collector Bank Mega Sudah Mengganggu Privacy Saya

Hari ini, tanggal 18 Desember 2019 saya ditelepon ke kantor saya dengan nama panggilan oleh orang yang mengaku bernama Linda dari Bank Mega collection. Dia menawarkan diskon tunggakan kartu kredit yang dia bilang atas nama suami saya. Setahu saya, suami saya tidak memiliki kartu kredit manapun termasuk Bank Mega. Dia bilang kartu kredit dibuat dari tahun 2015, dimana di tahun tsb saya bahkan belum ketemu dengan suami saya.

Saya minta ditelepon kembali 5 menit kemudian karena saya mau konfirmasi ke suami saya, tapi dia sedikit memaksa minta no hp saya yang ada whatsapp, karena katanya ingin menjelaskan terlebih dahulu masalahnya. Namun saya tidak memberikan nomor hp saya sembarangan, dan saya tanya tahu nomor kantor saya dan nama panggilan saya dari mana? Dia menjawab: “Kita bank bu, kita tahu semua”.

Saya pun menanyakan berapa total tagihan suami saya, yang menurut dia menunggak. Dia tidak memberi tahu dan dia bilang kita gak bisa langsung cek sistem. Saya pun bilang kenapa tidak langsung menghubungi hp suami saya yang ada di data sistem mereka. Dia bilang “Kalau aktif saya juga gak nelpon ibu”. Lalu saya tanya memang nomor yang di sistem berapa, dia hanya kasih 4 digit angka belakang. Saat saya berikan nomor hp suami saya, nomor tsb sebenernya sama dengan yang di sistem mereka.

Lalu saya lapor ke suami saya untuk menelepon balik mereka dan bilang minta ketemu di tengah-tengah untuk menjelaskan detail tagihannya. Mereka kembali menelepon ke kantor saya bilang apa maksud suami ibu minta di tengah-tengah, dan mengancam saya untuk menyelesaikan tagihan yang BUKAN ATAS NAMA SAYA. Bukan saya berhutang, tapi mengancam akan datang ke kantor saya untuk menyelesaikan.

Saya bilang silakan telepon suami saya, kan tadi suami saya sudah menelepon ke hp mereka di nomor 082208220**. Kenapa tidak ditindaklanjuti ke suami saya langsung? Malah mengancam saya dan menyuruh suami saya datang ke kantor saya untuk menyelesaikan. Saya rasa tidak ada sangkut pautnya dengan saya ataupun tempat di mana saya bekerja. Karena sekali lagi berhutang bukan atas nama saya sendiri.

Saat saya konfirmasi lagi ke suami saya, dia bilang orangnya SMS ke hp suami saya, bilang tagihan kartu kredit suami saya sebesar 37 juta rupiah, dan baru masuk 14 juta rupiah. Lalu suami saya disuruh bayar sisanya 15 juta rupiah. Logikanya total uang masuk dan sisa yang dia minta bayar tidak sama dengan hutang yang dia sebutkan. Dia sempat mengoper teleponnya ke atasannya dan orang tersebut juga sama mengancam saya dan suami. Saat suami saya tanya nama orang tersebut, divisi mana dan dari Bank Mega mana orang tersebut tidak mau menjawab, dan tetap menyuruh suami saya datang ke kantor saya atau ke Bank Mega, tapi tidak mengkonfirmasi Bank Mega mana.

Jujur saya sangat amat terganggu dan sangat tidak respect terhadap Bank Mega karena ini sudah mengganggu privacy saya dengan menelpon ke kantor saya, mengancam saya dengan bilang mau datang ke kantor saya dan memaksa saya menyelesaikan hutang yang bukan atas nama saya.

Logikanya kalau memang ada tunggakan, dari kapan? Kenapa baru ditagih sekarang? Dan kenapa saya yang dikejar-kejar? Tolong ya pihak Bank Mega ditraining lagi karyawannya terutama pihak collection. Tidak usah mengancam saya.

Dida Septiyana
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Bank Mega:
[Total:5    Rata-Rata: 1.2/5]
Tanggapan Bank Mega atas Surat Bapak/Ibu Dida Septiyana

Kepada Yth Redaksi mediakonsumen.com, Sehubungan dengan surat Bapak/Ibu Dida Septiyana di mediakonsumen.com (19/12), “Debt Collector Bank Mega Sudah Mengganggu Privacy...
Baca Selengkapnya

Loading...

2 komentar untuk “Debt Collector Bank Mega Sudah Mengganggu Privacy Saya

  • 19 Desember 2019 - (18:30 WIB)
    Permalink

    Luar biasa kejamnya bank mega ya.apa pak chairul tanjung tahu kelakuan debtcollector dan kinerja kerja bank mega? Sbg seorg pembisnis, shrsnya tdk spt ini caranya.kl cara kerja debt collector bank mega spt ini, apa ga mikir semua memboikot groupnya bank mega? Sy ga yakin seorg pembisnis spt itu.jgn2 ada petinggi bank mega yg ingin menghancurkan bisnis pak Chairul tanjung.

  • 26 Desember 2019 - (00:18 WIB)
    Permalink

    Memang bank Mega ini kejam sekali. Sudah banyak sekali SP mengenai intimidasi, ancaman, & teror kepada pihak yang tidak berhutang. Saya sendiri juga mengalaminya. Piala penghargaan Bank Terkejam & Terkeji perlu disematkan kepada Bank satu ini. Percayalah Tuhan tidak tidur, Dia Maha Tahu dan Maha Melihat. Semoga para DC kejam Bank Mega ini memperoleh balasan setimpal dari Yang Di Atas.

 Apa Komentar Anda mengenai Bank Mega?

Ada 2 komentar sampai saat ini..

Debt Collector Bank Mega Sudah Mengganggu Privacy Saya

oleh Dida dibaca dalam: 2 min
2