Radiasi dari BTS

Dengan ini, saya Darmadi yang beralamat di Jalan Utama Raya 46 a Cengkareng Jakarta Barat 11730 menyampaikan:

Mohon izin lapor adanya BTS yang didirikan PT. Smart Telecom ( di Jalan Utama Raya 46 Cengkareng Jakarta Barat 11730 ) yang ada di sebelah rumah saya di Jalan Utama Raya 46 a Cengkareng Jakarta Barat 11730.

Sejak adanya BTS yang sangat dekat dengan saya, saya dan keluarga menjadi tidak nyaman dan terganggu kesehatannya (lebih mudah capai, susah tidur, mudah haus, kepala tidak nyaman) dan saya mengalami sakit kepala parah dan telinga berdenging (tinnitus), merupakan salah satu dampak radiasi BTS – saya baca di jurnal penelitian dalam dan luar negri. Dan diperiksa dokter Saraf dan dokter THT, juga menyarankan saya agar menjauhi BTS. PT Smart Telecom selama ini tidak menunjukan itikad serius apa yang saya sampaikan walau telah di mediasi oleh kalurahan. Tidak memberikan pengobatan ataupun usaha mencegah Radiasi BTS di tempat saya dan tidak memberikan informasi yang sebenarnya.

BTS ini:

  1. Belum pernah disosialisasikan dan warga rumah belakang juga belum tahu dan tidak disosialisasikan dan tetangga saya juga ada yang tidak bersedia memberikan tanda tangan persetujuan.
  2. BTS ini tetep berdiri dan beroperasional sejak Juni 2020.
  3. Bagaimana peraturan nya mengenai jarak BTS dengan warga sekitar karena jarak dengan rumah saya hanya +- 50 cm dan tingginya kalau lebih dari 6 meter bagai mana karena, infonya BTS ini setinggi 6 meter. Kalau saya ukur lebih dari 6 meter, kemungkinan besar 7 meter karena saya ada tiang besi setinggi -+7 meter.
  4. Saat rapat di kelurahan 12 Januari 2021 informasi yang disampaikan di rapat saat itu izin amdal, izin zona, IMB belom ada dan belum di ukur radiasinya.
  5. Izin yang lain juga apa sudah ada, ini perlu diperhatikan karena belom ada izin sudah bisa OPERASIONAL sejak Juni 2020.
  6. Sejak Juni 2020 saya sudah komplain karena RADIASI nya membuat saya sakit kepala dan telinga berdenging.
  7. 6 Maret 2020 sekitar jam 19:00 saya sudah informasikan ke pak Sawaluddin (ketua RT) kalau ada efek radiasi saya tidak setuju adanya BTS di sebelah rumah saya saat saya memberikan tanda tangan buat keperluan BTS dan yang meminta tanda tangan saya hanya pak Sawaluddin. Dan ini juga saya tanyakan ke pak Fie pemilik rumah yang akan adanya menara BTS. melalui WA, Dan saya tanyakan: Radiasinya gimana dijawab: katanya tidak ada pengaruhnya radiasi.
  8. Yang meminta tanda tangan ke saya pak RT 01 / pak Sawaluddin, bukan pihak BTS yang meminta tanda tangan ke saya. Dan tanpa penjelasan lengkap apa itu BTS dan bahayanya terhadap saya.
  9. Sejak Juni 2020 hingga saat ini telah dimediasi oleh RT, RW dan Kalurahan. Tetapi belom membuahkan hasil. Dan saya sudah meminta penjelasan mengenai BTS, memintanya sosialisasi buat warga sekitarnya, meminta di berhentikan operasional BTS karena izin amdal dan izin zona dan IMB tidak ada, tapi tidak ada yang terwujud.
  10. Dipertanyakan mengenai kelengkapan izin yang tidak dipenuhi PT. Smart Telecom. Atau apakah izin pendirian BTS sudah sesuai prosedur atau peraturan. Serta kajian kelayakan keamanan dan kesehatan buat saya yang berada tepat 3- 4 meter di bawah Antena BTS.
  11. Pada tanggal 18 Febuari 2021 diukur radiasi BTS, hasil ukur tepat 3-4 meter di bawah Antena BTS 0019 w/m². Dan saat di ukur di ruang pertemuan kalurahan jarak lebih dari 200 meter dari BTS hasilnya 0019 w/m² juga. Sesuatu hasil yang perlu dijelaskan mengapa bisa hasil ukur sama 0019 w/m² dengan jarak yang jauh berbeda. Dan hasil ukur ini tidak pernah dijelaskan kesimpulannya oleh pihak pengukur atau pun pihak yang bertanggung jawab memberikan informasi hasil pengukuran Radiasi BTS terhadap efek kesehatan bagi saya yang beraktivitas tepat 3- 4 meter di bawah ANTENA BTS. Tambahan informasi hasil pengukuran di penelitian pengukuran Radiasi BTS oleh Badan Kesehatan Kemenkes menunjukkan perbedaan bila di ukur dari jarak dekat dan jauh nya BTS. Dan pengukuran Radiasi BTS banyak juga di internet yang juga menyatakan perbedaan hasil bila di ukur dari jarak dekat san jauh pasti berbeda.
  12. Bagaimana tanggung jawab PT Smart Telecom terhadap warga sekitar BTS bila terdampak radiasi BTS, tidak pernah disosialisasikan dan saya merasa kan sangat sulit minta pertanggungjawaban. Buat periksa ke dokter saja tanggal 3 September 2020 baru di lakukan itu pun telah berkali kali di sampaikan sejak saya komplain ke 1 secara lisan dan juga tertulis di rapat RW agar saya diperiksa ke dokter. PT Smart Telecom tidak bisa memberikan perlindungan dampak BTS dan condong berkelit dan terus merasa tidak ada perbuatan salah yang di lakukan. Bila hal ini di ketahui publik, publik akan takut adanya BTS PT Smart Telecom.

Yang saya rasakan sejak adanya BTS:

Tidak bisa melakukan aktivitas dengan baik karena kesehatan saya dan keluarga terganggu, dan menyita banyak pikiran dan tenaga serta waktu, uang guna mencari informasi dan solusi dampak radiasi BTS. Karena kesehatan sangat penting dan perlu diperhatikan serius.

  1. Telinga berdenging, jadi susah tidur dan tidur ga nyenyak sering terbangun, mimpi terus
  2. Sakit kepala, susah konsentrasi, mudah lupa, reflek lambat, anak dan istri kepala nya merasa tidak nyaman dan lebih mudah lelah.
  3. Apa pihak PT Smart Telecom, tidak ada kajian alat BTS mengenai dampaknya. Dan apa tidak ada ahli yang paham Radiasi BTS di kantor PT Smart Telecom. Agar menjelaskan secara jelas dan lengkap dengan jujur dan benar bahaya radiasi BTS terutama buat saya yang aktivitas tepat 3-4 meter di bawah BTS. Karena selama ini PT Smart Telecom sering memberikan informasi yang berbeda dengan yang ada di internet dan informasi yang saya dapat dari orang orang yang tahu mengenai bahaya radiasi BTS.
  4. Pemasangan BTS terlalu dekat. Saya tidak keberatan adanya BTS asalkan saya tidak terdampak radiasi BTS.
  5. Tidak ada upaya penambahan anti radiasi
  6. Tidur tidak pernah nyenyak karena kepala terasa sakit dan telinga berdenging.
  7. Ketakutan kondisi kesehatan keluarga di masa depan karena dampak kesehatan Radiasi BTS terjadi dalam jangka pendek dan panjang.

Dan memungkinkan sekali adanya warga sekitar juga terdampak Radiasi BTS tanpa di sadari karena tidak tahu bahaya radiasi BTS. Perlu kiranya diadakan sosialisasi warga sekitar BTS demi keadilan dan keselamatan warga sekitar BTS yang bisa terdampak Radiasi BTS.

Mohon tindaklanjutnya. Demikian saya sampai informasinya. Terima kasih atas perhatiannya

Darmadi Harun
Jakarta Barat

Saya lampirkan foto lokasi BTS dan tiang besi saya yang setinggi – + 7 meter:

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:4    Rata-Rata: 2.8/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

15 komentar untuk “Radiasi dari BTS

 Apa Komentar Anda?

Ada 15 komentar sampai saat ini..

Radiasi dari BTS

oleh Darmadi dibaca dalam: 4 menit
15