Keluhan Surat Pembaca Dua Kali Jadi Korban, Shopee Tolak Refund Saya Meski Ada Bukti Video Unboxing Boks Kosong dan Kaos Bekas 4 Juni 2026 Lauren Beri komentar Belanja Online, Bukti transaksi, Customer complaint handling, Customer Service, e-Commerce, Kondisi produk tidak sesuai informasi, Marketplace, Pengembalian dana, Penipuan, Perlindungan konsumen, Pusat Resolusi Shopee, Refund, Shopee, Transaksi gagal, Video Unboxing Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Yth. Redaksi Media Konsumen dan Manajemen Shopee Indonesia, Saya menulis surat ini sebagai bentuk kekecewaan mendalam terhadap sistem perlindungan konsumen Shopee. Dalam waktu berdekatan, saya menjadi korban dari dua transaksi berbeda. Meski saya memegang bukti video unboxing yang valid tanpa edit, Shopee menolak klaim saya secara sepihak dan menyatakan keputusan mereka sudah bersifat “final”. Berikut adalah kronologi dua kasus pembiaran penipuan yang saya alami: Kasus 1: Kejadian Sebulan Lalu Nomor Pesanan: 2603279CQQSDXB Kronologi: Saya memesan produk charm Pandora. Namun, barang yang datang hanyalah boks kosong saja. Saya langsung mengajukan pengembalian dana dan mengunggah video unboxing yang jelas. Tanpa investigasi menyeluruh, Shopee langsung menolak klaim saya, menutup kasus, dan mencairkan dana ke penjual. Agen Live Chat menyatakan keputusan sudah final dan tidak memberikan saya solusi. Kasus 2: Kejadian Terbaru Nomor Pesanan: 260528K26S6KJ5 Kronologi: Saya memesan sebuah tas, namun paket yang sampai ke tangan saya justru berisi kaos bekas. Saya kembali mengajukan komplain refund dengan melampirkan bukti video unboxing yang sangat jelas, dari awal paket dibuka hingga memperlihatkan isi kaos bekas tersebut. Ironisnya, Shopee kembali mengulang kesalahan yang sama: menolak pengembalian dana saya secara sepihak tanpa investigasi menyeluruh. Saya sudah mencoba segala jalur internal resmi Shopee untuk kedua kasus ini, mulai dari agen Live Chat, panggilan telepon ke Call Center, hingga email resmi. Jawabannya selalu sama dan template: “Keputusan sudah final dan dana sudah diteruskan ke penjual.” Bagaimana mungkin platform sebesar Shopee membiarkan dan mengorbankan pembeli yang memiliki bukti hukum yang sah (video unboxing)? Keputusan sepihak ini sangat merugikan saya secara finansial dan melanggar Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Melalui surat ini, saya menuntut manajemen High Value Customer Shopee untuk meninjau ulang kedua nomor pesanan di atas secara manual oleh manusia, bukan oleh sistem otomatis. Saya meminta hak pengembalian dana (refund) penuh untuk kedua transaksi tersebut. Sebagai informasi, bukti-bukti ini juga sedang saya persiapkan untuk dilaporkan secara resmi ke Ditjen PKTN Kementerian Perdagangan dan BPKN jika tidak ada itikad baik dari Shopee dalam waktu dekat. Terima kasih atas perhatiannya. Hormat saya, Risna Kab. Asahan, Sumatera Utara Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.