Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Penerbangan Batik Air ID 7146 Batal Terbang 21 Juli, Reschedule ke 22 Juli, Saya Terpaksa Tambah Biaya Hotel Rp2 Juta 26 Juli 2026 Herman 6 Komentar Akomodasi, Batik Air, Batik Air Indonesia, Biaya akomodasi, Customer complaint handling, Customer Service, Delay, keterlambatan penerbangan, Kompensasi, Maskapai Penerbangan, Pembatalan penerbangan, Penundaan penerbangan, Perubahan jadwal penerbangan, refund policy, Reschedule, Reschedule jadwal penerbangan, Reschedule jadwal perjalanan, Syarat dan Ketentuan, Tiket Pesawat Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Kepada Yth. Redaksi Media Konsumen, Perkenankan kami menyampaikan keluhan sebagai konsumen atas pengalaman yang kami alami terkait pembatalan dan penundaan penerbangan Batik Air Indonesia, dengan harapan Media Konsumen dapat membantu mempublikasikan keluhan ini agar memperoleh perhatian dan tanggapan yang baik dari pihak maskapai. Berikut detail penerbangan kami: Order ID: 1352878183 Booking Code (PNR): CECFNN Nomor Penerbangan: Batik Air Indonesia ID 7146 Rute: Singapore Changi (SIN) – Medan (KNO) Penumpang: Herman Dha***** Deny Y*** Penerbangan kami semula dijadwalkan pada 21 Juli 2026 pukul 14.00. Namun, penerbangan tersebut dibatalkan oleh pihak Batik Air dan kami diberikan pilihan full refund atau free reschedule. Jadwal penerbangan kemudian diubah menjadi 22 Juli 2026 pukul 14.00. Sayangnya, pada tanggal 22 Juli 2026 penerbangan kembali mengalami penundaan, hingga akhirnya baru berangkat sekitar pukul 18.30. Pada saat pembatalan, kami mempertimbangkan untuk mengambil opsi full refund. Namun, karena pembatalan terjadi hanya beberapa hari sebelum keberangkatan, harga tiket pengganti untuk rute yang sama sudah meningkat signifikan, yaitu sekitar Rp3.600.000 per orang. Dengan jumlah dua penumpang, biaya untuk membeli tiket baru tentu menjadi sangat besar. Akhirnya, kami memilih opsi free reschedule, karena setelah diperhitungkan, pilihan tersebut lebih hemat dibandingkan harus membeli tiket baru. Namun konsekuensinya, kami harus memperpanjang masa tinggal di Singapura selama satu malam tambahan, yang mengakibatkan biaya hotel sekitar Rp2.000.000. Kami bahkan telah memilih akomodasi yang relatif ekonomis dan tidak memasukkan biaya makan maupun transportasi tambahan dalam pengajuan ini. Sebagai konsumen, kami memahami bahwa perubahan jadwal penerbangan dapat terjadi karena berbagai alasan operasional. Namun, kami merasa kerugian biaya akomodasi yang timbul akibat pembatalan dan penundaan tersebut seharusnya dapat menjadi perhatian pihak maskapai, mengingat kami memilih opsi reschedule bukan karena keinginan pribadi, melainkan karena kondisi yang ada pada saat itu. Melalui Media Konsumen, kami berharap pihak Batik Air Indonesia dapat memberikan tanggapan serta mempertimbangkan kebijakan kompensasi atau penggantian biaya hotel yang telah kami keluarkan, sebagai bentuk tanggung jawab dan pelayanan yang baik kepada konsumen. Kami siap melampirkan bukti pemesanan tiket, bukti perubahan jadwal, serta bukti pembayaran hotel apabila diperlukan. Demikian keluhan ini kami sampaikan. Besar harapan kami agar Media Konsumen dapat membantu menyampaikan aspirasi kami kepada pihak Batik Air Indonesia. Atas perhatian dan bantuannya, kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, Herman Tangerang, Banten Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Munzir Akbarwan26 Juli 2026 - (19:38 WIB)Permalink Kayaknya kerugian yg anda sebutkan itu sdh bukan tanggung jawab maskapai. Maskapai hanya mengembalikan sejumlah nominal harga tiket yg anda bayarkan. Logikanya anda yg menginap dan memakai fasilitas hotel kok maskapai disuruh mengganti biayanya. hehe 3 Login untuk Membalas
HermanPenulis artikel27 Juli 2026 - (16:00 WIB)Permalink Terima kasih atas masukannya. Saya paham bahwa ada pendapat seperti itu. Namun yang saya permasalahkan bukan karena saya ingin hotel gratis, melainkan karena biaya hotel tersebut muncul akibat perubahan jadwal penerbangan yang dilakukan oleh pihak maskapai, bukan karena pilihan saya sendiri. Pada saat itu saya memang diberikan pilihan refund atau reschedule. Namun refund bukan solusi yang realistis karena harga tiket pengganti untuk dua penumpang sudah mencapai sekitar Rp3,6 juta per orang akibat pembelian yang sangat mendadak. lebih mahal daripada menginap 1 malam lagi. Oleh karena itu, pilihan yang paling hemat adalah menerima reschedule dan menambah satu malam menginap di Singapura dengan biaya sekitar Rp2 juta. Saya tidak bermaksud menyalahkan maskapai. Saya hanya berharap ada bentuk kebijakan atau itikad baik atas biaya tambahan yang secara langsung timbul akibat pembatalan penerbangan dari pihak maskapai. Apakah permohonan tersebut nantinya dikabulkan atau tidak tentu menjadi kewenangan maskapai. 1 3 Login untuk Membalas
Sinz28 Juli 2026 - (13:29 WIB)Permalink Kl ngomong itu pake otak juga.. Biaya hotel itu muncul krn adanya perubahan jadwal penerbangan yang mengakibatkan penulis hrs memperpanjang waktu tinggal.. Pake acara minta org pake logika pdhal diri sendiri logikanya gak ada.. 3 Login untuk Membalas
Kevin27 Juli 2026 - (15:21 WIB)Permalink Ada beli travel insurance gak? Kalau dari pihak maskapai Batik Air sih mimpi bakal diganti 3 Login untuk Membalas
Betsy18 Agustus 2026 - (08:24 WIB)Permalink Pentingnya menambahkan asuransi perjalanan sejak kejadian perang di Iran. Perjalanan via udara makin tinggi ketidakpastiannya. Apalagi maskapai yang Anda pilih adalah super red flag. 1 Login untuk Membalas