Tagihan PAM Naik 10 Kali Lipat

Pada hari ini, tanggal 13 Agustus 2020 saya mendapatkan tagihan PAM sebesar Rp. 192.984 untuk no pelanggan 60064449 a.n. Ohim Matohir. Yang mana setiap bulan saya membayar tagihan dibawah Rp.20.000 (naik 10 kali lipat).

Saya menghubungi call center Aetra dan pihak CCR (an Wahyu) hanya menginformasikan kemungkinan ada kebocoran Instalasi. Saya tidak ada kebocoran Instalasi dan meminta pihak teknisi Aetra datang saja untuk mengecek besok hari. Saya juga komplain bahwa selama saya tinggal di rumah kontrakan saat ini, pihak PAM tidak ada yang datang untuk mengecek meteran PAM namun pihak CCR tidak bisa menjawab malah menginformasikan teknisi PAM akan datang tanggal 18 Agustus 2020.

Saya minta agar teknisinya datang besok namun CCR info tidak bisa. Saya meminta agar teknisi yang mengecek meteran PAM setiap bulan saja yang datang karena setiap bulan tidak ada yang datang namun CCR tersebut seolah – olah tidak peduli.

Saya meminta agar bicara dengan Supervisor saja namun CCR info tidak bisa dan saya meminta terus menerus untuk bicara dengan SPVnya. Namun tiba-tiba CCR-nya info tidak ada atasan yang bertugas. WHAT???? Perusahaan sebesar AETRA tidak ada atasan yang bertugas di jam kerja dan telepon saya ditutup oleh CCR tersebut… Luar biasa sekali…..

Saya minta agar pihak PAM segera datang ke rumah saya dan menghubungi saya. Zaman Pandemi sekarang banyak orang yang sedang susah seharusnya kalian memberikan potongan harga bukannya menaikkan harga tagihan menjadi 10 kali lipat.

Veranica Afriani Sigalingging
Jakarta Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:2    Rata-Rata: 5/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Tagihan PAM Naik 10 Kali Lipat

oleh Veranica Afriani Sigalingging dibaca dalam: 1 min
0