Arogansi Collection Bank Mega

Saya nasabah Kartu Kredit Bank Mega dengan nomor kartu Visa 420191042944****, Carrefour 489087005958**** dan Metro 524261005166**** (semua nomor lengkap ada pada redaksi).

Saya memang mengalami kemacetan dalam pembayaran kartu-kartu tersebut dan telah disepakati antara saya dan collection Bank Mega yang mengaku bernama An* Lat**** (nama lengkap disunting redaksi) untuk dibayar secara cicilan sebanyak 1 juta rupiah masing-masing kartu sampai lunas. Jatuh temponya setiap tanggal 27. Bulan November kemarin memang saya terlambat membayar selama 3 hari karena gaji baru masuk tanggal 30 November 2017. Namun collection yang bernama An* tersebut benar-benar arogan dan tidak memiliki etika dalam penagihan dan melanggar hampir semua aturan dalam surat edaran Bank Indonesia No 14/17/DASP tanggal 07 Juni 2012.

Collection tersebut menelepon istri saya pada tanggal 28 November 2017 dengan nada yang arogan dan sangat merendahkan. Mulai dari kata-kata binatang dan merendahkan fisik istri saya. Kemudian mengatakan keluarga saya dan istri saya kere dan masih banyak lagi. Bahkan nada-nada SARA pun diucapkan dengan mengatakan agama saya tidak benar karena pindah-pindah agama. Saya memang seorang mualaf tapi bukan berarti agama saya tidak benar. Ini sudah memenuhi unsur pidana berupa perbuatan tidak menyenangkan, ancaman dan penistaan agama. Saya melihat banyak sekali komplain yang serupa di media konsumen ini. Sepertinya ini memang benar-benar SOP Bank Mega dalam menangani tagihan. Entah bagaimana cara bank Mega mendidik collection-nya karena ini sudah berkali-kali dikomplain dan Bank Mega sudah meminta maaf tapi selalu terulang.

Hari ini lagi-lagi collection yang bernama An* Lat**** tersebut meneror istri saya melalui sms dan minta tagihan dibayarkan tanggal 15 padahal di dokumen perjanjian jatuh tempo tanggal 27. Lagi-lagi dengan nada kasar dan penuh pelecehan. Malah istri saya yang dibilang angkuh waktu ditelepon padahal sepanjang pembicaraan melalui telepon tersebut yang ada istri saya dihina habis-habisan. Silahkan Bank Mega mendengarkan pembicaraan nya yang pasti direkam oleh Bank Mega. Screenshot sms/wa ada di saya jika dibutuhkan.

Jangan salahkan saya dan istri jika sama sekali tidak mau menerima telepon dari Bank Mega karena ini. Sungguh jargon Bank Mega yaitu “We Love Our Customers” sangat tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Antonius Dian
Tangerang Kota

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Penagihan Kartu Kredit Bank Mega:
[Penilaian Rata-rata: 1.5]
Tanggapan Bank Mega atas Surat Bapak Antonius Dian

Kepada Yth Redaksi mediakonsumen.com, Sehubungan dengan surat Bapak Antonius Dian Prastyo Widiutomo di mediakonsumen.com (7/12), “Arogansi Collection Bank Mega”, kami...
Baca Selengkapnya

 Apa Komentar Anda mengenai Penagihan Kartu Kredit Bank Mega?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Arogansi Collection Bank Mega

Antonius Dian PW 1 menit
0