Fintek Syariah Sudah Lunas, tapi Masih Ditagih dengan Tidak Wajar

Saya sudah melakukan pelunasan dengan Fintek Syariah sejak tanggal 29 Januari 2021, tetapi sekarang saya ditagih lagi, dengan alasan saya masih mempunyai sisa tagihan. Penagihannya sangat mengganggu dan mengancam saya. Padahal saya punya bukti jelas pelunasan dan pembayaran saya dan ada notifikasi dari Fintek Syariahnya juga.

Saya sangat dirugikan oleh pihak Fintek Syariah dan saya dipaksa untuk membayarkan sisa tagihan oleh oknum pihak Fintek Syariah dengan nada mengancam.

Mohon konfirmasinya dari pihak Fintek Syariah, karena saya menghubungi CS Fintek Syariah tidak ada respon. Hal ini sangat mengganggu kenyamanan saya karena tagihan saya sudah LUNAS dan ada bukti pembayarannya.

Mohon teman-teman semua berhati-hati dengan oknum pinjaman online. Terima kasih.

Sonny Riadi
Tangerang, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Fintek Syariah:
[Total:25    Rata-Rata: 1.4/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

10 komentar untuk “Fintek Syariah Sudah Lunas, tapi Masih Ditagih dengan Tidak Wajar

  • 9 April 2021 - (15:47 WIB)
    Permalink

    keliatannya sih memang belum lunas, janjian abal2 aja sama salah satu collector nya, intinya anda salah percaya dengan kolektor pertama, atau dia asal info supaya anda membayar dalam jumlah berapa pun secepatnya

    sifat anda yang bilang tidak mau tahu apabila ada tagihan selanjutnya itu arogan sekali, anda yang berhutang kok

  • 9 April 2021 - (16:20 WIB)
    Permalink

    Defenisi lunas gak gitu harusnya..
    Itu cuma trik DC biar anda bayar dlu berapa pun untuk laporan dia..
    Makin kesini kok pengguna media konsumen makin aneh aja kelakuannya

  • 9 April 2021 - (19:31 WIB)
    Permalink

    Kadang debt collector tidak bisa juga langsung disalahkan, karena itu memang pekerjaan mereka. Masuk akal juga omongannya. Pinjam 10 juta, bayar 4 juta langsung lunas. Kecuali sdh ada kesepakatan dari pihak kreditur. Dalam masalah ini pihak debitur secara sepihak anggap lunas. Wakakakakakaka. Boleh juga tuh.

    Semoga dpt rezeki lebih untuk menyelesaikan masalah utang-piutangnya, pak.

  • 10 April 2021 - (09:14 WIB)
    Permalink

    Untuk nominal tagihannya kan jelas di appsnya, dan apabila lunas, diapps nya lgsg update sendiri. Ada riwayat lunasnya juga, kasih aja itu kalo emang iya udah lunas.

  • 13 April 2021 - (00:21 WIB)
    Permalink

    Coba pikir.

    Minuman keras bahaya banget. Bikin orang mabuk.

    Orang yang mabuk mabukan di jalan apakah yang di salahin pabrik pembuatnya? Tentu tidak kan. Yang salah adalah yang mabuk itu.

    Orang yang tinggal disekitar pabrik tidak suka minuman keras. Baunya aja tidak suka apalagi meminumnya. Dan pabrik itu tidak memaksa mereka untuk beli minuman keras. Yang mau beli miras adalah orang yang memang suka mabuk.

    Diskotik buka. Apakah diskotik memaksa semua orang untuk masuk diskotik ? Tidak ada pemaksaan. Yang masuk diskotik adalah orang orang yang memang suka dugem di diskotik.

    Fintek syariah ini jahat banget. Orang Sudah bayar tapi dibilang belum bayar. Trus yang salah siapa?
    Yang salah adalah nasabah itu sendiri, sudah tahu ilegal masih saja minjam.

    Yang pinjam di fintek adalah orang orang yang suka tantangan. Berani menantang bahaya demi kebutuhan hidup.

    Bahaya dengan kejamnya orang asing. Pinjam Duit fintek dipakai untuk kebutuhan hidupnya. Duit dari orang tak dikenal. Duit dari orang asing. Orang asing itu gak tau wujudnya seperti apa. Karena pemberian uangnya via transfer dan tidak ketemu langsung. Coba bayangkan. Bila ketemu langsung, dan melihat wajah asing yang ternyata menyeramkan. Pasti semua tak jadi pinjam.

    Anda tidak punya uang. Tapi anda butuh uang untuk membayar sesuatu. Jika anda yakin sedia uang bulan depan. Kenapa tidak menahan diri saja selama sebulan itu untuk bersabar.

    Jangan bayar dulu. Jangan beli dulu. Bandingkan resiko (jangan bayar dulu dan jangan beli dulu) itu dengan resiko jika anda pinjam di fintek. Mending mana ?

  • 6 September 2021 - (07:20 WIB)
    Permalink

    Bayar tetap sesuai apk saja. Mas. Klo’ mmng sudah terbukti lunas dan pembayaran sesuai dengan apk. Jangan pernah bayar lagi. Klo’ ditagih lagi. Lapor AFPI sama YLKI langsung ditanggapi. Hati2 banyak penyamar….

 Apa Komentar Anda mengenai Fintek Syariah?

Ada 10 komentar sampai saat ini..

Fintek Syariah Sudah Lunas, tapi Masih Ditagih dengan Tidak Wajar

oleh Sonny dibaca dalam: <1 menit
10