Penagihan Bank Mandiri Di Luar Emergency Contact yang Diberikan

Saya Vincen, nasabah kartu kredit Bank Mandiri dengan nomor kartu 4137190311****67. Saya merupakan pemakai kartu kredit Mandiri sejak tahun 2013. Pembayaran saya selalu lancar dan tidak pernah sekalipun menunggak. Namun tahun 2020 jadi tahun yang cukup berat yang menyebabkan saya gagal bayar kartu.

Singkat cerita, pada tanggal 19 April 2021, pihak Mandiri Collection yang berkantor di Jl. Irian Barat no. 1 Surabaya menelpon saudara-saudara jauh saya, yang berada di luar kota, yang jelas-jelas BUKAN merupakan kontak emergensi yang saya berikan saat awal pembuatan kartu.

Pertanyaan saya, bagaimana Bank Mandiri mendapat kontak-kontak tersebut? Apakah menagih dengan orang yang tidak ada kaitannya merupakan SOP Bank BUMN sebesar Mandiri? Apakah ada indikasi pencurian data pribadi saya seperti yang marak terjadi pada pinjol?

Saya beritikad untuk pelunasan dengan sekali pembayaran dalam waktu 2 minggu ke depan. Mohon respon baiknya Bank Mandiri. Terima kasih.

Vincentius Tanjung
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Kartu Kredit Bank Mandiri:
[Total:19    Rata-Rata: 1.6/5]
Tanggapan Bank Mandiri atas Pengaduan Bapak Vincentius Tanjung

Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Bapak alami dan terima kasih atas masukannya. Pada tanggal 21 April 2021 kami telah...
Baca Selengkapnya

Loading...

10 komentar untuk “Penagihan Bank Mandiri Di Luar Emergency Contact yang Diberikan

  • 21 April 2021 - (08:18 WIB)
    Permalink

    saya rasa kalo dibilang pencurian data tidak bisa dibilang begitu, karena anda sendiri yang memberikan akses untuk mereka bisa dapat data itu seringkalinya, melalui allow/tidaknya anda saat menginstall aplikasi livin by mandiri. apabila anda allow entah itu hanya untuk mengakses aplikasi, dengan niat bukan memberi seluruh kontak, tetap saja anda sudah memperbolehkan mandiri mengakses semua data kontak anda, terimakasih

    1
    1
    • 21 April 2021 - (09:20 WIB)
      Permalink

      Saya tidak pernah sekalipun install aplikasi Mandiri di perangkat saya. Entah internet banking ataupun Livin

      • 21 April 2021 - (09:38 WIB)
        Permalink

        ya kalau anda membandingkan nya dengan pinjol, itu caranya pinjol mengambil data, kalau tidak ya berarti emergency contact anda yang memberikan nomor saudara saudara anda yang lain.

        emang kalau pun mandiri mencuri data anda bisa dapat darimana selain dari kontak HP anda?

        2
        1
    • 4 Mei 2021 - (11:00 WIB)
      Permalink

      Saya juga mengalami sekarang ..bank besar ko seperti pinjol telpon semua kontak2 saya bhkan di fb juga

  • 21 April 2021 - (12:38 WIB)
    Permalink

    parah mana bank mandiri atau bank mega yg neror 1 hari bisa 24 jam dan juga kasar kalo ngom

    • 21 April 2021 - (23:04 WIB)
      Permalink

      Sama parahnya kak 🤣🤣🤣cuma sebagian org kdg kaget sgt cara penagihan bank mandiri yg sangat2 ngawur dan tdk beretika. Dan ternyata korban dr mandiri bkn cuma sy saja. Teror terus menerus ke kantor suami. Tp klo bank mandiri ditegur selalu mengelak bahwa cara penagihan mrk tdk spt itu dan kdg selalu meminta bukti rekaman atau pun nam penagih dan nomer tlp penagih tsb. Jd klo diteror bank mandiri klo bisa direkam aja ya buat bukti klo mmg kolektor mandiri itu mmg cara penagihannya spt itu.

    • 2 Mei 2021 - (09:04 WIB)
      Permalink

      Sudah lunas ngAB. Siapa yg tdk mau ditagih ngAb.

      Tapi penagihan hrs sesuai etika dan peraturan yg berlaku.
      Setelah lunas lalu pencemaran nama baik saya di org lain bagaimana NGAB ??

  • 3 Mei 2021 - (04:29 WIB)
    Permalink

    Setuju sih sama komentar penulis diakhir..dan seharusx ketika nama kita di cemarkan trus kita dpt menyelesaiakanx..seharusnya ada konfirmasi balik kepada pihak2 yg di teror bahwa permasalahan sdh di selesaikan dan permohonan maaf..

 Apa Komentar Anda mengenai Kartu Kredit Bank Mandiri?

Ada 10 komentar sampai saat ini..

Penagihan Bank Mandiri Di Luar Emergency Contact yang Diberikan

oleh Vincentius Tanjung dibaca dalam: 1 min
10