Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

3 komentar untuk ““Kerja Paksa” Driver ShopeeFood Saat Kondisi Banjir”

  • 22 September 2026 - (23:04 WIB)
    Permalink

    Akibat surat ini terbit. Saya menerima WA dan telpon WA dari nomor 0859 68** **00 bernama Dedi dari Kantor Shopeefood Kota Medan. Namun tidak saya angkat dan balas dikarenakan alasan pribadi yaitu hal tersebut bukanlah penyelesaian dan haruslah membalas surat resmi melalui email atau surat fisik ke alamat rumah.

    Akibat saya menolak itu. Akun Driver Shopeefood saya dibanned dan Akun shopeepay saya di blokir. Dugaan : Dedi tersebut merupakan Admin atau IT Shopeefood yang melanggar UU dan tidak memiliki kekuatan hukum tetap. Dugaan Dedi tersebut membuat laporan palsu atau memiliki akses membanned akun dengan melaporkan bahwa nomor saya tidak aktif atau tidak terdaftar sebagai pemilik asli sehingga terjadinya pemblokiran yang melawan hukum.

    Saya akan membuat somasi pertama ke Kantor Shopeefood Kota Medan secara tertulis. Setelah itu saya akan memasukkan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Kota Medan dan menuntut kerugian-kerugian.

    1
    2
  • 23 September 2026 - (12:08 WIB)
    Permalink

    Update hari ini 23 September 2026.
    Saya sudah ajukan pengaktifan akun shopeepay dengan mengisi formulir. Jaminan mereka 1 x 24 jam. Namun shopeepay saya tidak aktif. Memang shopee banyak malingnya. Pemerintahan banyak korup. Aplikasi merchant Shopee pun maling uang saya sebesar Rp 255.554,00. Padahal ada logo Bank Indonesia.

    Shopeepay ini perlu dilarang pemakaiannya akibat menjadikan orang lain kaya dengan Admin mereka melaporkan akun shopeepay saya.

  • 23 September 2026 - (12:31 WIB)
    Permalink

    Pada kasus ini. Keamanan Shopeepay saya tidak aman. Namun Bank Indonesia mengawasi penggunaan e-wallet tersebut. BERDASARKAN PASAL
    1365 KITAB UNDANG – UNDANG HUKUM PERDATA
    10 JMA – VOLUME 4, NO. 7, JULI 2026
    Apabila penyelesaian secara internal tidak mencapai kesepakatan, konsumen
    dapat mengajukan pengaduan kepada Otoritas Jasa Keuangan melalui Aplikasi Portal
    Pelindungan Konsumen (APPK). Portal tersebut merupakan sarana yang disediakan OJK
    untuk menerima pengaduan masyarakat terhadap pelaku usaha jasa keuangan serta
    memfasilitasi penyelesaian sengketa. Melalui APPK, konsumen dapat menyampaikan
    kronologi kejadian disertai bukti pendukung seperti identitas, bukti transaksi, tangkapan
    layar pemblokiran akun, serta korespondensi dengan pihak ShopeePay. Pengaduan
    tersebut kemudian akan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme pelindungan konsumen
    yang berlaku.

 Apa Komentar Anda?

Ada 3 komentar sampai saat ini..

“Kerja Paksa” Driver ShopeeFood Saat Kondisi Banjir

oleh Jack ⏱ waktu baca: 2 menit
3