Dikontak Terus Menerus oleh DC Bank Mega karena Hutang Rekan Kantor yang Tidak Ada Kaitannya dengan Saya

Hari ini saya mendapat telepon berkali-kali dari debt collector Bank Mega. Mereka menagih hutang untuk rekan kantor saya, sebut saja Si A. Saya tidak terlalu kenal si A, hanya tahu nama saja, bahkan kita di kota yang jauh berbeda.

Ada dua orang debt collector menelepon saya berkali-kali (dengan sekitar 10 nomor berbeda), meminta Si A untuk membayar. Mereka terus memaksa saya agar Si A membayar. Setiap saya menjawab bahwa saya sudah menginfokan ke Si A, mereka terus menekan dengan alasan “Tapi si A belum membayar hutangnya”.

Saya rasa apa yang dilakukan debt collector ini sudah tidak etis. Saya bukan nasabah, saya tidak punya urusan pribadi dengan Si A, tapi saya terus dikejar. Kenapa tidak mereka yang menyelesaikan?

Beberapa perkataan dari debt collector ini pun tidak sopan dan tidak logis. Seperti “Bapak kok bicaranya tidak berwibawa ya?”, “Dia kan karyawan bapak jadi ya bapak tanggung jawab”, dst. Jawaban saya pun seringkali tidak digubris dan mereka terus mengulang perkataan yang sama.

Saya sudah melapor ke CS Bank Mega sore tadi. Mohon Bank Mega lebih beretika dalam menagih hutang dan tidak melibatkan non-nasabah. Saya, non nasabah, merasa sangat terganggu dengan kejadian ini.

Aldi Ramadhika
Bandung, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Bank Mega:
[Total:165    Rata-Rata: 1.8/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

16 komentar untuk “Dikontak Terus Menerus oleh DC Bank Mega karena Hutang Rekan Kantor yang Tidak Ada Kaitannya dengan Saya

  • 1 Juli 2020 - (09:33 WIB)
    Permalink

    Update per pagi ini (1 Juli 2020):

    1. Pagi sekitar jam 8, debt collector kembali menghubungi saya. Kali ini nadanya lebih tinggi.

    2. Selang beberapa menit, dia menelepon kembali dengan berbagai nomor berbeda, saya tidak angkat teleponnya. Sudah >20 missed call dalam kurang dari 1 jam.

    3. Saya menelepon CS Bank Mega untuk follow up komplain saya kemarin, dijawab bahwa akan diselesaikan dalam 3 hari kerja. Artinya s.d. Jumat saya akan terus dikontak seperti ini.

    Kepada Bank Mega, apa ini cara Anda bekerja? Saya bukan nasabah Anda, saya bukan yang punya hutang, kenapa jadi seperti saya yang diintimidasi? Kenapa mengejar saya setiap menitnya untuk menyelesaikan hutang dengan nasabah Anda?

  • 1 Juli 2020 - (17:17 WIB)
    Permalink

    Nah inilah bank mega yg sesungguhnya,suka salah sasaran,kl dilaporkan ke polisi,ojk,bi juga kita blm tentu menang krn mereka sudah punya orang2 disana.Jadi jalan 1 1nya menurut saya laporkan ke bpk hotman paris.biar dibuat besar dan heboh mungkin mereka mau mendengar

  • 1 Juli 2020 - (18:54 WIB)
    Permalink

    Para DC tak ada bedanya dengan Preman.. pihak berwenang, tolong ditindak .. anda digaji dengan uang rakyat.. sepatutnya melindungi rakyat.

  • 1 Juli 2020 - (19:38 WIB)
    Permalink

    Update per sore ini 6PM:

    1. Total 230 missed call dari DC Bank Mega dengan berbagai nomor berbeda. Terimakasih Bank Mega sudah membuat HP saya sulit digunakan.

    2. Saya hanya angkat telepon DC 1x di pagi saja. Setelah itu tidak pernah saya angkat. Percuma. DC selalu tidak menggubris apa yang saya katakan. Kata-katanya pun tidak ada logika.

    Rekan kerja saya yang berhutang (bahkan saya pun tidak kenal kenal amat dengan orangnya), kenapa saya yang ditekan? Sangat mengganggu, sangat mengecewakan.

  • 1 Juli 2020 - (19:54 WIB)
    Permalink

    Gak habis habisnya laporan atas DC bank Mega yang melanggar aturan , mudah mudahan cepat diusut sama mabes polri . Biar masuk kerengkeng semua para manusia go**** itu . Apalagi Simarg***** To**** itu benar benar manusia kurang ajar menelpon keperusahaan orang yang bukan ada kaitannya dengan CC Mega .

  • 1 Juli 2020 - (20:00 WIB)
    Permalink

    Sebesar perusahaan Bank Mega mempekerjakan para DC goblok tidak tau aturan , sudah ribuan orang yang membuat laporan itu menandakan benar benar bobrok

  • 1 Juli 2020 - (21:38 WIB)
    Permalink

    Bank Mega memang begitu, sengaja bikin nama debitur jd jelek dimana debitur krj, sengaja bikin malu, jd buru2 byr.
    DC nya mmg pada b******* b****** semua.
    Telat byr cicilan 1hr aja, hubungi k rekan krj debitur.
    Semoga para DC bank Mega kena karma atas ulah mereka, semoga karma menghampiri anak cucu cicit mereka 10 turunan.
    Biar m***** semuanya. Dasar para B******* b*******

  • 2 Juli 2020 - (06:29 WIB)
    Permalink

    Ajak ngobrol ngalor ngidul saja DC seperti itu mah, kalau bisa dia nanya A kita jawab G, dia nanya D kita jawab H dll, pokoknya biar dia bingung sendiri dah. Pernah aku lakukan, ada DC dari Bank Mega tlp ke kantor, nanyain temen saya yg emang punya sangkutan dan saya jawab gitu ngalor ngidul, akhirnya dia bosen sendiri

  • 2 Juli 2020 - (06:35 WIB)
    Permalink

    Kita doain aja biar cepet bangkrut dan gulung tikar usahanya kalau bank MEGA gak ada tangapan dan tidak di tindak lanjuti keluhan masyarakat…berarti DC sama bank mega sudah sepakat cara penagihan seperti itu.masak ratusan bahkan ribuan doa gak di kabulkan.

  • 2 Juli 2020 - (06:47 WIB)
    Permalink

    Laporin aja ke polisi
    Itu sdh masuk pidana ancaman dan teror, kalo dijerat undang2 perbankan sulit karena mereka bukan karyawan bank mega
    Tapi kalo mau lebih tenang, minta ketemu saja dg yg nagihnya, terus gorok lehernya biar g ngebacot lagi, buat contoh bagi yg lain
    Hahahaha

  • 2 Juli 2020 - (07:48 WIB)
    Permalink

    Mulai sekarang kalo bisa yg pegang CC dan yg nabung di bank mega, tutup semua CC dan tabungannya jangan ada lagi yg nabung dan pake CC nya, biar bangkrut tuh bank meganya

  • 2 Juli 2020 - (09:37 WIB)
    Permalink

    Update per hari ini (2 Juli) 9AM:

    1. Dari jam 8 s.d. 9 pagi, sudah ada 50 missed calls. Artinya hampir setiap menit mereka menelepon. HP saya jadi tidak bisa digunakan sama sekali. Sangat sangat tidak beretika.

    2. Saya tidak mau angkat telepon mereka. Bukan saya yang hutang tapi cara bicaranya sangat memaksa. Setiap saya kasih tanggapan, jawaban mereka selalu tidak logis.

    Contoh 1:
    Saya: “Pak, yang hutang kan orang yang kebetulan saja sekantor dengan saya. Saya juga tidak kenal-kenal amat. Kenapa saya yang ditekan?”
    DC: “Ya tapi dia belum bayar hutangnya.”
    Saya: “???”

    Contoh 2:
    Saya: “Pak, saya bahkan ngga kenal kenal amat sama karyawan yang hutang ini.”
    DC: “Sekarang gini, bapak kenal ngga sama founder perusahaan bapak?”
    Saya: “Ngga”
    DC: “Nah, sama, meski ngga kenal, bapak kan jadi tanggung jawab founder”
    Saya: “???”

    Capek ngomong sama DC kaya gini. Sudah ngga ada etika, ngga ada logika juga. Sangat mengecewakan Bank Mega menggunakan DC seperti ini.

    • 2 Juli 2020 - (10:04 WIB)
      Permalink

      Soalnya di kantornya dijanjikan bonus gede dan naik jabatan kalau nagihnya sukses, siapa yg ga mau jadi manager collection.

      Makanya nagih sprti orang kesurupan, smuanya balik lagi buat perut mereka doang, emang manajemen Mega aja yang bobrok, sistemnya memberi celah buat DC nagih model begini.

 Apa Komentar Anda mengenai Bank Mega?

Ada 16 komentar sampai saat ini..

Dikontak Terus Menerus oleh DC Bank Mega karena Hutang Rekan Kantor ya…

oleh Aldi dibaca dalam: 1 min
16