Tanggapan Kredit Pintar atas Surat Ibu Dini Mardiani

Kepada Yth. Ibu Dini Mardiani,

Menanggapi surat Ibu Dini melalui Website www.mediakonsumen.com pada tanggal 18 Oktober 2019 berjudul “Salah Input Nomor VA Kredit Pintar”, mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami. Mohon kesediaan Ibu menginformasikan Nama Akun, Nomor ponsel dan Alamat Email Ibu Dini yang terdaftar di Aplikasi Kredit Pintar melalui email ke cs@kreditpintar.com agar segera ditindaklanjuti oleh pihak Kredit Pintar.

Besar harapan kami untuk permasalahan yang dialami Ibu Dini dapat segera terselesaikan dengan baik.

Kami mengucapkan terima kasih atas informasi serta kepercayaan Ibu Dini untuk senantiasa tetap menggunakan produk Kredit Pintar. Apabila ada informasi yang ingin ditanyakan kembali dengan senang hati kami siap membantu Ibu, silakan menghubungi Kredit Pintar melalui:

Email: cs@kreditpintar.com
Twitter: @KreditPintar
Facebook: @KreditPintarOfficial
Instagram: @kreditpintar
Hotline: (021) 5059-8882

Hormat kami,

Customer Service Kredit Pintar Indonesia
District 8 Treasury Tower lt 53 Sudirman Central Business District (SCBD) Lot 28
Jl. Jend Sudirman Kav 52-54 Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12190

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Tanggapan Kredit Pintar :
[Penilaian Rata-rata: 1.7]
Salah Input Nomor VA Kredit Pintar

Yang terhormat Manajemen Kredit Pintar, Saya pengguna pinjaman cicilan 3 bulan dengan jatuh tempo setiap tanggal 03. Cicilan ke-1 dibayar...
Baca Selengkapnya

Loading...

4 komentar untuk “Tanggapan Kredit Pintar atas Surat Ibu Dini Mardiani

  • 23 Oktober 2019 - (12:03 WIB)
    Keluhan pertama Tgl. 4 September. Customer service Shopintar & Kredit Pintar membalas dan menyatakan pembayaran saya masuk ke tagihan orang lain, dikarenakan salah 1 digit akhir nomor VA. Saya kembali dikonfirmasi dan dinyatakan uang tidak bisa kembali.
    Saya di telp Agen Shopintar, bahwa proses penyelesaian salah VA memakan waktu 2-3 minggu, dan menyuruh untuk membayar cicilan agar tidak kena denda. Sebagai pelangan yang sadar akan kewajibannya, saya pun membayar tagihan kembali, hingga cicilan ke-2 & cicilan ke-3. Dan masih belum ada penyelesaian.
    Saya mengirim kembali email keluhan tgl. 21 Oktober ke Kredit Pintar, CS membalas, setelah melakukan pengecekan untuk nomor VA tersebut tertuju untuk aplikasi Shopintar. dan disarankan menghubungi langsung CS Shopintar.
    Tgl. 22 Oktober mengirim email keluhan ke Shopintar, CS membalas hal tersebut tidak dapat dibantu tindak lanjuti.
    Shopintar/Kredit Pintar sebagai perusahan yang menerima, harusnya bisa membantu mengalihkan pembayaran saya yang masuk ke orang lain, karena tidak mungkin tagihan orang lain sama jumlah nominalnya dengan saya yang kirim.
    Saya kecewa dengan pelayanan Shopintar/Kredit Pintar. Kemana hilangnya dana salah input VA saya. Dan saya sangat keberatan untuk membayar cicilan kembali yang seharusnya sudah lunas.
  • 24 Oktober 2019 - (03:18 WIB)
    Sudah saatnya menjauhkan diri berutang ke pinjol karena utang pinjol adalah utang yang sangat “buruk”, tidak menyelesaikan masalah tapi justru menambah masalah. Bagaimana tidak, utang pinjol bersifat konsumtif jangka pendek, rata-rata 7 hari s/d 30 hari dengan bunga dan biaya layanan yang mencekik.

    Ketika kita mengambil utang pinjol, kita sudah harus siap untuk membayar kembali, malah sebelum jatuh tempo sudah ditelepon. Siapapun yang berani mengambil utang ke pinjol akan menanggung kerugian, baik materil maupun imateril.

    Dari sisi materi, beban bunga dan biaya layanan sangat tinggi, belum lagi jika macet, bunga, denda plus biaya layanan yang dibebankan ke debitur / nasabah bisa membuat jatuh miskin seketika. Ada yang jual rumah, tanah dan aset untuk membayar denda utang pinjol.

    Sedangkan kerugian imateril adalah beban moral, hidup menjadi tidak tenang karena punya utang yang tidak seberapa, belum lagi jika macet, setiap hari mereka akan menelpon, dikejar-kejar debt colector, mempermalukan dan meneror ke semua kontak referensi.

    Memiliki utang pinjol akan kehilangan harga diri, utang hanya beberapa ratus ribu perak, tetapi ketenangan hidup menjadi terganggu dan berantakan, hingga ada yang mau bunuh diri. Jika sudah begini, bukankah utang pinjol adalah bencana?

    • 24 Oktober 2019 - (07:17 WIB)
      Iyah sy jg trjebak utang pinjol mlh lbih bnyk klo ditotal mngkin sktr 30 jt,,,, sy bngung sy stres bhkan ada pkiran untk bnuh diri,,, smpe saat ini sy msh berusha mncari dermawan yg bs minjmkn dana sbsar utang pinjol sy dngan hrapan sy trbebas dr pinjol dan hnya pnya hutang kpda sang dermawan yg akn sy cicil tiap bln,,, tp smpai saat ini sy nlm dpt bntuan apapun,,,,
  • 24 Oktober 2019 - (04:22 WIB)
    Saya sudah email,tlp ke no kontak yg tertera di kredit pintar tapi hanya menunggu dan gak ad kejelasan saya membayar 2x,dan belum ada kejelasan terkait refund saya bahkan jumlahnya tidak sedikit,saya membayar jauh sebelum tempo,apa begini service ke konsumen dari kpintar?sangat kecewa padahal jumlahnya 2.265.600 sebanyak 2x potong melalui mbanking bni

 Apa Komentar Anda mengenai Tanggapan Kredit Pintar ?

Ada 4 komentar sampai saat ini..

Tanggapan Kredit Pintar atas Surat Ibu Dini Mardiani

KREDIT PINTAR INDONESIA 1 menit
4