Dugaan Monopoli di Pengiriman Instant Shopee, Opsi Pengiriman Instant Lain Dipersulit

Dear Shopee Indonesia,

Pertama-tama saya ucapkan terima kasih atas Media Konsumen yang membantu menyampaikan aspirasi saya.

Saya adalah pengguna Platinum di Shopee Indonesia, dan juga seorang pedagang di Shopee Indonesia. Sebagai anggota platinum, saya sudah sering belanja, sehingga saya sebagai penjual juga bisa memahami yang diharapkan sebagai seorang pembeli/customer, dan juga berharap permasalahan yang saya sampaikan dapat cepat diselesaikan.

Dalam kasus ini, saya membuat laporan tanggal 15 Februari 2023 (nomor laporan: 1625841275885879317). Untuk layanan pengiriman instant, yang aktif secara default adalah layanan Shopee Express Instant, yang mana jika ingin menggunakan provider lain harus mengisi form. Berbeda dengan jasa pengiriman lainnya, yang mana ada opsi lebih dari satu provider.

Menurut balasan dari Customer Service Shopee, bahwa hanya penjual dengan toko yang memenuhi kriteria tertentu saja yang bisa menggunakan layanan pengiriman instant selain Shopee Express Instant. Saya pun langsung menanyakan terkait kriteria tersebut dan link yang ada tercantum di Shopee Apps terkait hal tersebut. Namun tidak ada jawaban terkait itu (tidak transparan).

Selang beberapa hari, Pihak Shopee sudah menghubungi saya (tanggal 20 Feruarib 2023) bahwa toko saya sudah bisa menikmati jasa pengiriman instant selain Shopee Express Instant (provider sesuai yang saya pilih saat mengisi form). Namun setelah dicek belum juga bisa digunakan.

Pihak Shopee juga meminta saya agar menunggu dalam waktu 1×24 jam. Namun hingga saya menulis artikel ini, jasa pengiriman instant selain Shopee Express Instant, masih juga belum bisa digunakan.

Mengapa dari Shopee yang awalnya mengatakan hanya toko dengan kriteria tertentu saja yang bisa menggunakan layanan tersebut, tiba-tiba akhirnya toko saya diinformasikan bisa menggunakan layanan tersebut (saat ini belum bisa diaktifkan) ? Apakah ada link terkait syarat tersebut (agar transparan)? Terkait itu, mengapa Shopee sangat memonopoli di Jasa Pengiriman Instant (dalam hal ini, hanya ada 1 opsi yang bisa diaktifkan oleh penjual, berbeda dengan jasa pengiriman non instant yang menyediakan beberapa opsi provider)?

Saya berharap Shopee Indonesia transparan jika memberikan jawaban (link yang tertera), dan juga menyediakan langsung opsi Jasa Pengiriman Instant tanpa harus mengisi form (sama seperti Jasa Pengiriman Non Instant, yang mana ada lebih dari 1 provider yang bisa diaktifkan oleh penjual).

Saya harap penjual lain pun bisa dimudahkan untuk opsi provider lain di Jasa Pengiriman Instant.Ā Terima kasih.

Andre Teddy The
Jakarta Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Shopee:
[Total:34    Rata-Rata: 1.9/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

15 komentar untuk “Dugaan Monopoli di Pengiriman Instant Shopee, Opsi Pengiriman Instant Lain Dipersulit

  • 27 Februari 2023 - (19:17 WIB)
    Permalink

    Terkait itu, mengapa Shopee sangat memonopoli di Jasa Pengiriman Instant (dalam hal ini, hanya ada 1 opsi yang bisa diaktifkan oleh penjual)

    sy gak tau apakah apa aturan yang melarang, tapi jika sebagai pemilik marketplace ingin menggunakan kurir punya sendiri apakah melanggar aturan?

    seperti lazada yang mayoritas dikirimkan oleh LEX

    5
    1
      • 2 Maret 2023 - (12:40 WIB)
        Permalink

        Jakarta, 02 Maret 2023

        Dear Shopee Indonesia,

        Pertama-tama saya sampaikan ucapan terima kasih kepada Media Konsumen bahwa aspirasi saya tersampaikan. Saya langsung dihubungi oleh Pihak Shopee (lagi) setelah artikel ini diterbitkan.

        Pihak Shopee menghubungi saya bahwa Toko saya sudah bisa mengaktifkan Layanan Pengiriman Instant atas provider yang saya pilih saat pengisian form pertama. Untuk informasi, toko saya status belum menjadi Star/Star+/Shopee Mall (ā€œStatus Tokoā€). Saya berharap pengaktifan ini bukan bersifat sementara, namun bersifat permanent.

        Dengan telah diaktifkan Layanan Pengiriman Instant yang saya pilih pertama kali saat pengisian form (ā€œPengajuan Pertamaā€), Shopee dalam pembicaraan melalui telepon meminta saya menyampaikan di kolom komentar bahwa permasalahan saya sudah diselesaikan atas Pengajuan Pengiriman Instant saat Pengajuan Pertama.

        Note : Saat ini saya masih menambah opsi lain di Jasa Pengiriman Instant lainnya (ā€œPengajuan Keduaā€) untuk dapat menjangkau customer saya. Status pengajuan masih on progress.

        Dengan ini saya sampaikan di kolom komentar, Pengajuan Pertama yang saya keluhkan sudah dibantu diaktifkan per tanggal 28 Feb 2023 (sore hari) untuk Status Toko yang saat ini berjalan.

        Terima Kasih juga atas komentar dan masukan buat para pembaca lainnya. Salam Sejahtera buat kita semua.

        Hormat,

        bogoindonesia

    • 28 Februari 2023 - (10:55 WIB)
      Permalink

      Melanggar ga sih. Cuma shopee ini Kan besar ya kelas nya top 2 dgn tokopedia. Yg mestinya Varian ekspedisi ga boleh dibatadi biar Ada banyak pilihan. Menekan hak asasi Kita sih tepat nya. šŸ˜

  • 27 Februari 2023 - (22:07 WIB)
    Permalink

    Halo kak, sah-sah saja market place memakai kurir sendiri. Namun ada langkah yang dilakukan untuk menggunakan kurir lain dengan pengisian form, di sini letaknya banyak informasi yang tidak disampaikan secara detail.

    Dan jawaban CS1 dengam CS lainnya berbeda-beda dan inkonsistensi yang membuat bingung saya.

  • 27 Februari 2023 - (23:56 WIB)
    Permalink

    Dah kebiasaan mah gt, di negara lain mrk coba melakukan monopoli. Di india, Singapura, Taiwan bahkan di kandangnya di tiongkok gk ada apa2nya. Di eropa malah zero. Krn mmg di negara2 itu komisi persaingan usahanya bener2 kerja

    • 1 Maret 2023 - (02:08 WIB)
      Permalink

      Shopee pakai kurir instan slain shopee expires šŸ˜Šyaa gaa mungkin haalloošŸ¤­ grab maa gojek mana mau šŸ™kalo pos Indonesia iyaa kaleešŸ˜‚

  • 28 Februari 2023 - (03:18 WIB)
    Permalink

    Ya memang arahnya kesana pak.
    Kenapa? Karena mereka mau tekan budget buat kasih gratis ongkir.

    Kalau pake kurir sendiri ibaratnya itu duit hanya “berputar” di ekosistem mereka sendiri. Beda dengan rekanan pihak ke 3, pasti komisi yang dibayar lebih besar daripada pake kurir sendiri. Sedangkan keuangan marketplace masih pada minus, sementara konsumen taunya promosi harus tetap ada, berkurang sedikit langsung pindah platform.

    Kedepannya malah saya dengar dari kurir ekspedisi, entah bulan Maret atau April akan ada penyesuaian juga untuk layanan reguler / ekonomi / kargonya.
    Jadi nanti opsi yang ada hanya SPX dan J&T.
    Kurir yang sisanya bisa aktif (jika) terkabulkan dengan isi form.

    Makanya perusahaan ekspedisi pada efisiensi gede-gedean karena itu. Paketnya akan jauh drop nanti kalau Shopee berlakukan aturan macam itu. Sedangkan dari marketplace lain seperti Tokopedia udah ga bisa diharapkan semenjak ada kebijakan voucher ga bisa digabung.

    Intinya, siap-siap aja jualan di Shopee semuanya diwajibkan pakai SPX.
    Yang penting voucher masih bisa digabung buat saya mah udah lumayan lah. šŸ˜

    • 28 Februari 2023 - (03:39 WIB)
      Permalink

      Serius? Toko gue sopi mall regulernya masih ada JNE. Alternatif karena kurir J&T suka angot angotan kalo pickup. Jam 5 dah ditanya, pickup ya bang, dijawab iya bang. Jam 7 ga ada kabar, eh jam 9 toko dah tutup, bang maaf lupa, besok pagi saya pickup. Besoknya ga dateng dan baru datengnya malem. Alhasil komplain bermunculan. Di tokped dah beberapa kali itu J&T sampai autocancel.

  • 28 Februari 2023 - (11:35 WIB)
    Permalink

    Menurut sy sah aja Sope melakukan itu selama kurir yg disediakan bekerja dgn benar kecuali memang tdk tersedia dilingkungan sekitar

  • 28 Februari 2023 - (14:06 WIB)
    Permalink

    Saya sebagai penjual di shopee, sebenarnya sah sah saja marketplace menggunakan jasa ekspedisinya sendiri. Tapi yang jadi masalah, caranya yang memaksa dan pelayanannya masih jauh di bawah kompetitor. Saya biasa menggunakan sicepat dan jnt. Dimana ekspedisi tersebut bersedia melakukan pickup walau hanya 1 paket. Tapi begitu shopee express masuk dan tiba-tiba aktif sendiri. Tidak ada pilihan untuk pickup, dan hanya mengantar paket ke dop terdekat. Saya sudah komplain ke cs, dan mereka tetap tidak bisa pickup, untuk pickup ada syarat yg berlaku, dimana minimal rata-rata order adalah 5pcs perhari untuk shopee express. Masalahnya kita tidak bisa mengetahui, jika ada pengaturan disitu, ditambah pasar dan traffic shopee yg turun tajam.

    Shopee tetap meminta mengirim paket ke rekomendasi dop terdekat dari toko. Jaraknya adalah 7km dari toko, hampir 10km.

    Lebih baik pakai sicepat dan jnt kan… .

  • 1 Maret 2023 - (20:56 WIB)
    Permalink

    mending jualan di marketplace yang membebaskan untuk memilih jasa kirim. shopee memaksa penjual untuk memakai shopee express dan j&t sudah sejak akhir oktober 2022. sehingga penjual dirugikan. penjual yang sudah mengurus tokonya sekian lama atau bahkan bertahun tahun tiba-tiba dipaksa harus pakai shopee express.
    bahkan walaupun sudah mengajukan berhenti gratis ongkir extra dan gratis ongkir biasa tetap saja pihak shopee tidak membebaskan toko dari kuncian jasa kirim shopee express J&t. jadi usaha membangun toko sekian lama hancur karena pemaksaaan tersebut. opsi terbaik berhenti berjualan dishopee.

    mungkin untuk penjual baru belum dikunci nanti lihat saja, kalau toko sudah besar pasti mengalami hal yang sama. nanti baru merasakan sakit hati, pasti!!!!

    untuk penjual lebih baik segera pindah ke Tokopedia, di tokopedia bahkan juga bisa berjualan TANPA fasilitas gratis ongkir. sementara di shopee penjual tetap dikunci paksa jasa kirimnya. tokopedia lebih transparan dalam opsi jasa kirim bagi penjual maupun pembeli. ini fakta, bukan gosip.

  • 2 Maret 2023 - (12:42 WIB)
    Permalink

    Dear Shopee Indonesia,

    Pertama-tama saya sampaikan ucapan terima kasih kepada Media Konsumen bahwa aspirasi saya tersampaikan. Saya langsung dihubungi oleh Pihak Shopee (lagi) setelah artikel ini diterbitkan.

    Pihak Shopee menghubungi saya bahwa Toko saya sudah bisa mengaktifkan Layanan Pengiriman Instant atas provider yang saya pilih saat pengisian form pertama. Untuk informasi, toko saya status belum menjadi Star/Star+/Shopee Mall (ā€œStatus Tokoā€). Saya berharap pengaktifan ini bukan bersifat sementara, namun bersifat permanent.

    Dengan telah diaktifkan Layanan Pengiriman Instant yang saya pilih pertama kali saat pengisian form (ā€œPengajuan Pertamaā€), Shopee dalam pembicaraan melalui telepon meminta saya menyampaikan di kolom komentar bahwa permasalahan saya sudah diselesaikan atas Pengajuan Pengiriman Instant saat Pengajuan Pertama.

    Note : Saat ini saya masih menambah opsi lain di Jasa Pengiriman Instant lainnya (ā€œPengajuan Keduaā€) untuk dapat menjangkau customer saya.

    Dengan ini saya sampaikan di kolom komentar, Pengajuan Pertama yang saya keluhkan sudah dibantu diaktifkan per tanggal 28 Feb 2023 untuk Status Toko yang saat ini berjalan.

    Terima Kasih juga atas komentar dan masukan buat para pembaca lainnya. Salam Sejahtera buat kita semua.

    bogoindonesia

  • 7 Maret 2023 - (09:34 WIB)
    Permalink

    terbaru: Gak ada form pengajuan penonaktifan spx. Minimal pickup spx tidak lagi 5 pcs tapi 20 pcs baru ada pickup. Kantor dropoff spx tidak buka setiap saat, ada jadwal sendiri sehingga merepotkan kita yg lokasi tokonya jauh. Kurir spx tidak mau anter ke wilayah terte tu dgn alasan cust tidak bisa dihubungi, shg paket dikembalikan ke kita. Padahal cust tsb langganan toko dan selama ini g ada masalah dg kurir lain. Akibatnya cust ngasih kita reputasi buruk šŸ˜­šŸ˜­

 Apa Komentar Anda mengenai Shopee?

Ada 15 komentar sampai saat ini..

Dugaan Monopoli di Pengiriman Instant Shopee, Opsi Pengiriman Instant ā€¦

oleh Bogoindonesia dibaca dalam: 1 menit
15