Masalah Pembayaran di Aplikasi KAI Access Menggunakan KAIPay

Awal mulanya saya ingin menggunakan aplikasi KAI Access sebagai platform untuk bepergian antar kota, Lalu saya menggunakan KAIPay sebagai alat pembayaran. Saya sudah memesan tiket kereta untuk pergi, tapi setelah itu proses pembayaran gagal. Saya mengulanginya sekali lagi, tapi sama saja tetap gagal.

Lalu saya menelepon pihak customer service KAI untuk dibantu dan diarahkan. Saya menelepon pihak CS tersebut sebanyak 3 kali, karena biaya pulsa ditanggung oleh pelanggan. Kemudian saat itu saya melakukan identifikasi dan saya disuruh untuk screenshot histori pembayaran sebagai bukti.

Saya sudah cek di histori aplikasi KAI Access, tetapi tidak muncul histori tentang transaksi saya. Lalu saya harus bagaimana?

CS tersebut mengatakan untuk melakukan pemesanan ulang, sedangkan refund dilakukan selama 7 hari lamanya. Padahal saya sedang ada kepentingan di luar kota dan dompet saya terbatas, karena saya seorang mahasiswa, bukan pekerja. Mohon pihak KAI untuk membantu saya agar diselesaikan keluhan saya ini.

Saya sudah membeli pulsa sebesar Rp50 ribu, tapi tidak mendapatkan kepuasan atas layanan tersebut. Terima kasih.

Yohanes Isnanto
Surakarta, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • Haloo, saya cuma mau kasih saran saja. Mungkin lain kali kalau setiap mau transaksi online bisa di screenshot dulu atau mungkin di screen record pada setiap stepnya, supaya punya bukti bahwa kamu sudah transaksi dan melakukan pembayaran. Kalau saya saking was²nya biasanya seperti itu, step by step saya screenshot sebagai bukti, jaga² kalau "amit-amit" ada kesalahan entah itu dari server atau dari apapun itu. Saya khawatir akan akan terjadi kejadian yg tidak diinginkan sama seperti kamu. Dulu ibuku pernah (bukan transaksi online) transfer di ATM BCA, transfernya 500ribu, kebetulan saya ikut masuk ke gerai ATMnya sehingga saya tau semua yang terjadi. Ketika sudah selesai, resinya tidak keluar, kertasnya habis, ya mau tidak mau ibuku tidak ada bukti transaksinya dong, dan waktu di cek saldonya pun sudah terpotong. Saat di konfirmasi ke penerima transferannya pun katanya tidak ada uang masuk, padahal norek&atas namanya sudah benar. Lantas saya merekomendasikan ibu untuk ke kantor BCA langsung untuk mengecek mutasi rekening namun karena saking sibuknya ibu saya bekerja akhirnya belum dicek sampai sekarang, uangnyapun dianggap ibuku hangus, dah ikhlas saja 😭. Akhirnya setiap mau bertransaksi, apapun itu, mau online, mbanking, atau ke gerai ATM, saya selalu foto & videoin semua prosesnya, karena saya takut akan terjadi hal yang tidak diinginkan.

    Jadi lain kali bisa di screenshot dulu ya sebelum bertransaksi, saran saya sih itu. Semoga kamu dapat segera mendapat pengembalian dana & semoga hal seperti ini tidak akan pernah terulang lagi.
    Semangat yaa... have a great life 🍀

  • Kasih saran aja, beli tiket KAI mending pake aplikasi pihak ke-3 aja, kalau urusan refund baru ke KAI Access, karena KAI Access emang sering BUG Pembayaran, saya pernah 2 kali gagal bayar lewat KAI Access

  • Saya jg sempat spot jantung dgn KAIPay nih....gimana ngga sy mau pergi luar kota ( solo ) ber 3 PP ...lgs ngisi KAYPay...sejumlah dana ( sekitar 520K ) eh pas mau bayar pesanan tiket sempat ngadat lgs cuss k stasiun Alhamdulillah untungnya d bantu petugas CSO bisa dan sempat dpt bocoran kl lbh baik pake cara pembayaran selain KAIPay...karena KAIPay sering trouble ...dan sulit d tarik kembali dananya....pertanyaan sy ngapain pihak KAI bikin media KAIPay kl.termuata suka trouble n dana sulit d tarik kembali ???? 🤦😁

  • Datang saja langsung ke Customer service stasiun Lempuyangan atau stasiun tugu dan cerita kronologinya,kalau mmg blm ada solusinya minta ketemu sama pimpinannya langsung minta pertanggung jawaban..mmg kalau lewat call center tidak ada solusinya dan cuma menghabiskan pulsa..

  • Sama nih aku juga gagal tapi sama cs onlinenya cuma disuruh nunggu sama mohon maaf doang kaya akun bot. Ngerugiin customer bgt ini kai. Udah rugi waktu, rugi duit juga.