Tidak Pesan Dapat Kiriman Paket dengan Sistem COD

Kronologinya seperti ini, saya biasa membelikan keluarga saya yang di rumah, tapi selalu Non COD. Nah pada tanggal 19 Maret 2021 saya dapat kiriman paket dari MPO Store Kab Cirebon, salah satu seller Lazada dengan sistem COD padahal saya nggak ada pesanan sama sekali.

Dan nomor hp milik seller MPO Store juga tidak dapat dihubungi. Berhubung saya kerja di luar kota, jadi keluarga saya asal bayar saja.

Saya cuma minta untuk pihak Lazada tolong ditertibkan untuk seller-seller yang nakal seperti itu karena sangat merugikan bagi kami dan akan memperburuk citra Lazada di mata konsumennya.

Ahmad Zunaidi
Jatirogo Bonang, Demak

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:19    Rata-Rata: 3.6/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

4 komentar untuk “Tidak Pesan Dapat Kiriman Paket dengan Sistem COD

  • 20 Maret 2021 - (19:43 WIB)
    Permalink

    Saya pernah mengalami hal sama. Karena WFH, barang yang dikirim ke kantor dibayarkan oleh teman saya. Karena memang bukan orderan saya maka saya tetap komplain, dimulai dengan “teriak” di Twitter, yang membuat akhirnya saya dihubungi oleh CS Lazada. CS menyarankan kirim langsung ke Seller, sesuai SOP Lazada , tetapi saya menolak. Mereka juga konfirmasi melalui email. Saya juga membalas email. Justru dengan ini saya menyerang Lazada, karena tidak ada jaminan barang itu diterima atau tidak, karena alamat kirim balik TIDAK ADA nomor dan nama penerima, hanya alamat biasa. Yang aneh, mereka memberikan alamat kirim balik, lengkap sampai nomor RT RW tapi tanpa nama penerima dan nomor telepon, padahal di percakapan mereka bilang tidak bisa melacak Seller. Tapi kenapa ada nomor orderan yang tercatat di System (walaupun tidak tercatat di Account Lazada saya) Anehnya lagi, ekspedisi nya dari Lex yang secara system terintegrasi otomatis dengan aplikasi. Di sini letak kekuatan “serangan” saya. Bahwa Lazada sekarang yang berusaha “menipu” saya, sengaja menyembunyikan Seller nakal atau berpihak di posisi Seller penipu. Dengan ini mereka melindungi, memfasilitasi dan memelihara Seller penipu. Intinya, saya tetap tidak terima, bahkan saya katakan barang itu harus dijemput sendiri oleh Lex atau Sellernya (kalau berani menampakkan diri) Kemudian saya ditelpon lagi oleh CS yang berbeda, dan saya tetap tidak terima bahkan saya memberi somasi dengan enam point point pernyataan dan tuntutan yang membuat Lazada “tak berkutik”, termasuk ancaman untuk membuat video Modus Penipuan Toko Online dan Usaha Lazada Melindungi Seller Penipu, yang nantinya akan saya posting ke IG, FB, Twitter dan TikTok.
    Ta…daaaa…. Akhirnya mereka minta nomor rekening saya, dan uang 120.000,-tambah ongkir 6.900,- masuk ke rekening saya. Sementara barangnya, berupa Jaket berbahan Jeans masih di laci meja saya di kantor.
    Selesai? Belum saya masih jengkel karena Seller itu masih eksis di Platform Lazada. Lalu saya email lagi, setelah sebulanan, menanyakan dan menagih janji menertibkan Seller nakal, tapi jawabannya kasus sudah ditutup.
    Buat penulis artikel, jangan mau dibodohi. Selama barang belum anda buka atau masih utuh saat terima, klaim saja.

    13
    4
      • 21 Maret 2021 - (19:17 WIB)
        Permalink

        Terima kasih untuk pihak lazada karena sudah merespon dengan cepat bahkan dalam hitungan jam

      • 21 Maret 2021 - (22:00 WIB)
        Permalink

        Mantap Brader. Di kolom komentar kita ada satu yang jempol arah bawah (dislike), mungkin dia salah satu penipu nya. Hahaha (devil laugh emoticon)

 Apa Komentar Anda?

Ada 4 komentar sampai saat ini..

Tidak Pesan Dapat Kiriman Paket dengan Sistem COD

oleh ahmad dibaca dalam: <1 min
4