Terjebak Dalam Proses Registrasi Fintech Indodana

Awalnya tanggal 06 Februaryi 2021 saya mencari fintech dengan bunga yang rendah. Ketika masuk dan mencoba register, diarahan untuk melakukan pinjaman secara otomatis, tanpa tahu berapa jumlah yang dipinjam, bunga yang dikenakan dan juga ketentuan proses awal PEMINJAMAN.

Pertanyaan saya kepada OJK, kalau Anda melepas tangan dengan sistem fintech seperti ini, kenapa Anda memberi izin kepada Fintech seperti ini? Apa tujuan OJK berdiri kalau bukan membawa misi kemaslahatan masyarakatnya sendiri.

Sebaiknya berhati hati untuk yang lain, fintech ini tidak ramah terhadap nasabah dan mencoba mencari keuntungan besar. Saya harap ojk membaca dan mendengar serta hatinya tergerak untuk ide yang tertidur mengenai fintech yang merusak rakyatnya sendiri.

Saya menunggu itikad penjelasan dari fintech Indodana, dengan bunga 8% untuk 30 hari. Dan ternyata ada yang mengalami seperti saya dengan proses login di Indodana.

Terima kasih.

Syarifudin
0813813184**
Depok, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Indodana:
[Total:91    Rata-Rata: 3.8/5]
Tanggapan INDODANA atas keluhan Bapak Syarifudin

Berkenaan dengan surat pembaca yang disampaikan oleh Bapak Syarifudin di Media Konsumen tanggal 7 Februari 2021 dengan judul “Terjebak Dalam...
Baca Selengkapnya

Loading...

36 komentar untuk “Terjebak Dalam Proses Registrasi Fintech Indodana

  • 7 Februari 2021 - (19:44 WIB)
    Permalink

    Sebelum bertanya ke OJK, tanyakan diri sendiri. Kenapa mau bertransaksi dengan pinjol?

    Apabila tidak ada orang2 seperti anda yg mau berhubungan dengan pinjol, pasti lambat laun mereka akan mati suri semua.

    Macan koq dibangunin. Kena prank-lah anda.

    14
    20
    • 7 Februari 2021 - (19:51 WIB)
      Permalink

      Maksutnya bagus kok kang, mungkin niatnya buat ngasih tau kalo ada fintech yg masih pake sistem kaya gitu, agar kedepanya mungkin bisa lebih hati-hati dalam meminjam dana, apalagi lewat pinjol.
      Semua punya opini, saya juga setuju sama sampeyan, namanya juga fintech ya pasti juga cari untung, kalo kita sampe pinjam dana di pinjol ya udah tau lah resikonya kalo ga bayar, wong belum jatuh tempo aja kadang ditelponin sekalian sama temen² kita di hubungi semua, itu pengalaman saya waktu dihubungi pihak fintech padahal saya ga minjem apa², cuma kebetulan nomor saya pernah ada kontak sama nomor si peminjam uang di pinjol.

      13
      • 8 Februari 2021 - (11:53 WIB)
        Permalink

        bagusnya di mana? paling bagus ya jgn minjam dipinjol.namanya pinjaman tanpa angunan.mau bunga rendah ? rip otak

        6
        5
        • 8 Februari 2021 - (12:16 WIB)
          Permalink

          Hehehe ini opini kang, lagian siapa sih yg mau minjam uang, semua juga pasti pingin kecukupan, maksutnya kadang kalo udah kepepet, kita akhirnya minjem, entah itu di temen, ato dimana, sebagian juga ada yg minjem di pinjol karna kebanyakan prosesnya sangat mudah, maksut saya nantinya agar harus lebih hati² kalo mau registrasi apapun, apalagi mau minjam dana di fintech. Cmiiw✌️

          11
          2
      • 9 Februari 2021 - (03:56 WIB)
        Permalink

        Tidak ada orang yang mau berhutang, sistem ini memang sudah populer dari jaman dahulu bahkan sekelas Negara Amerika pun berhutang, jadi ada bagusnya terkadang curhatan seperti ini jadi viral, karna terkadang tugas suatu lembaga di republik ini saya rasa kurang efektif, apalagi disaat seperti ini dimana seharusnya OJK bekerja keras memantau perkembangan sistem keuangan di republik ini, untuk mendukung sistem pemerintah pusat menghidupkan perputaran ekonomi terutama untuk kalangan kecil,menengah. Terimakasih pak cuitannya, dengan ini birokrasi di Republik ini sekali lagi harus banyak peninjauan dan perubahan kearah yg lebih baik lagi dan merakyat.

    • 8 Februari 2021 - (21:05 WIB)
      Permalink

      Maaf sadulur semua pasti ada sebab dan akibatnya,saran kita biarkan anjing menggonggong …resiko pinjol ya gitu.lawan aja klo berani,siap mental itu yg utama.okey sadulur

  • 7 Februari 2021 - (19:46 WIB)
    Permalink

    Semoga anak cucu anda JUGa nga kena prank atas sistem negara yang kacau ya bung!!

    9
    11
    • 8 Februari 2021 - (12:51 WIB)
      Permalink

      sistem negara ?
      ko malah aneh, anda yg pinjam ke pinjol, tapi menyalahkan sistem negara ?
      OJK itu hanya memberikan ijin kepada pinjol yang memenuhi persayaratan,
      apabila dalam prosedur pinjol melakukan kecurangan, ya ga serta merta anda bisa menyalahkan negara. karena yg namanya otoritas jasa keuangan butuh pengaduan dari masyarakat pabila pinjol itu melakukan kesalahan. jadi dalam hal ini pengguna pinjol juga dituntut cerdas ketika akan melakukan pinjaman.

      yg namanya rentenir ga ada bang yg bunganya rendah, itu udah bukan rahasia lagi

      9
      4
      • 8 Februari 2021 - (14:23 WIB)
        Permalink

        Kalau bukan sistem negara, sistem bapak mu kah? Kalau Satu kesatuan anda berdiri di indonesia dan mengikuti aturan yang ada , satpam saja mengikuti sistem keamanan negara. Kok Saya dibilang aneh. Kalau anda minta pengguna di minta cerdas, kami sebagai rakyat berdiri dimana ketika butuh kepastian Dan dukungan payung hukum. Bang, lu keluar dari kontek komplen gw, pasang kuping lu baik baik, baca keluhan gw jelas jelas.. gw komplen kenapa registrasi awal langsung di sistem di arahkan sebagai peminjam.. sekolah dulu yang bener biar gede ga jadi debt collector lau bang. Paham???

        11
        4
        • 8 Februari 2021 - (20:38 WIB)
          Permalink

          kocak kaum ngutanger..dikit2 nuduh org dc. makanya kerja yg rajin. hidup yg hemat jgn kebanyakan gaya. banyak gaya mending kl banyak duit .nah ini modal ngutang. ngutangnya ga pake jaminan .berharap bunga kecil kocak abisss. makanya sekolah yg rajin biar ga jadi kaum ngutanger..

          5
          3
        • 9 Februari 2021 - (10:44 WIB)
          Permalink

          Logikanya saya buka layanan pinjol, saya dapat izin dari ojk app saya sudah memenuhi syarat. Setelah dapat izin Terus di sistem app saya rubah lg agar menjebak konsumen dgn cara apapun agar app pinjol saya untung banyak. Lalu ada korban di app saya dan si korban melaporkan ke ojk dan pihak terkait dan pihak terkait akan merespon, Apakah ini kesalahan negara? Yg curang itu pihak app pinjol karna sudah merubah syarat ketentuan dari ojk.

  • 7 Februari 2021 - (20:21 WIB)
    Permalink

    Jangn berhubungan dengn renterin online..bisa membuat rubah tangga anda bubar dan menderita

  • 7 Februari 2021 - (20:23 WIB)
    Permalink

    Semoga OJK MENDENGAR yah..aneh, memberi ijin tapi tidak diawasi.

    5
    5
  • 7 Februari 2021 - (21:51 WIB)
    Permalink

    OJK cuma ijinkan aja selanjutnya terserah… buktinya ga ada pinjol yg beri relaksasi pembayaran yg ada teror di masa pandemi 😁

  • 7 Februari 2021 - (21:55 WIB)
    Permalink

    Sebenarnya ada berapa pinjol yang cukup membantu, tapi kalau registrasi awal saja sudah dibodohi, buat Saya menakutkan kalau orang lain juga mencoba Hal yang sama. Karena tidak ada informasi yg jelas mengenai bunga Dan konfirmasi permintaan ulang. Disini Saya bisa lihat betul kelemahan OJK, memberi ijin tapi tidak mengawasi. Turut menjadi bagian sisi gelap dari Fintech yang sewenang senang. Dasar memberi ijin Tanpa pengawasan buat Saya JUGa cukup aneh, Lucu, tidak mendidik Dan absurd.

    9
    2
  • 8 Februari 2021 - (06:25 WIB)
    Permalink

    Menurut saya OJK pasif hanya menunggu laporan dari masyarakat.tidak aktif mencari pinjol ilegal

  • 8 Februari 2021 - (06:59 WIB)
    Permalink

    Saya Masih menunggu niat baik indodana untuk merespon Dan menyanggah keluhan Saya. Uang pun tidak Saya pakai / gunakan. Saya hanya ingin indodana tidak semena mena membuat konsep pendaftaran awal pada aplikasi indodana, Dan Saya berharap ini menjadi perhatian pemerintahn karena tampak masalah sepele tapi mempengaruhi orang banyak yang tidak tahu.

    10
    4
    • 9 Februari 2021 - (09:39 WIB)
      Permalink

      HANYA DI +62 KEKUATAN NYINYIR LEBIH BODOH DARIPADA LOGIKA DAN PEMBIARAN ATAS KE KURANG AJARAN ATURAN. SALAH DIDIK EMAK NYA YAHH..?

      2
      2
      • 9 Februari 2021 - (10:00 WIB)
        Permalink

        Ini salah satunya korban dari riba. Dia yang ngutang, dia yang nyalahin sistem negara. SALAH DIDIK EMAK NYA YAHH..? Entahlah, mudah2an kedua orangtuanya sehat dan selalu dilindungin oleh yang maha kuasa.

        3
        1
  • 8 Februari 2021 - (07:58 WIB)
    Permalink

    Fintek, Pinjol, Rentenir, atau apapun namanya Menjerat Leher, Menghisap Darah. Jangan diikuti.

  • 8 Februari 2021 - (10:52 WIB)
    Permalink

    Parah di aplikasi ada kami data tidak aman, aplikasi yg meresahkan kita hanya lihat langsung di arahkan peminjaman. Dan langsung di cairkan , belum jatuh tempo sudah ditelpon berkali2. Sudah dilunasin terus di SMS mengirim spam link isinya mengarahkan ke pinjaman baru.

  • 8 Februari 2021 - (12:30 WIB)
    Permalink

    Saya mantan karyawan bank, saya pesan jangan pinjam uang di pinjol, karena bunganya sangat menjerat leher anda.

    • 9 Februari 2021 - (10:11 WIB)
      Permalink

      Kalau baca jangan setengah setengah mangkanya, semua yang komen pada menghakimi, menjudge, menilai..keluar dari isi keluhan. Ini soal ketidak adukan sistem. Jadi kalau u menghakimi , menilai, menyinyir..siapa yang salah DIDIK dari kecil ? Kalau ada PEMBIARAN sama donk yah cara berikut anda ? Bukan pada subjek penting ya tapi objek nya..siapa yang salah DIDIK ?

  • 8 Februari 2021 - (18:37 WIB)
    Permalink

    apapun namanya PINJOL mau resmi gk resmi hati2 ..aplgi paylater….sma sja gk ada untungnya

    • 8 Februari 2021 - (19:00 WIB)
      Permalink

      OJK gak ada fungsi.. bunga saja tinggi sama seperti rentenir tapi kenapa di bolehkan… banyak yang bilang pinjol tak ubahlah rentenir telat dikit pake debcolector dan penuh intimidasi kalo sampai lalai bayar… yang lucu itu yang bikin pinjol sekolah tinggi cuma bikin aplikasi rente… membantu tp menjebak dengan bunga tinggi.. semoga ada perbaikan…

      5
      1
  • 9 Februari 2021 - (03:03 WIB)
    Permalink

    Di Baca baik2 dulu bosku baru di setujui, klo’ mrasa bunga trlalu tinggi, cb cari app yg lain,. Ok bossku

  • 9 Februari 2021 - (07:27 WIB)
    Permalink

    Jangan sok smart Bosque..klw modal ngomong ngajarin tapi ga tau apa apa sama dengan otak udang Bosque…okay..

    1
    9
    • 9 Februari 2021 - (10:01 WIB)
      Permalink

      iya dah lo paling pinter sama bener .tapi kok masih suka ngutang sama pinjol ya. harusnya kl lo paling pinter paling bener udah banyak duit.ga perlu curhat di mk kejebak pinjol..mau ketawa takut dosa🤣🤣🤣🤣🤣bodah amat dosa2 dah..kocak kaum +62

      7
      1
  • 9 Februari 2021 - (09:54 WIB)
    Permalink

    Saya Turut Prihatin Mas, Kenapa Harus Ada Pinjol di Indonesia?? Membuat Rakyat nya Mati Terbunuh Pelan Pelan, kalau perlu tutup semua. Bukan nya mensejahterakan malah menyengserakan.

  • 9 Februari 2021 - (10:22 WIB)
    Permalink

    Saya setujua mas, sebaiknya tidak di ijinkan kalau tidak di AWASI. Walau bagaimanapun informasi terbuka sangat dibutuhkan. Saat ini sudah dibantu oleh indodana untuk pengembalian penuh Tanpa bunga. Dan Saya baru mengajukan Hak untuk dilupakan sesuai UU ITE untuk data Saya yang sudah masuk di indodana.

      • 9 Februari 2021 - (14:12 WIB)
        Permalink

        kaum +62 yg merasa terzolimi sama pinjol.org paling pinter sama bener.tapi hobi ngutang wkwkwkwkwkwkkwk. logika gw kl dia paling pinter sama bener mah pasti hidup udah sukses .ga perlu ngutang di pinjol.nah ini curhat kejebak pinjol.🤣🤣🤣🤣🤣

        2
        1
  • 10 Februari 2021 - (18:00 WIB)
    Permalink

    Pak, setahu saya untuk bunga pinjol fintech OJK memang 8%. Jadi menurut saya, bapak berkoar-koar seperti ini juga percuma pak. Karena pinjol tsb dibawah naungan OJK dan sudah pasti bunganya jg diketahui oleh OJK.

 Apa Komentar Anda mengenai Indodana?

Ada 36 komentar sampai saat ini..

Terjebak Dalam Proses Registrasi Fintech Indodana

oleh Syarifudin Syarifudin dibaca dalam: 1 menit
36