Tanggapan Investree atas Surat Bapak Rido Ansyori

Kepada Yth.
Bapak Rido Ansyori
di Jakarta Barat

Terima kasih atas informasi yang Bapak sampaikan di atas. Dalam menanggapi keluhan Bapak, kami telah membalas setiap e-mail yang Bapak kirimkan, namun demikian mungkin masih terdapat kekurangan baik dari sisi ketepatan waktu dalam penyampaian maupun detail informasi yang Bapak butuhkan. Untuk itu kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya.

Hingga saat ini, Tim Investree tetap berupaya menyelesaikan permasalahan yang dialami pada pinjaman tersebut. Tim Customer Support kami akan segera menghubungi Bapak secara langsung melalui telepon dan e-mail sebagai kanal resmi Customer Support Investree untuk memberikan pembaruan/update terkait status pinjaman Bapak.

Sekali lagi mohon maaf atas ketidaknyamanannya dan terima kasih atas pengertian dan kerja samanya.

Salam hangat,

Tim Investree
AIA Central 21st Floor, Jalan Jendral Sudirman No.Kav. 48A, RT.5/RW.4, Karet Semanggi, RT.5/RW.4, Karet Semanggi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12930

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Tanggapan Investree:
[Total:12    Rata-Rata: 1.3/5]
Ketidakpastian Pengembalian Pendanaan di Platform Investree

Pada tanggal 4 Desember 2019, ada notifikasi di email atas pinjaman PT OMN-75. Saya tergiur karena investree memberikan credit scoring...
Baca Selengkapnya

Satu komentar untuk “Tanggapan Investree atas Surat Bapak Rido Ansyori

  • 3 Agustus 2021 - (18:02 WIB)
    Permalink

    Uang orang hilang alias lenyap, kok diminta pengertiannya. Ngaur kali itu. Jaminan pun fiktif. Perlu diperiksa BPK dan OJK ini Fintech-Fintech di Indonesia, banyak merugikan masyarakat! Dan mungkin juga banyak PT Fiktif alias Siluman yang dibuat Fintech sendiri, untuk mengambil dana lender dan kemudian dibuat seolah-olah gagal bayar. Take Care

 Apa Komentar Anda mengenai Tanggapan Investree?

Ada 1 komentar sampai saat ini..

Tanggapan Investree atas Surat Bapak Rido Ansyori

oleh Ammar Stephens dibaca dalam: 1 menit
1