Denda Penalti KPR Bank BTN Tidak Sesuai dengan Surat Perjanjian Kredit

Saya adalah debitur KPR BTN Kelapa Gading Square (nomor KPR: 0021101050028722) sejak akhir tahun 2015 dan sudah melewati masa Fixed Rate. Dengan kronologi sebagai berikut:

Tanggal 10 September 2021, saya datang ke kantor Bank BTN Kelapa Gading Square. bermaksud ingin menanyakan pelunasan KPR rumah saya. Setelah itu di-printout lampiran total tagihan pelunasannya, isinya ada tagihan hutang pokok, bunga berjalan dan denda penalty 1% (sesuai Perjanjian Kredit). Namun pihak CS Bank BTN (bapak Novri) mengatakan, jika ingin melunasi diatas nominal Rp350 juta harus ada persetujuan dari kantor pusat (Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) dengan ketentuan waktu persetujuan akan memakan waktu paling lama 30 hari kerja.

Tanggal 7 Oktober 2021, saya mendapat informasi via telepon, bahwa pengajuan tersebut sudah disetujui oleh kantor pusat Bank BTN. Namun saya kaget bahwa biaya total pelunasan menjadi naik. Akhirnya saya meminta penjelasan dari CS tersebut.

Tanggal 2 November 2021, saya ditelepon lagi oleh Customer Loan Service (CS) a.n. bapak Novri yang menginformasikan bahwa biaya total pelunasan naik, karena adanya kenaikan denda penalti menjadi 3%. Padahal sesuai surat Perjanjian Kredit (PK) yang ditandatangani pada saat akad adalah 1%, tercantum jelas dan tidak ada perubahan sampai dengan saya menulis surat ini.

Karena yang menjadi pegangan saya adalah surat perjanjian kredit KPR yang disepakati pada saat awal kontrak. Akhirnya saya diminta untuk membuat surat permohonan banding kepada Bank BTN mengenai ketidaksetujuan saya terhadap biaya penalti sebesar 3%.

Tanggal 3 November 2021 surat pernyataan permohonan banding sudah saya kirimkan ke Bank BTN Kelapa Gading Square via Email.

Semoga pihak Bank BTN segera merespon keluhan saya ini. Terima kasih.

Suci Viciani N.
Tangerang Selatan, Banten


Update (6 November 2021): Terkait surat pembaca di atas, penulis memberikan klarifikasi bahwa permasalahan tele diselesaikan oleh pihak Bank BTN sbb:

 

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai KPR Bank BTN:
[Total:46    Rata-Rata: 2.8/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

4 komentar untuk “Denda Penalti KPR Bank BTN Tidak Sesuai dengan Surat Perjanjian Kredit

  • 5 November 2021 - (03:45 WIB)
    Permalink

    Lah, kenapa gak coba pelunasan 350 jt. Lalu sudah dibayar, minta lagi pelunasan 350 jt. Gitu aja terus sampai lunas.
    kalahkan mereka dengan sistem juga

    • 5 November 2021 - (11:21 WIB)
      Permalink

      Saya dari awal memang berniat mau ngelunasin aja supaya tidak ada hutang lagi di BTN.
      Terima kasih pak Stevan atas sarannya.

  • 5 November 2021 - (08:22 WIB)
    Permalink

    Heran dgn sistem perbankan skrg, nasabah berniat melunasi hutang tp dipersulit, ada biaya tambahan inilah itulah tdk sesuai dgn perjanjian awal, nanti giliran nasabah macet bayarnya ditagih2, diancam, diteror sm DC. Knp jg hrs ada penalty klo mau melunasi pdhl kan nasabah itu sdh bayar sesuai nominal yg disepakati tiap bulan nya (pokok+bunga) & jg ada agunan/jaminan di bank.

    1
    1
    • 5 November 2021 - (11:25 WIB)
      Permalink

      betul pak Ramen, saya juga heran kenapa bank sebesar BTN kok seperti ini. kl mau memang mau denda penalti tinggi harusnya dari awal di tuliskan saja di SPK. jangan di tulis 1% (sudah bermaterai) eh gak taunya kena 3%. kita konsumen sangat merasa di rugikan saya yakin banyak nasabah mengalami seperti saya.

 Apa Komentar Anda mengenai KPR Bank BTN?

Ada 4 komentar sampai saat ini..

Denda Penalti KPR Bank BTN Tidak Sesuai dengan Surat Perjanjian Kredit…

oleh suci dibaca dalam: 1 menit
4