Tunaiku Meneror Terus ke Kantor, Membuat Saya Terancam Diskors

Saya pelanggan Tunaiku, dengan nomor pinjaman: 65177347. Saya ada pinjaman di Tunaiku senilai Rp12 juta, dengan cicilan 10 kali dan Rp1,7 juta per bulannya. Saya sudah menyelesaikan 7 kali cicilan dengan nominal Rp12 juta, dengan kata lain nominal pokok sudah saya bayar.

Memang saya masih ada 3 kali cicilan lagi. Saya tidak sanggup bayar dikarenakan imbas pandemi, suami saya di-PHK, sehingga saya single income. Mulailah Tunaiku menagih dengan melalui Whatsapp dan telepon saya. Ini masih saya toleransi. Namun pernah ada kata-kata tidak pantas dari DC Tunaiku, yang menagih dengan kata-kata: ib***, gila, dan membawa nama ibu saya (saya menyimpan rekaman teleponnya).

Kemudian mereka telepon ke kantor saya, mengancam akan mengobrak-abrik kantor, lapor ke HRD dan terus meneror (saya menyimpan rekamannya). Saya sudah pernah minta restrukturisasi dan isi survey link. Namun tidak ada tanggapan dan kelanjutannya.

Tolong jangan teror ke kantor saya, karena itu semua akan berimbas ke status kerja saya. Kenapa kalian tidak memberi saya solusi? Malah mengabaikan alasan saya.

Sheila Ning Thias
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Tunaiku :
[Total:858    Rata-Rata: 1.9/5]
Tanggapan Tunaiku atas Surat Ibu Sheila Ning Thias

Pertama-tama, kami menyampaikan terima kasih atas informasi yang Ibu Sheila Ning Thias sampaikan. Menanggapi surat pembaca yang disampaikan oleh Ibu...
Baca Selengkapnya

101 komentar untuk “Tunaiku Meneror Terus ke Kantor, Membuat Saya Terancam Diskors

  • 15 Oktober 2021 - (19:18 WIB)
    Permalink

    Ngeri tuh.. Pinjam 12 jt balikin 17 jt bunga udah 5jt, 40% an dr pokok. Rentenir tuh..

    51
    4
      • 16 Oktober 2021 - (14:56 WIB)
        Permalink

        Sya jg barusan di ancam dan di teror sama aplikasi Dana Go padahal jatuh tempo msh kurang 2 hari,mereka mau menyebarkan data sya tlong bpk presiden dan OJK serta kepolisian segera di tindak lanjuti DC yg suka mengancam biar TDK meresahkan masyarakat lainnya

        22
        5
        • 16 Oktober 2021 - (18:10 WIB)
          Permalink

          Polda menyarankan laporkan yg meresahkan, itu masuk kataglori meresahkan dan meneror….. mungkin pinjol2 seneng klo smpe ad yg meninggal spserti tempo hari di wonogiri…..

          8
          1
          • 17 Oktober 2021 - (00:19 WIB)
            Permalink

            Lapotlr aja ke ojk

          • 23 Oktober 2021 - (11:36 WIB)
            Permalink

            jangan dibayar

        • 16 Oktober 2021 - (23:04 WIB)
          Permalink

          DC Pinjol tunaiku … Ketemuan yooks di Dago 48 Bandung … Yooks ahh Kalo memang punya nyali!!!

          14
          • 24 Oktober 2021 - (12:03 WIB)
            Permalink

            sadis bunga nya cuy 😳
            utang 12 juta bayar 17 juta …..
            pantesan presiden geram dan mau di tindak …..
            dikira cari uang kaya cari pasir di kali apa !!!!

    • 17 Oktober 2021 - (07:45 WIB)
      Permalink

      Alhamdulilah gak pernah di tagih, ya karena saya gak pernah ngutang ke pinjol.. karena saya tau resikonya.. maksa pinjem ya terima resikonya setiap pilihan manusia pasti ada resikonya..

      9
      29
      • 17 Oktober 2021 - (08:26 WIB)
        Permalink

        Alhamdulilah saya masih punya hati nurani dan otak. Ga pernah ngejudge atas musibah orang lain.

        38
        3
        • 17 Oktober 2021 - (21:14 WIB)
          Permalink

          Saya sudah melakukan pengecekan di OJK. Tunaiku sudah tidak terdaftar lagi di OJK. Anda bisa melakukan laporan ke pihak berwajib.

          10
          • 18 Oktober 2021 - (00:30 WIB)
            Permalink

            Sejak kpn gan, tidak terdaftar di ojk?

          • 18 Oktober 2021 - (13:49 WIB)
            Permalink

            Tunaiku masih terdaftar mbak, bisa di cek. Tapi coba laporkan aja mau ilegal ataupun legal kalo sudah mengancam seperti ini baiknya di proses aja dikepolisian, biar sekalian di grebek.

            2
            1
    • 18 Oktober 2021 - (13:47 WIB)
      Permalink

      Emang iya.. pinjem 2jt balikin 3jt.. tenor 6bln perbulannya 505rb.. saya pernah.. udh kapok..

    • 23 Oktober 2021 - (10:08 WIB)
      Permalink

      Ya emang DC tunaiku amar bank penagihnya kaya ilegal saja laporkan saja ke OJK biar di grebek tuh kantornya dan cara penagihnya GX ada aititudnya ..meresahkan masyarakat saja .

    • 18 Oktober 2021 - (18:45 WIB)
      Permalink

      Ngeri sih pinjol,lebih parah dari rentenir yang di pasar,bunganya bisa berbunga lagi kalau ga di bayar.
      Saya pernah ngalamin juga pinjem 15 juta saya bayar 9 kali,trus stop,di telpon terus”an setiap 1 menit 🤣,trus tiba” DC dateng mau nagih,trus saya tanya sisa nya berapa masih harus bayar 21 juta 🤣,saya bilang saya kan ada opsi bunga 0%,eh dia bilang ga tau soal itu,akhirnya si DC sendiri yang nyuruh saya kabur,dan ga usah bayar lagi 🤣,sumpah itu DC ada baiknya juga.
      Saran saya ke mba yang kena musibah,kalau ada barang yang bisa dijual,mending itu dijual untuk bayar lunas yang di pinjol,jangan gadai barang juga,mikir panjang aja ke depan pandemi kita ga tau kapan berakhir,apalagi media sangat senang menyebar kabar tentang pandemi,yang mana masyarakat jadi panik,dan test PCR antigen dan blablabla akan laku,bagaimana supaya laku,ya sebar berita tentang pandemi yang semakin berbahaya 🤣
      Jual aja mba kalau ada barang yang bisa dijual,lunasin pinjolnya,jangan takut kehilangan barang,kedamaian lebih penting dari barang berharga 👍tetap semangat ya mba

  • 15 Oktober 2021 - (19:43 WIB)
    Permalink

    Apakah pinjol tersebut termasuk ilegal dan tdk terdaftar di ojk. Kalau ilegal tdk usah dibayar. Abaikan saja ancaman dari colektor. Kalau anda ancaman menjerumus ke nyawa laporkan saja ke polisi. Kalau termasuk pinjol yg legal, komunikasikan saja ke colektornya kalau belum bisa membayar, Dan jangan kasih kepastian yg tdk bisa anda tepati untuk membayar. Semoga utangnya bisa cepat lunas dan jgn pinjam ke pinjol lagi untuk tutup lubang gali lubang.

    34
    4
    • 16 Oktober 2021 - (07:56 WIB)
      Permalink

      Saya satuju dengan bpk..lapo dibayar pinjol ilegal..dan jgn tepati janji kesanggupan bayar..mereka depcolektor cuma gertak sambel waninya diomongan..coba dtng mereka mana berani pasti depcolektor mengancamnya pura2 tlp keteman2nya bilang klu nasabah ini mengancam kepolisi🤣🤣🤣 tapi itu cuma gertkaan anak tk aja..toh bsknya mana berani nagih lg.saya berani bilang bgini karena saya sendiri ngalaminyan..jgb pernh takut sama siapapun klu kita tdk salah

      13
      6
      • 16 Oktober 2021 - (17:02 WIB)
        Permalink

        Ini jawaban bodoh sih tunaiku itu pinjol legal dan terdaftar di ojk, dan di support dengan bank amar yg merupakan salah satu bank legal di indonesia, ngak bayar konyol malahan yang ada pinjaman makin besar dikarenakan denda dan nama di black list di ojk yg dimana kedepanya anda pasti akan kesusahan melakukan pinjaman di bank ataupun dealer yang di support ojk, lebih baik segera lunasi hutang anda lain x pinjam uang dimana pun maksimal cicilan hanya 30% dari gaji anda biar tidak kesusahan membayarnya

        9
        39
        • 18 Oktober 2021 - (01:34 WIB)
          Permalink

          blacklist bukan di OJK boskuh, tapi BI Checking. OJK bagian mantau seluruh kegiatan instansi keuangan yang dahulunya di handle BPK, keterangan ente bener, susah akan kredit di kemudian hari kalau tidak di selesaikan, tapi instansinya aja yang salah 🙏🏻

          • 18 Oktober 2021 - (05:21 WIB)
            Permalink

            Sudah lama regulasinya di OJK bos.. Sekarang namanya Slik OJK

          • 18 Oktober 2021 - (09:34 WIB)
            Permalink

            wah iyaaa, sorry ane kudet boskuh 🤙🏻🤙🏻🤙🏻

        • 18 Oktober 2021 - (13:53 WIB)
          Permalink

          Emang terdaftar.. tp sepertinya blm dapat ijin.. krna melihat dri bunganya ga sesuai dengan aturan dri OJK..

      • 16 Oktober 2021 - (17:14 WIB)
        Permalink

        semua pinjol itu ilegal duduga ada permainan dengan OJK dan Bank Indonesia…lebih baik dilarang beroperasi di Indonesia selamanya dan dibuatkan undang undangnya.dari suku bunga yg tinggi dan cara penagihannya.. berlaku pula utk leasing 11-12..semoga saja dilarang….amin

        19
        3
      • 17 Oktober 2021 - (22:38 WIB)
        Permalink

        Yang sabar , lebih baik gak usah bayar klo nagih nya maksa . Dahulukan kebutuhan keluarga. Drpd bayar hutang terus gak makan.

      • 23 Oktober 2021 - (16:15 WIB)
        Permalink

        Udah dua bulan gagal bayar di tunaiku ,teror tempat kerja dan ngancam ngancam ,pinjol legal sadis nya kayak ilegal ,dan jangan lapor OJK karena mereka akan melindungi,lebih baik lapor kepolisi mbak,tetangga saya lapor kepolisi dan dah gak pernah diteror lagi sejak lapor polisi dengan laporan pengancaman dan perbuatan tidak menyenangkan,jadi masih didalam lidik atau bukti bukti katanya buat tambahan

  • 15 Oktober 2021 - (20:04 WIB)
    Permalink

    Pinjol legal saja bunganya mencekik apalagi yg ilegal. Harusnya pemerintah buat pinjol tandingan dgn bunga setara kur, dgn jaminan ktp dan kk serta verifikasi manual. Warga yg masih menerima bantuan pemerintah tdk bisa pinjam. Kl seandainya macet, ndableg tidak mau bayar, ketika mengurus keperluan menggunakan ktp atau kk maka tidak bisa diproses kl belum dilunasi.

    31
    1
    • 15 Oktober 2021 - (21:32 WIB)
      Permalink

      Legal ini, tapi kesohor kelakuan ilegal. Jahat dan udah sering bgt yg dipecat gara2 pinjol ini, saran saya jgn ikut restrukturisasi mbak. Pinjol ini kl restrukturisasi makin memberatkan, bkn meringankan. Pinjam saudara atau gadai barang, kl pinjol ini terbilang ganas jadi mau ga mau hrus dibayar kl ga mau kantor diteror.
      Di China yg asal pinjol , sudah dilarang total pinjol karena lebih bnyk meresahkan daripada membantunya. Ya pada lari kesini semua rentenir China ,cari untung dari kesusahan warga Indonesia.

      27
      2
      • 18 Oktober 2021 - (00:36 WIB)
        Permalink

        Bener banget gk jauh beda ama ilegal
        Pake twitter gan kalau mau viral d medsos
        Biasa nya para petinggi spt tv,dan pemerintah lbh cepet action kl kita curhat di twitter

    • 24 Oktober 2021 - (08:33 WIB)
      Permalink

      Ktp dan kk itu jarang dipakai untuk keperluan.. Kalo pemerintah buka pinjaman cuma modal ktp dan kk saya yakin lebih dari 50% akan galbay, dan yg ada banyak bank bangkrut..
      Semua tergantung kita, ada pinjol kalo kita tidak ambil tidak masalah juga.. Orang rata2 ambil tanpa mikir cara bayarnya gimana.. Kalo udah di teror baru deh curhat sana sini.. Udah tau bunga mencekik masih aja di ambil, alasannya saat itu gak ada jalan lagi, kalo udah gtu ya terima aja resikonya sekarang.. Apalagi kasus TS ngambil sampai 12 juta, itu udah termasuk pinjaman tinggi, apalagi jika pinjam untuk konsumtif, hbis sdah pasti kedepannya..

  • 16 Oktober 2021 - (01:05 WIB)
    Permalink

    Mending nurunin dana kur drpd minjem pinjol. Memang lbh mudah accnya kalau pinjol. Tapi jika lagi susah bayar memang seperti itu

    • 16 Oktober 2021 - (10:23 WIB)
      Permalink

      Tunaiku rampok . OJK bantu tindak tunaiku.. tutup kantornya.. di masa pandemi jg gak ada kebijakannya udah tau bnyk yg di phk . Masih aja nagih neror terus..

        • 16 Oktober 2021 - (17:22 WIB)
          Permalink

          Karyawan yee bang? Klo iya suruh cepet bales surat mendia konsumen saya yeee

          4
          4
          • 21 Oktober 2021 - (09:07 WIB)
            Permalink

            Bukan pegawai tapi orang yg ngak sebodoh anda pinjam di pinjol dan kesusahan bayar akhirnya curhat dimedia konsumen lain x jangan pinjem hutangan kalau ngak mampu bayar

            2
            1
        • 16 Oktober 2021 - (18:12 WIB)
          Permalink

          Waduhhhh……T*****U adalah produk Legal dari Bank Legal Kalau ngk salah BANK A**R sudah terdaftar di OJK dan tercatat Di Bursa Efek Indonesia dan mengumpulkan dana dari masyarakat dengan cara menjual saham sahamnya ke publik. Mengapa Bank seperti ini memberikan pinjaman dengan bunga yang tinggi dan melakukan tagihan dengan melakukan ancaman. Waduh BEI Kok Ngumpulin perusahaan yang merugikan orang banyak. Bentar lagi bank mau rihgt issue ternyata perusahaan ngk bener. Harus diobral SAHAM dari Emiten ini.

        • 18 Oktober 2021 - (00:39 WIB)
          Permalink

          Komentar bodoh.
          Di bilang td ny lancar krn gara2 phk jd gk bs bayar
          Mmg dia tau bakal phk??
          Kalau tau dia jg gk akan minjem

  • 16 Oktober 2021 - (07:21 WIB)
    Permalink

    Mumpung saat ini lg aktif2 nya pemberantasan pinjol.. smua yg mengancam dan apalah gitu.. jgn takut utk lapor ke polisi… Biar di grebek kantor tunaiku …

    19
    • 16 Oktober 2021 - (23:30 WIB)
      Permalink

      Wahai orang orang *****… Kenapa sih pada pake pinjol. Bunga banyak, logikanya dmn ya

      3
      3
      • 18 Oktober 2021 - (14:05 WIB)
        Permalink

        Klo mau lapor gampang.. lewat online aja.. email ke cybercrimepolri trus lampirkan foto2 pengancaman daa bubga yg tinggi itu.. yakin aja bakal d proses.. krna saya pernah ngelaporin pinjol krna nagih berganti2 no.poselnya.. setiap wa masuk sya SS dan sya kirim ke cybercrime.. alhamdulillah hilang dgn sndrinya tuh peneror..

  • 16 Oktober 2021 - (07:58 WIB)
    Permalink

    Perasaan tunaiku sdh tdk terdaftar lagi diojk..krna byk laporan penagihan yg tdk wajar.. itu bnr apa tdk

    11
  • 16 Oktober 2021 - (09:35 WIB)
    Permalink

    Jgn mau di restruktur, krn saya mengalami, saat di restruktur tdk di konfirmasi ke nasabah hitungannya bagaimana, malah tagihan tambah besar saya gak mau bayar krn tdk ada hitungannya bagaimana ? Sdh berkali kali kirim surat tdk di tanggapi, eh….malah di restruktur 2 kali, katanya otomatis dari bank, pinjaman saya jadi 2 x lipat, setiap ditelp debt collector tidak ada solusi dan kesepakatan hanya tetap suruh bayar dan transfer malah di suruh transfer di bawah nilai cicilan saya perbulan, bukan tdk mau bayar saya tapi saya minta kejelasan tertulis seperti restruktur bank lain, kalau tdk ada kesepakatan jgn transfer dulu…di bank lain khan begitu…..tapi di Tunaiku kok lain sistemnya yach…..itu membuat saya tdk mau transfer krn blm ada kejelasan dan penyelesaiannya. Kita minta keringanan malah pinjaman di buat 2 x lipat pinjaman awal.
    Jd ibu coba kirim surat ke tunaiku dulu….dan minta kejelasannya kalau bisa tertulis jangan lisan.

  • 16 Oktober 2021 - (09:53 WIB)
    Permalink

    Laporin saja ka, itu di luar etika penagihan legal biar di tindak lanjuti pihak yang berwenang

    • 18 Oktober 2021 - (07:12 WIB)
      Permalink

      Ngeri tu, bunganya,saya hanya berharap, pada kantor tempat nya bekerja,serta kerabat ,teman,..lindungi korban teror pinjol,mereka itu semakin berani,.karena jalan teror mereka lewat sangsi dari kantor tempatnya bekerja,..sebenarnya kan bisa beri ancaman balik,dengan gangguan itu,ingat karyawan juga aset, dan punya jasa.seandainya kantor, kerabat,teman ,bisa kasih pinjaman gak akan terjebak pinjol,.kalau saya malah ketipu dg persyaratan transfer uang,..mungkin terlihat bodoh,tapi itu karena gak ada yang mau pinjami,(saya sangat sedih pada yang bahas riba, tapi gak mau kasih pinjaman.dalillnya benar,tapi dakwamu seperti kentut).

      1
      1
  • 16 Oktober 2021 - (11:15 WIB)
    Permalink

    Ini salah satu pinjol yg brni nagih ke kntor2 orng.sy punya pengalaman.cicilan terakhir telat sehari,langsung tlp ke kntor.kata2nya ngancam terus.semoga aja ini pinjol di tutup total..

    11
    • 16 Oktober 2021 - (13:55 WIB)
      Permalink

      Hapuskan pinjoll dri bumi nusantara.. baik ilegal maupum legal.. uda bikin meresahkan bangsa ini..

      15
      • 16 Oktober 2021 - (17:08 WIB)
        Permalink

        Gampang cara menghapuskan ya jangan pinjam dipinjol percuma teriak2 hapuskan pinjol tapi pinjem di pinjol ujung2nya teriak gitu karena ngak mau bayar pinjol 🤣

        6
        4
        • 16 Oktober 2021 - (23:39 WIB)
          Permalink

          Ngeri emang ya. Pinjam maksain diri tapi nggak mau menghadapi risikonya. Yg nasibnya serupa saling membela, sudah jelas ponjol itu cari untung, dipikir akal juga mana ada yg sukarela ngasih pinjaman dgn bunga kecil, yang ada nghilang kyk teman klo udah pinjam.

          Semoga semakin sedikit yang pakai ponjol, sehingga pinjaman online dengan sendirinya akan hilang apabila ga ada yg pakai jasa ponjol.

  • 16 Oktober 2021 - (11:29 WIB)
    Permalink

    Dc emang begitu rata2 mau yang ilegal atau resmi diawasi ojk selalu ada aja DC yang suka ngancam, tapi kalo resmi diawasi OJK santai aja. Cuma ancaman doang itu, tapi kalo yang ilegal, pasti data kesebar kemana2. Terus saran saya jangan restruktur,karena pasti bunganya makin tinggi nanti.

  • 16 Oktober 2021 - (11:41 WIB)
    Permalink

    Hari gini masih pinjem di PinJol lagi Hua..Ha..Ha..Ha..Ha..Ha….
    Ayo siapa lagi yg mau pinjem di PinJol. Trus mengadu ke MK

    9
    11
    • 16 Oktober 2021 - (17:11 WIB)
      Permalink

      Terus lo ngapain di lapak gw? Lapak dc beda lg sob hahahahhaah

      5
      9
    • 16 Oktober 2021 - (23:45 WIB)
      Permalink

      Iya bang, saya sepemikiran dengan anda. Semoga kita semua diberikan kekuatan agar menahan diri untuk tidak menggunakan ponjol.

      Untuk yang ingin menggunakan jasa ponjol, pahami risikonya.

      Bunga yg cukup besar & diterror. Kalau tidak dibayar siap2 dengan dendanya.

      Khn sayang ‘keringat’ hasil jerih payah bekerja, upahnya malah digunakan untuk bayar hutang.

      Miris dgn banyaknya pengguna ponjol, semoga mental nghutang kita makin berkurang. Apalagi hutang ke temen, setelah dapet uangnya, ngilang gitu aja, susah ditagih.

  • 16 Oktober 2021 - (11:49 WIB)
    Permalink

    Saya juga pinjam d aplikasi shopee, sebesar 500rb ,cicilan 2x , iuarannya 269700,, itu bunganya termasuk besar gak ya ?.. untuk TS semoga cepat selai masalahnya

    • 16 Oktober 2021 - (17:38 WIB)
      Permalink

      Bp/ibu, silahkan laporkan ke AFPI.GO.ID atau ke OJK 157 biar di proses segera? Karna presiden sudah ikut turun tangan soal pinjol yg memberatkan masyarakat, mumpung masih punya bukti mending lapor ajah biar di tindak

  • 16 Oktober 2021 - (12:13 WIB)
    Permalink

    Pinjol Legal rasa Ilegal, DC yang sok jago memang harus dibantai. Tantangin aja kalau ngancam mau ngobrak ngabrik kantor. Langsung laporan ke polisi dan ojk. Sudah banyak korban yg dipecat dari kantornya gara2 cara mereka. Hidup lebih hancur, di teror terus, keluarga sampai berantakan. Harus dibasmi manusia2 PKI jahanam seperti ini.

    5
    1
        • 21 Oktober 2021 - (09:25 WIB)
          Permalink

          Ngak ada hubunganya dengan orang miskin, kalau anda mau memenuhi syarat pinjaman di bank anda bisa meminjam dibank memang agak ribet syaratnya tapi bunga aman dan terpercaya, ini anda hanya bisa mencari jalan yg mudah pinjam dipinjol lalu curhat di media konsumen karena ngak bisa bayar ataupun di teror bagian penagihan jadi seutuhnya kesalahan di anda karena pinjam di pinjol

  • 16 Oktober 2021 - (12:25 WIB)
    Permalink

    Sekarang para pinjol lagi ngilu ngilu Bidji. Presiden Jokowi sudah menyatakan perang dengan pinjol. Hidup Pak Jokowi!

    17
  • 16 Oktober 2021 - (12:31 WIB)
    Permalink

    Sekarang mumpung lagi panasnya penggrebekan pinjol, coba anda ramaikan di sosmed. Lewat Lambe Turah dsb. Siapa tahu nanti Tunaiku dan Amar Bank ikut digrebek oleh kepolisian. Yg kasus penggrebekan kemarin saja ada 3 pinjol legal yg kena tangkap. Ancaman pasal-pasalnya berat-berat semua juga kemarin saya baca di berita: ada percobaan pembunuhan, pemerkosaan, UU ITE, pengrusakan, ancaman pembunuhan, dsb.

  • 16 Oktober 2021 - (12:35 WIB)
    Permalink

    Gue juga punya temen masalah nya mirip banget penyerangan kata kata ancaman itu ke atasan nya, resepsionist nya, sampai sp 3 karna sudah menganggu bisnis pekerjaan, tutup aja kalau sudah meresahkan untuk penagihan nya, padahal mayoritas nasabah sebener nya mungkin mau menyelesaikan tanggung jawab nya, tapi kemungkinan besar mereka stress, hutang itu wajib dibayar, dan wajib di ingatkan tetapi dngan batas normal bukan membentuk karakter menjadi strees … #poldametrojaya #berantasancaman

    7
    1
  • 16 Oktober 2021 - (14:43 WIB)
    Permalink

    tunaiku memang luar biasa tidak sopan,tidak punya etika semua DC penagihannya.tidak pantas masuk legal harus dibinasakan.saya pribadi pernah merasakan dgn penagihan yg tak wajar..harapanku semoga OJK bisa mencoret tunaiku dari legal.

  • 16 Oktober 2021 - (16:52 WIB)
    Permalink

    Mending pinjam saudara untuk ngelunasi hutang pinjol atau pinjam bri..
    Bri saja gak sampai segitu tinggi bunga-y..

  • 16 Oktober 2021 - (16:57 WIB)
    Permalink

    Mudah2an semua pinjol segera di tutup z semua,, lebih banyak meresahkan dari pada membantu.. meskipun terdaftar ojk, bunga rendah,pelayanan ramah.. tapi pada praktek-y tetep meresahkan masyarakat..

  • 16 Oktober 2021 - (18:05 WIB)
    Permalink

    Untuk ketentuan bunga yg segitu besarnya, kenapa peminjam menyetujuinya? DC nya salah karena tidak sopan, tapi peminjam juga punya tanggung jawab untuk melunasi karena peminjam sdh menyetujui persyaratan di awal peminjaman. Jangan udah terima duit garcep, giliran balikin duit alot. Gak cuma di pinjol sih. Kebanyakan orang memang kl minjem gak ada sejam udah di WA atau ditelp melulu suruh buruan transfer, giliran waktu mbalikin duit banyaak sekali alesan sampe berbulan2 gak bayar.
    .
    Apalagi ini transaksi riba, Inilah kenapa islam mengharamkan transaksi riba’. Entah itu bagi peminjam maupun bagi yg meminjamkan uang sama2 dosanya.

    5
    1
    • 16 Oktober 2021 - (19:05 WIB)
      Permalink

      Kalo baca ga usah pake emosi ya. Apa saya blg klo saya ga bayar? Anda tidak lihat saya sdh bayar 12 jt. Bkn cuma 1 atau 2 kali cicilan saya bayar nya.
      Disini saya jg ada bertanya solusi bkn lepas tangan dari konsekuensi sdh pinjam di tunaiku. Pergi dari lapak konsumen kalo ga mau kerjaan dc di senggol. Panas naanti hati dan pikiran anda baca lapak disini.

      5
      7
    • 16 Oktober 2021 - (19:09 WIB)
      Permalink

      Kan sdh punya rekamannya, apa lagi smp mengancam, mau legal sekalipun jika sdh meresahkan , menteror ada pasalnya, menurut saya lgsg aja laporkan dgn membawa rekaman tersebuttt

  • 16 Oktober 2021 - (23:32 WIB)
    Permalink

    Lapor ojk, lapor kepolisian dan lapor ke YLKI.
    Biar kapok lembaga keuangan legal tapi rasa ilegal.
    Bukti sudah ada semuakan

      • 17 Oktober 2021 - (10:49 WIB)
        Permalink

        Bu, dari mana hitungannya ibu sudah membayar pokoknya 12jt? Ini harus di klarifikasi dulu bu, karena pembayaran itu ada pembagian porsinya antara pokok dan bunga. Dan kalau pinjol tersebut legal, ibu bawa ke persidangan juga ibu yg akan kalah dan malah bisa diserang balik karena pencemaran nama baik. Sebaiknya datangi ke bank nya/kantor pinjol nya minta solusi bukan hanya menulis komen seperti ini berdasarkan persepsi yg ada tunggakan makin besar dan ujung ujungnya malah keluar dana lebih besar untuk menyelesaikannya.

        • 17 Oktober 2021 - (11:31 WIB)
          Permalink

          Saya ga ada kewajiban buat jelasin ke anda. Kecuali klo anda karyawan tunaiku baru saya jelasin rinci.

          • 17 Oktober 2021 - (13:31 WIB)
            Permalink

            Yaa itu beban anda, utang anda, kewajiban anda nikmati saja, saya ngasih saran aja berdasarkan pengalaman.

          • 18 Oktober 2021 - (06:29 WIB)
            Permalink

            Sama Mba saya lebih parah setiap hari 15-20x tlpn ke Kantor Ancamannya smaa mau bicara Sama HRDlah segala macam kebun binatang keluar. Tapi saya suruh datang ngak datang2.

  • 17 Oktober 2021 - (12:23 WIB)
    Permalink

    Up lambeturah dong, belom lg yg nelpon gaya preman pasar, udah banyak yg kejadian stress dan bunuh diri loh, mereka stress dan bunuh diri itu bukan karna gak mau bayar, pst ada solusi tp DC gak ngasih solusi wkwkwk … Di ancam bla bla bla … Buat DC didunia kamu aman tnggu di akherat … Kasian nnti keturunan lu semua bakal ikut dosa lu DC Tunaiku brantas

  • 17 Oktober 2021 - (16:17 WIB)
    Permalink

    Jangan restrukturisasi mba…mending dateng ke kantor bilang baik2 kendalanya apa bawa bukti surat PHK yg pny suami..terus minta d ringankan cicilannya..saya ada terlambat 3 bulan..dr mereka selama byarnya rutin tiap bulan ada pembayaran mereka dc ga bsa apa2..dan saya sampe inget semua nama DC ny..yg perempuan namanya Anna yang laki2 dimas atau ngak robin..

  • 17 Oktober 2021 - (22:48 WIB)
    Permalink

    Mba saran saya jangan takut mba sma gituan sya udah sering ngdepin dc gtu pinjol berhubung anggota keluarga sya pinjam dri pinjol dan cantumin no sya jadi nagih ke sya dan bahkan sya yg byar rta rta mereka jago gertak aja nyamperin ke rmh ga berani tantangin aja mba smbil bwa bukti bukti kekerasan mereka klo dikatain ga pantes katain balik dijamin langsung ciut mreka dan kalo drinperspektif sya posisi mba utang udh lunas juga kan jadi dlm posisi benar juga.. semoga cepet sslesai mba mslhnya jangan lupa selalu optimis 🙏

  • 18 Oktober 2021 - (03:17 WIB)
    Permalink

    Yang namanya DC itu cuma bisa buat gertak bro… Cara mereka nagih melemahkan mental nasabah yang gagal bayar… Kalo mental anda lemah otomatis anda bisa stresss dan ketakutan… mao lapor juga percuma kecuali duit ratusan juta ngelapor bakalan di tanggepin… saran saya adepin sendiri aja ajak ketemuan…
    NOTE : mereka berani ngomong kasar cuma lewat sms,w.a dan telpon…

  • 18 Oktober 2021 - (10:06 WIB)
    Permalink

    Halo. Saya ingin memberi tahu bahwa dari amar bank Hari ini 18 oktober sudah menelfon saya untuk permohonan maaf dan kami sudah mendapat kesepakatan untuk kendala yang saya alami. saya ucapkan untuk masalah ini sudah selesai case closed. Trimakasih untuk semuanya dan media konsumen. Trimaksih amar bank .

    Salam,
    Sheila

    • 18 Oktober 2021 - (18:53 WIB)
      Permalink

      Iya dia bertindak gercep mba karena mba ada bukti,kalau di sebar lebih lanjut lagi,mereka kena masalah,bisa” di tutup kan 🤣
      Mba juga bisa nuntut kayanya,pencemaran nama baik 🤣 tapi ya terserah mba aja,jangan pinjam online lagi mba,mending jual barang aja,bagi sebagian orang jual barang iti kayanya sakral,tapi menurut saya itu solusi paling utama tetap semangat mba napas masih panjang 👍

  • 19 Oktober 2021 - (22:30 WIB)
    Permalink

    Percayalah riba itu mengerikan.. kl ga, ngapaian diharamkan… melihat berbagai kejadian mengerikan akibat pinjol, wahai masyarakat yg cerdas… carilah cara lain yg ga bikin hidup kita makin susah, sebenarnya riba dengan cara apapun telah mengambil 2 hal, keberkahan dan pintu reski.

  • 24 Oktober 2021 - (07:49 WIB)
    Permalink

    Setau saya klo udah abcaman dan perbuatan tidak mengenakan bisa laporkan ke polisi. Kita hutang ya tetap bayar, tapi bukan berarti dengan uang manusia bisa di rendahkan. Seperti yg sudah2 biasanya ibu bisa nuntut balik d pengadilan, dan bisa menuntut atas perbuarltan mereka minimal 1 Miliar. Masalah utang, ibu langsung lunaskan entah gimana cara nya, tapi jangan sampai disitu aja masalahanya kelar, ibu perpanjng urusannya. Klo bisa share ke sosmed2 manapun supaya berita nya di angkat. Banyak kok kejadian seperti ini. DC mereka iyu pihak ke 3. Jadi jangan takut ke mereka, termasuk ke amar juga sudah melanggar peraturan ojk dan pemerintah. Sebaiknya dilawan. HUTANG DILUNASIN, HUKUM BERJALAN. intinya itu. Krena setelah lunas mereka ga punya payung hukum buat berlindung lagi.

  • 24 Oktober 2021 - (07:51 WIB)
    Permalink

    Klo dr pihak amar bank minta maaf lalu anda maafkan ya berarti ga punya harga diri . Ngapain koar2 ke media konsumen mba.. hadeeehhhh… kirain mau lanjut perkaraain.. ckckckc

 Apa Komentar Anda mengenai Tunaiku ?

Ada 101 komentar sampai saat ini..

Tunaiku Meneror Terus ke Kantor, Membuat Saya Terancam Diskors

oleh Sheila Thias dibaca dalam: 1 menit
101