Pengalaman Purna Jual Geely EX5, Susah Payah Menagih Hak Pembeli

Saya membeli 1 unit Geely EX5 Max secara tunai melalui dealer Geely SM Group Sunter. Kendaraan dikirim pada 28 Maret 2026, dengan kondisi mileage hampir 90 km, meskipun jarak dealer ke rumah saya tidak sampai 18 km. Selain itu, kaca film bawaan merek CPF1 terpasang dalam kondisi bergelembung di seluruh sisi dan tidak disertai kartu garansi.

Saat serah terima, pihak manajemen Geely SM Group Sunter menjanjikan perbaikan kaca film dalam waktu 1 minggu di rumah. Saya juga dijanjikan portable charger, wall charger, dan aksesoris OEM diterima paling lambat 2 minggu.

Namun semua janji tersebut tidak ada yang dipenuhi pada waktunya.

PT Jaya Kreasi Indonesia selaku vendor kaca film CPF1 baru menghubungi saya setelah saya menyampaikan komplain keras kepada Geely SM Group Sunter dan menyatakan akan membawa persoalan ini ke kanal publik. Pihak vendor kaca film menyebut baru menerima informasi dari dealer/Geely sehari sebelumnya. Jika benar demikian, muncul pertanyaan mengenai koordinasi internal serta keseriusan penanganan keluhan pelanggan. Paling kacau justru quality control inspection sebelum mobil dikirim dan proses pengiriman mobil itu sendiri yang jadi pertanyaan.

Komitmen mengenai wall charger juga tidak ditepati. Tindak lanjut baru dilakukan setelah saya berulang kali menghubungi/eskalasi ke Geely Auto Indonesia selaku ATPM. Respons yang saya terima hanya berupa informasi bahwa akan dihubungi oleh vendor EV Power. Namun 2 minggu berlalu, yang menghubungi malah vendor TEB. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan bagaimana koordinasi di balik layar yang terjadi. Pertama dengan vendor kaca film, lalu sekarang dengan vendor wall charger.

Sampai saat ini, sudah melewati 2 bulan sejak mobil dikirim, portable charger dan aksesoris OEM yang dijanjikan juga belum saya terima. Geely Auto Indonesia hanya memberi jawaban template khas Customer Service: “Akan kami koordinasikan dengan bagian terkait”, lalu hening. Sementara itu, Geely SM Group Sunter tidak dapat membantu lebih lanjut karena menurut mereka portable charger dan aksesoris OEM tergantung pengiriman yang dilakukan oleh Geely Auto Indonesia.

Saya meminta Geely Auto Indonesia dan seluruh pihak terkait memberikan penyelesaian nyata atas seluruh komitmen yang dijanjikan waktu pembelian yang masih belum dipenuhi, karena saya telah membayar lunas apa yang sudah menjadi hak saya selaku pembeli.

Dan untuk kepada masyarakat yang hendak membeli mobil Geely, sekiranya perlu hati-hati karena pembeli yang harus bersusah payah meminta haknya dan celakanya, Geely Auto Indonesia sendiri tidak ada solusi.

Christina
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Pengalaman Purna Jual Geely EX5, Susah Payah Menagih Hak Pembeli

oleh Christina dibaca dalam: 1 menit
0