Hati-hati Jeratan dan Ancaman Pinjol Rupiah Cepat PT Kufi

Kebutuhan hidup memang tidak dapat dipungkiri oleh setiap manusia, berbagai upaya pun akan dilakukan demi hidup dan menghidupkan baik dirinya dan keluarganya. Kemajuan zaman pada sekarang ini pun berjalan dengan adanya kebutuhan manusia tersebut, oleh karena itulah berbagai macam aplikasi pinjaman online pun bermunculan baik yang berizin atau tidak berizin oleh otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ya, Pinjol Rupiah Cepat PT. Kufi acap kali kita akan temui dengan mudah di medsos ataupun Playstore di hp anda sendiri. Tak hanya itu, berbagai pinjol lain pun bisa bermunculan bahkan ada yang sering kali di-sms oleh operator yang tidak sama sekali kita kenal untuk segera meminjam di aplikasinya.

Dengan berbekal alamat tinggal, nomor kontak darurat, foto diri, e-KTP, dan foto pribadi memegang e-ktp anda dengan mudah mengajukan pinjaman online tersebut sesuai nominal kebutuhan yang anda inginkan. Dalam beberapa menit pun pinjaman Anda akan di-accept oleh aplikasi pinjol yang ada instal baik Playstore dan Google.

Namun, di sini penulis akan menceritakan pengalaman pribadinya terkait pinjaman online Rupiah Cepat PT. Kufi, penulis sendiri termasuk yang berekonomi menengah ke bawah dengan penghasilan tak menentu. Oleh karena itu, pinjaman online menjadi solusi di tengah masalah ekonomi yang sulit.

“Ya, saya meminjam uang untuk kebutuhan sehari-hari dan anak sekolah sebesar Rp800 ribu. Tapi, uang yang saya terima sekitar Rp. 650 ribu, sisanya alih-alih untuk potongan administrasi, saya pun tak menghiraukan hal tersebut, karena sudah mendapat dana talangan oleh pinjol Rupiah Cepat.”

Di tengah perjalanan dan memasuki jatuh tempo yang ada, berbagai macam nomor telepon pun menelpon hp penulis. Namun, tak dihiraukan olehnya. Karena sudah menjadi kebiasaan olehnya, nomor telepon asing tidak akan diangkat olehnya tanpa mengirim sms terlebih dahulu demi keamanan dan privasi.

“Tanggal 17 Desember kemarin saya mendapatkan telepon serta Whatsapp dari operator Rupiah Cepat. Memang awalnya hanya sekedar mengingatkan. Tapi, pada sore harinya operator Rupiah Cepat pun mengancam akan menyebar data saya jika tidak membayarnya pada hari tersebut. Bahkan saya pun dianjurkan untuk meminjam ke tetangga, teman, dan orang lain untuk melunasi hutang tersebut, dengan mengiming-imingi akan di acc kembali pinjaman kedua. Waspadalah dengan tipu dayanya seperti ini, karena akan menambah beban anda tentunya,” bebernya.

Sangat disayangkan, pada tanggal 18 Desember 2019 operator Rupiah Cepat PT. Kufi pun kembali mengirimkan Whatsapp dengan nada ancaman, dan nasabah pun diharuskan menanggung konsekuensinya.

Sedangkan, menurut Pasal 1 angka 28 Undang-Undang No. 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan (“UU Perbankan”), rahasia bank adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan keterangan mengenai nasabah penyimpan dan simpanannya.

Dari definisi tersebut, jelas kiranya bahwa yang diatur adalah rahasia bank terkait nasabah penyimpan. Data nasabah (jika nasabah tersebut adalah nasabah penyimpan) yang berupa nama atau nomor handphone (HP) yang Anda sebutkan, termasuk keterangan mengenai nasabah penyimpan di bank yang wajib dirahasiakan.

Ini sejalan dengan yang diatur dalam Pasal 40 ayat (1) UU Perbankan yang mengatakan bahwa bank wajib merahasiakan keterangan mengenai nasabah penyimpan dan simpanannya

Jika anda mengalami hal yang sama seperti diatas laporkan tindakan tersebut ke link https://konsumen.ojk.go.id/FormPengaduan dan https://afpi.or.id/pengaduan.

Indra Gunawan
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Rupiah Cepat:
[Total:37    Rata-Rata: 3/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

11 komentar untuk “Hati-hati Jeratan dan Ancaman Pinjol Rupiah Cepat PT Kufi

  • 23 Desember 2019 - (10:41 WIB)
    Permalink

    Bank, boleh nanya, sikap apa yg abnk lakukan setelah itu? Saya jg sedang ada masalah ini.., boleh sharing gk bank 🙁

    • 28 Desember 2019 - (17:10 WIB)
      Permalink

      Untuk datang kerumah, saya belum tahu. Karena domisili saya tidak sesuai KTP, jika ada ancaman atau intimidasi segera laporkan saja.

    • 14 Januari 2020 - (04:34 WIB)
      Permalink

      Ayo ramai2 laporin…. saya juga sedang buat pelaporan di ojk. Semoga ojk capek dan muak dan menutup kasus pinjol di negeri kita.
      Mari kita musnahkan pinjol 2020.
      Mari kita hidup normal😢
      Tanpa riba dan rentenir online dimusnahkan dinegara mayoritas muslim diindonesia ini
      Mari bersatu✊

    • 28 Januari 2020 - (10:39 WIB)
      Permalink

      buat orang” tolol yang mau minjem nya doang lo pikir itu lising punya bapak moyang lo , klo emang lo orang ga kuat bayar jangan ngutang goblok !! jangan salahin karyawan nya mereka cuman kerja sesuai sop , elo yang ngutang juga ngotak ! kalo emang elo miskin jangan ngutang , ini malah lapor sana lapor sini apa beda nya kalian sma maling ? najis inget utang di bawa smpe ke liang lahat !!!!

  • 7 Januari 2020 - (23:11 WIB)
    Permalink

    SMA pak sya jg , punya pijmn di rupiah Cepat . Trakhr jtuh tmpo 31 Desember 2019 . V Sy blm punya dana y buat bnyr .
    , tlfn ga sya angkt . Kecuali wa sya bls ..

 Apa Komentar Anda mengenai Rupiah Cepat?

Ada 11 komentar sampai saat ini..

Hati-hati Jeratan dan Ancaman Pinjol Rupiah Cepat PT Kufi

oleh indra_gunawan dibaca dalam: 2 min
11