Penagihan Home Credit Indonesia Tidak Sesuai Peraturan OJK Saat Pandemi, Sangat Mengecewakan

Kepada Yth. Home Credit Indonesia
dan
Yth. Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen

Selamat Sore Bapak/Ibu Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen,

Saya mau melaporkan aktivitas sangat mengganggu, sangat mengecewakan dan sangat bertentangan dengan kebijakan yang telah dikeluarkan OJK mengenai penagihan di masa pandemi Covid-19 yang berdampak pada kurangnya pendapatan nasabah.

PT. Home Credit Indonesia adalah perusahaan finance yang sangat tidak taat akan adanya peraturan yang dikeluarkan oleh OJK. Jika nasabah Home Credit Indonesia yang telat membayar ketika ditelepon atau dihubungi masih bisa beritikad baik dan memberikan tanggal pembayaran dan bersedia membayar denda, harusnya perusahaan Home Credit Indonesia mencatat di dalam sistem mereka. Dan bisa kembali menelepon nasabah, ketika nasabah sudah melewati dari tanggal perjanjian pembayaran dan nasabah kabur atau tidak ada kabar.

Akan tetapi Home Credit Indonesia sangat tidak profesional dan tidak taat akan peraturan! Mereka terus meneror nasabah dan tidak tahu waktu dan sopan santun seperti tidak pernah di-training dan bekerja di perusahaan finance ilegal yang tidak berpendidikan. Mohon Pihak Otoritas Jasa Keuangan melakukan audit kepada sistem penagihan Home Credit Indonesia di masa pandemik seperti ini, karena perusahaan ini sudah sangat keterlaluan dan tidak profesional.

Harapan saya berharap harusnya yang diteror itu ketika nasabah sudah 30 hari belum membayar. Kalau nasabah sudah memberikan janji tanggal pembayaran tolong dicatat dan ditunggu, apalagi itu belum lewat dari 20 hari dan nasabah siap membayar dendanya juga.

Tolong lebih selektif dalam meneror telepon yang sangat mengganggu dan tolong adakan training kepada para debt collector karena sudah bukan masanya menagih saat pandemi seperti cara itu.
Tolong perbaiki sistemnya dan gunakan sistem digital yang lebih canggih, jadi tidak ada alasan dari debt collector nomor random dan keluar sendiri dari sistem. Nomor kontrak HCI saya: 3904733934.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasama yang baik. Semoga direspon dan diselesaikan dengan baik.

Salam hormat.

Susi Essenny Tambunan
Tangerang, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Home Credit Indonesia:
[Total:199    Rata-Rata: 2.2/5]
Tanggapan Home Credit atas Surat Ibu Susi Essenny Tambunan

Yth. Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com, Sehubungan dengan keluhan dari Ibu Susi Essenny di MediaKonsumen.com pada 21 Agustus 2020 di kolom...
Baca Selengkapnya

Loading...

40 komentar untuk “Penagihan Home Credit Indonesia Tidak Sesuai Peraturan OJK Saat Pandemi, Sangat Mengecewakan

  • 21 Agustus 2020 - (16:30 WIB)
    Permalink

    Home kredit emang b****** mrk gak da ahklak dan gak ada hati apalagi sopan santun udah bunganya tinggi banget di atas 109% kondar di teror juga gak ada tahu waktu pula awalnya saya respek dan niat bayar sisa kontrak tp dgn perlakuan para penagih saya jadi males lunasin bayar bunga dan pokoknya udah balik hci rentenir online

    31
    2
    • 22 Agustus 2020 - (03:46 WIB)
      Permalink

      Home credit lintah darat. Dr awal ga pernah disebut minta kuitansi. Giliran pembayaran akhir ada senda keterlambatan pengembalian kuitansi sebesar 500k++.
      Enaknya bikin petisi saja perihal pembekuan perusahaan tsb ke ojk dan lembaga konsumen

      17
      • 17 November 2020 - (20:26 WIB)
        Permalink

        Saya bingung dengan pembayaran terakhir saya ,kok tiba tiba ada denda .sementara saya selama pembayaran tidak pernah terlambat.biasa perbulan bayar 402.900 saat pembayaran terakhir menjadi 789.000.denda kwitansi yg gimana ini di maksud.niat kita membayar tanpa ada tunggakan dan keterlambatan,kok bisa begini ya

    • 22 Agustus 2020 - (12:53 WIB)
      Permalink

      Untuk pelajaran jika DC home kredit kerumah teriakin maling atau rampok biar merek bisa mikir dan make otak klo nagih kalo ga di gituin mereka akan semakin ga pake otak

      14
      • 22 Agustus 2020 - (20:55 WIB)
        Permalink

        Setuju home credit tak ada etika untuk menagih belum jatuh tempo telfon sehari lebih 10x

    • 23 Agustus 2020 - (00:16 WIB)
      Permalink

      Sumpah ini hci emg parah bgt sih gilak ta* parah dah bgs*t smpe ngancem ditlpon mau dibawa ke kantor polisi lah udh jelas2 lg kena PHK dri awal nelponin terusss 24 Jam gilak gatu !!! Alhamdulillah tuh gue udh dpt kerjaan lgsng gue bayar bnyk bct bgt nlpn ngancem2 lah b

      • 11 Oktober 2020 - (00:25 WIB)
        Permalink

        untuk masyarakat indonesia jangan berurusan sama hci, saya mengalami sendiri, telat satu hari saja, mereka langsung meneror, bahkan mengancam. saya sangat menyesal berurusan sama hci.

    • 26 Agustus 2020 - (11:35 WIB)
      Permalink

      iya benar bahkan sehari bisa 10-20x walau sudah dijawab juga tidak ada etika dan sopan santun,,bahkan ke no referensi juga berkali kali

  • 21 Agustus 2020 - (18:20 WIB)
    Permalink

    sudah banyak kasus kyk gini dan seperti tdk akan pernah berubah ..nanti hanya di tanggapi dgn permintaan maaf yg copy paste dan akan meningkatkan lg pelayanan ..ampe hafal lah !!!! sekali lg bpk ibu OJK dr media konsumen ini kami minta kalian bekerja meliat kondisi banyak nya komplain dari HCI

    23
    • 21 Agustus 2020 - (19:30 WIB)
      Permalink

      HOME KREDIT LINTAH DARAT KERAH PUTIH BUNGA GILA OJK HRS STOP OPERASI DULU DIA KLU NGA KAMI AKAN SOMASI UNTUK DI BUAT BANGKRUT DI PAILITIN

      20
      • 21 Agustus 2020 - (21:14 WIB)
        Permalink

        Kaka baru di tlpon 23kali saya sampai 125kali dalam 1hari…di mulai dari jam. 5 pagi sampe jam. 24.00 mereka menelpon HCI gk punya otak

        12
        • 22 Agustus 2020 - (02:02 WIB)
          Permalink

          Yahh..home credit lg..dan lagi kalau bisa sy sarankan jangan berhubungan sama merek deh ampunnn…jangankan telat berminggu2 sy dulu punya cicilan 6 bulan lancar sampai lunas pas sy ditawarin lagi cicilan akhirnya sy ambil barang lagi dengan tenor 9 bulan…pembayaran pertama sampe ke 2 lancar pas cicilan ke 3 telat 3 hari dc yg nelponnya ampe puyeng dah gitu semua kontak yg sy kasi untuk pengajuan ditelponin semua…sy pikir mereka telpon karna sy telat 3 hari itu eh ternyata sampe cicilan ke 9 selesai teror telpon tidak berhenti padahal sisa cicilan yg 6 selalu tepat waktu tidak pernah telat…

          • 22 Agustus 2020 - (13:39 WIB)
            Permalink

            Iy kita bikin petisi aja OJK SM afpi juga spt pura2 gak tahu mrk SM aja gak bisa bantu apa2 hci lintah darat online

      • 21 Agustus 2020 - (22:16 WIB)
        Permalink

        Di ambil pelajaran aja, untuk ke depan, jangan lagi pinjam/kredit baik itu leasing atau bank. Syukuri apa yg saat ini telah di punya. Hidup itu sebenarnya murah, gaya hidup yg bikin mahal. Terima kasih

        16
        1
    • 29 Agustus 2020 - (18:41 WIB)
      Permalink

      Setuju sekali, sudah banyak nasabah untuk kartu kredit, pinjaman online dan lainya yang mengadukan cara penagihan yang tidak sesuai aturan BI atau OJK tapi sepertinya tidak ada tindakan tegas karena hal tersebut masih sering terjadi apalagi di saat pandemi seperti ini

  • 21 Agustus 2020 - (19:20 WIB)
    Permalink

    @Susi Essenny Tambunan,
    Terima Kasih atas ulasan yang berharga ini.

    Kisah itu semoga bisa anda ambil hikmahnya.

    Ceritakan kepada keluarga besar anda, sanak famili, lingkungan pergaulan, bahwa berurusan dengan perkara hutang seperti itu adalah sesuatu yang sangat sangat sangat mengganggu.

    Agar mereka semua tidak mengalami apa yang anda alami saat ini.

    14
    1
    • 21 Agustus 2020 - (21:53 WIB)
      Permalink

      Homecredit emang payah,cs awal nawatin dana tunai ke ibuk dengan bilang jika pelunasan hanya bayar sisa pokoknya saja,maka kita ambil dana tu,setelah angsuran 13 mau lunasin masak harus lunasin 6,900,000,padahal hutang 9jt,angsuran 773000 dah dapet 13 kali.
      Penagih lapangan ngancam mau nyita apa aja yg d rmh,untung gak ketemu saya,klo ketemu saya ajak duel klo bilang mau nyita.keluarga saya merasa d bohongi homecredit.so kita blacklis ja homecredit.

      13
      • 23 Agustus 2020 - (10:21 WIB)
        Permalink

        kl berani nyiya barang sudah masuk pidana itu.kan pinjaman multiguna nya tidak pake jaminan !!! lawan aja bos ..jgn pake kekerasan .tp cara pandai nya lanjutkan ke jalur hukum .silakan cek ulasan di youtube ridwan bali dan solusi hutang mb …LAWAN pokoknya .apalg masa pandemi begini lunasin pokok nya saja !!!

    • 22 Agustus 2020 - (11:50 WIB)
      Permalink

      Home credit lagi..home credit lagi..udah ga bakalan transaksi lagi lewat home credit lagi..parah benerrr!!! Backlist aja lah..

  • 21 Agustus 2020 - (20:58 WIB)
    Permalink

    Kalau belum dapat membayar jangan diladenin dulu. Saya tidak pernah angkat telpon DC HCI karena harus menjelaskan hal yang sama berulang-ulang setiap hari. Tidak masuk akal. Padahal sudah saya jelaskan akan mencicil selama 10 – 12x dalam 1 bulan karena ekonomi sedang sulit.

    Saya pernah ditelpon 41 kali dalam sehari dari pukul 07.00-20.30. Betul2 mengganggu. Padahal debitur tetap ada itikad baik utk melunasi cicilan walau diangsur.

    10
    • 21 Agustus 2020 - (22:31 WIB)
      Permalink

      Ndak Usah diladeni HCI biarin aja, Selama Masa Pandemi ini Kita Debitur dah Omong baik2 sama HCI maupun DC nya, Kita Dah Mengajukan Relaksasi Ndak Ada Respon Ditengah Pandemi Ini, Biarkan Saja Telpon Berdering, Cari aplikasi Yang Bisa Memblokir No Telpon Yang Tidak Dikenal, Sya Juga Punya Kasus Yang Sama 1hri ini saja Dah 50x telpon Bahkan Di No HP Istri dan Kakak Saya, Tapi Saya Biarkan, Yang Penting Saya Punya Niatan untuk Bayar Pokok Pinjaman entah Kapan dapatnya uang, Persetan Dengan BI cek saya, Lebih Baik Malu Sesaat Dari Pada Kita Yang Sakit.

  • 21 Agustus 2020 - (22:07 WIB)
    Permalink

    Perlu di ketahui desk colection itu yg hanya bacot di mulut saja karena tuntutan kerja !
    Mereka di rekrut hanya memprovokasi debitur .maju terus debitur indonesia ,mereka hidup dari debitur,tanpa debitur mereka tdk bisa hidup. Mereka tidak di bekali training yg profesioanal dalam penagihan,seperti lndustri keuangan non bank ilegal.saran untuk HCI jadilah industri keuangan yg mengikuti aturan otoritas keuangan di negara ini di saat pandemi covid 19,POJK no 11 thn 2020.tks

  • 22 Agustus 2020 - (02:12 WIB)
    Permalink

    OJK jadi malfungsi mending pecat nnganti dengan pekerja yg profesional di internalnya.

  • 22 Agustus 2020 - (12:19 WIB)
    Permalink

    Lama2 stress sendiri.
    Diteror tiap hari sm hci.
    Blm waktunya byr aj udh ditlp terus menerus.
    Pagi smpe malem gk berhenti2..

    • 22 Agustus 2020 - (12:57 WIB)
      Permalink

      Home credit memang b******. Saya alami sendiri selama 4 bulan setiap hari di pagi, siang dan malam di teror ke telpon rumah perihal utang yang ga dimiliki oleh saya dan keluarga. Udah berulang kali dikasih tau nomor kita dicatut tanpa sepengetahuan tapi ga ditanggepi, alasannya ga bisa dihapus. Emang dikira konsumen tolol ga paham sistem? Database yg megang dia gimana ceritanya ga bisa dihapus?
      Saran saya langsung kirim email saja. Ditujukan ke homecredit, ojk, dan YLKI. Fintech gatau adab dan aturan emang.
      Setelah diancam lapor ke ojk dan ylki baru berhenti terornya.

  • 28 Oktober 2020 - (01:26 WIB)
    Permalink

    Parah emang hci.. Gak punya etika, neror terus.. Sehari ada 100x nelpon padahal udah dijelasin permasalahannya.. Gak gak lagi dah gua pinjam disini.. Sadis lintah darat. Pokoknya tinggal 7jt lg, masak bunganya doang 9jt.. Lah lebih gede bunga daripada pokok. 😈

  • 25 November 2020 - (19:51 WIB)
    Permalink

    Cara membuat somasi utk HCI gmna ya ?
    Saya sangat setuju jika hci cepat2 di tutup

  • 18 Desember 2020 - (10:15 WIB)
    Permalink

    Iya gimana ya mau somasi hci, saya mau melakukan pelunasan loh bukan mau kabur tapi di permainin sekali sama home credit selama 3 bulan ini

  • 18 Desember 2020 - (11:47 WIB)
    Permalink

    menyesal mengenal home credit ..utang dana multiguna sy hanya 24 jt dan sy sdh membayar 31 juta ,,dan msh kurang 20 an jt lg gilaaa khan ,,klo tdk ada covid gini insya allah bs bayar mslhnya sy kena dampak dan mrk tdk mau mengerti ..

  • 24 Februari 2021 - (10:27 WIB)
    Permalink

    Saya hutang 23 juta. Jadi 48 juta perjanjian ny jika dittp bunga stop tp setiap di ttp muter2 trs dc nya. G sesuai perjanjian 23 jt bunga 2 persen kt ny slama 2 thn ini dh dpt 10 bukan saya ny dihtg 41 bulan dgn perbulan 1.180.000jt.pemerasan.
    Saya lapor ojk tp saya suruh konfirmasi ke home creadit lgsg.pdhal dr pihak home credit g ad etikat baik utk menghitungkan yg seharus ny dibyr sesuai perjnjian awal

  • 29 Maret 2021 - (06:37 WIB)
    Permalink

    Benar saya 23 juta di janjikan dari awal cuman bayar pokoknya saja, alasan mereka semua omongan di rekam, jelas2 mereka bilang seperti itu, begitu saya mau lunasi semua malah di suruh bayar 48 juta..di bilang mereka krn bunganya anuitas, g lagi2 berurusan sama hci
    Penipu..lintah darat..

  • 14 April 2021 - (22:29 WIB)
    Permalink

    Setahun saya HCI memang tidak punya otak alias anak buah ******. Maklum aja kelakuan semua orang HCI sama seperti *****.

 Apa Komentar Anda mengenai Home Credit Indonesia?

Ada 40 komentar sampai saat ini..

Penagihan Home Credit Indonesia Tidak Sesuai Peraturan OJK Saat Pandem…

oleh SUSI ESSENNY dibaca dalam: 1 min
40