Akun Shopee Dibatasi, Saldo Penjualan Tertahan dan Suram

Halo

Saya adalah salah satu penjual Shopee dengan nama toko hana_78, berfokus hanya menjual HP. Pernah merasa bangga menjadi penjual star setelah 2 bulan. Tapi tidak berlangsung lama, pada 20 September 2021 pukul 13.00 WIB, saya mendapat notifikasi bahwa akun saya telah dibatasi.

Singkatnya, langsung melakukan banding, melengkapi data diri termasuk KTP dan KK. 21 September dapat balasan email, isinya “perlu penyelidikan ulang”. Pada 22 September dapat email lagi yang isinya “akun tidak bisa diaktifkan kembali” dengan alasan “percobaan penarikan uang tunai”.

Memang iya, banyak pembeli yang menggunakan voucher kartu kredit dan Spaylater. Ada beberapa juga memakai akun berbeda, sama-sama menggunakan voucher kartu kredit dan dialamatkan yang sama (toko mereka). Di sini saya malas berpikir macam-macam. Selama ada pesanan masuk, ya proses, lalu saya kirim. Yang penting dagangan laku.

Mengabaikan semua order dari luar maupun dalam kota, saya libas semua. Metode pembayaran, diskon model apapun yang mereka gunakan saya abaikan, yang penting dana masuk ke saya sesuai harga jual. Semua pesanan yang masuk saya terima dan kirim. Tapi semua itu murni ya, tidak ada yang fake orders.

Toko saya adalah menjual barang fisik HP, yang saya dapatkan dengan cara beli dari berbagai marketplace lain. Sebagai bahan pendukung saya lampirkan sedikit bukti screenshot beberapa pembelian saya.

Kasus saya bermula saat ada pembeli datang ke toko berniat cek barang. Setelah setuju pembeli bilang tidak ada cash minta bayarnya pakai Spaylater. Dalam hal ini saya setuju saja dan barang sempat mau dibawa terlebih dahulu, tentu saya tolak dan jelaskan barang akan tetap dikirim sesuai proses biasanya.

Saya minta pembeli pesan lewat Shopee (pembeli minta diajari menggunakan Spaylater, posisi masih di toko saya). Paginya barang baru saya kirim. Setelah barang diterima oleh pembeli, dia langsung klik pesanan selesai, padahal dari kurir belum update “pesanan telah diterima”. 1 hari berlalu tidak terjadi apa-apa. Dan hari ke 2 tanggal 20 September saat itulah akun saya kena dibatasi.

Sampai saat ini sudah banyak cara telah saya lakukan, mulai banding lewat email, telepon cs Shopee, chat lewat Twitter @ShopeeCare., jawabannya sama, “tidak bisa diaktifkan kembali dan disuruh menunggu karena perlu meninjau ulang”.

Dengan menulis keluhan di mediakonsumen.com, saya berharap pihak Shopee bisa menanggapi permasalahan saya secara lebih serius lagi. Mudahan dapat mengaktifkan kembali akun saya atau setidaknya mengembalikan dana penjualan saya yang masih tertahan.

Maaf jika bahasa dan penulisan belepotan, selebihnya terima kasih.

Febri Andrianto
Kudus, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:36    Rata-Rata: 3.4/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

73 komentar untuk “Akun Shopee Dibatasi, Saldo Penjualan Tertahan dan Suram

    • 24 September 2021 - (13:02 WIB)
      Permalink

      Asli, ini jelas curang banget.
      Seller mengalihkan transaksi Toko offline nya ke transaksi toko online, demi menaikkan rating Toko Online.

      Itu dari awal ada Marketplace, kecurangan seperti ini adalah kecurangan yang fatal, tidak bisa di nego lagi. Jelas akun anda tidak bisa dipakai selamanya.

      Tak ada gunanya anda berkata Jujur, mengaku PoLos.

      Kasus anda ini mirip seperti orang yang Maling Sapi.

      Ketika di interogasi, Maling tidak mau mengakui bahwa dia telah mencuri sapi. Tapi hanya ingin mengambil Talinya saja.

      Maling mengaku tidak tahu kalau Tali itu ternyata terikat di hidung Sapi, tidak tahu kalau sapi ikut terbawa.

      5
      7
      • 24 September 2021 - (15:14 WIB)
        Permalink

        @isdebe ustad MK… 🤭 kaya yg paham aja situ, dibaca lagi dong, buyer ga ada cash, maunya pake spaylater. Bukan sellernya ga mau nerima cash. Lagian juga klw harga jualnya sama, ya lebih untung transaksi offline lah. Klw di shopee itu dana yg masuk kena potong sekitar 6-7%.

        • 25 September 2021 - (15:13 WIB)
          Permalink

          @Adang : pemikiran mereka memang aneh si kak ..
          Saya sebagai penjual merasa tdk ingin mengecewakan pembeli, sudah mulai jauh hari sebelum tanggal 15 September sudah pesan, juga sudah sempat bilang mau pakai spaylater. .dan setelah sampai toko, lalu mau bayar tapi memang benar ingin pakai spaylater masa saya tolak? Kan di chat, pembeli memang sudah menyinggung mau bayar pakai spaylater.. ini link lengkap chat saya dengan pembeli yg mulai pesan sebelum tgl 15 September https://www.katalebay.xyz/2021/09/saldo-penjualan-ditahan-mati-matian.html

      • 24 September 2021 - (17:09 WIB)
        Permalink

        di mana curangnya om? -_- justru harusnya shopee happy transaksi si poster dialihkan ke platformnya. kalo si buyer mau beli di shopee, trs si poster alihin ke ecommerce lain/ offline, baru shopee dirugikan.

        • 25 September 2021 - (15:11 WIB)
          Permalink

          itu kecurangan yang jadul.

          Lo punya Toko Online. Baru Lo buat kemarin sore. Belum ada orang yang beli, belum ada rating toko.

          Lo punya Toko Offline, semua orang yang ingin bayar tinggal Lo alihin aja ke Toko Online mu itu.

          Setiap orang yang mau beli di Toko Online itu ada 2 pertimbangan :
          1. Mencari Toko yang sudah ada Pembeli, banyak pembeli artinya sudah banyak transaksi yang sukses dan aman.
          2. Mencari Toko yang Ratingnya bagus.

          Nah itu keuntungan iLegaL yang sedang di lakukan oleh Penjual ini.

          Biar Toko Online nya seolah olah sudah banyak Pembeli ‘Online’. Tapi aslinya semua Pembeli itu adalah Pembeli yang datang langsung dihadapan wajahnya. Alias Pembeli Offline.

          1
          3
          • 25 September 2021 - (15:30 WIB)
            Permalink

            fyi aja nih. spaylater itu ga bisa dipake di toko baru. ga dikasih fiturnya sm shopee. jd toko yg bisa paylater itu pasti toko yg udah ada banyak transaksi sebelumnya. sistem jg bisa salah loh.

          • 26 September 2021 - (10:50 WIB)
            Permalink

            ini org kalo ngmong pinter bgd tapi ga sadar dy suujong. suujon kan dosa, apa dapet pahala karna pinter ya

      • 25 September 2021 - (13:29 WIB)
        Permalink

        Curangnya dimanaaa??? 🤣komentar anda ini bikin bingung yg membaca?? Saya tanya ya: apakah seller melakukan penjualan FAKE dengan membeli barangnya sndiri make paylatter?? Trus untung gt klo beli di toko sndiri make paylatter? Untungnya supaya rating toko naik?? Klo komen yg aga cerdas dikit ya kak?😅😅

        • 25 September 2021 - (15:17 WIB)
          Permalink

          Lo baca lagi kasus tentang Shoppe Paylater.

          Kalau Lo pembaca MK yang sudah lama banget, pasti tahu modus pembobolan akun SPaylater yang seperti itu.

          Penjual dan Pembobol akun bekerja sama untuk mencairkan Spaylater para Korban. Spaylater di cairkan dalam bentuk uang Cash.

          • 25 September 2021 - (15:57 WIB)
            Permalink

            @isdebe : lalu ada pembobol yg transaksi di tempat yang sama? Pikir lah, yg namanya pembobol dan penjual online kerjasama, ya pasti beda lokasi biar tidak terdetect.

            Lagian saya ragu ada pembobol yg kerjasama dengan penjual online! Ngapain harus kerjasama?
            Bodoh dong pembobolnya, sama aja dia memperkenalkan diri sebagai pembobol.
            Langsung gunakan ketoko acak lebih simple

            Sudahi ya imajinasi liar.mu ini. Sangat tidak ada hubungannya dengan masalah saya ..

      • 26 September 2021 - (07:21 WIB)
        Permalink

        Kok bisa malah penjual dibilang maling. Dimana letak malingnya. Cuma menaikkan rating sajakah bisa dibilang maling . Shopee juga sudah potong semua pemilik lapak di platformnya dodol. Ikut star seller ada potongan, ikut cashback xtra ada potongan, ikut gratis ongkir ada potongan. Belum pasang iklan di shopee. Ini namanya berpendapat dipikir pake dengkul

        1
        1
      • 24 September 2021 - (13:08 WIB)
        Permalink

        “ Di sini saya malas berpikir macam-macam. Selama ada pesanan masuk, ya proses, lalu saya kirim. Yang penting dagangan laku. “

        Jangan lagi anda berjualan online dengan Prinsip seperti itu.

        Jika suatu saat ada kejadian, misalkan ada Penipu yang berhasil membobol akun shopee orang lain, trus digunakan untuk berbelanja di toko online mu. Pemilik akun sadar dan memohon pada anda agar membatalkan transaksi. Disini anda tidak boleh masa bodoh. Jangan berprinsip yang penting laku.

        5
        3
        • 24 September 2021 - (14:15 WIB)
          Permalink

          Jangan makan mentahnya mas. .yg saya singgung masa bodoh adalah metode pembayaran/diskon apapun yg mereka pakai.

          Jika ada pesanan masuk ya diproses lah. .tujuan jualan apa ya kalo ada pesanan tidak diproses, tidak dikirim?

          Saya sudah pernah dapat pesanan masuk, sudah proses. .udah packing, paginya siap anter ke jasa pengiriman, tapi malamnya pembeli minta tolong untuk dibatalkan, alasan uangnya mau dipake keperluan lain yang katanya lebih mendesak. Saya hanya balas chatnya, yakin kak dibatalkan? ini sudah saya packing lo, besok pagi siap antar ke kurir?
          Jawab mbknya : iya kak tolong, maaf ya
          Kemudian saya jawab : baik kak
          Lalu saya batalkan, bukti ada di chat Shopee. .cuma ya gak saya ss waktu itu

        • 24 September 2021 - (15:20 WIB)
          Permalink

          Udah lah… @isdebe, Situ ngurusin yg riba2 aja deh. Ya jualan di marketplace ada order masuk ya diproses lah, dibiarin ya kena penalti dong Mana tahu yg beli itu penipu atw bukan. Baru klw di kemudian waktu diketahui ada kejanggalan, itu sih beda soal.

          • 25 September 2021 - (15:01 WIB)
            Permalink

            Lo baca yang bener, itu jelas jelas,

            Penjual menjual barangnya kepada orang yang gak ada duit.

            Apakah ada Pembeli yang Pede banget, datang ke Toko offline trus nanya nanya seperti mau beli tapi ujung ujungnya bilang gak ada duit.?

            Itu kan aneh banget.

  • 24 September 2021 - (13:32 WIB)
    Permalink

    Akun seller Anda pantas dibatasi bahkan di black list dari e-commerce. Sistem mendeteksi anda telah melakukan kecurangan di platform mereka, dengan melibas setiap order untuk mendapatkan keuntungan. Anda adalah seller yang tidak layak berjualan online.

    5
    5
    • 24 September 2021 - (14:29 WIB)
      Permalink

      Kok terkesan lucu ya..
      Diambil diproses dikirim salah ..
      Gak diambil, dibatalkan kena penalti 😃

      Harusnya. .mas kasih saran lah ke tim Shopee anda, untuk yg pakai voucher kartu kredit dibatasi. Atau setidaknya, per toko dibatasi dalam menerima pesanan yang menggunakan voucher kartu kredit.

      Misal, per toko hanya bisa menampung 1x transaksi setiap bulannya yang menggunakan voucher kartu kredit dalam pembayarannya.

      Biar toko-toko yg dapat pesanan dengan voucher kartu kredit, aman.

      • 24 September 2021 - (17:17 WIB)
        Permalink

        @Koro

        Percobaan Penarikan uang Tunai.

        Spaylater hanya untuk dibelikan barang, tidak boleh di cairkan dalam bentuk uang.

        Awalnya ada Transaksi di Toko Offline, tetapi Pembayaran di alihkan seakan akan belanja di Toko Online. Dari situ Shopee menganggap tidak ada Pembeli, tetapi hanya ada Penjual yang bertindak juga sebagai Pembeli.

        “ (pembeli minta diajari menggunakan Spaylater, posisi masih di toko saya).”

        – Penjual dan pembeli adalah orang yang sama.
        – Spaylater milik anda, anda gunakan untuk membeli barang yang juga milik anda sendiri.
        – Artinya uang dari SPaylater milik anda, sudah masuk ke Rekening anda sendiri.

        Artinya anda berhasil mencairkan Spaylater dalam bentuk Uang.

        Itu yang di curigai Shopee. Meskipun kenyataan yang anda akui berbeda. Tapi seperti itulah kecurigaan Shopee pada anda.

        4
        2
        • 25 September 2021 - (09:18 WIB)
          Permalink

          Yg ini gw setuju banget. Kalau gw jd shopee gw bakalan curiga kaya begitu kejadiannya. Jadi buyer & seller sebenarnya adalah dianggap sebagai orang yg sama. Dan transaksi yg terjadi adalah fake, hanya untuk mengalihkan spaylater ke bentuk uang tunai dari seller yg itu aturannya gak boleh.

          • 25 September 2021 - (09:53 WIB)
            Permalink

            Curiga boleh, tapi selama yang dicurigai bisa membuktikan dan tidak melakukan apa yang dicurigai, harusnya kelar dong masalahnya?
            anda kalau jadi hakim, bisa repot nih.

            ini apalagi, lucu banget “beli pake hp sendiri, pake spaylater sendiri, transaksi ditoko sendiri?”
            perlu saya jawab kah?
            saya tanya aja ya, modal jualan hp, berapa? 70% beli barang, 30% buat pegangan boss..
            cairkan spaylater dapat berapa bos? belum balikinnya yang lebih dari yang dicairkan?? sementara saya masih ada pegangan gitu lo 😀

            emg sistem shopee yang canggih itu, tidak bisa apa mendeteksi setiap transaksi buyer dari rekening atas nama siapa, seller rekening atas nama siapa?

  • 24 September 2021 - (13:46 WIB)
    Permalink

    sorry2,, itu tampilan tokopedianya anda pakai 2nd account untuk transaksi di toko sendiri?
    😀

  • 24 September 2021 - (13:59 WIB)
    Permalink

    Itu notif apalikasi “dana” mas sama ajaib. .

    Coba mas download aplikasi dana. .nyalakan notifikasi, terus kirim uang atau Nerima uang, nanti dapat sama kayak gitu, di layar atas ponsel 😃

  • 24 September 2021 - (14:55 WIB)
    Permalink

    Yang komentar julid julid astaga, semoga kelar aja. Ini terdeteksi sistem shopee order fiktif, mungkin pembeli ada pakai WiFi toko yah jadi terdeteksi IP yang sama.

    2
    2
    • 24 September 2021 - (17:20 WIB)
      Permalink

      iya bener. kok yg komentar aneh2 ya. kaya bukan orang beneran. lebih kaya buzzer gitu gak sih. bahasanya aneh.

      3
      1
      • 25 September 2021 - (15:25 WIB)
        Permalink

        Lo baca dulu kasus Shopee Paylater yang sudah sudah.

        Modusnya sama banget seperti ini, Penjual toko online bekerja sama dengan Pembobol Akun, untuk mencairkan SPaylater Korban dalam bentuk uang Cash.

        Lo baca pelan pelan, seandainya Akun ShopeePaylater anda di BoboL.
        Cerita Penjual ini adalah apa yang dilakukan mereka pada Akun anda itu.

        Disaat anda menangis melapor ke CS Shopee karena tak sengaja memberikan kode OTP, disaat itulah Pembobol akun bekerja sama dengan Penjual Toko Online, untuk mencairkan SPaylater anda dalam bentuk Cash.

        • 26 September 2021 - (10:58 WIB)
          Permalink

          emang kalo 100 org lapor kesalahan sendiri trus 1 org dirugikan dianggap salah juga ? suujon suujon . istigfar pak ustad

  • 24 September 2021 - (15:51 WIB)
    Permalink

    Main nya kurang rapih mas, aku sering kaya gitu orang mau kredit lewat aku laku/spl/kredivo aku alihin ke Shopee/bl/tokped .. tapi main nya rapih, sistem ecommerce itu canggih dan ketat apalagi beli barang bayarnya pake kredit, mangkanya jangan sembarangan, jangan asal ada orderan masuk langsung gas, indikasi kecurangan itu bukan hanya dari seller tapi dari pembeli juga bisa bikin seller ke banned, semoga ada titik terang, jadiin pelajaran aja mas

    • 24 September 2021 - (15:55 WIB)
      Permalink

      Biasanya kalo pake spl pas pembayaran ada akses izinkan membaca lokasi, jelas mas dan pembeli chekout ditempat / lokasi yg sama, ini masuk indikasi kecurangan juga, jangan main main dengan sistem mas

  • 24 September 2021 - (19:04 WIB)
    Permalink

    Tidak bawa uang cash, kan bisa transfer kan ya? Ngopo repot pakai shopeepay, pdahal orangnya tidak tau apa itu shopee dan harus ngajari dulu. Dan untuk gunakan shopeepay harus isi dulu dgn transfer. Kok ribet sekali? Mungkin ditambah lagi saat anda ngajari pakai shopee juga menggunakan wifi anda yg mana juga anda gunakan untuk akses akun shopee anda sendiri, menggunakan ip yg sama, mesin akan langsung mengenali bahwa itu fraud.

    4
    2
    • 25 September 2021 - (10:15 WIB)
      Permalink

      mas itu khan pembelinya make paylater,bukan shopee pay…beda lho paylatter dan shopee pay..klo make paylatter khan bisa dicicil tuh dari 1 bln 3 bln 6 bln 12 bln..jd ga berat lgs kuarin uang cash…yg jd persoalan mungkin spaylaternya wktu dipake,khan biasanya ada lacak lokasi,nah itu wktu seller ngajarin make pay later,lokasi terlacaknya di tempat seller (sesuai dengan yg anda bilang),krn itu di banned akunnya…shopee seperti mndeteksi bahwa seller beli barang seller sndiri (pdhl tidak).Seharusnya seller ngajarin aja langkah2nya,tetapi penerapan utk trnsaksinya ya di rumah pembeli aja..jd nanti terlacaknya di Rumah pembeli,Bukan di konternya si seller..

      • 25 September 2021 - (13:05 WIB)
        Permalink

        @Suaningsih : betul kak, sudah saya ajari, dan niatnya emang hanya ngajarin, jelasin sedikit tentang spaylater. .setelah hpnya kembali dia pegang, pembeli langsung pesan, katanya kawatir kelamaan sampai rumah sudah keduluan dipesan orang.

  • 24 September 2021 - (21:30 WIB)
    Permalink

    Beli hape dari e commerce trus dijual lewat e commerce lg. Emangnya bisa untung. Dan jujur lagi ada pembeli beli di tempat bayar pake spaylater. Tampak ada yg aneh tentu sistem shopee pasti mendeteksi ada yg aneh. Tp kenapa penipuan spaylater sistemnya malah buta ya?

      • 27 September 2021 - (02:25 WIB)
        Permalink

        Loh dikasih tau yg bener, udah jelas pembeli chekout ditempat konter mas nya, kebaca lah sama sistem Shopee di satu tempat yg sama,

        DI SHOPEE PAYLATER ITU ADA VERIFIKASI LOKASI, buat mas tau aja ini info penting! Guna nya lacak lokasi saat chekout itu ya seperti ini, menghindari pemilik akun spl melakukan gestun dengan penjual yg sudah dianggap bekerja sama, mas ini kan ga ada indikasi gestun tapi sistem membaca nya seperti gestun, mau diapain lagi mas.. itu mah udah kesalahan fatal

  • 25 September 2021 - (10:30 WIB)
    Permalink

    Lain kli klo di konter dikasih cara2nya aja mas, transaksinya tetap di rumah si pembeli agar tdk terdeteksi mencurigakan. Kalo anda membeli hp di toko anda sndiri sprti yg dicurigakan netizen jelas gak mungkin.. Pay later ada bunganya, bukannya untung malah jd buntung… 😂😂😂😂coba saja saya punya toko kmudia saya beli brg saya sndiri make pay later, brati saya bener2 bodoh ga ketulungan krn paylater gak gratis, tp ad bunganya… Lagpula ada spinjam, klo mau cairin duit ya make s pinjam aja ga prlu make paylater hya utk naikin rating toko… Dipikirrr dipikirrrrrrr

    • 25 September 2021 - (12:57 WIB)
      Permalink

      @Jen : haha, iya kan kak, lucu-lucu loh mereka. gak habis pikir aku dengan gaya pemikiran mereka. Namanya orang ya kak, sebenarnya sudah saya ajari, sudah saya himbau “ini seperti ini ya mas, kalau pilih 3bulan bayar perbulan segini, kalau 6bulan ini, segini, nanti aja pas dirumah, dipikir baik-baik pilih yang tidak memberatkan saat bayar, juga bunga yang menurut mase gak terlalu tinggi”. bilang iya, setelah hp dia kembali pegang, langsung bilang, ini ya mas sudah saya pesan, khawatir nyampe rumah kelamaan, keburu dipesan orang nanti..
      dalam hati “ah, ya sudahlah moga ae gak knapa-knapa kedepan..”

      • 25 September 2021 - (15:55 WIB)
        Permalink

        @Koro

        Dari banyak pengakuan anda, dan dari kronologi lengkap yang anda tulis, terbukti bahwa anda tidak salah karena niat anda berjualan adalah menjadi penjual yang jujur.

        Tapi, sistem di Shopee membaca bahwa aktifitas yang anda lakukan persis seperti aktifitas iLegaL. Seperti Penjual Toko Online yang sedang bekerja sama dengan Penipu, untuk mencairkan SPaylater Korban dalam bentuk uang Cash.

        Dan itu sedang marak terjadi.

        Semoga kasus ini bisa jadi pelajaran untuk lebih memahami s&k untuk Penjual s&k untuk Pembeli.

        Dan jika anda sebagai Orang yang Beriman. Anda pasti tahu bahwa Spaylater itu di Larang. Anda sudah memfasilitasi orang lain untuk pakai SPaylater, anda sama saja seperti mereka. Semoga ada hidayah yang lebih tepat untukmu.

  • 25 September 2021 - (16:45 WIB)
    Permalink

    @isdebe : Kalau disebut seperti penjual online yang sedang kerjasama dengan penipu tidak bisa ya mas. Secara mereka (penipu yg kerjasama) pasti menghindari kontak langsung, pasti tidak mau bertatap muka.

    Untuk sistem Shopee yang mendeteksi lokasi yang sama. Kan ada CS Shopee, yang manusia. .yang bisa dijelaskan, yang bisa dikasih bukti, .setelah ada bukti dan ternyata tidak seperti yang dikira, harusnya cs Shopee ini bisa dong memaklumi lalu memperbaiki?
    Aku yakin. .mereka dengan mudah bisa membuka atau setidaknya hanya melepaskan saldo penjualan saya saja. Tapi kenapa mereka senang menahan saldo penjualan saya? Padahal itu jelas hak saya.
    Saya tertuduh yang bisa menjelaskan dan memberikan bukti. Tapi mereka seolah-olah lebih memilih menutup mata.

      • 26 September 2021 - (10:58 WIB)
        Permalink

        @jen : dapat email dari Shopee

        -Akun Anda tidak dapat dipulihkan kembali

        – Kami mendeteksi bahwa akun Anda terdeteksi melanggar syarat dan layanan yang berlaku di Shopee serta melanggar kebijakan barang yang dilarang dan dibatasi dengan memberikan jasa yang tidak diizinkan atau menjual produk yang dilarang. Untuk informasi lebih lanjut silahkan klik https://shopee.co.id/docs/3001 poin 35 https://shopee.co.id/docs/3000 poin 2 (xvii)

        Selang beberapa jam dapat telvon dari pihak Shopee :

        1. Sesuai email, akun tidak dapat diaktifkan kembali.
        2. Bisa akses ke akun untuk sementara waktu guna menarik saldo penjualan. Tapi setelah saya cek, Saldo Penjualan masih sama sebelum dibatasi, belum bertambah dengan semua transaksi dari menunggu pembeli klik selesai, transaksi dalam perjalanan to buyer, padahal saya cek sudah selesai semua, kata pihak Shopee “betul pak, semua saldo penjualan setelah akun bapak dibatasi masih ditahan Shopee pak, kini sudah ditangani oleh tim terkait, selanjutnya Bapak tunggu info dari kami ya pak, nanti bapak akan dapat email dan kami hubungi kembali ..

        3. Tidak bisa narik/tranfer saldo yang ada di Shopeepay ..

        Jadi, ternyata akun saya tidak bisa dimaklumi dan tidak bisa diselamatkan, dan saldo penjualan masih ditahan, dan masih menunggu keputusan tim Shopee ..

  • 25 September 2021 - (19:38 WIB)
    Permalink

    Update : pukul 17.17 WIB 25 September 2021
    pihak Shopee telah menelvon dan memberikan info :
    1. Akun saya tetap tidak bisa diaktifkan kembali
    2. Untuk sementara diberi hak akses hanya untuk penarikan saldo.

    Setelah saya cek, saldo penjualan saya masih sama dengan jumlah saldo sebelum dibatasi. Dalam artian, belum bertambah dengan transaksi yang sudah selesai selama akun dibatasi.

    Kemudian saya cek ke penjualan saya »pesanan terkirim » semua pesanan sejak tanggal 19, 20 September sudah selesai semua, tapi saldo belum masuk.

    Lalu saya tanya : “sebelum akun dibatasi saya ada transaksi yang sudah berjalan, sudah dalam perjalanan. .dan ini saya cek sudah selesai semua, tapi kenapa saldonya tidak masuk ke saya ya pak?

    Pihak Shopee mengatakan : ‘iya pak
    .untuk saldo terkait pesanan yang dalam perjalanan dan sudah selesai saat akun dibatasi masih ditahan Shopee ya pak, dan saat ini sudah ditangani oleh tim terkait, dan selanjutnya bapak tunggu info lebih lanjut dari kami ya pak, nanti bapak akan mendapatkan email dan telvon kembali dari kami..

    » Jadi untuk saldo penjualan saya selama akun dibatasi, yang tinggal menunggu pembeli klik selesai, yang masih dalam perjalanan sejak tanggal 19, 20 dan sudah selesai sekarang masih ditahan Shopee. .semoga pihak Shopee tetap kooperatif..
    Dan secepatnya melepaskan saldo saya yang masih tertahan..
    Shopee♥️mediakonsumen.com

    • 25 September 2021 - (20:21 WIB)
      Permalink

      Akun sy juga ngalamin hal yg sama kmr malam tgl 24 sept’21. Tidak bisa login. Dan dana penjualan masih ada dlm akun tsb. Dan CS shopee hanya bilang kl akun tdk dpt dipulihkan kembali. Tp masalah dana nya blm dijawab lagi 😭😭 Shopee seakan2 sengaja menahan dana atau sengaja mencari keuntungan dr dana2 penjual yg akun ny dibatasin ckckck… Seharusnya dari awal sistem nya udah kasih warning , bukan stlh ada transaksi ygbterjadi bahkan udah sampai ke pembeli.. Sistem shopee masih kurang dan mrugikan.

      • 26 September 2021 - (11:03 WIB)
        Permalink

        @malviana : sekarang gimana kak? Sudah dapat telvon dari pihak Shopee belum ya? Mudahan masalah kita bisa disikapi dengan serius, tidak mukul rata ..

      • 4 Oktober 2021 - (15:05 WIB)
        Permalink

        Kak apa akunnya sudah beres? Akun saya juga diblokir, tidak bisa masuk sama sekali, sudah email belasan kali jawabannya cuma akun tidak bisa diaktifkan kembali karena melanggar bla bla bla, padahal ada saldo saya di sana dr hasil penjualan, juga ada saldo shopee pay baru isi 1 juta untuk bayar listrik dll kok malah ga bs diakses, sedih saya hikz… Balasan dari shopee ada kali 10 lebih isinya sama semua akun tidak bs dipulihkan padahal saya nanyanya tentang saldo. Kalau kakak ada perkembangan, kabarin di sini ya kak

    • 27 September 2021 - (00:03 WIB)
      Permalink

      Iya kak saya juga kejadian yang sama..
      Tapi saya belum mendapat kejelasan terkait dana penjualan yang masih ada di akun…
      Kk bilang gimana itu kak biar diberi akses sementara untuk penarikan saldo penjualan..
      Terimakasih

      • 27 September 2021 - (05:37 WIB)
        Permalink

        Idem sy dapat kasus serupa. Gara2 dpt banyak orderan yg datang bersamaan walo kemudian dibayar dlm waktu agak berjeda bbrp menit. Kayaknya sih pembeli orangnya sama cuma pakai banyak akun utk ngejar voucher diskon CC. Mas Koro menyampaikan sdh posting di banyak media utk menghubungi shopee mulai twite dll. Kalo sy masih dimedia email aja. Kira2 dr bbrp media itu menurut mas Koro mana yg kemudian efektif mwnggerakkan tim shoppe utk memberikam akses sementara pencairan saldo. Krn saldo penjualan sy cukup banyak juga. Sampai saat ini sy masih fokus utk mengaktifkan akun, blum nanya ttg nasib saldo saya. pertanyaan yg sma, apa yg mas sampaikan atau gimana caranya sampai shopee bersedia ngasih akses tsb..

        • 27 September 2021 - (19:15 WIB)
          Permalink

          Untuk teman-teman semua yg senasib, yang bertanya ttg pihak Shopee bisa beri akses sementara hanya untuk penarikan saldo :

          Lebih tepatnya setelah saya menulis keluhan di mediakonsumen.com (web ini, terimakasih, tim mediakonsumen.com).

          Jum’at pagi terbit, habis jum’atan dapat telvon yg intinya. .”tim shopee sedang memprioritaskan permasalahan saya dan disuruh menunggu hasil perkembangannya ..

          Lalu Sabtu sore. .dapat email dan telvon kembali. .yang kemudian saya komen disini, tentang update 26 September 2021..

          Tapi hingga kini, Saldo penjualan saya masih ditahan 😩

    • 30 September 2021 - (14:29 WIB)
      Permalink

      Mau nanya dong kalau saya sebagai pembeli sudah membayar sesuai kriteria shopiee dan sedang di proses dananya ke penjual nah penjualnya chat saya di wa katanya akunnya di blokir sama pihak shopiee itu bukan urusan saya lagi kan sebagai pembeli ?

  • 27 September 2021 - (05:25 WIB)
    Permalink

    Sunggu lucu membaca komentar2 orang yg bertingkah sebagai pahlawan shopee. Membayangkan mereka menulis komentar dgn wajah menyeringai sinis, membuat ingin tertawa saja.
    Menurut saya mereka setidaknya pernah melakukan tindakan fraud yg mereka hinakan tersebut.
    Sebenarnya fraud atau tidak, bisa diliiat dari kondisi toko seseorang, ada ciri2nya. Rating dan usia toko bukan patok’an.
    Sebagai pedagang online yg tergabung dgn komunitas ratusan pedagang online, bisa saya katakan: @koro, anda tidak sendirian.
    Dimulai dalam jumlah besar secara signifikan sejak pertengahan september (bencana ini) seperkiraan saya mgkn mencapai ratusan akun seller dibatasi bersama-sama dan berlangsung hingga hari ini. Mulai dari jutaan sampai dgn puluhan juta rupiah.
    Sekitar 60% toko/seller yang saya pernah tahu atau pernah beli barangnya dimasa lalu, saya coba2 search, ternyata diblokir. Baik seller baru maupun starseller.
    Kalau kasus di-bulan2 sebelumnya dana bisa segera dicairkan, yang sekarang ini belum ada indikasi itu, toko di logoff paksa. Setelah bs loginpun, alasannya masih diinvestigasi, yg mana setiap hari makin banyak seller yg diblokir, semakin kurang waktu dan sumber daya shopee yg dibutuhkan untuk menuntaskan masalah ini.
    Mau transaksi fraud ataupun tidak, seharusnya shopee tidak berhak menahan dana penjualan. Jika terbukti bersalah, misalnya akun seller dan buyer sama, silahkan dibuktikan dan dipotong kerugiannya seperti tindakan di tokopedia atau bukalapak.
    Shopee dalam emailnya meng-klaim sistemnya dibuat sedemikian rupa untuk dapat mendeteksi transaksi mencurigakan, namun shopee sendiri melakukan kecurangan dengan sengaja membiarkan transaksi berlangsung dulu beberapa hari dan menahan dana penjualan hingga terkumpul cukup banyak sampai semua transaksi selesai atau akan selesai.
    Pihak buyer sama sekali tidak dirugikan, sekalipun melakukan transaksi fraud (entah gestun atau yg lain), tetap mendapatkan barang, dan bahkan berpotensi melakukan hal2 yg sama ke seller2 lain yg masih hidup. Sedangkan seller (si “x” contoh riil yg saya kenal) yg tidak mengenal buyernya, apalagi berbeda kota, kehilangan (atau tertahan) seluruh modalnya (puluhan juta dari 2 toko yang dibatasi juga, salah satunya bahkan sudah 3-4 tahun berjualan).
    Ini berbeda dgn tokopedia misalnya, jika transaksi buyer bermasalah, maka cashback tidak cair, atau transaksi dibatalkan dan kedepan tidak dapat memakai promo. Logis dan manusiawi.
    Jika tidak segera diatasi, kedepan mungkin bisa dipikirkan untuk mengajukan gugatan class-action, karena korbannya ratusan orang menurut asumsi saya. Tinggal menunggu siapa pelopornya. Semangat!…

    2
    3
  • 27 September 2021 - (14:28 WIB)
    Permalink

    Saya juga kena peninjauan dan pembatasan sama shopee dan ada dana di toko saya yang mengendap sekitar 6 jutaan lebih, saya sudah email, live chat , dan telfon call centre berkali kali dan jawabanya template saja , yang buat saya muak adalah mereka tidak memberikan kejelasan apa kesalahan saya dan saya harus melakukan apa agar masalah ini selesai.

    yang saya heran kenapa sistem shopee tidak dibuat untuk melakukan deteksi awal dan pemblokiran terhadap penjual yang tidak memenuhi standard /peraturan kebijakan shopee , atau ketika si pembeli mau membayar dan terdeteksi dengan cara yang tidak wajar.
    malahan yang terjadi ketika si pembeli telah membaryar dan menkonfirmasi penerimaan barang / penjual mendapatkah hasil pembayaran (khusus dalam kasus saya) baru kena blokir. hal ini tentunya sangat merugikan user penjual dimasa sulit seperti sekarang ini dan mungkin tidak sedikit yang menjadikan berjualan di shopee menjadi sumber penghasilan utama.

    jangan sampai user berfikir kalau shopee mengambil keuntungan dari kekacauan semacam ini.

    untuk admin SHOPEE jika anda membaca ini mohon agar segera menyelesaikan masalah saya user toko saya : “berzerkshop” kronologi dan data saya telah saya kirimkan via email . terimakasih

    • 27 September 2021 - (18:28 WIB)
      Permalink

      @Yakub : saya sudah bisa login sejak 25 September 2021, tapi seperti yang Anda katakan mungkin itu hanya sebagai langkah penenang oleh Shopee, nyatanya sampai sekarang (2hari berlalu) saldo Tertahan saya masih belum juga dilepaskan ..

      Sementara saya baca-baca untuk kasus yang lain, yang menyangkut badan usaha lain. .sangat cepat penanganannya..

      • 27 September 2021 - (19:57 WIB)
        Permalink

        kalau email balasan sudah bang, cuman untuk penjelasan mendetail kenapa dan apa yang harus dilakukan tidak ada bang, kalau untuk di telfon tidak ada bang

  • 27 September 2021 - (15:00 WIB)
    Permalink

    heemmm.. gini.. pembayaran via credit card ataupun paylater2an, pasti diperketat baik itu dari shopee atau tokped.. Shopee bisa melacak keberadaan hp antara penjual dan pembeli. Di masing2 hp kan ada fitur GPS. Bila pembeli dan penjual tsb berada dlm 1 titik yg sama, dan memakai payment credit card/paylater, 99% dana ditahan & dalam proses investigasi. Kemungkinan besar kan gestun.

    • 27 September 2021 - (18:54 WIB)
      Permalink

      @Herwin : baru kemungkinan. .tapi nyatanya kan tidak seperti itu ..
      Jika sistem memang melacaknya seperti itu, kan ada CS Shopee yang bertindak sebagai penentu keputusan ..
      Yang bisa mengambil data, menerima bukti, kemudian lanjut ke penelurusan..

      Diatas adalah kasus saya, yang saya ceritakan secara singkat dengan bukti yang terbatas..
      Yang selanjutnya saya lengkapi bukti-bukti lain disini https://www.katalebay.xyz/2021/09/saldo-penjualan-ditahan-mati-matian.html

      Gestun umumnya dilakukan oleh orang yg butuh uang cepat, juga tidak bodoh dengan melakukan transaksi dititik lokasi yang sama. Coba pikir juga tentang hal itu.

  • 27 September 2021 - (22:04 WIB)
    Permalink

    Dr kasus ini sdh jelas ya, kalo pembeli offline tdk boleh diarahkan ke online apalagi transaksi kredit bila pembeli datang ke toko ya harus transaksi langsung diluar MP kecuali BL ada fitur ambil ditoko

  • 29 September 2021 - (10:17 WIB)
    Permalink

    Update + klarifikasi : akhirnya hari ini, 29 September 2021 saya mendapat telvon dari pihak Shopee dan mengabarkan bahwa, dana saldo penjualan saya sepenuhnya telah dilepaskan semua oleh Shopee dan per hari ini juga, sudah saya tarik semua.

    Dalam kesempatan itu juga, pihak Shopee mau bersedia membantu untuk penarikan saldo shopeepay saya, juga penjualan tabungan emas..

    Untuk itu semua, saya ucapkan banyak terimakasih kepada Shopee atas kepedulian dan solusinya. Dan juga mediakonsumen.com yang telah bersedia menerbitkan surat keluhan saya dan menjadi sarana mediasi kasus saya bersama Shopee.

    Untuk teman-teman semua yang sudah rela meluangkan waktu, membantu foll-up kasus saya. .saya ucapkan banyak terimakasih.. semoga kebaikan anda mendapat balasan tersendiri, yang lebih baik dari Allah SWT.

    Terakhir. .untuk teman-teman yang mempunyai kasus serupa dengan saya. .semoga segera mendapat solusi yang terbaik. .Sekian maaf dan terimakasih.
    Terimakasih Shopee sudah diberi pengalaman berjualan di marketplace anda.

  • 1 Oktober 2021 - (18:47 WIB)
    Permalink

    @Koro kasus sy beda dng mas koro tp intinya sama. Sistem shopee mendeteksi penggunaan voucher berlebihan dr banyak user dan sy yg kena blokir. setelah seminggu akun sy diblokir, akhirnya kmaren sdh bisa login. Beda dng mas koro yg ditelpun, sy sama sekali tdk mendapat telpon. Bahkan email terakhir dr shopee jg menegaskan akun sy tidak dapat dipulihkan. Anehnya ketika sy cuma iseng aja login, tahu2 kok sdh bisa. Langsung cek saldo dong… Saldo saat diblokir dan saldo transaksi yg berjalan sebelum diblokir, masuk ke saldo dan bisa sy tarik. Masalahnya selama diblokir ada 6 transaksi baru, yg 3 sdh sy update resi tapi dibatalkan atas permintaan pembeli dan sy ga bisa merespon akhirnya beneran dibatalin sama sistem shopee. Juga ada 3 transaksi yg krn blum sempat sy update resinya jg dibatalin otomatis setelah 5 hari. Padahal semua sdh sy kirim dan resi jg sy sampaikan di email ke shopee. Tapi tetep aja, dana dikembalikan ke pembeli… beruntung bahwa 3 diantaranya ketemu orang baik yg ketika sy hubungi bersedia transfer dananya ke saya. Tapi ada 3 yg cuek aja, sy chat ga dibalas padahal jelas terlihat online… dan sampai saat ini sy masih menunggu kabar dr shopee… oya satu lagi, fitur penjualan di toko tdk aktif jd orang ga bisa beli barang di toko saya. Plus saldo shopepqy jg msh diblokir…

    • 1 Oktober 2021 - (19:07 WIB)
      Permalink

      .coba mas tanya lagi ke cs Shopee mas. .mungkin bisa diaktifkan kembali akunnya.
      Kalo saya waktu itu, ditelpon jadi saya tanya+minta bantuan ke yang nelpon saya untuk disampaikan ke tim terkait, “apakah bisa saldo shopeepay saya ditarik, tolong ya mbk sampaikan ke timnya, agar saldo shopeepay saya bisa ikut ditarik..
      ” Pagi ditelpon, sore iseng tarik shopeepay bisa. .
      Tapi syangnya akun saya tidak bisa diaktifkan kembali,.

      tapi tidak apa. .yg terpenting saldo saya (saldo penjualan+shopeepay sudah bisa ditarik semua)

      Moga shopeepay masny bisa, mudahan beserta akunnya juga. .terus 3org yg beli yg cuek tadi moga diberi kesadaran dan mau melunasinya 😀

 Apa Komentar Anda?

Ada 73 komentar sampai saat ini..

Akun Shopee Dibatasi, Saldo Penjualan Tertahan dan Suram

oleh Koro dibaca dalam: 2 menit
73