Pelayanan Penarikan Uang Menggunakan Buku Tabungan di BNI

Saya ingin menyampaikan keluhan atas pelayanan BNI cabang Sunter Agung. Pada hari Senin 21 September 2020, dengan tujuan untuk mengambil/tarik uang lewat buku tabungan, tetapi jawaban dari pihak CS kita tidak bisa tarik jika tidak ada ATM. Yang ingin saya tanyakan apakah memang ini peraturan dari pemerintah/BI bahwa nasabah tidak dapat tarik dana jika tidak ada ATM?

Perlu diketahui, saya mewakili istri saya yang buka rekening BNI untuk keperluan PraKerja. Sedangkan untuk pembuatan ATM BNI, kita harus tunggu tanggal 3 Oktober 2020. Kenapa peraturan ini tidak sama di setiap Bank BNI? Saya mengetahuinya dari forum FB PraKerja.

Di saat pandemi covid ini kita sangat membutuhkan dana yang disalurkan pemerintah, tetapi kenapa BNI sebagai bank yang ditunjuk pemerintah malah mempersulit masyarakat? Apakah karena ini program PraKerja makanya pihak BNI seperti ini? Bukankah seharusnya BNI justru lebih untung karena ditunjuk sebagai bank penyalur rekening PraKerja? Bayangkan seandainya 1 juta orang peserta PraKerja yang menggunakan rekening BNI, dengan ilustrasi saldo minimal yang tersisa Rp50 ribu, 1 juta x Rp50 ribu = Rp50 Milyar saldo endap yang didapat BNI.

Mohon penjelasannya!

Benny Budiyanto
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Bank BNI:
[Total:21    Rata-Rata: 3.2/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

14 komentar untuk “Pelayanan Penarikan Uang Menggunakan Buku Tabungan di BNI

  • 1 Oktober 2020 - (20:03 WIB)
    Permalink

    Sebentar saya masih belum sepenuhnya paham atas isi keluhan pak benny

    “Perlu diketahui, saya mewakili istri saya yang buka rekening BNI untuk keperluan PraKerja. Sedangkan untuk pembuatan ATM BNI, kita harus tunggu tanggal 3 Oktober 2020”

    Maksud dari pernyataan pak benny diatas apakah pak benny mewakili istri untuk mengambil uang di rekening atas nama istri pak benny?
    Atau pak benny mewakili istri dengan menggunakan rekening atas nama pak benny sendiri yg terdaftar di kartu prakerja?
    Karena disetiap peraturan perbankan manapun mau yg sekelas koperasi/bpr sampai dengan bank bumn untuk penarikan dana haruslah atas nama pemilik rekening itu sendiri. Jikalau diwakilkan harus menggunakan surat kuasa bermaterai

    • 2 Oktober 2020 - (08:59 WIB)
      Permalink

      Saya hanya mewakili untuk menyampaikan keluhan. Semua proses pengambilan Dan ke bank istri sy sendiri sebagai pemilik rek. Saya jg paham untuk pembukaan/penarikan rek tidak bisa diwakilkan kecuali hal2 tertentu dan hrs ada surat kuasa.

  • 2 Oktober 2020 - (08:28 WIB)
    Permalink

    Namanya tarik tunai di Bank menggunakan butab dam ktp harus dengan pemilik rekening pak ngga bisa diwakilkan pasti verifikasi data dlu kan.
    Biasanya ni mohon maaf apabila si pemilik rekening meninggal dunia atau sakit yang menyebabkan si pemilik rek sudah tidak bisa berkativitas itu bisa dengan buat surat pernyataan.

    • 2 Oktober 2020 - (08:50 WIB)
      Permalink

      Saya jg tw pa, justru yg pergi ke bank dan tarik tabungan istri sy sendiri pemilik rek. Sy hnya mewakili untuk menyampaikan keluhan. Ha.. Ha…

    • 2 Oktober 2020 - (08:55 WIB)
      Permalink

      Tolong dibaca, sy jg tw untuk tarik tunai tdk bs diwakilkan. Justru yg ke bank pemilik rek sendiri, sy hnya mewakili untuk menyampaikan keluhan. Bukan mewakili ke bank y.

      1
      1
    • 2 Oktober 2020 - (09:33 WIB)
      Permalink

      Menurut pengalaman saya di beberapa Bank swasta kalau mau tarik tunai di teller harus pakai atm kecuali tabungan yg ga ada atm nya. Mungkin alasan keamanan juga.

      • 2 Oktober 2020 - (20:54 WIB)
        Permalink

        Banyak yg salah kaprah di kalimat saya mewakili istri saya yg buka rekening di BNI dstnya… Ternyata bapak hanya mewakili menulis keluhan di MK ini.
        Mengenai tarik tunai di teller setahu saya dibank manapun harus otorisasi pake ATM dimana ATM akan digesek di mesin teller dan nasabah harus memasukkan pin yg sesuai, setelah berhasil baru uang dpt diterima, kecuali rekening giro yg penarikan nya dgn cek itu tanpa otorisasi pin ATM , intinya samalah dgn mesin ATM cuma di teller penarikannya tak dibatasi (sesuai saldo)

  • 3 Oktober 2020 - (08:53 WIB)
    Permalink

    Menurut saya ini tidak mempersulit, tetapi ini justru melindungi tabungan Bapak dan istri dari tindak scamming / penipuan .

    Diluar sana banyak penipuan yang menggunakan KTP palsu dengan nama yang sama untuk menguras tabungan di rekening yang bukan miliknya menggunakan ktp dan buku tabungan saja, dengan alasan ini tabungan punya istri saya, saya hanya membawa buku tabungan, kartu saya hilang tapi mau memindahkan dana dll.

    Oleh sebab ini pihak bank memberikan langlah preventif/pencegahan agar tabungan Bapak dan istri tetap aman.

  • 3 Oktober 2020 - (16:22 WIB)
    Permalink

    Indonesia darurat membaca tentang peraturan peraturan yang berisikan di form pembukaan rekening, harusnya pemiliki rekening bisa membaca dengan teliti, dan setau saya untuk penarikan uang yang jenis buku tabungannya memiliki fasilitas ATM itu WAJIB ada ATM fisiknya untuk melakukan swipe card di sistem mereka dan itu tidak sembarangan untuk main tarik uang tanpa adanya ATM karena kewenangan pemimpin cabang pun tidak bisa asal acc penarikan tanpa ATM dan mereka harus otorisasi ke pemimpin yang membawahi cabang, dan seharusnya kita sebagai nasabah harus mengerti dengan adanya peraturan tersebut..
    Saya aja sabar tunggu ATM jadi 14 hari kerja itung2 bisa ditabung sementara.
    #Salamprakerja

    • 16 Oktober 2020 - (23:29 WIB)
      Permalink

      Xixiixiii .. ini suami lg ngeluh .. istri gak bs ambil uang pk Butab .. hrs ada atam dan butab .. bkn suami yg ambil ke bank .. suami hanya mewakili ngadu ke MK .. bkn gt Pak ?

  • 8 Oktober 2020 - (10:58 WIB)
    Permalink

    pilih pencairan bantuan prakerja melalui bank bni,sudah selesai semua jadwal pencairan sudah muncul,bikin lah rekening bni via online ketika sudah pd waktunya saya datang k cabang yang saya daftarkan kemarin,sampai d cabang d tanya satpam keperluan apa saya jawab buat rek prakerja,pak satpam pun langsung menyakan k saya apakah sudah cair dananya? saya jawab belom karna emang tinggal tunggu aj jawdal cairnya sambil menunggu cair saya niat bikin rek bni,eeh niat saya d bantah oleh pak satpam dia bilang harus sudah cair dulu baru bisa bikin rek bni,ok g jd masalah ta pulang lg sampai pd saatnya bantuan cair saya langsung pergi k cabang yang kemarin saya daftar lagi untuk k 2xnya dan akhirnya bisa saya membuat rek bni prakerja,tetapi bantuan yang saya dapatkan tidak bisa di ambil hari ini juga padahal pencairan sudah dr kemarin,dengan alasan tunggu kartu atm jadi estimasi 2minggu kerja,tetapi saya di suruh datang skitar awal bulan depan lketika saya hitung estimasi lebh dr 2 minggu dan kenapa bantuan saya tidak bisa saya ambil langsung???kenapa harus nunggu atm jadi dan kenapa klo nganbil tunai melalui teller harus mengunakan kartu atm??jd apa fungsi buku dan teller klo mau narik di teller masih meggunakan kartu atm??
    terlalu berbelit2 manahan bantuan dan tidak recomended lebih baik pencairan melalui ewalet saja lebih capat begitu cair bisa di tarik tidak seperti di bni,mengendapkan uang bantuan nasabahnya.
    FARIZ ADHA SUTRIAWAN
    BOGOR KOTA

    • 17 Oktober 2020 - (06:48 WIB)
      Permalink

      Sorry komentar sebetulnya tidak mempersulit sih menurut saya justru itu membuat aman uang kita, krn memang untuk penarikan setau saya wajib ada atm, buku tabungan, ktp. karena itu merupakan standard wajib penarikan lewat kasir, ada komponen yang kurang 1 kita bisa ditolak saya pernah nunggu lama 14hari kerja tp saya mengerti semua aturan jadi ya udah kita sebagai nasabah pun harus tunduk terhadap aturan aturan yang berlaku, coba bayangkan tidak ada teller tapi kalian mau tarik di atm cuma pake buku tanpa ATM apakah bisa ? Kalo mengerti sih gabakal sulit, semoga secepatnya selesai masalah pencairan prakerja…
      #salamprakerja

  • 13 Oktober 2020 - (03:04 WIB)
    Permalink

    Yyya untuk pencairan prakerja menggunakan bni terlalu berbelit-belit..
    Saya jadwal inseninf sudah keluar dan saya ingin mencetak buku tabungan dan atm pergilah saya ke cabang bni 1 tp saya mlah disuruh kecabang pusat dan saya pergi ke bni 2 jawaban pun sama diSURUH ke bni pusat…
    Jadi sampai sekarang saya blum urus lg buat ambil nunggu waktu lenggang/orang selesai ambil uang d bni…..entah kapan lenggang nya….

  • 1 Desember 2020 - (19:13 WIB)
    Permalink

    Iya benar, BNi pencairannya lama dari pada BRI CPT bgtz,sudah 1 bulan saya dapat butab dan ATM sampai saat ini saja masih diblokir kata AO nya PNm mekar bilang berkas2 sudah diserahkan ke cabang pembuatan, eh pas saya td nunggu lama antrian CS malah dipersulit bilangnya “maaf berkas2ny belum kami terima jadi tidak bisa,pdhal apakah sudah tinggal aktifkan BNi pandai Nya dr mekar alsanya jg kena itu BNI pandai ntah knp g bisa buka blokiran cs nya 😔
    Apakah kita tidak bisa lewat teller pencairannya UMKM jika ATM nya masih belum dibuka blokiranya? Apakah ada saran ataukah menunggu tanpa kjelsan

 Apa Komentar Anda mengenai Bank BNI?

Ada 14 komentar sampai saat ini..

Pelayanan Penarikan Uang Menggunakan Buku Tabungan di BNI

oleh Budiyanto Budiyanto dibaca dalam: 1 min
14