Meminta Keringanan Cicilan Pembayaran Tagihan Kartu Kredit Bank Mega

saya pengguna kartu kredit Bank Mega nomor kartu 4201 92** **** 7401. Pembayaran saya tertunggak dari bulan Januari 2020. Selama saya menggunakan CC Bank Mega hampir 11 tahun baru kali ini saya mengalami yang namanya gagal bayar. Kalaupun ada uang saya pasti akan melunasi. Tapi dikarenakan usaha saya bangkrut dan saya cuma seorang ibu rumah tangga, sehingga saya tidak mempunyai gaji tetap.

Saya sudah datang ke Bank Mega Kuningan untuk membicarakan restrukturisasi utang saya pada tanggal 10 September 2020 ternyata tidak bisa dicicil. Saya cuma mendapatkan discount pelunasan dari tagihan sebesar 51 juta menjadi 35 juta dalam tempo sebulan. Sebenarnya berat buat saya untuk melakukan pelunasan dalam jangka waktu sebulan. Saya bisanya mencicil dan selama sebulan ini cicilan saya sudah masuk 4. 5 juta. Cuma karena saya tidak ada pilihan lain terpaksa saya menandatangani surat pernyataan yang disodorkan oleh Bank Mega. Debt colector Bank Mega datang ke rumah saya di akhir Agustus juga menyuruh saya bayar lunas.

Hingga saat ini debt colector dari PT. Aura sudah 3 kali ke rumah saya. Mereka datang ramai-ramai yang ada sekitar 3 orang atau 4 orang yang terus mengintimidasi saya supaya melunasi keseluruhan tagihan saya. Terakhir hari Minggu hujan-hujan naik mobil rombongan pukul 17. 30 malam. Saya punya itikad baik untuk membayar, tapi saat ini sulit sekali mendapatkan uang. saya bisa nya mencicil.

Saya mohon kepada Bank Mega jangan terus-terusan mengirim debt collector ke rumah saya. Saya tahu diri untuk membayar tapi tolonglah dalam situasi sulit ini beri pengertian kepada saya. Saya tidak kabur dan saya berniat untuk bayar.

Christien Anggraeni
Kabupaten Bogor

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:50    Rata-Rata: 2.5/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

24 komentar untuk “Meminta Keringanan Cicilan Pembayaran Tagihan Kartu Kredit Bank Mega

  • 28 September 2020 - (13:21 WIB)
    Permalink

    Mbak Christine saya mengalami hal yang sama. Sempat mengangsur 1 juta setiap bulan kemudiaan nggak kuat lagi hanya bisa bayar 500 rb.Bukanya pengertian yang datang malah somasi.Debt Collector datang 3 orang. Pérnah 4 orang , dua masuk rumah (nggak pk masker dan bicaranya keras) yang dua lagi menunggu dirumah menelpon keras keras mengundang perhatian tetangga.
    Awalnya saya tak berdaya.Tapi lewat seorang teman saya dibantu seorang pengacara.Ternyata mengirim tukang tagih berombongan sudah masuk ranah pidana.Apalagi kalau semua masuk rumah itu jelas melanggar pasal 270 KUHP. Di tukang tagih bisa dipidana.
    Saya memutuskan menggugat bank Mega dengan ganti rugi 25 milyar rupiah.Sidangnya masih berjalan di PN Surabaya. Saya ingin menginspirasi siapa saja agar berani melawan secara hukum bank bank yang bertindak kelewatan.Saran saya foto semua bukti spt foto dan berkas lainya.Laporkan Tukang Tagihnya ke Polisi dan gugat banknya ke pengadilan.Ini masa pandemi semua termasuk bank harus paham.OJK mestinya juga jangan diam saja membiarkan bank bank mengirim tukang tagih berkeliaran menebar teror orang yang sedang susah.

    31
    1
    • 28 September 2020 - (14:29 WIB)
      Permalink

      Apa ini berlaku untuk bank lain pak ?
      Karena selama ini ketika saya di intimidasi via wa oleh DC bank…selalu saya hapus wa nya tanpa saya baca

      • 28 September 2020 - (19:36 WIB)
        Permalink

        @lena Agustin

        Kenapa anda begitu tega sih buk.?

        DC itu juga manusia, manusia yang bisa berdoa, Apakah ibu gak takut di doain yang gak gak sama tuh DC.?

        Kalau anda bersikap kooperatif, mungkin DC akan mendoakan anda agar di mudahkan rejeki biar bisa bayar.

        Namun bila anda seperti itu, tidak mau tau, wah ngeri deh, doa DC bakal seperti apa.

        1
        9
        • 29 September 2020 - (01:38 WIB)
          Permalink

          Dc manusia.. Yg di tagih jg manusia..
          Kalo yg di tagih ga terima dng dc yg ga sopan… Apa harus diam…
          Ga takut jg di doain sama yg lagi di tagih…

        • 29 September 2020 - (11:25 WIB)
          Permalink

          Emang saya ngapain ke DC ? Kok tiba2 anda bilang seperti itu ????? Saya ini di intimidasi via wa oleh DC ketika saya baca wa nya…yg saya butuhkan bukan intimidasi tp solusi akibat gagal bayar karena pandemi dari bank. Dan perlu anda ketahui saya pun juga MANUSIA…urusan saya sama pihak bank bukan sama DC.kalo pihak bank memberikan solusi ke saya,saya usahakan bayar kok.

    • 28 September 2020 - (19:12 WIB)
      Permalink

      Wah wah, nasabah jaman now, bilangnya gak ada duit tapi bisa menggugat, bisa memakai jasa pengacara. Haduh

      Tapi harus hati hati lo, iya kalau menang gugatan bisa dapet duit 25 Milyar, tapi kalau malah sebaliknya, jadi Bomerang kan bisa fatal.

      Hayo makin seru nih efek riba’.

      Makin ngeRIBAnget.

      Buat kalian yang belum terjerat Riba’, sungguh beruntung kalian itu.

      Kalian bisa beribadah bolak balik ke masjid ataupun juga ke gereja dengan tenang.

      7
      4
  • 28 September 2020 - (14:45 WIB)
    Permalink

    Bank juga perlu uang untuk menggaji karyawannya, bayar sewa gedung, bayar listrik, bayar pajak, bayar internet. Itu darimana bayarnya, ya dari laba modal yg dipinjamkan ke nasabah.

    Anda minta keringanan, terus yang bayar beban bank yang sebutkan di atas siapa?

    Cara penagihan ya harus seperti itu. Tidak sopan, dipermalukan, itu adalah resiko yang harus anda pahami sebelum melakukan pinjaman. Jadi ya jangan enak sendiri mau enaknya tapi ngga mau resikonya.

    2
    21
    • 28 September 2020 - (16:01 WIB)
      Permalink

      Ah dasar lu bagian dari debt collector bank mega ya. Sudah dijelaskan orangnya bukan ga mau bayar. Tapi minta keringanan. G***** lu.

      10
      2
      • 28 September 2020 - (17:11 WIB)
        Permalink

        Ah dasar lu baguan dari kelompok orang utang ga mau bayar ya?
        Gak tau malu lu.
        T*lol lu.

        3
        7
        • 28 September 2020 - (17:22 WIB)
          Permalink

          An**ng lu beraninya lewat telp ga berani berhadapan muka dengan muka. Gwa tau lu. Urusan gwa dngan bank mega sudah beres tinggal urusan bank mega am gwa yg belum beres. Bank mega ga mau bertanggung jawab atas kelakuan lu yg neror gw neros keluarga gw neror orang lain yang ga ad hub nya dengan utang gw. Kalau lu jantan hadapi gwa. Ktmu di bank mega bandung. Dasar banci lu.

          7
          1
          • 28 September 2020 - (19:45 WIB)
            Permalink

            @Chandra @Angga

            Kalian tuh ya, ingin keliatan pemberani tapi tanggung, celoteh aja pakek di sensor sensor.

            Takut sama siapa sih kalian tuh.? Hadeeeeh

          • 29 September 2020 - (01:44 WIB)
            Permalink

            Mantaaap bang hajar bang… Ane dukung…

        • 28 September 2020 - (23:11 WIB)
          Permalink

          @Angga

          Kata Tolol sebenarnya tidak di sensor, tapi anda sensor sendiri. Terlihat bahwa anda orang yang bijak. Sopan dan santun. Salut deh.

      • 28 September 2020 - (19:16 WIB)
        Permalink

        @Chandra

        Itu kok ada bintang bintang, di sensor sendiri atau di sensor media konsumen.?

        • 28 September 2020 - (21:17 WIB)
          Permalink

          Coba gue tes, apakah ada sensor otomatis ?

          Wah manisnya An**** itu,

          Wah, kok Go*** ya, ini kan masalah utang.

          Haduh kok ToLoL sih,

          Apakah celoteh itu di sensor man teman.?

          2
          1
          • 15 Oktober 2020 - (17:37 WIB)
            Permalink

            Udah biarin aja mas.
            Orang ngga punya duit dan gabisa bayar utang itu memang mulutnya kasar hahaha..

            Ngga punya duit, ditagih dc, dipermalukan, mulut rusak. Memang cocoknya harus dikasarin sama dc. Bayangin kalau tipe kayak gini ditagih dengan cara halus, ya ga bakal dibayar, pasti.
            Jadi cocok memang ditagih sama dc. Sukurin aja ya mas, dia,hihihi..

  • 28 September 2020 - (14:52 WIB)
    Permalink

    Mba..kita buat petisi aja biar ini si bank mega bisa dapat sanksi dalam hal penagihan,biaya biaya yang ga jelas….mari kita gabung untuk buat petisi agar dilirik pihak bi dan ojk

    11
    1
  • 28 September 2020 - (20:00 WIB)
    Permalink

    @stephanie, atau @Christien Aggraeni

    Saat disodorkan restrukturisasi kredit itu, seharusnya ibu jangan tanda tangan.

    Tanda tangan artinya setuju.

    Bahaya lagi jika saat itu anda tanda tangan di atas materai. Wah, jangan main main dengan hukum buk.

  • 30 September 2020 - (11:39 WIB)
    Permalink

    Bank mega memang kacau saya pengguna cc mega metro dan anehnya tagihan sy pas covid ini. Di info awal dapet cc anual fee 1 thn tidak di tagih. Tiba tiba di tagih baru 1 thn member dan anehnya beda dengan info di amplop yg sy terima di situ tertulis 300.000 di tagih 400.000 info di panduan yg saya terima overlimit di tagihkn 100 dari januari sampe agustus 200.000 dan bulan sept naik jadi 250.000 cc dari maret tidak di pake dan melakukan pembayaran setiap bulan walaupun minimum payment tapu tagihan tidak berkurang malah makin bertmbh agak aneh perhitungan bank mega. Bank penjahat

    • 6 Oktober 2020 - (16:25 WIB)
      Permalink

      Maksudnya gmn? Untuk annual fee (sepanjang yang aku tahu) memang diberikan di tahun berikutnya ketika kartu di approve. Jadi misal May 2019 kartu keluar, maka fee itu baru diberikan May 2020. Sedangkan soal besaran fee, harus sering-sering cek email atau website bank tsb, soalnya kebijakan besaran fee bisa naik setiap tahun. Dan untuk pembayaran, apabila terus-terusan hanya bayar minimum payment, maka sisa tagihan yang belum dibayar akan terus-terusan dikenakan bunga. Tidak disarankan hanya membayar minumum payment selama berbulan-bulan. Btw, aku sendiri sudah menutup kartu kedit bank ini semenjak Jan 2019. Karena annual fee nya yang awal bikin cuma 150rb, naik jadi 200rb, naik lagi jadi 300rb dan terakhir naik jadi 400rb.

  • 6 Oktober 2020 - (15:39 WIB)
    Permalink

    bank mega emg dcnya parah2 pd gapunya attitude, mnding dc pinjolpada pnya etika jd nasabah jg enak ada itikad bayar, lah ini nagih diblg malinglah mash untung mau diladenin, sgala bawa2 ras, justru malah ras2 itu yg dinilai jelek samaorang2 karna mreka sndiri. apa susahnya nagih baik2 kita respon jg brrti kita gak mnghindar ada itikad baik

 Apa Komentar Anda?

Ada 24 komentar sampai saat ini..

Meminta Keringanan Cicilan Pembayaran Tagihan Kartu Kredit Bank Mega

oleh Stephanie dibaca dalam: 1 min
24