Ilustrasi Headline Keluhan Surat Pembaca Miskomunikasi antara Pembeli Shopee Instant/Sameday dengan Penerima Membuat Akun Shopee Saya Ter-Suspend Tanpa Melihat Pengajuan Banding Driver 2 Oktober 2026 Agenk Beri komentar Customer complaint handling, Customer Service, Driver ojek online, Driver Shopee, Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Keadilan driver, Kesalahpahaman komunikasi, Kurir, Layanan kurir, Makanan kucing, Mediasi Konsumen, Miss komunikasi, paket hilang, Pengaduan driver, Poin pelanggaran, Revisi poin, Shopee, Shopee Food, Shopee Instant, Status kiriman paket kurir, Yogyakarta Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Kepada Tim CS Shopee Driver, Perkenalkan, Nama saya: Ageng Purnomo ID Driver: 8044442872 Domisili: Yogyakarta Bekerja hanya sebagai driver Shopee Food dan menggantungkan kehidupan keluarga kecilnya (istri dan 4 orang anak) hanya dari pekerjaan ojek online Shopee Food. Terkait laporan pengaduan (paket yang hilang): Nomor resi: 3274811855603200628 Tanggal pengiriman: 24/09/2026 17:32:51 Kronologi: Pada waktu itu, customer (bernama: Esa) memesan 3 paket Shopee Instant di 3 toko berbeda (dengan pengantaran 3 driver yang berbeda pula) untuk kebutuhan kucingnya yang dirawat di Fakultas Kedokteran Hewan UGM. Waktu pengantaran itu, saya termasuk driver yang bertugas datang ke tempat pengantaran. Di situ sudah ada 2 driver yang menelepon customer dengan alamat pengantaran dan penerima yang sama, yaitu Kucing Owi. Nomor Pesanan Waktu itu, driver Shopee yang pertama kali datang sudah menghubungi pihak pembeli dan mengatakan kepada saya bahwa paket digantung di pagar (karena dari pihak penerima Fakultas Kedokteran Hewan tidak bisa dihubungi). Barang tersebut dibeli customer (Kak Esa) untuk kebutuhan perawatan kucingnya di Fakultas Kedokteran Hewan tersebut. Kejadian yang sesungguhnya adalah: barang sudah diambil pihak Fakultas Kedokteran Hewan UGM dan dipergunakan dengan semestinya untuk perawatan kucingnya yang bernama Owi. Bukti Pengantaran (Bersama 2 Driver Lain) Namun, di sini terjadi salah paham komunikasi antara pembeli (Esa) dengan penerima (Fakultas Kedokteran Hewan UGM). Pihak penerima (perawat dari Fakultas Kedokteran Hewan UGM) tidak memberi kabar kepada pembeli (Esa), pemilik kucing Owi, bahwa paket sudah diterima dan digunakan untuk perawatan kucingnya Kak Esa yang sedang sakit. Merasa dari pihak pembeli (Kak Esa) tidak mendapat kabar dari pihak penerima paket (Fakultas Kedokteran Hewan UGM), akhirnya dengan terbawa emosi melaporkan kepada Shopee bahwa paket hilang. Setelah dilakukan penelusuran oleh security dari pihak Fakultas Kedokteran Hewan UGM, akhirnya memfasilitasi untuk pertemuan ketiga belah pihak: Pembeli/Pelapor (Esa). Pihak Penerima (Fakultas Kedokteran Hewan UGM). Driver (saya). Untuk bermediasi, terkait ke mana dan di mana paket tersebut. Pada saat mediasi itulah terbukti bahwa paket tidak hilang, dan hanya terjadi kesalahpahaman komunikasi (misscommunication) antara pihak pembeli (Esa) dan penerima paket (pihak Fakultas Kedokteran Hewan UGM). Ada kelalaian dari pihak Fakultas Kedokteran Hewan UGM (selaku penerima paket), yang mana tidak memberikan kabar bahwa paket sudah diterima kepada Kak Esa (selaku pembeli dan pelapor). Pada intinya: Paket (makanan kucing kaleng) tidak hilang. Paket makanan kucing kaleng sudah sampai dan dipergunakan kepada yang dituju. Hanya ada kesalahpahaman komunikasi antara pelapor/pembeli (Esa) dengan penerima paket (Fakultas Kedokteran Hewan UGM). Kesaksian Dari Pihak Fakultas Kedokteran Hewan UGM Pencabutan Gugatan Oleh Pembeli (Pelapor) Dan sekarang pembeli/pelapor sedang berusaha menarik tuntutannya kepada driver melalui aplikasi chat bantuan di Shopee (karena driver terbukti tidak bersalah). Dan pihak pembeli/pelapor juga sudah berusaha mencabut tuntutan laporan kehilangannya melalui pihak CS Shopee. Dimohon dengan hormat untuk di-acc dan tolong jangan dipersulit. 🙏🏻 Dimohon dengan hormat untuk pihak Shopee memberikan keadilan yang terbaik bagi semua pihak, khususnya saya (driver). Dan dimohon bantuannya dari pihak Shopee untuk merevisi poin pelanggaran 100 kepada driver, karena kejadian ini terbukti paket tidak hilang dan driver terbukti tidak bersalah (driver sebagai korban). Saya tidak tahu harus ke mana lagi mencari nafkah untuk menghidupi istri dan 4 anak saya dengan usia saya yang sudah tidak muda lagi. Karena hanya dari pekerjaan inilah saya dan keluarga menggantungkan hidup kami. Entah bulan depan kita mau makan apa, sekolah bagaimana, masih terasa gelap pandangan kami untuk melanjutkan kehidupan. 🥲 Terima kasih. 🙏🏻 Ageng Purnomo Yogyakarta Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.