Kategori: HeadlineKeluhanSurat Pembaca

Pasokan Air PAM di Ringinpitu Tidak Lancar, Pelanggan Tetap Harus Bayar

Masyarakat kecil yang buta akan hukum, peraturan dan kurangannya pendidikan. Masyarakat kecil yang selalu dirugikan.

Desaku Ringinpitu Tercinta

Daerah kami setiap tahun pasti kekurangan air apalagi di waktu musim kemarau sangat sulit untuk mendapatkan air. Pada suatu hari warga sangat gembira karena ada pihak swasta yang mau membantu kampung kami membuat saluran air PAM. Dan akhirnya karena kegigihan pihak desa dan swasta berkoordinasi dengan pihak-pihak desa orang yang lain. Akhirnya sumber airpun diperoleh, kira-kira jaraknya sekitar ±10 km dari desa kami (bendungan irigasi).Sebagian warga kamipun merasakan manfaat adanya PAM tsb, walaupun yang menjadi pelanggan masih terbatas.

Setelah ± 1 tahun distribusi airpun tersendat dan wargapun kecewa karena warga sering tidak mendapatkan air. Selang beberapa bulan semenjak tersendatnya distribusi air tidak lagi lancar, pihak pengelola swastapun menyerahkan asetnya kepada pihak PDAM di daerah kami. Setelah pengelolaan berpindah ke pihak PAM pelayananpun kembali normal dan pihak PDAM pun menambah pelanggan baru. Pelanggan yang sudah memasang meteran air PAM sampai saat ini kira-kira sekitar ±295 pelanggan. Dengan begitu banyaknya pelanggan kadang sebagaian pelanggan yang rumahnya agak tinggi susah untuk mendapatkan air PAM.

Akhirnya dibuat sistem bergilir per wilayah (timur, tengah, dan barat). Namun sistem tersebutpun tidak berjalan lancar karena masih ada pelanggan yang tidak mendapatkan pasokan air. Sekitar hampir 3 sampai 4 bulan terakhir ini warga tidak mendapatkan air. Tak sedikit wargapun melakukan protes kepada pengelola, tapi jawabannya selalu nihil dan hanya disuruh mengisi di buku pengaduan pelanggan saja tanpa ada kepastian kapan air bisa kembali dapat terdistribusikan lagi.

Karena tidak ada tanggapan, salah satu wargapun menggalang dukungan lewat mengumpulkan tanda tangan pelanggan untuk diserahkan sebagai surat pengaduan pelanggan. Minggu, 26 November 2018 warga desa Ringinpitu pelanggan PAM di daerah kami menyerahkan Surat pengaduan tentang pelayanan pihak PAM, karena distribusi air kepada pelanggan selama 1 bulan hanya 2 kali warga mendapatkan pasokan air bahkan ada yang 2 bulan tidak mendapatkan pasokan air dari pihak PAM selaku penyedia jasa setempat tapi harus tetap bayar karena perjanjian yang merugikan pihak warga pelanggan.

Dengan pengaduan warga tersebutlah diadakan pertemuan hari Rabu, 5 Desember 2018. Dalam pertemuan tersebut warga tak bisa apa-apa karena warga dan pihak penyedia jasa dulu telah sepakat dalam perjanjian yang sangat merugikan warga pelanggan. Kebanyakan warga tidak tahu bahwa dalam kesepakatan itu nantinya akan merugikan mereka sendiri. Dan akhirnya warga pulang membawa harapan harapan hampa.

Mengalir atau tidak air PAM tetap membayar Rp29.500,-/bulan. Sungguh sangat kecewanya warga khususnya pelanggan PAM di desa kami. Inikah nasib masyarakat kecil yang selalu diperlakukan tidak adil dan harus selalu mengalah karena ketidaktahuan kami tentang hukum, undang-undang, peraturan dan prosedur yang berlaku.

Demikian artikel yang saya buat. Saya berharap ada yang bisa membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi warga kampung kami, khususnya pelanggan PAM di kampung kami. Atas perhatianya kami ucapkan terima kasih.

Hasan Asy’ari
Desa Ringinpitu, Kec. Tanggungharjo
Kab. Grobogan, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Hasan Asy'ari Alfino

Bagikan
Penulis
Hasan Asy'ari Alfino
Tags: Air Bersih Berlanggananlayanan publikPDAM

Artikel Terbaru

  • Tanggapan

Tanggapan Bank Mega atas Surat Ibu Rayinda Fatharanti

Kepada Yth. Redaksi mediakonsumen.com Sehubungan dengan surat Ibu Rayinda Fatharanti di mediakonsumen.com (28/11) "Permohonan Keringanan Pembayaran Bank Mega dan Mohon…

7 menit yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan JD.ID atas Surat Pembaca Ibu Arista Septi

Menanggapi surat keluhan yang ditujukan pada kami oleh Ibu Arista Septi pada 11 Januari 2019 di halaman ini, kami dari…

17 menit yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan JD.ID atas Surat Pembaca Ibu Zulhana

Menanggapi surat keluhan yang ditujukan pada kami oleh Ibu Zulhana pada 20 Desember 2018 di halaman ini, kami dari JD.ID…

23 menit yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan Home Credit atas Surat Ibu Linda Supatmi

Yth. Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com, Sehubungan dengan dimuatnya keluhan yang tuliskan oleh Ibu Linda Supatmi pada kolom Surat Pembaca di…

41 menit yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan Home Credit atas Surat Ibu Sheila Yureta

Yth. Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com, Sehubungan dengan dimuatnya keluhan yang tuliskan oleh Ibu Sheila Yureta pada kolom Surat Pembaca di…

44 menit yang lalu
  • Tanggapan

Tanggapan Home Credit atas Surat Ibu Ayu Mega Lestari

Yth. Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com, Terkait dengan dimuatnya keluhan dari Ibu Ayu Mega Lestari di MediaKonsumen.com pada kolom Surat Pembaca…

47 menit yang lalu