Fintech Pinjaman Online MiniRupiah Mencemarkan Nama Baik

Fintech ilegal MiniRupiah telah mencemarkan nama baik saya. Saya sudah membayarkan pinjaman pokoknya namun data pribadi saya masih disebar ke semua kontak di hp saya. Selain itu mereka juga mengancam menyebarkan data lainnya jika saya tidak segera membayar sisanya.


Saya terancam kehilangan pekerjaan dan saya tidak berani menghadapi manajer dan rekan kantor lainnya karena malu. Mohon bantuannya apa yang harus saya lakukan.

Lilis Rositawati
Tangerang – Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

10 komentar untuk “Fintech Pinjaman Online MiniRupiah Mencemarkan Nama Baik

  • 11 Oktober 2018 - (22:16 WIB)
    Permalink

    Mungkin buat mereka sebar data sudah biasa tapi buat kita yg mengalami malu bukan main dan membuat jadi minder sendiri. Kalau cara penagihannya baik pasti direspon baik cuma cara nagihnya sebar data, serasa aib lg diumbar”

    Aku juga bgtu mba malu bgt k atasan sm tmn krja. Sampai jatuh sakit, mau minta tolong pun malu pasti dijadiin bahan pembicaraan. Namanya manusia kn gitu ada topik hangat di bicarakan ke sana kemari. Yg ada dibikin makin minder.

    • 28 Januari 2019 - (00:00 WIB)
      Permalink

      Tindak hukum atas pencemaran nama baik, krn perjanjian mereka (pinjol) mereka berjanji merahasiakan data privasi kita, namun kenyataannya mereka tidak amanah, padahal kita sebagai peminjam sdh konsekuen dgn adanya denda keterlambatan (apabila terlambat).

  • 27 Oktober 2018 - (09:04 WIB)
    Permalink

    Iya saya juga begitu..tolong dong OJK dan pihak kepolisian dan pihak pihak lain tuntas kan pinjaman online tutup saja soal nya tidak ada toleransi nya..masa orang sakit harus bayar secepat nya tidak boleh nunggu sembuh dulu..kan sudah keterlaluan..yg paling parah data2 nya di sebar luas kan

    • 24 Agustus 2019 - (03:59 WIB)
      Permalink

      Makanya jgn pinjam bu.. udah tau bunganya mencekik, ibu masih berani minjem. Giliran udah gak sanggup bayar, sok sok an mau ngadu ke OJK dan Polri.

  • 6 November 2018 - (18:56 WIB)
    Permalink

    Selamat sore…

    untuk info, bahwa sejak tanggal 4 November 2018, LBH- Jakarta, membuka Pos pengaduan Fintech, nuat temen temen yang masih merasa terancam, di rugikan, bisa isi form tersebut di web http://www.bantuanhukum.or.id

    kemudian klik”dokumentasi” klik “publikasi”

    di sana temen2 bisa menceritakan pengalaman menghadapi DC, dan bisa terhubung langsung dengan lawyer dari LBH- J.

    untuk Note.

    Semua perihal kasus fintech LBH-J, sama sekali tidak mengenakan biaya, apapun itu,,,benar2 free,…dan setelah itu akan di masukkan ke dalam group WA, yang di salamnya ada lawyer juga dan rekan lain juga…

    Terimakasih

  • 18 November 2018 - (06:19 WIB)
    Permalink

    Saya juga melakukan pinjaman di apk ini tapi tidak ada bermasalah. Kenapa pelayanan yg diterima orang2 berbeda. Tapi jika menurut cerita Sdr yg sudah membayar pokok tagihan dan menyisakan denda dan bunga yg masih ditagihkan penagih, saya rasa itu wajar saja. Karna memang semua tagihan pasti berbunga. Sebaiknya pengguna memang lebih bijak dan tidak melakukan pinjaman di fintech mana pun, jika memang perekonomian sdr tidak stabil. Denda fintech memang besar sekali, jadi harus mawas diri jika mau meminjam.

 Apa Komentar Anda mengenai MiniRupiah?

Ada 10 komentar sampai saat ini..

Fintech Pinjaman Online MiniRupiah Mencemarkan Nama Baik

oleh Lilis Rositawati dibaca dalam: <1 menit
10