Permohonan Kebijakan Pembayaran Kartu Kredit Bank Mega

Saya adalah nasabah kartu kredit Bank Mega untuk 2 kartu, yaitu Mega Metro 5242 6100 **** **89 dan Mega Carrefour 4890 8700 **** **19. Keadaan ekonomi yang sedang sulit, membuat 2 cicilan saya di kartu kredit tersebut menjadi macet.

Pertengahan bulan Maret 2022 DC kartu kredit Mega Metro mulai melakukan teror ke kantor tempat saya bekerja dan menelepon tiada henti. Sehingga kantor merasa terganggu dan saya mendapat peringatan dari HRD. Oleh bagian collection saya ditawarkan program pelunasan radikal di angka Rp22 juta dan DP Rp5 juta (untuk 1 kartu Mega Metro saja).

Saya sudah informasikan bahwa tagihan saya ada 2 kartu. Saya minta tolong kepada bagian collection (Bu Evi) untuk sekalian diikutkan program supaya tidak tumpang tindih. Namun menurut beliau tagihan kartu Mega Carrefour belum dijatuhkan dari pusat, sehingga beliau tidak bisa lihat datanya. Karena saya tidak mau di-PHK, saya mengikuti program ini dengan susah payah dan dicicil, dengan bantuan dari collection (Bu Evi).

Namun sebelum program selesai/lunas, tagihan kartu kredit Mega Carrefour datang dan melakukan teror yang sama ke kantor saya bekerja, dengan DC atas nama Ryan dan collection Reza. Saya sudah minta kebijakan supaya bisa membayar tagihan kartu kredit Bank Mega 1 per satu. Karena saya sedang ikut program keringanan kartu Mega Metro dan masih kekurangan Rp5 juta untuk lunas di akhir bulan Mei 2022, tidak bisa sekaligus karena dana saya terbatas.

Namun permohonan saya tidak diterima oleh collection a.n. Reza, dan sampai hari ini tanggal 2 Juni 2022 DC tim Pak Reza masih terus melakukan teror ke kantor.

Tolong Bank Mega, apakah tidak ada kebijakan pembayaran kartu kredit Bank Mega supaya bisa diselesaikan 1 persatu? Bagaimana saya bisa cicil keduanya, karena dana tidak ada? Saya hanya minta pelunasan baru bisa dilakukan akhir bulan Juni, menunggu gajian.

Mohon Media Konsumen bisa memfasilitasi surat ini, karena HRD benar-benar mengancam saya untuk PHK. Terima kasih.

Dewi Kristina Rohani
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Bank Mega:
[Total:59    Rata-Rata: 1.6/5]
Tanggapan Bank Mega atas Surat Ibu Dewi Kristina

Kepada Yth. Redaksi mediakonsumen.com Redaksi yang terhormat, Sehubungan dengan surat Ibu Dewi Kristina Rohani yang ditujukan kepada mediakonsumen.com pada Hari...
Baca Selengkapnya

41 komentar untuk “Permohonan Kebijakan Pembayaran Kartu Kredit Bank Mega

  • 4 Juni 2022 - (10:16 WIB)
    Permalink

    Anda kebanyakan gaya, kartu kredit 2 biji enak dipakenya, giliran bayar ribut gada duit.

    12
    16
    • 5 Juni 2022 - (08:35 WIB)
      Permalink

      Apa urusan na dgn gaya n apa urusan na anda menilai org lain? Urus saja hidup anda sendiri bro. Tdk smua manusia hidup dgn tenang seperti anda.

      10
      7
    • 5 Juni 2022 - (09:40 WIB)
      Permalink

      Jangan begitu, boss..
      Kita gak tau penggunaannya untuk apa.
      Kalau misal dipakai untuk biaya berobat, kan gak pantas disebut kebayakan gaya…

      11
      1
    • 8 Juni 2022 - (05:37 WIB)
      Permalink

      Sudahlah nggak usah nyinyirin hidup orang, dia bayar utang juga nggak ngrepotin anda kan…?

    • 5 Juni 2022 - (07:32 WIB)
      Permalink

      Kalo dari history nya si penulis bersedia membayar.. Tp sesuai kemampuan.. 1-1 harusnya sih bisa.. Klo bank mega belum memberi tanggapan mungkin bapak penulis bisa menulis permohonan mediasi ke tim bank indonesia pak, bahkan bunga nya bisa dihilangkan hingga hanya pokoknya saja. Tp nama bapak mgkn akan ter blacklist dan tidak bisa mengajukan pinjaman kembali ke depannya.

    • 5 Juni 2022 - (06:23 WIB)
      Permalink

      Pak Mulya, klo sy bisa meramal situasi ekonomi sy bakal bangkrut ditengah jalan sy ga bakalan hutang pak

      4
      3
      • 5 Juni 2022 - (08:41 WIB)
        Permalink

        Ngutang di bank untuk usaha kan bs dgn jaminan, anda malah pake CC.
        Hal ini sj memperlihatkan anda tdk memikirkan dgn matang rencana usaha anda.

        3
        3
          • 5 Juni 2022 - (13:54 WIB)
            Permalink

            Jangankan yg kredit macet mas, saya saja yg ga pernah telat bayar terus menerus di telp oleh marketing bank Mega untuk penawaran2.. sehari ada kali 3-5x akhirnya saya blok. Minta ampun kapok saya, tapi mau cut CC nya males, belum ada waktu.

    • 5 Juni 2022 - (08:37 WIB)
      Permalink

      Apa hebat na anda menilai hidup org lain? Apa salah manusia bergaya? Manusia tdk luput dgn salah bro. Jgn mendjuge org lain seolah olah anda paling benar, doakan sesama manusia. Apa anda sempurna? Apa anda malaikat? Apa anda muslim?

      8
      5
      • 5 Juni 2022 - (08:45 WIB)
        Permalink

        Kalau anda horang kaya tentu tdk salah mau gaya2an. Hidup wajar ajalah, biar tenang ga banyak beban

        2
        4
        • 5 Juni 2022 - (08:50 WIB)
          Permalink

          Org kaya pun banyak yg jatuh, siapa yg tau n siapa yg mau usaha jatuh? Bukan hak manusia untuk menilai sesama manusia. Apa lg anda. Sesama muslim harus na sih mendoakan n slg memberi nasihat yg mengarah kpd ketenangan.

          • 5 Juni 2022 - (17:39 WIB)
            Permalink

            Horang kaya jatuh bkn karena hutang CC. Manusia mempunyai hak untuk menilai sesuatu, yg ga boleh itu menghakimi. Sdh banyak di sampaikan di keluhan spti ini, hidup yg wajar sj, ga usah maksain kehendak. Dan kalau mau usaha, di pikirkan matang2 rencananya biar ga buang2 uang dan terjebak hutang.

  • 5 Juni 2022 - (02:53 WIB)
    Permalink

    Baru mau activin kartu kredit bank mega saya nih yg udah 2bulan saya pegang, jd agak ngerii 😅🥹

    2
    1
    • 5 Juni 2022 - (07:54 WIB)
      Permalink

      Hati2 manis didepan dicekek biaya bulanan dan tahunan selanjutnya. Tutuppun dipersulit. Minta fee tahunan gratis sulit. Itu aja bayar selalu lancar

    • 5 Juni 2022 - (08:41 WIB)
      Permalink

      sama, sudah aktif malah sebulan
      kayakny mau tutup saja. sebelum kena fee tahun depan 750rb……..

    • 5 Juni 2022 - (09:44 WIB)
      Permalink

      Yang penting bisa atur penggunaannya, mbak.
      Kadang CC perlu juga untuk emergency, di saat tiba-tiba butuh misalnya untuk berobat.
      Atau pintar2 pakai promo, tapi usahakan selalu bayar full tiap tagihan, supaya gak terjebak bunga tinggi.

  • 5 Juni 2022 - (03:01 WIB)
    Permalink

    Saya ga pernah berani lg pakai CC…dl jg pernah overlimit sampai puluhan juta setelah lunas,kàrtu saya potong…skrng hny pakai atm aja…kalau mau beli barang diatas budget ya nabung dl tp yg penting ga dikejar kejar DC ky dl lg…serem…mati segan hidup tak mampu…

    7
    1
  • 5 Juni 2022 - (06:45 WIB)
    Permalink

    Solusi sya sih mending jual barang yg anda punya saat ini untuk menutupi hutang yg ada, lebih baik kehilangan barang, anda masih bisa cari kembali dengan barang yg sama, dari pada cari kerja kembali belum tentu ada kerjaan yg sama dan suasana kerja yg sama dengan sebelum nya.

    7
    1
          • 5 Juni 2022 - (13:43 WIB)
            Permalink

            Saya pernah ngalamin mbak…hutang saya 2 kartu totalnya 120 jt lebih…saya langsung samperin ke megacard centre di kuningan..negosiasi..akhirnya diskon masing2 kartu 60 %.. tapi harus dibayar dalam waktu seminggu…akhirnya jual aset biar bebas mbak

          • 6 Juni 2022 - (12:01 WIB)
            Permalink

            Tuh baca komennya effendi.

  • 5 Juni 2022 - (07:55 WIB)
    Permalink

    Kalau ud nyangkut dikejar kolektor ya wajar. Mana bisa atur kolektor kolek tagihan anda. Kan tagihan beda ya beda juga kolektor dan penanganan

  • 5 Juni 2022 - (08:32 WIB)
    Permalink

    Turut prihatin dgn kondisi penulis. Baik na memang segera selesaikan n jgn pernah berurusan dgn yg nama na bank mega. Dan untuk manusia2 yg komen negatif, sy doakan anda tdk pernah berurusan dgn riba. Dan untuk para DC yg ikut komen, tagih lah dgn profesional, menagih dgn meneror, akan berurusan dgn APH.

  • 5 Juni 2022 - (08:52 WIB)
    Permalink

    Sy doakan semoga penulis dapat menyelesaikan segala permasalahan. Lepas dr segala hutang n bs kembali hidup dgn tenang. Aamiin allahumma aamiin ya rabbal alaamiin

  • 5 Juni 2022 - (14:47 WIB)
    Permalink

    Pemilik banknya stress berat, sangkut di saham garuda beli pas di pucuk pula, mangkanya kalo nagih ini bank dc nya kesetanan buat nutupin boncosnya di saham, ngarap maklum yes ama bank ini satu..

    4
    1
  • 5 Juni 2022 - (20:14 WIB)
    Permalink

    Untungnya nih CC udah gw tutup, dan minta surat resminya..eh masih ajah di telp terus utk buat ksh kartu baru..intinya dr yg saya baca Jauhi Mega kalo sudah ada masalah dpembayaran..jangan pernah pakai kartu ini. Gak ada free fee tahunan poinnya terlalu besar

  • 5 Juni 2022 - (23:28 WIB)
    Permalink

    Emang enak Lo mau di pecat. Jangan buat seolah-olah Anda yang merasa jadi korban. Padahal yang punya hutang dan masalah itu Anda. Ya kalau punya hutang tinggal bayar. Kalau gak sanggup bayar ya jangan gunakan kartu kredit. Kartu Kredit Metro itu untuk berbelanja di METRO dan kartu kredit Mega Carrefour itu agar bisa digunakan berbelanja di Trans Mart atau Carrefour. Itu berarti Anda yang banyak gaya, mau Hedon tapi pas di tagih memelas-melas untuk keringanan, bahkan kalau bisa berharap ada keajabaian supaya gak usah bayar hutangnya.

    2
    2
  • 6 Juni 2022 - (11:35 WIB)
    Permalink

    Berurusan sm renteniirr itu guriih2 nyoiii
    Mungkin yg comment mendukung penulis mereka org DC wkwkkwkkw
    Sengsara badan dikejar2 DC wkkwkwkkw

 Apa Komentar Anda mengenai Bank Mega?

Ada 41 komentar sampai saat ini..

Permohonan Kebijakan Pembayaran Kartu Kredit Bank Mega

oleh dewikristina dibaca dalam: 1 menit
41