Kecewa dengan Bank DBS (Digibank Indonesia)

Pada bulan November, saya melakukan penutupan kartu kredit dikarenakan adanya uang iuran tahunan dan saat itu tidak ada pemakaian sama sekali terhadap kartu kredit. Setelah menghubungi Call Center, dinyatakan kartu saya sudah ditutup. Herannya saya, ternyata kartu tersebut tidak juga ditutup (kebetulan saya menggunakan aplikasi internet banking).

Atas hal tersebut saya berinisiatif kembali untuk menghubungi call center, dan diinformasikan bahwa kartu masih ditutup sementara untuk penghapusan tagihan (iuran tahunan) terlebih dahulu. Pada saat menghubungi call center ini saya menanyakan apakah perlu menghubungi call center kembali? Namun jawabnya “tidak perlu” karena kartu sudah ditutup. Dan, terkejutnya kurang lebih di bulan Januari (kalau tak salah ingat) saya mendapatkan SMS bahwa kolektibilitas saya tidak lancar. Kaget saya menghubungi call center dan tanpa rasa berdosa mereka mengatakan penutupan kartu permanen belum dilakukan. Lantas, kemana saja Digibank selama beberapa bulan itu? Perlu diketahui kartu ini adalah kartu kredit ANZ yang kemudian diakuisisi oleh DBS Indonesia.

Sempat beberapa kali berbicara dengan team leader call center, menjanjikan akan menyelesaikan namun tidak ada solusi yang pasti. Saya meminta untuk DBS meminta maaf dan mengirimkan surat (hard copy) permintaan maaf dan surat penutupan kartu ke alamat tinggal saya namun tidak ada sampai saat ini.

Kekesalah saya kemudian adalah, saat mengetahui ternyata ada asuransi rutin yang dibebankan ke saya setiap bulannya, saya meminta bukti persetujuan saya terhadap asuransi ini dan DBS berdalih tidak bisa menyajikan data karena sebelumnya akuisisi dari ANZ. Saya tidak pernah merasa menerima polis juga, karena permasalahan ini DBS mengirimkan justru salinan (copy) polis. Saya meminta mana bukti pernah dikirimkan ke alamat saya polis ini sebelumnya?

Jika ditotal mungkin saya sudah kehilangan ratusan ribu pulsa untuk menghubungi DBS, tapi sepertinya DBS menutup mata dan telinga dan menganggap ini tidak penting. Apakah seperti ini perlakuan anda terhadap nasabah? Sementara saya tidak ada tunggakan apapun di bank anda? Mohon penjelasannya!

Jalan ini terpaksa saya tempuh karena sudah hampir 6 bulan kasus ini tidak kunjung menemukan solusi, dan terkesan didiamkan. Saya sudah menghubungi DBS lebih dari 5 kali dan puluhan email namun tidak ada jawaban, isi email adalah copy paste dan menjengkelkan.

Lantas, DBS maumu apa? Apa saya harus ikhlas dengan ini semua? Bahkan tidak ada itikad baik untuk menghubungi saya di telepon. Silahkan dengarkan percakapan saya dengan team call center anda. Saya hanya ingin saya tidak diabaikan, bertingkahlah sebagai bank yang baik dan mendengarkan keluhan nasabahnya.

Joko C. Siallagan
0815199550**
Anggrek Garuda, Jakarta Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Bank DBS:
[Penilaian Rata-rata: 1.7]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

2 komentar untuk “Kecewa dengan Bank DBS (Digibank Indonesia)

  • 14 April 2019 - (20:00 WIB)
    Ini pertanda bahwa bank DBS mempersulit penutupan KK anda. Bank seolah tidak mengiginkan anda berhenti menggunakan KK karena pembayaran anda lancar. Coba kalau macet sudah lama ditutup. Bank sangat menyayangkan anda menutup KK. Apalagi ada asuransi yang diuntungkan, anda yg dirugikan. Sebaiknya ditutup aja

 Apa Komentar Anda mengenai Bank DBS?

Ada 2 komentar sampai saat ini..

Kecewa dengan Bank DBS (Digibank Indonesia)

Joko Chandro Siallagan 2 menit
2