Penagihan TunaiKu Amarbank

Saya atas nama Indah Purnamasari, dengan nomor pinjaman: 63748464, cicilan 20 kali, adalah customer dari PT. TunaiKu Amarbank, Tbk. Sebelum adanya pandemi covid ini, saya berusaha membayar tepat waktu, dengan cicilan Rp1.620.535. Saat pandemi datang dengan posisi keuangan yang dipotong karena kebijakan perusahaan. Saya mulai kesulitan membayar, tapi tetap berusaha membayar, meski pada akhirnya telat 2x angsuran.

Sampai pada akhirnya di akhir Juni saya mendapat WhatsApp dari salah satu pihak kolektor Amarbank yaitu Bapak RS. Saya menegaskan bahwa saya bisa membayar 1x cicilan setiap bulannya pada tanggal 26 dan alasan saya jelas, ditambahkan denda Rp150.000 menjadi Rp1.770.535.

Tiga bulan berselang, staf kolektor berganti lagi. Dari Pak RS, B.A. S, V, R. Namun kemarin, saya telat pembayaran di tanggal 27 Februari 2021, sepupu saya mendapat WhatsApp bertubi-tubi dari G, salah 1 staf yang mengaku manajemen dari TunaiKu Amarbank. Pernah saya mengirimkan email restrukturisasi, tapi ditolak tanpa alasan yang jelas. Di email pun sudah dijelaskan saya bisa membayar 1x cicilan setiap bulan pada tanggal 26. Baru saja hari ini, saya mendapat informasi dari pihak kantor lama bahwa Amarbank menelepon tiada henti dan meneror orang-orang di sana.

Apakah ini profesionalitas yang ditujukan oleh pihak TunaiKu? Jelas melenceng dari aturan yang OJK berikan. Perbankan hanya boleh menelpon maksimal 1 hari sekali untuk reminder. Tidak boleh disertai intimidasi apalagi pemaksaan. Staf customer service TunaiKu juga tidak bisa membantu, entah pekerjaan mereka apa ? Apakah hanya duduk di komputer sambil membalas email tanpa memberikan report dan update kepada teman-teman call center. Entah di mana kerja tim mereka, semua hanya bisa lempar, melempar dan tidak mau bertanggung jawab memberikan informasi update.

Perlu diingatkan, dengan adanya perlakuan TunaiKu seperti ini juga merugikan TunaiKu sendiri. Saat customer TunaiKu diberikan surat BN atau SP dari perusahaan, secara tidak langsung customer tidak bisa membayar tagihan tapi TunaiKu tidak mau tahu dan tidak peduli. Sungguh tragis cara kerja staf pihak TunaiKu.

Hari ini saya mendapat email kembali, padahal jelas sudah ada bukti bahwa pembayaran setiap bulan pada tanggal 26. Semoga setelah lunas, ini yang pertama dan terakhir menjadi nasabah TunaiKu Amarbank. Tidak mau kecewa apalagi merasakan intimidasi dan paksaan dari kolektor, pihak CS atau call center.

Indah Purnamasari
Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Tunaiku :
[Total:120    Rata-Rata: 2.1/5]
Tanggapan Tunaiku atas Surat Ibu Indah Purnamasari

Pertama-tama, kami menyampaikan terima kasih untuk informasi yang Ibu Indah Purnamasari sampaikan. Menanggapi surat pembaca yang disampaikan oleh Ibu Indah...
Baca Selengkapnya

Loading...

13 komentar untuk “Penagihan TunaiKu Amarbank

  • 3 Maret 2021 - (20:14 WIB)
    Permalink

    Yakin tidak akan pinjam lagi kl sdh lunas? Yg namanya pinjol eh rentenir ya spt itu, apapun namanya, jenisnya ya spt itu.

    1
    1
    • 4 Maret 2021 - (06:05 WIB)
      Permalink

      Hallo mba indah. Saya mau tanya. Itu telpon ke sepupu mba karena di jadikan kondar atau bagaimana? Terimakasih

      • 6 Maret 2021 - (16:28 WIB)
        Permalink

        Hai Mba Mei, iya kontak darurat yang saya input no sepupu saya dengan ijin beliau. Tapi saya pun kaget, pas dia cerita dan menunjukkan WhatsApp nya, bertubi-tubi, ga ada jeda. Padahal dia baca atau di diamkan karena sedang bekerja, bukan karena sengaja di cuekin

    • 4 Maret 2021 - (23:32 WIB)
      Permalink

      Alah depkolektor *** ****** sok sok an biarin aja team gue pembobol pinjol makin banyak, biar pada diambilin duit haram yg ada diberbagai PT pinjol, lagian salah lo pada minjemin bunga kaya setan, gapake logika nyekek kasian rakyat susah udah susah pandemi gini, dibikin susah udah slow gausah bayar kalo ga mampu semampunya aja temen banyak ko pada lolos bertaun taun ga bayar,

      • 6 Maret 2021 - (14:20 WIB)
        Permalink

        Congore hery mulyanto itu kayaknya benci amat mudah”an loe ga ngalamin kesusasahn kaya ibu indah bos bia loe bisa sombong terus dengan sikap dan kata”mu

    • 6 Maret 2021 - (08:41 WIB)
      Permalink

      Untuk meningkat kualitas pelayanan pinjaman klau bs jgn pake depkolektor penagihan ny di coba dengan marketing ny sendiri yg menagih,konsekwen ya ad susah ad yg gampang tp kan seagak ny gak ad rasa takut untuk nasabah ngmg dengan marketing ny.dr PD pake depkolektor main kucing2an.klau depkolektor menagih ny dengan etika mgkn kami Nsbh jg merasa segan.dan dlm kondisi ky pandemi jg harus sabar menagih ny jgn pake otot dah gak jaman lagi.trm ksh mdh2 kedepan ny tunaiku atau amar bank ny lbh bagus LG pelayanan ny aamiin.

  • 3 Maret 2021 - (20:33 WIB)
    Permalink

    Asal ada niat pasti bisa, Pak. Bismillah. Sayang saat gajian tanpa jajan tuh rasanya ga enak. Yuk bisa yuk, bismillah.

    • 3 Maret 2021 - (21:53 WIB)
      Permalink

      Salam kenal
      Langkah2 yang dapat dilakukan untuk hal ini adalah

      1. Lapor ke Polres setempat untuk meminta Hak Perlindungan Konsumen..ini lebih aman buat mba dan ceritakan saja apa yg terjadi dalam hal ini mengenai terjeratvpinjaman On Line (siapkan bukti2 apabila terjadi imtimidasi dan hal2 lain berkaitan dengan norma2 penagihan)

      2. Lapor ke kantor OJK dengan kasus ini apabila Pinjol ini adalah Legal Company dan bertindak diluar norma penagihan

      3. Lapor ke AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia) apabila Pinjol ini adalah Legal Company

      4. Lapor ke Satgas Waspada Investasi apabila Pinjol ini melakukan tindakan diluar SOP penagihan

      5. Jika tidak ada waktu untuk point 2 sampai 4 bisa melalui e-mail. Untuk meminta alamat emailnya, mba bisa mencari sendiri di Internet (catatan untuk pelaporan by email harus disertakan Nama, No Ktp, no peminjam pinjol, screen shoot bukti2 lainnya dan ceritakan semua kejadian2 yg mba alami ya serta jangan lupa Cc alamat email kepada cs Pinjolnye juga ya) Insya Allah dibalas dengan cepat.

      6. Jika mba akan membayar alangkah baiknye bayarkan ya, namun jika tidak sanggup lagi membayar ya mba bisa kuatkan mental sesaat dalam kurun waktu beberapa bulan karena teror akan menghantui, cepat bertaubat untuk tidak mengulangi hal ini kembali pasti ada jalan keluarnya yang baik…..cepat kirim email untuk meminta solusinya karena batas wajar DC sdh meneror Kantor dan rekan kerja ya dan ini semakin memperburuk nama baik mba nantinya.

      Wassallam

      • 6 Maret 2021 - (16:30 WIB)
        Permalink

        Terima kasih bapak atas dukungan dan informasinya. Semoga segera dilancarkan niat kami semua yang ingin terbebas dari hutang dan diberikan kelancaran rejeki, amin

  • 4 Maret 2021 - (11:24 WIB)
    Permalink

    Intinya semua jenis pinjol dlm penagihan selalu disertai intimidasi dan teror baik itu pinjol legal mau pun ilegal..sprt ada pembiaraan dari lembaga terkait baik itu ojk dll..pada ahirnya masyarakatlah yg jd korban

  • 20 Maret 2021 - (13:20 WIB)
    Permalink

    Disini aku mau cerita kalau barusan aku di telp berkali2 oleh ammr bank, bahkan dia blg mau tggu saya hr ini drumah untuk menagih tagihan dimana pada tgl 21 besok sy baru menunggak 2 bln, seblmnya sy sdh by email jg telp ke cs untuk melakukan pmbayaran pd bulan depan, tp pihak ammar meneror saya dgn telp berkali2 dgn kata2 yg saya sendiri gak pernah denger dr mulut org tua saya. Apakah mmng dc ammar itu tdk berpendidikan hingga hanya bs menguarkan kata2 yg tak pantas. Saya sangat menyesal, rasanya ingi. Segera lunasin. Namun apa daya uang saat ini bmm ada, jgnkan buat lunasin bayar 1bln sj sy gak ada

 Apa Komentar Anda mengenai Tunaiku ?

Ada 13 komentar sampai saat ini..

Penagihan TunaiKu Amarbank

oleh Indah dibaca dalam: 1 min
13