Dana QRIS GrabMerchant Rp34 Juta Tertahan sejak April, 13 Tiket dan 4 Telepon Tidak Ada Hasilnya

Salam untuk Tim Media Konsumen dan GrabMerchant yang saya hormati.

Saya selaku pemilik akun dengan nama Toko Catur sedang mengalami kendala di mana pembayaran harian pada tanggal 27 April dan 1 Mei 2026 belum dicairkan. Sebelumnya, QRIS GrabMerchant digunakan untuk toko kelontong, namun karena usaha tersebut sudah tutup, QRIS kini digunakan untuk usaha bengkel dan jual beli motor bekas.

Kronologi masalah dimulai pada tanggal 27 April 2026. Saya bertransaksi melalui rekan yang membantu mencari pembeli. Ia menanyakan apakah pembayaran bisa dilakukan via QRIS karena calon pembeli ingin membayar dengan kartu kredit secara cicilan. Calon pembeli tersebut adalah Mas Ikhsan dan Pak Johan.

Setelah harga disepakati pada 27 April, rekan saya datang bersama Mas Ikhsan untuk mengecek unit dan melakukan pembayaran secara langsung, sementara Pak Johan mempercayakan pengecekan unit kepada rekan saya dan pembayaran dilakukan dengan mengirimkan kode QR melalui WhatsApp. Pembayaran dilakukan melalui BRI atas nama Ikhsan S****** dan CIMB Niaga atas nama Johan (kuitansi atas nama Ibu Sally karena motor tersebut untuk istri Pak Johan).

Total transaksi senilai Rp34.000.000 untuk penjualan 2 unit sepeda motor. Pada sore harinya, saya menerima email yang menyatakan bahwa pembayaran ke akun saya sedang ditangguhkan sementara dan akan diinformasikan kembali dalam 3 hari kerja, serta saya masih bisa menerima pesanan.

Saya langsung membuat pelaporan dengan nomor tiket CAS-100057891565, melampirkan data-data yang diperlukan. Pada tanggal 29 April, diinformasikan bahwa laporan telah diteruskan ke tim finansial yang akan melakukan proses peninjauan kendala pembayaran maksimal 3×24 jam.

Pada tanggal 1 Mei, saya kembali menerima transaksi QRIS karena saya pikir transaksi baru tidak akan tertahan, tapi ternyata dana dari transaksi tersebut juga ikut tertahan. Saya sudah beberapa kali menghubungi Grab Support, baik melalui chat di aplikasi GrabMerchant, telepon, bahkan hingga datang langsung ke Grab Driver Center (GDC) di Cilandak dan Depok. Namun tidak ada solusi, dan hingga hari ini dana belum juga dicairkan.

Saya memahami jika Tim GrabMerchant membutuhkan waktu untuk memverifikasi transaksi. Namun yang saya permasalahkan adalah bagaimana Tim GrabMerchant selalu menutup kasus dalam 2 minggu (belakangan bahkan dalam 1 minggu kasus sudah ditutup), lalu menerbitkan nomor kasus baru, sehingga terkesan seperti menghindari adanya open case dalam waktu yang panjang.

Jika kasus memang masih dalam investigasi, mengapa tidak membiarkan satu nomor kasus sejak awal sehingga atasan atau supervisor bisa memantau kasus yang melebihi SOP penyelesaian? Merujuk pada tanggapan Tim Grab di Media Konsumen terhadap kasus serupa (https://mediakonsumen.com/2025/11/14/tanggapan/tanggapan-perihal-grabmerchant-menahan-dana-rp10-juta-dari-transaksi-qris), SOP verifikasi dari Grab adalah 30 hari kerja dan kasus saya sudah jauh melampaui waktu estimasi tersebut.

Tim call center maupun agen di GDC pun hanya memberikan janji percepatan/push ke tim finansial, namun tidak ada hasilnya hingga sekarang.

Berikut daftar case yang sudah saya buat melalui chat/aplikasi/email, telepon, dan kunjungan langsung:

Chat/email:

  1. CAS-100057891565, 27 April, ditutup 13 Mei
  2. CAS-100059505402, 13 Mei
  3. CAS-100061151133, 29 Mei
  4. CAS-100062724259, 14 Juni
  5. CAS-100064346679, 30 Juni
  6. CAS-100065171949, 8 Juli
  7. CAS-100065946157, 16 Juli
  8. CAS-100066783580, 25 Juli
  9. CAS-100068503851, 11 Agustus
  10. CAS-100069323636, 19 Agustus
  11. CAS-100070084076, 27 Agustus
  12. CAS-100070878014, 4 September
  13. CAS-100071659395, 12 September

Telepon:

  1. 20 Mei
  2. 31 Juli
  3. 4 September
  4. 9 September

Kunjungan ke Grab Driver Center:

  1. 18 Mei: GDC Cilandak
  2. 28 Mei: GDC Depok

Terima kasih kepada Tim Media Konsumen atas dimuatnya surat saya ini. Saya berharap agar dana saya dapat segera dicairkan.

Aries M.
Tangerang, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

10 komentar untuk “Dana QRIS GrabMerchant Rp34 Juta Tertahan sejak April, 13 Tiket dan 4 Telepon Tidak Ada Hasilnya”

    • 17 September 2026 - (19:04 WIB)
      Permalink

      Transaksi nilai besar sampai 5 juta tidak ada masalah SELAMA BUKAN TERINDIKASI GESTUN, beruntun pula ya wassalam kena cegat oleh sistem.

  • 17 September 2026 - (15:34 WIB)
    Permalink

    Ngeri Juga untuk transaksi Qris nominal besar.Pasti Sistem terindikasi Fraud.Seharus nya klu emang Fraud.Dana bisa di kembalikan ke Kartu kredit.Ini proses nya lama Juga.Emang Grab Fokusnya mungkin Qris umkm jd ngak mungkin sampe transaksi Jumlah besar.Semoga Bisa kembali Uang Nya Pak.Pasti Nguras energi dan pikiran ngurus Transaksi Pending Gini.

    1
    2
    • 17 September 2026 - (19:12 WIB)
      Permalink

      Kalo SOP nya kembalikan ke sumber dana pembeli dalam hal ini kartu kredit… Penjual/merchant bisa buntung, gak jadi untung. Pembelinya mudah2an bisa dipercaya melakukan pembayaran kembali.

      Biasanya sih, dicairkan ke merchant tapi setelah ditahan akan dipotong tambahan fee karena melanggar aturan gestun BI. Sering terjadi di marketplace tahun2 lalu

  • 17 September 2026 - (17:12 WIB)
    Permalink

    Pertama, QRIS punya batas transaksi harian dan per transaksi. Coba cek limit transaksi QRIS anda, apalagi ini awalnya QRIS untuk UMKM yang biasanya punya limit kecil per transaksi. Kedua, jika transaksi dilakukan secara perorangan (jual-beli bekas antar individu), QRIS tidak bisa dipakai selayaknya transfer biasa ke sesama akun pribadi, sehingga metode alternatif seperti transfer bank langsung lebih lazim digunakan. Ini bisa terindikasi gestun sebagaimana disebutkan @Hery_Mulyanto.

  • 17 September 2026 - (17:56 WIB)
    Permalink

    Ya iyalah pasti ditahan karena terindikasi Gestun
    Qris toko kelontong dipake buat langsung terima uang dari sumber kartu kredit dan nominal langsung besar dan pembayaran nya bertahap gitu dengan jarak waktu kurang dari 10 menit buat menghindari potongan
    Dengan alasan jual 2 motor 🤭🤭

    Dan lagi harusnya yg komplain ini mah si pembeli bukan penjual karena dana nya udah kepotong tapi uang ga masuk ke toko

  • 17 September 2026 - (19:10 WIB)
    Permalink

    Repot deh…
    Terindikasi gestun walau positive thinking mungkin tidak.
    Pihak penerbit QRIS merchant pasti punya pertimbangan kenapa ditahan, kalo menurut saya 1. Beruntun 2. Nominal tidak wajar 3. Tidak sesuai profil atau kategori merchant 4. Sumber dana 5. Bukti transaksi tidak sesuai/kurang (kuitansi?)

  • 18 September 2026 - (10:56 WIB)
    Permalink

    Harusnya yang komplain si pembeli, karena dananya sudah terpotong tapi tidak masuk ke penjual.

    Kenapa malah penjual yang repot-repot?

    Seperti ada yang disembunyikan.

 Apa Komentar Anda?

Ada 10 komentar sampai saat ini..

Dana QRIS GrabMerchant Rp34 Juta Tertahan sejak April, 13 Tiket dan 4 …

oleh Max0192 ⏱ waktu baca: 2 menit
10