Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Dua Kali Gagal Antar Kartu Kredit BRI, Saya Kecewa dengan Layanan SAP Express 9 Agustus 2026 Teuku Beri komentar Bank BRI, Customer Service, Gagal kirim, Kartu Kredit BRI, Keterlambatan kiriman paket, Layanan kurir, Pengiriman Kartu Kredit, Pengiriman Kartu Kredit Bank Mega, SAP Express, Satria Care, SOP, Standard Operating Procedures, Status kiriman paket kurir Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya menyampaikan keluhan atas layanan SAP Express (SAPX) dalam mengirimkan kartu kredit Bank BRI dengan nomor resi CGK816****500. Paket tersebut dikirim ke alamat saya di Kabupaten Lampung Selatan dan ditangani oleh SAP Express Cabang Bandar Lampung. Hingga kini, paket yang dikirim sejak 31 Juli 2026 belum juga saya terima. Upaya pengiriman pertama dilakukan pada 3 Agustus 2026, namun gagal dengan status “Undelivered – O2 – Nama Tidak Dikenal” disertai keterangan “Info Sekitar”. Setelah itu, status paket berubah menjadi Shipment Hold atau kembali ke gudang. Saat saya menghubungi Satria Care, pihak SAP Express meminta alamat yang lebih detail. Customer service juga menjelaskan bahwa paket dari Bank BRI memiliki SOP khusus, yaitu hanya boleh diserahkan langsung kepada penerima dan kurir tidak dapat melihat nomor kontak penerima. Saya kemudian memberikan petunjuk alamat secara lengkap, mulai dari patokan jalan hingga warna rumah. Namun, saat pengiriman ulang pada 5 Agustus 2026 oleh kurir yang sama (Tkgv0002), paket kembali dinyatakan gagal dengan alasan “Nama Tidak Dikenal”. Status paket pun kembali berubah menjadi Shipment Hold. Melalui Satria Care, petugas bernama Am*** hanya menyampaikan bahwa tim akan mencoba melakukan pengiriman ulang sesuai patokan alamat yang telah saya berikan. Ketika saya meminta kepastian waktu pengiriman, saya kembali diminta menunggu tanpa adanya jadwal yang jelas. Saya memahami adanya SOP dari Bank BRI yang membatasi akses kurir terhadap nomor penerima. Namun, setelah alamat telah diperjelas secara rinci, saya mempertanyakan mengapa alasan kegagalan pengiriman tetap sama. Dua kali kejadian tersebut membuat saya menduga upaya pencarian alamat tidak dilakukan secara maksimal. Dugaan itu muncul karena informasi lokasi telah saya lengkapi, tetapi hasilnya tidak berubah. Saya berharap SAP Express melakukan evaluasi terhadap proses pengantaran, termasuk menelusuri riwayat pengiriman kurir untuk memastikan apakah prosedur telah dijalankan sebagaimana mestinya. Sebagai pelanggan, saya hanya menginginkan kepastian dan pelayanan yang profesional, terlebih paket tersebut merupakan kartu kredit yang memiliki prosedur pengiriman khusus. Saya berharap keluhan ini menjadi perhatian SAP Express agar kejadian serupa tidak kembali dialami pelanggan lain. Teuku Khalid Lampung Selatan, Lampung Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.