Permohonan Restrukturisasi Terkait Pandemi Covid-19 dan Penagihan ke Teman Saya

Hari Kamis tanggal 16 April 2020 saya meminta restrukturisasi terkait pembayaran cicilan Kredivo. Tetapi ketika Saya kontak CS dijawab oleh template bila bayar terlambat denda sekian dan sekian. Saya upload bukti pendukung bahwa usaha saya terdampak dari covid – 19 ini, tetapi lagi lagi cs Kredivo menjawab menggunakan template yang sama.

Hari Sabtu tanggal 18 April 2020 teman saya ditelpon oleh pihak Kredivo terkait keterlambatan pembayaran. Pada hari Jumat tanggal 17 April 2020 pukul 15.00 saya sudah ditelepon Kredivo dan bilang saya akan bayar 1 juta dulu minggu ini, minggu depan saya bayar lagi. Tetapi hari ini teman saya ditelepon oleh pihak Kredivo menagih kekurangannya, padahal sudah jelas saya bayar lagi hari Jumat besok.

Saya lapor ke cs Kredivo di aplikasi Kredivo lagi lagi dibalas dengan template, sangat tidak nyambung sekali dengan keluhan sana.

Mohon segera ditanggapi.

M Ermansyah Pradita Maulana
Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Kredivo:
[Total:12    Rata-Rata: 1.9/5]
Loading...

2 komentar untuk “Permohonan Restrukturisasi Terkait Pandemi Covid-19 dan Penagihan ke Teman Saya

  • 21 April 2020 - (11:51 WIB)
    Permalink

    Wogh kredivo mulai telepon2 teman? Mulai pake cara pinjol ilegal?
    Fixed setelah kredivo lunas, 3x lagi.. aplikasi saya hapus, saya share ke orang2 untuk tidak menggunakan kredivo lagi.. 2020 bukannya perbaikan kok jadi kemunduran premanisme ya? Debtcollectornya pun kasar2.. CS autoreply, tidak menjawab pertanyaan dan keluhan.

    • 22 April 2020 - (08:57 WIB)
      Permalink

      Iya mulai telepon2 kerabat2 saya,
      dulu gapernah kredivo seperti ini, lagi pandemi gini, malah makin ganas ..
      CS Reply cmn pake template doank.

 Apa Komentar Anda mengenai Kredivo?

Ada 2 komentar sampai saat ini..

Permohonan Restrukturisasi Terkait Pandemi Covid-19 dan Penagihan ke T…

oleh M Ermansyah Pradita Maulana dibaca dalam: 1 min
2