Bank BRI Membebankan Biaya Cetak Bill Rp20.000 yang Tidak Pernah Saya Minta dan Terima

Kepada Yth. Pusat Layanan/Customer Service Bank BRI,

Melalui surat ini, saya ingin menyampaikan kekecewaan yang sangat mendalam terkait penanganan pengaduan pembebanan biaya pada lembar tagihan (billing statement) Tokopedia Card BRI milik saya. Padahal, saya merupakan nasabah setia yang sudah cukup lama menggunakan layanan Bank BRI.

Berikut adalah kronologi permasalahan yang saya alami:

Sabtu, 16 Mei 2026 (21.03 WIB) Saya menerima e-mail berisi “Billing statement Tokopedia Card – BRI Mei 2026“. Pada rincian tagihan tersebut, terdapat keanehan berupa biaya cetak bill sebesar Rp20.000 yang dibebankan pada 15 Mei 2026. Saya tidak pernah meminta tagihan dikirimkan dalam bentuk cetak/fisik, dan pada periode-periode sebelumnya biaya ini juga tidak pernah ada.

Minggu, 17 Mei 2026 Saya menghubungi Pusat Bantuan BRI melalui telepon untuk mengajukan keberatan dan penolakan atas pembebanan biaya cetak bill sebesar Rp20.000 tersebut.

Kamis, 2 Juli 2026 (15.20 WIB) Saya menerima konfirmasi penyelesaian laporan tiket No. TTB000095259738, yang menyatakan bahwa pengaduan selesai namun biaya cetak bill tidak dapat dihapuskan.

Catatan penting: hingga hari ini (Rabu, 22 Juli 2026), saya sama sekali tidak pernah menerima bill dalam bentuk cetak/fisik tersebut di alamat saya.

Kamis, 2 Juli 2026 (15.51 WIB) Karena merasa dirugikan atas biaya untuk layanan yang tidak pernah saya minta dan tidak pernah saya terima, saya kembali menghubungi Pusat Bantuan BRI melalui telepon untuk mengajukan keberatan ulang dengan nomor tiket pengaduan TTB000096387884.

Rabu, 22 Juli 2026 Pengaduan saya dengan nomor tiket tersebut dinyatakan selesai tanpa penjelasan yang jelas dan tetap tanpa penghapusan biaya.

Pernyataan sikap saya:

Penolakan pembayaran biaya cetak: Saya tegaskan bahwa saya hanya akan melunasi seluruh tagihan kartu kredit saya dikurangi biaya cetak bill sebesar Rp20.000 tersebut. Saya tidak bersedia membayar biaya atas fasilitas yang tidak pernah saya minta dan tidak pernah saya terima dalam bentuk fisik.

Penutupan rekening: Kekecewaan atas buruknya penanganan masalah dan tidak proporsionalnya respons terhadap nasabah lama ini membuat saya mengambil keputusan tegas untuk menutup rekening Bank BRI BritAma milik saya, serta mempertimbangkan untuk menutup fasilitas kartu kredit ini setelah permasalahan tagihan diselesaikan.

Saya berharap pihak BRI dapat meninjau kembali keputusan ini secara bijak, menghapuskan biaya Rp20.000 yang tidak valid tersebut, serta memberikan klarifikasi secara profesional.

Terima kasih. Hormat saya,

Agung
Kab. Bogor, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

2 komentar untuk “Bank BRI Membebankan Biaya Cetak Bill Rp20.000 yang Tidak Pernah Saya Minta dan Terima

  • 26 Juli 2026 - (09:43 WIB)
    Permalink

    Apakah saudara memilih opsi billing tagihan dikirim dalam bentuk cetak ke alamat rumah anda? atau anda mencentang dua²nya

  • 26 Juli 2026 - (10:52 WIB)
    Permalink

    dicrosscek lagi di alamat pengirimannya Mas, siapa tau emang ada terkirim ke alamat di CC atau diingat-ingat pernah minta ubah ke cetak fisik bill. Kalo aku pake CC bri juga dikenakan biaya kirim ke email aja, karena emang dari awal minta dikirim ke email aja

 Apa Komentar Anda?

Ada 2 komentar sampai saat ini..

Bank BRI Membebankan Biaya Cetak Bill Rp20.000 yang Tidak Pernah Saya …

oleh Agung dibaca dalam: 1 menit
2